BAB III PELAKSANAAN, HASIL, DAN KENDALA KEGIATAN KKN PPM
3.1.6 Optimalisasi Penggunaan Lapangan Bulu Tangkis
Dalam rangka mewujudkan kegiatan yang berfungsi menampung berbagai aktivitas dikalangan anak-anak, khususnya bagi para pelajar tingkat SD/Sederajat Se-Desa Penyabangan maka perlu diadakan kegiatan yang bersifat positif salah satunya dengan memberdayakan kegiatan olahraga. Selain sebagai sarana yang berfungsi sebagai media meningkatkan kebugaran jasmani dan rohani sehingga dapat menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan sportif dalam bidang pendidikan, ekonomi dan bidang lainnya.
Olahraga dalam pelaksanaannya sehari-hari tidak membutuhkan banyak waktu, namun dalam bidang olahraga waktu adalah yang kedua, yang utama adalah rutinitas olahraga. Olahraga mempunyai arti yang sangat mendalam dan dapat dilaksanakan kapan saja dan dimana saja. Dalam aktivitas berolahraga selain untuk kesehatan jasmani dan rohani, olahraga juga dapat menciptakan manusia yang berkualitas. Olahraga bulutangkis merupakan salah satu
olahraga yang mendunia, setiap 3- 6 bulan sekali pasti ada saja kegiatan perlombaan bulutangkis untuk mewakili ajang olimpiade, serta turnamen kejuaraan bulutangkis. Untuk itu bakat atlit bulutangsis perlu dijaring khususnya mulai dari sekolah dasar.
Dilandasi hal-hal diatas, maka kami Mahasiswa Universitas Udayana dalam rangka kegiatan KKN yaitu Kegiatan Pengabdian Kepada Masyrakat akan menyelenggarakan pelatihan olahraga bulutangkis secra rutin setiap minggunya dikalangan anak sekolah dasar Desa Penyabangan. Pelatihan ini merupakan realisasi dari program kerja Mahasiswa KKN Universitas Udayana. Melalui kegiatan ini diharapkan bakat – bakat atlit bulutangkis dapat dikembangkan serta fasilitas lapangan bulu tangkis yang telah tersedia di Kantor Perbekel Desa Penyabangan dapat difungsikan secara optimal.
Tujuan Kegiatan
Berikut adalah tujuan dari kegiatan Optimalisasi Pemanfaatan Lapangan Bulu Tangkis dengan pelatihan Di Kantor Perbekel Desa Penyabangan, sebagai berikut :
a. Menciptakan kebugaran jasmani dan rohani di kalangan generasi muda.
b. Memberikan wadah bagi pengembangan minat dan bakat generasi muda pada cabang olahraga bulutangkis.
c. Membina dan menggalang rasa persaudaraan, sportifitas, dan kesatuan generasi muda d. Mengoptimalkan pemanfaatan lapangan bulu tangkis di Kantor Perbekel Desa
Penyabangan.
e. Turut serta mengisi pembangunan nasional khususnya dalam bidang olahraga.
Sasaran Kegiatan
Seluruh pelajar tingkat SD/Sederajat Se-Desa Penyabangan (SDN 1 Penyabangan, SDN 2 Penyabangan, dan MIN Gondol).
Langkah-Langkah Pelaksanaan Kegiatan 1. Persiapan
Tempat : Kantor Perbekel Desa Penyabangan
SDM : Mahasiswa KKN PPM
2. Rencana Pelaksanaan
Waktu : 8, 10, 12, 15, 17, 18, 19 Agustus 2016
Rincian Kegiatan :Pelaksanaan pelatihan dari mahasiswa untuk seluruh pelajar tingkat SD/Sederajat Se-Desa Penyabangan dengan jadwal yang sudah ditentukan
3. Rencana Evaluasi
Pengoptimalan penggunaan gedung serba guna di Kantor Perbekel Desa Penyabangan guna menumbuhkan kesadaran pentingnya berolahraga di kalangan anak sekolah dasar Desa Penyabangan dengan cara melakukan pelatihan.
Isi Kegiatan
Adapun isi dari kegiatan ini adalah penyediaan alat dan bahan, proses sosialisasi kegiatan, implementasi, dan hasil yang didapat.
