LANDASAN TEORI
2.8. Optimisasi Mesin Pencari 1.Pengertian SEO
Optimisasi mesin pencari (bahasa Inggris: Search Engine Optimization, biasa disingkat SEO) adalah serangkaian proses yang dilakukan secara sistematis yang bertujuan untuk meningkatkan volume dan kualitas trafik kunjungan melalui mesin pencari menuju situs web tertentu dengan memanfaatkan mekanisme kerja atau algoritma mesin pencari tersebut. Tujuan dari SEO adalah menempatkan sebuah situs web pada posisi teratas, atau setidaknya halaman pertama hasil pencarian berdasarkan kata kunci tertentu yang ditargetkan. Secara logis, situs web yang menempati posisi teratas pada hasil pencarian memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pengunjung. [6]
2.8.2. Sejarah SEO
Menurut Danny Sullivan, istilah search engine optimization pertama kali digunakan pada 26 Juli tahun 1997 oleh sebuah pesan spam yang diposting di Usenet. Pada masa itu algoritma mesin pencari belum terlalu kompleks sehingga mudah dimanipulasi.
disediakan oleh webmaster melalui meta tag pada kode html situs web mereka. Meta tag menyediakan informasi tentang konten yang terkandung pada suatu halaman web dengan serangkaian katakunci (keyword). Sebagian webmaster melakukan manipulasi dengan cara menuliskan katakunci yang tidak sesuai dengan konten situs yang sesungguhnya, sehingga mesin pencari salah menempatkan dan memeringkat situs tersebut. Hal ini menyebabkan hasil pencarian menjadi tidak akurat dan menimbulkan kerugian baik bagi mesin pencari maupun bagi pengguna internet yang mengharapkan informasi yang relevan dan berkualitas.
Larry Page dan Sergey Brin, dua mahasiswa doktoral ilmu komputer Universitas Stanford, berusaha mengatasi permasalahan tersebut dengan membangun Backrub, sebuah mesin pencari sederhana yang mengandalkan perhitungan matematika untuk memeringkat halaman web. Algoritma tersebut, yang dinamakan PageRank, merupakan fungsi matematika yang kompleks berupa kombinasi antara perhitungan jumlah link yang mengarah pada suatu halaman web dengan analisis atas kualitas masing-masing link tersebut.
Berdasarkan prinsip kerja PageRank, secara umum bisa dikatakan bahwa halaman web yang memperoleh peringkat tinggi adalah halaman web yang banyak di-link oleh halaman web lain. Nilai PageRank juga akan semakin tinggi apabila halaman web yang mengarah kepadanya juga memiliki kualitas yang tinggi. Nilai sebuah link dari situs berkualitas tinggi seperti Yahoo! atau DMOZ dapat bernilai lebih tinggi daripada kombinasi nilai link dari seratus situs web berkualitas rendah.
Backrub hanyalah sebuah permulaan. Pada tahun 1998 Page dan Brin mendirikan Google yang merupakan versi tingkat lanjut dari Backrub. Dalam waktu singkat Google memperoleh reputasi dan kepercayaan dari publik pengguna internet karena berhasil menyajikan hasil pencarian yang berkualitas (tidak dimanipulasi), cepat, dan relevan. PageRank lantas menjadi standar baik bagi mesin pencari lain maupun bagi webmaster yang berusaha agar situs webnya memperoleh nilai PageRank setinggi mungkin sehingga menempati posisi tertinggi pada hasil
pencarian. [6] 2.8.3. Fungsi SEO
Fungsi dari SEO diantaranya adalah untuk: 4. Meningkatkan trafik pengunjung
Dengan penerapan SEO yang baik misalnya memilih kata kunci yang tepat dan relevan yang berhubungan dengan isi konten web maka situs web kita akan semakin banyak dikunjungi orang.
5. Memberikan posisi terbaik pada mesin pencari
Inilah tujuan utama SEO yaitu untuk meningkatkan rangking pada mesin pencarian sehingga pengunjung akan dengan mudah menemukan dan mengakses situs kita sesuai apa yang mereka cari.
