• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III DESKRIPSI MAMMOTH PHOTOGRAPHY

F. Paket Yang Ditawarkan

Mammoth Photography dalam memberikan pelayanannya kepada calon pelanggan di bagi dalam beberapa paket, antara lain :

1. Foto Anak / Kiddy

a. Paket non album

Paket ini customer hanya mendapatkan foto berupa foto cetak 4R dan 10R, dan tidak mendapatkan make up dan costum.

b. Paket album

Customer akan mendapatkan make up dan costim dan foto akan dicetak dalam bentuk album 3R, 4R, 6R, dan 10R tergantung dari paket yang diambil.

2. Foto Remaja / Teenage a. Paket non album

Paket ini customer mendapatkan make up,costum, hair do dan foto cetak 4R dan 10R,

b. Paket album

 Album kecil

commit to user

Paket ini customer mendapatkan make up,costum, hair do dan foto album cetak 3R dan 4R tergantung dari paket yang diambil.

 Album besar

Paket ini customer mendapatkan make up,costum, hair do dan foto album cetak 6R dan 10R tergantung dari paket yang diambil.

3. Foto Keluarga / Family a. Paket non album

Paket ini customer hanya mendapatkan foto cetak 4R dan 10R.

b. Paket album

Customer akan mendapatkan make up, hair do dan foto akan dicetak dalam bentuk album 4R, 6R, dan 10R tergantung dari paket yang diambil.

4. Foto Produk

Untuk foto produk customer hanya mendapatkan file foto.

5. Foto Pre Wedding

a. Paket non album

Paket ini customer hanya mendapatkan foto cetak 4R.

b. Paket album

 Album kecil

Paket ini customer mendapatkan make up,costum, hair do dan foto album cetak 4R.

 Album besar

commit to user

Paket ini customer mendapatkan make up,costum, hair do dan foto album cetak 6R,10R.12R tergantung dari paket yang diambil

6. Liputan Non Wedding

a. Paket Album Desain

Paket ini customer mendapatkan album foto desain 10R atau 12 R tergantung dari paket yang diambil.

b. Paket Album Non Desain

Paket ini customer akan mendapatkan album foto tanpa desain ukuran 4R untuk perfotonya.

7. Liputan Wedding

a. Paket Album Desain

Paket ini customer mendapatkan album foto desain 10R atau 12 R tergantung dari paket yang diambil.

b. Paket Album Non Desain

Paket ini customer akan mendapatkan album foto tanpa desain ukuran 4R untuk perfotonya.

c. Paket cerita eksklusif

Paket ini mengulas tentang perjalanan pengantin dari saat mereka lahir, tumbuh menjadi remaja hingga saat pertemuan special yang menjadikan mereka sepasang kekasih hingga saat-saat masa pertunangan hingga akhirnya mereka menikah.Paket ini dicetak dalam album story 12 R.

commit to user

Seluruh harga dalam setiap paket berbeda tergantung dari layanan dan fasilitas-fasilitas yang diberikan.

commit to user BAB IV

PELAKSANAAN KULIAH KERJA MEDIA

A. Waktu dan Tempat Kuliah Kerja Media

Pendidikan dan pengajaran di program Diploma III Komunikasi Terapan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta dalam pelaksanaanya tidak hanya dikampus saja, melainkan juga perlu menimba pengalaman di luar kampus.

Pelaksanaan pendidikan di titik beratkan pada pengambangan kreativitas , pembekalan dasar keahlian dan pengembangan wawasan keilmuwan dan akademik.Oleh karena itu, mahasiswa diberi kesempatan untuk melihat praktik profesi secara nyata, sekaligus untuk mempraktikkan ilmu pengetahuan dan ketrampilan yang telah didapat di bangku kuliah.

Awal mula proses Kuliah Kerja Kuliah Media atau sering disebut magang pendsidsikan, dimana penulis membuat proposal besrta kelengkapan surat-surat untuk melamar KKM ke lembaga-lembaga atau instansi melalui panitia KKM. Setiap mahasiswa diberi kesempatan untuk memilih sendiri nama lembaga yang paling diminatinya. Akhirnya penulis mendapat kesempatan yang baik untuk melaksanakan KKM di Mammoth Photography, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang fotografi yang bertempat di Ruko Plasa Eceran CA 27, Jl raya Solo Permai Solo baru Sukoharjo.