Metode Penyuluhan
Penyuluhan akan dilakukan dengan pemberian materi dan langsung dilakukan praktek pelatihan.
Media Penyuluhan
Media yang digunakan antara lain menggunakan raket, shittlecock, dan gedung serbaguna milik Desa Penyabangan yang terletak di Bali Desa.
Evaluasi
a.Indikator yang dipakai : Indikator keberhasilan program ini adalah jumlah peserta , antusiasme peserta, dan intensitas waktu peserta dalam mengikuti program ini. Konsistensi peserta dalam mengikuti program ini dari awal hingga akhir.
b.Waktu penilaian : Selama pelatihan dan setelah pelatihan.
c.Cara penilaian: Penilaan dilakukan dengan melihat konsistensi, antusiasme, serta absensi kehadiran setiap peserta selama jadwal yang telah ditetapkan. Keberhasilan peserta dalam bermain bulu tangkis juga menjadi penilaian akhir dalam program ini.
d.Penilai : Mahasiswa KKN PPM Pelaksanaan Kegiatan
No Nama Program Tempat TIM Waktu
1. Survey Peserta Bulu Tangkis dan lokasi
Desa
Penyabangan 12 orang 2 jam
2. Pengumpulan Peserta serta Pengarahan Gedung Serbaguna Kantor Perbekel Desa Penyabangan 12 orang 1 jam x 7 pertemuan 3. Pelaksanaan Program Gedung Serbaguna Kantor Perbekel Desa Penyabangan 12 orang 2 jam x 7 pertemuan 6. Evaluasi Gedung Serbaguna Kantor Perbekel Desa Penyabangan 15 orang 1 jam x 7 pertemuan TOTAL 30 jam Indikator Keberhasilan
Output : Sebanyak 16 pelajar tingkat SD mengikuti pelatihan.
Outcome : Pelatihan dilakukan dengan pemberian contoh lalu dipraktekkan oleh peserta.
Hasil Kegiatan
Evaluasi Proses (Output) : Pengoptimalan gedung serba guna dengan melakukan pelatihan bulu tangkis di kalangan anak SD ini dilakukan di gedung serba guna Desa Penyabangan yang dihadiri oleh seluruh peserta yang memiliki minat khusus terhadap olahraga bulu tangkis tetapi belum begitu lancar.
Evaluasi Hasil (Outcome) : Penilaian berasal dari jumlah peserta dan antusiame peserta yang hadir. Keaktifaan dan semangat peserta saat olahraga bulu tangkis.
Pembentukan kelompok yang dilakukan secara mandiri oleh peserta, dan penilaian kelompok dilihat dari kekompakan dan konsistensi peserta selama mengikuti pelatihan. Hasil akhir dilihat dari keberhasilan para peserta dalam olahraga bulu tangkis.
Laporan Dana
No Alat/Bahan Jumlah Harga
Satuan (Rp) Total (Rp)
1. Raket 4 Buah 150.000 600.000
2. Shittlecock 3 buah 70.000 210.000 3. Air Mineral 10 dus 25.000 250.000 4. Peralatan Medis 1 paket 100.000 100.000
TOTAL (Rp) 1.160.000
Hambatan dan Saran
Dalam pelaksanaan program optimalisasi pemanfaatan lapangan bulu tangkis dengan pelatihan di kantor perbekel desa penyabangan tidak ditemui hambatan yang serius. Hambatan yang ada dalam pelatihan ini hanya ada pada saat awal pengumpulan peserta yang bersedia mengikuti pelatihan bulu tangkis, awalnya peserta masih malu-malu untuk ikut pelatihan dengan mahasiswa yang ada. Namun hal ini dapat diatasi dengan pengarahan dan motivasi yang diberikan dari mahasiswa kepada para peserta.
Saran yang ada pada program optimalisasi pemanfaatan lapangan bulu tangkis dengan pelatihan di kantor perbekel desa penyabangan adalah agar semua warga masyarakat Desa Penyabangan ikut mendukung kegiatan ini, dan diharapkan setelah usainya kegiatan ini para peserta tetap sering melakukan olahraga bulu tangkis sebagaimana mestinya demi kesehatan dan pengoptimalan gedung serba guna Desa Penyabangan.