• Tidak ada hasil yang ditemukan

1. Melakukan konsultasi dan meminta persetujuan pimpinan terkait rancangan kegiatan yang akan dilaksanakan sekolah sekaligus mentor

Terlaksana sesuai rancangan

2.

Menyusun Rencana Pelaksanaan kemampuan awal siswa dalam servis

bawah pada

permainan bola voli

Terlaksana sesuai rancangan

4. Melaksanakan latihan bawah siswa pada permainan bola voli

Terlaksana sesuai rancangan

5. Melakukan Evaluasi/post test dan pelaporan hasil kegiatan

27 November

Diketahuinya peningkatan

kemampuan siswa dalam servis bawah pada permainan bola voli

Terlaksana sesuai rancangan

2. Hasil Pelaksanaan Aktualisasi

Berdasarkan hasil pelaksanaan aktulisasi yang telah dilaksanakan mulai tanggal 1 November sampai dengan 5 Desember di SMP Negeri 1 Maginti terdapat 5 kegiatan dengan rincian kegiatan aktualisasi disertai dengan bukti dapat dilihat pada Tabel 3.3 sebagai berikut :

Tabel 3.3 Rincian Kegiatan Aktualisasi

Judul Kegiatan 1 Rincian Kegiatan

Tanggal Pelaksanaan

Kegiatan 2 s.d 3 November 2021

Tahapan Kegiatan a. Melakukan konsultasi dan meminta persetujuan pimpinan terkait rancangan kegiatan yang akan dilaksanakan b. Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) c. Melakukan Pre test kepada siswa

d. Melakukan proses latihan

e. Melakukan Evaluasi/post test dan pelaporan hasil kegiatan Daftar Lampiran

Bukti Kegiatan/

Evidence

a. Surat Persetujuan Pelaksanaan Aktualisasi + Dokumentasi b. Scan RPP (Halaman Awal)

c. Dokumentasi pre-test

d. Dokumentasi Proses Latihan e. Scan Daftar Nilai + Dokumentasi Uraian kegiatan yang dilakukan

A. Deskripsi Kegiatan

1. Melakukan konsultasi dan meminta persetujuan pimpinan terkait rancangan kegiatan yang akan dilaksanakan.

Gambar 1.1. Melakukan konsultasi dan meminta persetujuan pimpinan terkait rancangan kegiatan yang akan dilaksanakan

Gambar 1.2 Surat Persetujuan Pelaksanaan Aktualisasi 1) Akuntabilitas

Dalam melakukan tahapan kegiatan konsultasi dengan atasan langsung terkait tahapan kegiatan aktualisasi yang akan dilaksanakan, saya menyampaikan dengan penuh rasa tanggung jawab terhadap tahapan kegiatan yang telah diseminarkan dengan memastikan bahwa kegiatan akan dilaksanakan sesuai dengan yang direncanakan sehingga tercapai tujuan yang ingin dicapai yaitu optimalisasi monitoring kegiatan pengawasan khususnya di lingkup Irban I.

2) Nasionalisme

Dalam tahapan kegiatan konsultasi dengan atasan langsung terkait tahapan kegiatan aktualisasi yang akan dilaksanakan, saya mendengarkan arahan dari dari atasan langsung dengan rasa hormat dan bermusyawarah jika ada saran dan masukan yang diberikan oleh atasan sehingga dapat meningkatkan kualitas dari aktualisasi ini.

3) Etika publik

Dalam melakukan tahapan kegiatan konsultasi dengan atasan langsung terkait tahapkegiatan aktualisasi yang akan dilaksanakan, saya menghargai komunikasi, kerjasama, dan saran dari atasan langsung dengan sopan santun untuk menjadikan kegiatan aktualisasi ini lebih baik dalam pelaksanaannya.

4) Komitmen mutu

Dalam melakukan tahapan kegiatan konsultasi dengan atasan langsung terkait tahapan kegiatan aktualisasi yang akan dilaksanakan, sayaberkonsultasi secara langsung agar

komunikasi berjalan efektif, menghindari adanya ketidakjelasan penjelasan terkait tahapan kegiatan atas program yang dijalankan

5) Anti korupsi

Dalam melakukan tahapan kegiatan konsultasi dengan atasan langsung terkait tahapan kegiatan aktualisasi yang akan dilaksanakan, saya menyampaikan dengan jujur terkait tahapan kegiatan, data yang dibutuhkan, serta kemungkinan kendala yang akan saya alami selama pelaksanaan aktualisasi dilaksanakan.

2. Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Gambar 2.1 Menyusun RPP

Gambar 2.2 Dokumen RPP

1) Akuntabilitas

Proses penyusunan RPP merupakan sebuah prose menyusun rancangan kegiatan yang akan dilakukan dalam latihan. Latihan yang dimaksud adalah suatu usaha untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam melakukan sesuatu. Penyusunan RPP tetap mengacu pada Silabus yang telah ditetapkan dengan tetap mempertimbangkan kemampuan awal siswa.