Salah satu syarat untuk memperoleh gelar profesional mahasiswa tingkat akhir adalah Kuliah Kerja (KKM). Praktek Kuliah Kerja Media merupakan salah satu sarana yang bertujuan untuk mengenal lebih jauh dunia kerja nyata bagi mahasiswa. Selama dua bulan penulis melaksanakan Kuliah Kerja Media di Mammoth Photography. Penulis melaksanakan

commit to user

Kuliah Kerja Media pada tanggal 11 Fwebruari – 11 April 2011 (2 bulan). Pada saat pelaksanaan KKM, penulis mengambil konsentrasi di bagian fotografer.

B. Pelaksanaan Kuliah Kerja Media

Berikut ini adalah laporan hasil kerja yang merupakan aktivitas sehari-hari yang dilakukan oleh penulis selama di perusahaan tersebut, yang antara lain sebagai berikut :

1. Minggu pertama, periode 11 Februari s.d 17 Februari 2011

a) Perkenalan dan adaptasi dengan staf-staf dan ruang kerja di Mammoth Photography.

b) Penulis mengamati bagaimana alur kerja pada Mammoth Photography.

c) Penulis mulai memahami bagaimana alur kerja dan mulai membantu mempersiapkan peralatan dan setting background untuk beberapa pemotretan (Photo kiddy, pre wed indoor dan indoor konsep, family, tween age dan photo ibu hamil)

d) Penulis diberikan kesempatan menjadi kamera 2 (infra merah) untuk photo pre wed indoor konsep.

e) Menjadi asisiten untuk photo pre wed indoor di studio baru (keprabon).

f) Pada minggu ini penulis masih kesulitan dalam sebuah proses pemotretan.

Mulai dari pengarahan gaya, setting lampu yang pas, pemilihan Background sesuai dengan paket. Tapi penulis berusaha untuk bertanya dan melakukan pendekatan kepada seluruh kerabat kerja di Mammoth Photography.

commit to user

2. Minggu kedua, periode 18 Februari s.d 24 Februari 2011.

a) Menjadi kamera dua (infra merah) pada sesi pemotretan ibu hamil.

b) Menjadi kamera dua (backup) pada pemotretan photo teenage.

c) Menjadi kamera dua ( back up) photo konsep untuk Wedding Exibition 2011 di Solo Square.

d) Belajar melaminasi photo jadi setelah di cetak.

e) Pembingkaian photo jadi untuk selanjutnya diserahkan kwepada customer.

f) Pada minggu ini penulis diajak owner dari Mammoth Photography untuk memotret keluarga besar Luwes Group. Karena di Mammoth Photography untuk beberapa paket tertentu khususnya paket-paket besar eksekusi photo dilakukan oleh ownernya sendiri (direktur), sehingga tak jarang direktur turun langsung ke lapangan untuk memotret.

3. Minggu ketiga, periode 25 Februari s.d 3 Maret 2011

a) Pada minggu ketiga ini terdapat appointment sesi photo liputan Indra-Siensien di daewrah Mbandungan, Ungaran, Semarang. Penulis diajak owner untuk menjadi asisten photo untuk sesi pemotretan ini. Penulis menjadi mengetahui bagaimana proses-proses pernikahan dalam adat cina, karena sebelumnya penulis benar-benar belum mengetahui bagaimana proses pernikahan dalam adat Cina.

commit to user

b) Menjadi kamera Backup photo liputan wedding Indra-Siensien di gedung Orien Surakarta.

c) Pada minggu ini penulis sudah terbiasa memotret sehingga sudah diberikan kesempatan menjadi kamera utama. Dimulai dari kamera utama pada photo Teenage.Pada pemotretan ini penulis masih kurang percaya diri pada pengarahan gaya model dan masi sedikit bingung pada setting lampu soft box.Tetapi penulis masih didampingi oleh fotografer senior sehingga kekurangan-kekurangan dari penulis masih bisa teratasi.

d) Menjadi kamera back up pada sesi photo liputan Diamond Wedding keluarga Besar Luwes Group di Wisma Boga Solo Baru. Sehingga penulis mendapat pengalaman baru memotret acara besar seperti ini.

e) Menjadi kamera utama foto produk Nakamura Beauty and Spa.

f) Melaminasi photo jadi setelah proses cetak untuk selanjutnya ke proses pengalbuman.