6. Mempopulerkan situs kita dengan cepat
Ini yang di kehendaki adanya penerapan SEO pada situs web, semakin banyak kata kunci yang beragam pada pada suatu konten, maka semakin besar pula kesempatan situs kita diakses oleh pengunjung-pengunjung baru di internet. 2.8.4. Keunggulan SEO
1. Meningkatkan rangking situs pada mesin pencari. 2. Dapat diterapkan untuk semua kata kunci.
3. Menciptakan kualitas trafik yang tinggi.
4. Semua orang bisa mendapatkan trafik bagus tanpa harus terkenal di dunia internet.
2.8.5. Kekurangan SEO
1. Proses SEO memerlukan waktu yang cukup lama untuk mendatangkan trafik pengunjung ke situs kita.
2. Konten harus bersifat readable untuk spider search engine. 3. Struktur situs harus di optimasi untuk spider search engine.
2.8.6. Teknik Penerapan SEO
Dalam SEO ada dua jenis teknik yang populer dan mendasar dalam optimasi sebuah website, yaitu optimasi on page dan off page.
1. Optimasi On-page
Optimasi on page merupakan optimasi yang langsung bisa kita terapkan pada halaman-halaman web milik kita. Yaitu dengan memperhatikan target Kayword, Title, meta tag, Description, keyword density, dan lain sebagainya. Untuk melakukan analisis keyword, kita bisa menggunakan Google trend, Google Keyword Tools dan aplikasi SEO gratis lainnya. Dengan menggunakan aplikasi ini, kita akan mendapatkan frasa atau kata kunci yang akan dimasukkan ke dalam situs web yang akan kita buat. Berikut poin-poin penting yang perlu diterapkan pada suatu situs web.
a. Penggunaan Keyword di Judul website
Keyword atau kata kunci adalah target utama yang akan dibaca oleh serach engine, dengan memberi penekanan terhadapat keyword kita, yang diletakan di judul website, memberiakan andil tersendiri pada mesin pencari.
b. Penggunaan Tag H1 dan H2
Meletakan keyword utama kita di antara tag H1 dan letakan sub keyword diantara H2. Dalam banyak kasus tag H2 digunakan untuk judul artikel. Dan usahakan tag H1 yang telah diisi keyword diletakan paling kiri atas halaman.
c. Bold, italic, atau underline
Sebagai penekanan untuk keyword, gunakan bold, italic, atau underline pada beberapa keyword di artikel, masing-masing satu kali.
d. Penempatan keyword Utama
akhir halaman. Untuk keyword pada akhir halaman letakanlah dibagian copyright.
e. Menggunakan keyword pada Alt Image
Ini adalah salah cara mempertegas kata kunci kita dimata mesin pencari. Letakanlah keyword pada Alt Image disertai dengan kata “gambar”. Dimisalkan keyword Belajar Seo, maka untuk Alt image menjadi Gambar Belajar SEO.
f. Permalink
Permalink kepanjangan dari permanet link atau tautan permanen digunakan untuk mempermudah pengunjung membaca tautan judul artikel kita pada address bar. Selain nilai keindahan yang didapat, permalink juga digunakan sebagi penguat keyword. Mesin pencari membaca tautan-tautan yang terdapat pada sebuah halaman kemudian mengindeksnya. Jika permalink kita berbentuk seperti ini : www.nama_website.com/index.php?post=12, Maka akan lebih baik di mata mesin pencari jika berbentuk seperti ini: www.nama_website.com/belajar_seo.html.
g. Anchor Link
Karena mesin pencari membaca link, dalam penggunaan Anchor link ada beberapa ketentuan. Untuk Situs-situs yang kita masukkan linknya di artikel kita, sebaiknya menggunakan tambahkan tag rel=nofollow pada link tersebut. Ada sebagian orang yang memasukkan linknya pada beberapa keyword di artikel, yang dimaksudkan untuk mempertegas kata kuncinya.
h. Tata letak navigasi
Tata letak juga berpengaruh dalam hasil pencarian. Mesin pencari membaca halaman dari pojok kiri atas ke kekolom sebelah kiri kemudian ke body halaman sebelah kanan. Maka disarankan untuk penempatan
link navigasi seperti menu atau kategori disebalah kiri. Sehingga mesin pencari akan membaca halaman konten kita terlebih dahulu sebelum link navigasi kita.