2) Nasionalisme

RPP yang telah disusun diharapkan akan meningkatkan keterampilan siswa dalam melakukan servis bawah dalam permainan bola voli. Selain itu, diharapakan pula agar siswa dengan pengembangan keterampilan yang ada, mereka juga semakin cinta dengan tanah air.

3) Etika Publik,

Proses penyusunan RPP tetap mempertimbangkan keluesan dan kelenturan terhadap waktu, situasi, orang dan berbagai hal yang ditemui dalam proses pelaksanaannya.

4) Komitmen Mutu,

RPP sangat diharapkan untuk meningkatkan mutu pendidikan, khususnya mutu pembelajaran yang akan dilaksanakan. Jadi, dengan penyusunan RPP, semua tindakan guru dalam melakukan kegiatan menjadi terrencana dengan baik dan sistematis sehingga mutu yang diharapakan dapat tercapai.

5) Anti Korupsi

Salah satu hal yang seringkali saya sampaiakan kepada siswa adalah agar mereka menjunjung sportifitas, terutama dalam melakukan permainan dan latihan. Sportifitas yang dimaksud adalah secara sadar mengakui jika terjadi kesalahan, maka tindakan yang dilakukan adalah melaporkan kesalahan tersebut. Begitupula jika benar, maka tetap diakui bahwa itu benar. Artinya bahwa “Jika Salah katakan Salah, dan Jika Benar katakan Benar”.

3. Melakukan Pre test kepada siswa

Gambar 3.1 Melakukan pre-test terhadap kemampuan awal siswa 1) Akuntabilitas

Pre-test adalah sebuah upaya untuk mengetahui kemampuan awal siswa dalam melakukan servis bawah pada permainan Bola Voli. Hasil pre-test, sebagaimana yang

dimaksud adalah hasil kemampuan siswa yang sesungguhnya yang dengan demikian proses latihan dapat diperhatikan lebih detail. Artinya bahwa siswa yang kemampuannya awalnya sudah baik, maka proses latihannya sedikit lebih ringan sedangkan siswa yang kemampuan awalnya masih rendah, maka fokus latihannya akan lebih ditingkatkan.

2) Nasionalisme

Pre-test merupakan sebuah metode bagi siswa untuk mengetahui secara pasti kemampuan pribadi masing-masing. Dari hasil tersebut diharapkan agar siswa berusaha meningkatkan kemampuan mereka. Usaha tersebut akan menjadi tanda bahwa mereka ingin mengembangkan kemampuan mereka sendiri terhadap sesuatu, yang hasil akhirnya adalah bukan hanya kemampuan individu yang berkembang, tapi juga kemampuan sekolah, wilayah, dan kemampuan generasi secara umum.

3) Etika publik

Dengan kemampuan awal yang sudah diketahi, siswa akan mulai memahami kearaha mana mereka hendak mengembangkan diri mereka sendiri. Mereka akan mulai paham kemana dan kepada siapa mereka mencari ilmu. Dalam proses tersebut, diharapkan agar mereka saling menghargai, menjunjung etika, dan menghormati. Jika dalam posisi latihan, guru merupakan pembimbing yang memberikan ilmunya kepada siswa.

Disanalah penghargaan dan etika disandarkan, selain kepada teman sejawat.

4) Komitmen mutu

Pre-test merupakan sebuah cara agar komitmen pengembangan mutu dapat dilakukan.

Artinya bahwa dengan mengetahui kemampuan awal, maka mutu dapat dengan mudah ditingkatkan. Hal ini karena fokus pembelajaran sudah diketahui. Sehingga program kegiatan pembelajaranpun dapat dengan mudah disusun.

5) Anti korupsi,

Dengan tersusunnya rencana/program kegiatan dalam peningkatan mutu, maka biaya yang dibutuhkan untuk suatu kegiatan dapat terukur dengan cermat dan transparan.

Artinya tidak ada biaya untuk kegiatan yang tidak bermanfaat.

4. Proses Pelaksanaan Latihan

Gambar 4.1. Proses Pelaksanaan Latihan

1) Akuntabilitas

Proses pelaksanaan latihan merupakan inti dari peningkatan kemampuan siswa. artinya bahwa pada proses inilah yang menjadi tanda bahwa seorang siswa akan meningkatkan kemampuannya atau tidak. Jika pada proses ini siswa melakukannya dengan baik dan serius, maka hasinya akan baik, begitupula jika siwa melakukannya dengan dengan seadanya, hasilnyapun akan tergambar dari kemampuan mereka setelah latihan.