4. Minggu keempat, periode 4 Maret s.d 10 Maret 2011 .

a) Menjadi kamera dua (infra merah) pada sesi photo pre wed outdoor di Bale Kambang, Waduk cengklik dan Cees Resto Solo.

b) Menjadi foto utama foto produk tas Cavaleda.

c) Menjadi kamera utama pada sesi photo kiddy. Pada sesi photo ini penulis masih agak kesulitan karena belum terbiasa menghadapi dan beramah tamah kepada anak Balita.

commit to user

d) Menjadi asisten dan kamera 2 ( Back Up ) pada photo pre wed indoor dan pre wed konsep indoor di studio keprabon. Pada proses photo pre wed konsep indoor terjadi kerusakan begenser listrik, karena kerusakan ini pemotretan yang seharusnya dilakukan jam 6 sore menjadi molor. Customer pun harus menunggu hingga begenser hidup karena pihak customer tidak mau proses pemotretan ditunda karena alasan sesuatu hal. Hingga 2 jam menunggu pihak PLN yang sudah diberitahu terjadi kerusakan begenser belum juga datang dengan alasan membenahi kerusakan ditempat lain terlebih dahulu. Karena terlalu lama menunggu customer mulai menggrundel. Penulis berusaha mengajak ngobrol supaya lebih relaks, hingga akhirnya jam 9 listrik mulai dinyalakan. Karena bersedia menunggu terlalu lama akhirnya pihak Mammoth memberikan beberapa bonus photo tambahan kepada customer untuk ganti rugi waktu. Akhirnya proses photo berakhir hingga pukul 12 malam sehingga penulis dan beberapa karyawan diharuskan untuk lembur.

5. Minggu kelima, periode 11 Maret s.d 17 Maret 2011.

a) Menjadi asisten photo model konsep oleh owner.

b) Kamera dua (back up) photo pre wed out soor di Griyo Tawang, Tawang Mangu. Pada saat proses pemotretan ini cuaca tidak mendukung karena terjadi hujan lebat, sehingga pemotretan harus menunggu hingga hujan reda. Tetapi karena hujan tidak segera reda sehingga waktu akan sia-sia. Akhirna diputuskan untuk mengeset tempat berteduh menjadi semenarik mengkin untuk background pemotretan dan ternyata klien juga tidak keberatan dengan

commit to user

setting dadakan tersebut dan menyukainya. Setelah pemotretan dilokasi tersebut dan hujan relah reda pemotretan pindah ke lokasi kebun teh di Kemuning Tawang Mangu dan malamnya dilaanjutkan rumah makan di Cees Resto Solo. Sesi pemotretan ini cukup melelahkan karena dimulai dari jam 8 pagi hingga berakhir pukul 10 malam.

c) Pada minggu-minggu ini semua staff disibukkan dengan persiapan pameran Wedding Exibition 2011 di Solo Square dan tentunya penulis juga membantu mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan untuk pameran ini.

d) Menjadi kamera utama photo teenage.

e) Menjadi kamera utama foto produk syrup Oase.

f) Menjadi kamera utama photo kiddy.

g) Melaminasi utama jadi.

h) Pembingkaian (pigura) photo.

6. Minggu keenam, periode 18 Maret s.d 24 Maret 2011.

a) Menjadi kamera utama photo Family

b) Menjadi kamera dua ( back up ) photo pre wed indoor.

c) Asisten photo pre wed indoor dan photo kiddy.

commit to user

d) Pada minggu ini juga terdapat liputan photo sweet seventeen di Atria Solo.

Penulis diberi kesempatan menjadi kamera dua (back up). Pemotretan ini juga menjadi pengalaman baru bagi penulis.

e) Laminasi dan pembingkaian photo jadi.