2. Optimasi Off-page
Optimasi off page merupakan upaya SEO untuk mengoptimalkan ranking, trafik situs yang bisa dilakukan diluar web kita yaitu dengan cara mendatangkan Inbound link atau yang sering disebut dengan backlink
Ada beberapa cara yang bisa kita terapkan untuk mengoptimalkan SEO off page ini dan sekaligus untuk mendapat backlink gratis dari media-media promosi online gratis, antara lain dengan mensubmit alamat url situs kita ke mesin pencari, web directory, article directory, social bookmark, atau kita bisa mensubmitnya di forum atau group yang kita ikuti, mencari backlink dari blog atau situs dan sejenisnya.
Dengan melakukan hal-hal tersebut di atas, kita berharap bahwa situs yang kita buat akan terindeks pada halaman awal mesin pencari. Sehingga situs kita memiliki traffic yang tinggi. Jadi, misalnya situs kita membahas tentang “belajar SEO”, maka jika ada yang melakukan pencarian di google dengan menggunakan kata kunci “belajar” atau “SEO”, maka situs kita akan terdeteksi di halaman paling depan pencarian. Sudah pastinya dengan mengoptimalkan situs kita terhadap cara kerja mesin pencari maka kita akan lebih tertarget, dan mampu mendatangkan pengunjung atau trafik yang banyak.
2.9. Situs Web
Sebuah situs web atau sering pula disingkat menjadi situs saja; website, site adalah sebutan bagi sekelompok halaman web (webpage), yang umumnya merupakan bagian dari suatu nama domain atau subdomain di World Wide Web (WWW) di Internet. WWW terdiri dari seluruh situs web yang tersedia kepada publik. Halaman-halaman sebuah situs web diakses dari sebuah URL yang menjadi root
direktori, yang disebut laman atau yang sering diterjemahkan juga menjadi beranda, halaman induk, halaman muka atau laman web, dan biasanya disimpan dalam server yang sama. Tidak semua situs web dapat diakses dengan gratis. Beberapa situs web memerlukan pembayaran agar dapat menjadi pelanggan, misalnya situs-situs berita, layanan surel (e-mail), dan lain-lain.
Secara terminologi, website adalah kumpulan dari halaman-halaman situs, yang biasanya terangkum dalam sebuah domain atau subdomain, yang tempatnya berada di dalam World Wide Web (WWW) di Internet. Sebuah halaman web adalah dokumen yang ditulis dalam format HTML (Hyper Text Markup Language), yang hampir selalu bisa diakses melalui HTTP, yaitu protokol yang menyampaikan informasi dari server website untuk ditampilkan kepada para pemakai melalui web browser. Semua publikasi dari website-website tersebut dapat membentuk sebuah jaringan informasi yang sangat besar.
Halaman-halaman dari website akan bisa diakses melalui sebuah URL yang biasa disebut Homepage. URL ini mengatur halaman-halaman situs untuk menjadi sebuah hirarki, meskipun, hyperlink-hyperlink yang ada di halaman tersebut mengatur para pembaca dan memberitahu mereka sususan keseluruhan dan bagaimana arus informasi ini berjalan. Beberapa website membutuhkan subskripsi (data masukan) agar para pengguna bisa mengakses sebagian atau keseluruhan isi website tersebut. Contohnya, ada beberapa situs-situs bisnis, situs-situs e-mail gratisan, yang membutuhkan subkripsi agar kita bisa mengakses situs tersebut.
Penemu website adalah Sir Timothy John ¨Tim¨ Berners-Lee, sedangkan website yang tersambung dengan jaringan, pertamakali muncul pada tahun 1991. Maksud dari Tim ketika membuat website adalah untuk mempermudah tukar menukar dan memperbarui informasi kepada sesama peneliti di tempat dia bekerja. Pada tanggal 30 April 1993, CERN (tempat dimana Tim bekerja) menginformasikan bahwa WWW dapat digunakan secara gratis oleh semua orang.