2) Nasionalisme

Proses latihan merupakan sebuah cara untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan siswa terhadap fokus yang direncanakan. Dengan demikian kegiatan latihan menjadi kegiatan penggeblengan secara umum atas kemampuan pribadi seorang siswa, yang jika terkumpul akan menjadi peningkatan kualitas secara umum dalam setiap generasi.

3) Etika publik

Dalam Proses Latihan akan tergambar dengan jelas siapa yang peningkatan kapasitasnya lebih cepat dan siapa yang biasa. Dibalik proses tersebut akan Nampak siapa yang peraya dirinya lebih dibandingkan dengan lain. Etika public menjadi konsep yang nampak sekali aplikasinya. Dan dibalik itu semua, sangat diharapkan bahwa dalam peningkatan kemampuan dan percaya diri bagaimanapun, etika, baik secara individu, eklompok, maupun secara umum dpat terus dijaga dan ditingkatkan.

4) Komitmen mutu

Proses latihan merupakan kegiatan akan kesadaran terhadap komitmen peningkatan mutu. Dengan kegiatan latihan, peningkatan muta dapat tercapai. Dengan latihan pula, komitmen peningkatan mutu akan tergambar darai usaha yang dilakukan. Olehnya itu, proses latihan menjadi jalan akan peningkatan mutu dan kemampuan siswa.

5) Anti korupsi,

Dengan pelaksanaan latihan yang sistematis dan terencana dengan baik, maka biaya yang dibutuhkan untuk suatu kegiatan dapat terukur dengan cermat dan transparan.

Artinya tidak ada biaya untuk kegiatan yang tidak perlu.

5. Melakukan Evaluasi/post test dan pelaporan hasil kegiatan

Gambar 5.1 Melakukan Evaluasi dan Post-test terhadap hasil latihan

1) Akuntabilitas

Post-test adalah sebuah upaya untuk mengetahui kemampuan siswa setelah diadakanya latihan. Proses ini menjadi sangat penting untuk mengetahui sejauh mana hasil dari latihan yang telah dilakuakn dengan perencanaan yang baik. Dengan demikian, hasil dari post-test menjadi bagian yang dapat dipertanggung jawabkan atas keabsahannya.

2) Nasionalisme

Post-test merupakan sebuah metode bagi siswa untuk mengetahui secara pasti kemampuan pribadi masing-masing. Dari hasil tersebut siswa dapat mengetahui pengembangan kemampuan mereka masing-masing. Sikap akan kemampuan dan pengakuan diri dibultikan disini.

3) Etika publik

Peningkatan hasil latihan atas pribadi siswa masing-masing akan membuktikan kemampuan dan usaha mereka selama mengikuti latihan. Siswa yang hasil kemampuannya lebih baik tetap dituntut untuk menjukanna sikap yang baik dan menghargai terhadap siswa yang siswa yang hasilnya kurang memuaskan. Begitu pula sebaliknya, siswa yang kurang meningkat harus lebih menghargai yang lain.

4) Komitmen mutu

Hasil Post-test merupakan sebuah langkah untu komitmen peningkatan mutu. Artinya bahwa siswa yang merasa hasil latihannya belum maksimal dapat terus melakukan hasil secara mandiri, baik di sekolah maupun dilingkunga masing-masing untuk meningkatkan kemampuan mereka. Begitupula dengan siswa yang hasilnya sudah baik.

Mereka diharapkan untuk tetap meningkatkan kemampuan mereka gara hasilnya menjadi lebih baik lagi.

5) Anti korupsi,

Jika hasil latihan didasari dengan sportifitas yang dijunjung tinggi, maka hasilnya munculnya pemahaman akan perlunya sikap jujur dalam bertindak an bertingkah laku.

Hal ini akan membuat siswa mengakui haknya sebagai haknya dan tidak mengakui sesuatu yang bukan haknya sebagai haknya.

B. Manfaat kegiatan terhadap pencapaian visi, misi dan nilai organisasi

Manfaat dari kegiatan-kegiatan di atas adalah terlaksana dengan baiknya setiap tahapan kegiatan sehingga prosesnya dapat berjalan sesuai dengan yang telah direncanakan. Selain itu, tujuan lainnya adalah peningkatan kapasitas dan kemampuan setiap pelaksana kegiatan.

Dengan demikian, pihak dapat memperoleh hasil positif atas setiap kegiatan yang telah dilakukan.

C. Analisis Dampak 1) Dampak Positif

Terjadinya peningkatan kapasistas dan kemampuan setiap pelaku kegiatan terhadap semua langkah yang telah dilakukan

2) Dampak Negatif

Harus terua dilakukan pengarahan yang baik agar siswa dapat melakukan kegiatan mereka.

Dokumen terkait