Ozone Therapy adalah terapi pengobatan
dengan menggunakan Ozon sebagai medianya. Terapi ini bertujuan untuk meningkatkan kadar oksigen di dalam darah sehingga proses metabolisme tubuh menjadi lebih lancar, memperbaiki kualitas darah, dan meningkatkan daya tahan tubuh. Manfaat terapi ozon antara lain:
1. Melancarkan aliran darah dan menstimulasi enzim 2,3 disphosphoglycerate (2,3- DPG) sehingga jumlah oksigen yang dilepaskan ke dalam jaringan tubuh meningkat, hal ini menghasilkan tubuh yang lebih segar, tidak mudah capek, lebih bergairah dan awet muda
2. Bereaksi dengan asam lemak tak jenuh pada membran sel dan membentuk peroksida seperti: alkoxyl, peroxil radicals, singlet oxygen, ozonides, carbonyls, dan alkenes, yang sangat bermanfaat bagi penderita Fatty Liver, Hyperlipidemia dan Hypercholesterolemia
3. Mengaktifkan karboksilasi oksidatif Pyruvate pada siklus Kreb (TCA), mendorong pembentukan ATP yang kaya energi, bermanfaat bagi manula, penderita diabetes dan penyakit generatif lainnya 4. Menurunkan NADG (nicotinamide
cytochrome C dan meningkatkan vasodilator prostacycline sehingga kadar oksigen (“pO2” dalam darah meningkat), hal ini menigkatkan suplai oksigen yang bermanfaat pada penderita jantung koroner, stroke dan hipertensi
5. Menonaktifkan bakteri, virus, jamur dan protozoa dengan cara merusak selaput pelindung kuman (oksidasi fosfolipid dan lipoprotein) sehingga bakteri, virus dan jamur mudah dihancurkan oleh sel tubuh kita.
6. Menghambat metabolisme sel tumor/kanker melalui oksidasi lapisan lemak sel tumor/kanker
7. Ozon mendorong perubahan L-arginine menjadi citruline dan nitrine yang menekan pertumbuhan sel tumor/kanker
8. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh (interferon, interleukin dan tumor necrosis factor) sehingga sangat berguna bagi penderita infeksi virus seperti : Hepatitis. 9. Herpes, HC/AIDS, serta tumor/kanker.
Kondisi-Kondisi Yang Memerlukan Terapi Ozon
1. Penyakit Cerebral Ischemic seperti: hypertensi, hypotensi, stroke, vertigo, migraen, demensia (menurunnya daya ingat).
2. Severe lipodystropillus; gangguan metabolisme lemak darah, kolesterol tinggi, trigliserid tinggi, LDL tinggi, dan asam urat tinggi
3. Rapid recovery infarct otak; Pre stroke, post stroke dan TIA
4. Severe cardiac angiotenosis; penyumbatan jantung, perlu di bypass jantung, post bypass jantung serta mencegah bypass ulang
5. Kekentalan darah; konsumsi aspilet, ascardia dan anticoagulansia dalam waktu yang lama, Kencing manis, gangren; Diabetes Mellitus, luka/decubitus tak sembuh
6. Chronic HCV hepatitis; hepatitis B, hepatitis C, herpes, HIV/AIDS
7. Inoperable metastatic cancer
8. Osteoporosis, rheumatic; Degenerative disease, autoimun reaction (psoriasis), lupus eritematosa
9. Rejuvenate skin; kulit kusam, kasar, bekas jerawat, flek dan memperbaiki struktur kulit
10. Disfungsi seksual; disfungsi ereksi, frigiditas
11. Anti aging; menuda proses penuaan dan awet muda
Ozone Therapy yang ada di Klinik Holistik Palembang antara lain :
1. Ozone EBOO 2. Ozone AHT 3. Ozone Saline
Ozone EBOO
EBOO atau Extracorporeal Blood Oxigenation and Ozonation, disebut demikian
karena dengan teknologi terbaru dari ozon ini, darah pasien yang umumnya kotor dan berwarna gelap karena terkontaminasi polusi serta kekurangan Oksigen, diambil melalui satu lengan. Darah tersebut melalui proses ozonisasi dan difilter di luar tubuh dengan selang dan tabung yang steril (fully disposable), kemudian dikembalikan melalui lengan yang satunya. Dengan proses ini mampu menghasilkan darah yang teroksigenasi 2,8 – 3 liter. Sehingga sel- sel tubuh yang mendapatkan darah teroksigenisasi optimal ini dapat menjalankan fungsinya dengan baik, bahkan jika ada bakteri, jamur, parasit,
mikroorganisme dapat musnah karena tidak dapat hidup dalam oksigen.