Sebuah website bisa berupa hasil kerja dari perorangan atau individu, atau menunjukkan kepemilikan dari sebuah organisasi, perusahaan, dan biasanya
website itu menujukkan beberapa topik khusus, atau kepentingan tertentu. Sebuah website bisa berisi hyperlink (pranala) yang menghubungkan ke website lain, jadi, kadangkala perbedaan antara website yang dibuat oleh individu perorangan dengan website yang dibuat oleh organisasi bisnis bisa saja tidak kentara.
Website ditulis, atau secara dinamik di konversi menjadi HTML dan diakses melalui sebuah program software yang biasa disebut dengan web browser, yang dikenal juga dengan HTTP Client. Halaman web dapat dilihat atau diakses melalui jaringan komputer dan internet, perangkatnya bisa saja berupa komputer pribadi, laptop, PDA ataupun telepon selular.
Sebuah website dibuat di dalam sebuah sistem komputer yang dikenal dengan server web, juga disebut HTTP Server, dan pengertian ini juga bisa menunjuk pada perangkat lunak yang dipakai untuk menjalankan sistem ini, yang kemudian menerima lalu mengirimkan halaman-halaman yang diperlukan untuk merespon permintaan dari pengguna. Apache adalah piranti lunak yang biasa digunakan dalam sebuah webserver, kemudian setelah itu adalah Microsoft Internet Information Services (IIS).
Situs dinamis adalah situs yang secara berkala menyajikan informasi di dalamnya yang dapat berubah, atau bisa berhubungan dengan pengguna dengan berbagai macam cara atau metode (HTTP cookies atau Variabel Database, sejarah kunjungan, variabel sesi dan lain-lain) bisa juga dengan cara interaksi langsung menggunakan form dan pergerakan mouse. Ketika web server menerima permintaan dari user untuk memberikan halaman tertentu, maka halaman tersebut akan secara otomatis di ambil dari media penyimpanan sebagai respon dari permintaan yang diminta oleh user. Sebuah situs dapat menampilkan dialog yang sedang berlangsung di antara dua user, memantau perubahan situasi, atau menyediakan informasi yang berkaitan dengan sang user.
Ada banyak jenis sistem software yang dapat dipakai untuk mengolah Dynamic Web System dan Situs Dynamic, beberapa di antaranya adalah ColdFusion (CFM), Active Server Pages (ASP), Java Server Pages (JSP) dan PHP, bahasa program yang mampu untuk mengolah Dynamic Web System dan Situs Dinamis. Situs juga
bisa termasuk di dalamnya berisi informasi yang diambil dari satu atau lebih database atau bisa juga menggunakan teknologi berbasis XML, contohnya adalah RSS. Isi situs yang statis juga secara periodik di olah, atau, apabila ada keadaan dimana butuh untuk dikembalikan kepada keadaan semula, maka akan di generate, hal ini untuk menghindari kinerjanya supaya tetap terjaga.
Plugin tersedia untuk menambah banyaknya fitur dan kemampuan dari peramban web, dimana, plugin ini dipakai untuk membuka konten yang biasanya berupa cuplikan dari gambar bergerak contohnya adalah Flash, Shockwave atau applets yang ditulis dalam bahasa JAVA. Dynamic HTML juga menyediakan untuk pengguna supaya dia bisa secara interaktif dan realtime, meng-update di web page tersebut, biasanya perubahan yang dilakukan mereka memakai DOM dan Javascript yang sudah tersedia pada semua Peramban Web sekarang ini.
Seperti yang tertulis di atas, di luar sana ada beberapa perbedaan dalam penulisan dari terminologi website. Walaupun ¨Website¨ sudah secara umum dipakai, namun untuk Associated Press Stylebook, Reuters, Microsoft, Academia, dan kamus-kamus yang ada, penulisan yang mereka pakai adalah dengan menggunakan dua kata, yaitu Web site. Hal ini karena ¨Web¨ bukanlah terminilogi umum, namun kependekan dari World Wide Web.