7. Minggu ketujuh, periode 24 Maret s.d 30 Maret 2011.

a) Menjadi kamera dua (backup) photo Birthday sweet seventen di Atria Solo.

Dalam pemotretan ini penulis mendapatkan pengalaman baru memotret liputan sweet seventeen.

b) Menjadi asisten photo pre wed indoor.

c) Menjadi asisten photo family di studio baru (keprabon)

d) Menjadi kamera utama untuk photo kiddy.

e) Melaminasi photo jadi setelah proses cetak untuk selanjutnya ke proses pengalbuman.

8. Minggu kedelapan, periode 1 April s.d 11 April 2011.

a) Menjadi kamera utama photo prw wed indoor.

b) Menjadi asisten photo family.

c) Menjadi kamera satu photo kiddy.

d) Menjadi kamera satu photo kiddy Birthday.

e) Kamera satu photo pre wed tradisional indoor.

commit to user

f) Melaminasi photo jadi setelah proses cetak untuk selanjutnya ke proses pengalbuman.

C. Kemajuan yang diperoleh

Dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Media ada beberapa kemajuan yang penulis peroleh, yang antara lain sebagai berikut :

1) Penulis mengetahui bagaimana management dan alur kerja perusahaan yang bergerak di bidang photography.

2) Penulis mengetahui peralatan dan segala hal yang diperlukan untuk dapat mendirikan studio photo.

3) Penulis mengetahui bagaimana peranan fotografi khususnya di Mammoth Photography dalam mendukung kegiatan periklanan seperti yang telah disebutkan di atas.

4) Semakin menambah jam terbang penulis dalam konteks ilmu fotografi.

5) Kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan di Mammoth Photography.

6) Bertambahnya link atau jaringan pertemanan, serta masih banyak pengalaman lainnya yang tidak mungkin penulis dapatkan bila tidak melaksanakan Kuliah Kerja Media.

7) Dengan pengetahuan fotografi dan menjadikannya tempat atau sarana untuk magang, maka dengan pengalaman magang selama dua bulan, penulis dapat

commit to user

menjadikan kegiatan tersebut sebagai jabaran dalam tugas akhir untuk menyelesaikan pendidikan Diploma III Komunikasi Terapan konsentrasi Periklanan.

commit to user BAB V PENUTUP

A. Kesimpulan

Keberadaan fotografi di era digital seperti sekarang ini khususnya di dunia periklanan menjadi sangat penting. Fungsi fotografi sebagai penguat berita dan point of interest atau menarik perhatian khalayak. Iklan di media massa akan menjadi hambar dan kurang menarik perhatian tanpa adanya unsur visual seperti gambar ataupun foto, sebab apa yang di lihat oleh khalayak secara langsung akan lebih mengena dan kuat dibandingkan hanya membaca isi teks dari iklan. Peran gambar atau foto untuk iklan sangat besar pengaruhnya.Gambar diharapkan membentuk suasana emosional karena gambar lebih mudah dimengerti dibandingkan dengan tulisan.

Oleh sebab itu, peran dan fungsi fotografi menjadi bagian yang sangat penting dalam industri media massa.Tetapi setelah dua bulan penuh mengikuti program magang berkaitan dengan Kuliah Kerja Media (KKM) maka penulis dapat menyimpulkan peranan fotografi di Mammoth Photography sebagai penunjang kegiatan periklanan masih kurang maksimal.Walaupun terdapat paket khusus untuk foto produk tetapi foto-foto di Mammoth Photography sebagian besar masih bersifat personal atupun untuk kepentingan pribadi seperti foto model, foto keluarga, foto pre wedding maupun liputan wedding,dll.Meskipun terdapat beberapa foto produk dalam satu bulan tetapi skala foto produk masih sangat kecil dibandingkan dengan foto lainnya. Hal ini juga terjadi karena perusahaan-perusahaan ataupun produsen –produsen besar seperti Unilever ataupun perusahaan besar lainnya tidak

commit to user

mempunyai kantor pusat di wilayah Solo melainkan di kota-kota besar seperti di Jakarta,Surabaya ataupun kota besar lainnya,sehingga dalam pelaksanaan kegiatan periklanan cenderung menggunakan studio foto yang berada di kota-kota besar tersebut.Baliho-baliho dan papan-papan Reklame di jalanan masih di dominasi oleh produsen-produsen besar bersakala nasional bahkan Internasional.Selain dengan alasan mahal produsen-produsen menengah di wilayah Solo masih belum mengetahui apa manfaat dari kegiatan periklanan sehingga kegiatan periklanan khususnya dengan media fotografi masih sangat jarang dilakukan oleh produsen-produsen menengah di Kota Solo.