Ozone EBOO adalah terapi ozone dengan spectrum darah yang lebih banyak disbanding terapi ozone yang lain, yaitu dengan cara menggabungkan ozone dari luar tubuh (extracorporeal) dengan darah seperti proses haemodialisa (HD,) namun perbedaanya pada proses HD darah dipisah dari zat buang yang harusnya dibuang, dan pada ozone EBOO darah digabung dengan ozone serta prosesnya sama-sama terjadi pada dialiser.
Manfaat Ozone EBOO
1. Mengurangi kepekatan darah
2. Membersihkan plak – plak yang ada pada dinding pembuluh darah, mengurangi penyempitan dan mencegah penyumbatan pembuluh darah.
3. Meningkatkan elastisitas dinding pembuluh darah, meningkatkan suplai dan kebutuhan oksigen ke seluruh tubuh sehingga
terpenuhi secara maksimal, melalui mekanisme peningkatan kerja enzim 2,3 – DPG (2,3 – Dyphospoglycerate) yaitu enzim yang bekerja untuk melepaskan oksigen dari darah ke jaringan.
4. Menurunkan kadar trigliserida, kolesterol, asam urat, menstabilkan tekanan darah. 5. Meningkatkan fungsi dan kekuatan pompa
jantung, mencegah stroke, untuk pasien stroke dapat mempercepat pemulihan paska stroke.
6. Meningkatkan metabolisme dan daya tahan tubuh terhadap penyakit.
7. Mengoksidasi toksin – toksin yang tertimbun dalam tubuh dari polusi lingkungan seperti polusi udara, air, dan tanah serta makanan yang banyak mengandung bahan kimia yang berpengaruh buruk terhadap metabolisme tubuh.
8. Memperbaiki fungsi transportasi oksigen dari darah ke jaringan.
9. Menstimulasi pertumbuhan sel – sel darah baru (hemopoetic effect).
10. Membanjiri seluruh sel tubuh dengan oksigen murni kualitas medis yang cukup agar seluruh sel tetap sehat dan berfungsi optimal.
11. Mengurangi ketergantungan pemakaian obat seumur hidup sehingga pengobatan yang relatif lebih ringan dan terjangkau. 12. Merangsang aktivitas hemoglobin dan
meningkatkan penyerapan sekaligus pelepasan oksigen di plasma hingga ke jaringan sepuluh kali lipat lebih banyak
Ozone AHT (Auto Hemo Therapy)
Secara prinsip, Ozone AHT dan Ozone EBOO tidak berbeda, memiliki tujuan dan indikasi yang sama. Perbedaannya adalah ozone AHT lebih sedikit darah yang diberi ozone, yaitu dengan cara darah ditampung pada blood bag,
kemudian diberi ozone, dan setelah itu dimasukan kembali ketubuh seperti pada proses tranfusi darah.
Untuk tujuan dan manfaat ozone AHT sama dengan tujuan dan manfaat dari Ozone EBOO.
Ozone Saline
Ozone saline adalah metode terapi ozone dengan menggunakan cairan fisiologis yang diozonisasi dengan mambawa campuran oksigen-ozone melalui tabung plastik dengan 200, 250, atau 400 cairan sodium chloride 0,9% fisiologis yang steril untuk diozonisasi & kemudian dimasukan melalui vena kedalam tubuh.
Ozone ini lebih dianggap aman apabila pasien yang hendak menjalani ozone therapy merupakan pasien dengan kondisi gula darah yang terlalu tinggi atau terlalu rendah, karena terapi ozone saline tidak mengeluarkan darah, tapi menggunakan carian infus (NaCl 0,9%) yang
diberi ozone dan dimasukan ke tubuh.
Sama dengan ozone AHT dan Ozone saline, terapi ini juga berpusat pada perbaikan kualitas darah, dan juga memiliki tujuan dan manfaat yang sama dengan ozone AHT dan Ozone EBOO.