2.10. Search engine robots
Search engine robots, atau disebut juga "spider" atau "crawler", adalah mesin pencari halaman web. Robot search engine memiliki fungsi dasar untuk memahami isi dari suatu halaman web namun robot tidak bisa melakukan hal-hal tertentu. Robot tidak dapat mengakses frame, video Flash, gambar atau JavaScript. Mereka tidak bisa mengakses situs yang dilindungi kata sandi dan mereka tidak dapat meng-klik semua tombol-tombol yang ada pada suatu situs. 2.10.1. Cara Kerja Search engine robots
Robot adalah mesin pencari sebagai program pengambilan data otomatis, tugasnya adalah mengunjungi halaman-halaman web untuk menemukan informasi
dan tautan.
Ketika kita mengirimkan halaman web ke mesin pencari pada halaman "Submit URL", URL baru akan ditambahkan ke antrian robot untuk dikunjungi pada antrian berikutnya. Bahkan jika kita tidak secara langsung mengirimkan halaman, robot mungkin saja menemukan situs kita karena tautan dari situs lain yang mengarah kembali ke situs kita. Ini adalah salah satu alasan mengapa penting untuk membangun popularitas tautan dan untuk mendapatkan backlink.
Ketika robot tiba di situs kita, robot pertama akan mengecek secara otomatis untuk melihat apakah situs tersebut memiliki file robots.txt. File ini berguna untuk memberitahukan kepada robot area mana saja dari situs kita yang tidak perlu dikunjungi oleh robot karena tidak semua file atau folder harus di indeks oleh robot, misalkan folder admin atau folder yang berisi dokumen-dokumen penting dan yang berisi file-file binari
Robot mengumpulkan link dari setiap halaman yang mereka kunjungi, dan kemudian mengikuti link tersebut masuk ke halaman lain. Dengan cara ini, mereka pada dasarnya mengikuti link dari satu halaman ke halaman lainnya. Seperti inilah robot mendapatkan tautan-tautan dari dalam situs kita.
2.10.2. Cara Robot Membaca Halaman Situs Kita
Ketika robot mesin pencari mengunjungi halaman suatu halaman situs, yang dilirik oleh mereka adalah teks yang terlihat pada halaman yaitu berbagai tag dalam kode sumber halaman tersebut (tag judul, meta tag, dll), dan hyperlink pada halaman tersebut. Dari kata-kata dan tautan yang di temukan robot, mesin pencari memutuskan apakah halaman tersebut isinya berkaitan ataukah tidak. Ada banyak faktor digunakan untuk mengetahui relevannya isi konten suatu halaman situs dan masing-masing mesin pencari memiliki algoritma sendiri untuk mengevaluasi dan memproses informasi. Tergantung bagaimana robot diatur melalui mesin pencari, informasi di indeks dan kemudian dikirim ke database mesin pencari.
Informasi dikirim ke database kemudian diolah kemudian diindeks dan ditentukan peringkatnya. Ketika pengunjung mesin pencari menyampaikan permintaan
mereka misalnya mengetikkan keyword tertentu, mesin pencari menggali informasi melalui database mereka kemudian hasilnya ditampilkan pada daftar halaman tersebut.
Database mesin pencari selalu di update secara berkala atau secara realtime. Setelah situs kita berada pada database mesin pencari, robot akan terus mengunjungi situs kita secara berkala untuk mengambil perubahan-perubahan pada halaman situs kita, dan untuk memastikan kalau mereka memiliki informasi terbaru dari situs kita.
Terkadang ada juga robot tidak dapat mengunjungi atau mengakses situs kita pada kondisi-kondisi tertentu, misalnya, situs sedang down, atau situs tengah mengalami trafik yang tinggi. Ketika ini terjadi, situs mungkin tidak akan kembali di indeks, tergantung pada frekuensi robot mengunjungi situs tersebut. Dalam kebanyakan kasus, robot yang tidak dapat mengakses suatu halaman dan mereka akan mencobanya lagi nanti dan berharap bahwa situs tersebut akan dapat diakses kembali di kemudian hari.
2.11. Perangkat Lunak Pendukung