B. Saran

Setelah mengikuti program Kuliah Kerja Media selama dua bulan si Mammoth Photography, penulis mempunyai beberapa saran terhadap pihak Jurusan Program Diploma III Komunikasi Terapan konsentrasi Periklanan FISIP UNS, sebagai institusi penyelenggara Kuliah Kerja Media, Mammoth Photography sebagai tempat pelaksanan KKM penulis, dan bagi mahasiswa calon magang berikutnya.

1. Saran untuk Jurusan Program Diploma III Komunikasi Terapan konsentrasi Periklanan FISIP UNS

Beberapa saran penulis untuk jurusan Program Diploma III Komunikasi Terapan konsentrasi Periklanan FISIP UNS, sebagai institusi penyelenggara Kuliah Kerja Media (KKM), tempat penulis menyelesaikan studi :

d. Menurut hasil evaluasi, mahasiswa Program Diploma III Komusnikasi Terapan konsentrasi Periklanan FISIP UNS masih mempunyai banyak kekurangan dalam penguasaan teknik fotografi. Sehingga untuk kedepannya

commit to user

diharapkan jurusan Komunikasi Terapan konsentrasi Periklanan FIFIP UNS dapat lebih menambah perhatian dan pendalaman materi fotografi kepada mahasiswa Komunikasi Terapan konsentrasi Periklanan.

e. Dalam pemberian materi fotografi di Komunikasi Terapan konsentrasi Periklanan FISIP UNS, diharapkan lebih diperbanyak praktek di lapangan, sebab pemberian teori di dalam kelas sangatlah tidak mencukupi apabila tidak di imbangi dengan praktek langsung di lapangan dan studio.

f. Pengajar mata kuliah fotografi haruslah seorang praktisi yang ahli dalam bidang fotografi, yang mampu menyalurkan ilmu fotografi kepada para mahasiswanya. Karena dunia periklanan dewasa ini tidak jauh dari fotografi sebagai pendukungnya.

2. Saran untuk Mammoth Photography

Beberapa saran penulis untuk Mammoth Photography sebagai institusi tempat penulis menyelesaikan kegiatan Kuliah Kerja Media (KKM) :

a. Sebaiknya mahasiswa magang diberikan perhatian lebih, dengan memberikan seorang pengawas untuk mengevaluasi hasil selama magang.

b. Untuk Mammoth Photography sebaiknya menambah peralatan pemotretan seperti lampu soft box dan kamera, mengingat banyaknya customer yang dating sehingga tidak perlu customer menunggu lama (antri) bahkan menolak customer.

commit to user

c. Lebih ditingkatkan promosi dan marketing dari Mammoth Photography untuk menaikkan omset penjualan dan memberikan kesadaran pentingnya beriklan khususnya menggunakan tehnik fotografi.

3. Saran untuk calon magang selanjutnya

Beberapa saran penulis untuk calon mahasiswa yang akan menempuh program magang dalam rangka menyelesaikan mata kulia Kuliah Kerja Media (KKM)

a. Sebelum terjun dalam proses magang, mahasiswa diharapkan melakukan persiapan yang matang baik mental, kemampuan (skill), dan sebagainya. Dalam contoh, magang sebagai fotografer misalnya, mahasiswa diharapkan paling tidak mengetahui tehnik-tehnik dasar fotografi.

b. Sebagai seorang mahasiswa yang sedang menyelesaikan program magang pendidikan. Ibarat seorang tamu kita harus senantiasa dapat menjaga sopan santun dalam bekerja dan dalam berhubungan dengan rekan kerja yang lebih senior.

Dokumen terkait