IV. PENUTUP
23 Pameran Hari Krida Pertanian dan Agribisnis
69,92 66,67 66,67 67,75
Jumlah 86,21
Keterangan : Makin besar angka persentase hasil penilaian, makin baik kinerja pelaksanaan kegiatan tersebut.
Tabel di atas menunjukkan pencapaian kinerja kegiatan Badan Ketahanan Pangan Provinsi Riau TA 2012 adalah 86,21 %. Dengan catatan bahwa untuk kegiatan-kegiatan dalam program pilihan penilaian
“Persen Capaian Outcome” adalah angka capaian outcome harapan, sedangkan kegiatan-kegiatan dalam program wajib
Pencapaian kinerja untuk kegiatan yang bersumber dari APBN adalah sebagai berikut :
Dekonsentrasi
No. Kegiatan Capaian Input Persen Capaian Persen Output
Persen Capaian
Outcome Rata2
1. Pengembangan Sistem
Distribusi Dan Stabilitas
Harga Pangan 96,19 100 100 98,73
2. Pengembangan Ketersediaan
dan Penangan Rawan Pangan 81,85 94,12 94,12 90,03
3. Pengembangan
Penganekaragaman Konsumsi Pangan Dan Peningkatan Keamanan Pangan Segar
92,4 100 100 97,47
4. Dukungan Manajemen dan
Teknis Lainnya Badan
Ketahanan Pangan 98,5 100 100 99,5
JUMLAH 96,43
Tugas Pembantuan
No. Kegiatan Capaian Input Persen Capaian Persen Output
Persen Capaian
Outcome Rata2
1. Pengembangan Ketersediaan
dan Penangan Rawan Pangan 84,91 79 79 80,97
2. Pengembangan
Penganekaragaman Konsumsi Pangan Dan Peningkatan Keamanan Pangan Segar
95,64 93,72 100 96,45
3. Dukungan Manajemen dan
Teknis Lainnya Badan
Ketahanan Pangan 96,95 100 100 98,98
Tabel di atas menunjukkan pencapaian kinerja kegiatan Badan yang bersumber dari APBN TA 2012 dari dana Dekonsentrasi 96,43 sedangkan Tugas Pembantuan adalah 92,14 %. Dengan catatan bahwa untuk kegiatan-kegiatan dalam program pilihan penilaian “Persen
Capaian Outcome” adalah angka capaian outcome harapan.
3.3. Analisis Capaian Kinerja.
Seperti telah disebutkan sebelumnya, bahwa terdapat tujuan dan sasaran yang ditargetkan oleh Badan Ketahanan Pangan Provinsi Riau Tahun 2012. Berikut ini adalah rincian sasaran, indikator, realisasi dan kegiatan pendukung yang dilaksanakan tahun 2012 :
1. Tersedianya bahan pangan dan cadangan pangan di Provinsi, Kabupaten/Kota dan Rumah Tangga. Indikator sasaran ini adalah Jumlah Cadangan beras Pemerintah Provinsi sebanyak 545
ton. Realisasi sampai dengan tahun 2011 adalah 0 ton sehingga
angka capaiannya adalah 106 %. Kegiatan yang mendukung sasaran ini adalah Kegiatan Fasilitasi Pengembangan
Cadangan Pangan Daerah Pemerintah Provinsi Riau.
2. Tersedianya pangan dalam jumlah yang cukup baik untuk energi maupun untuk protein. Indikator sasaran ini adalah tercapainya angka kecukupan energi sebesar Energi 2200(KKal/Kap/Hr) dan protein 52 (Gram/Kap/Hr). Realisasi sampai dengan tahun 2011 adalah 2050(KKal/Kap/Hr) dan protein 50 (Gram/Kap/Hr) sehingga angka capaiannya adalah 93,18 % dan 96,15 %. Kegiatan yang mendukung sasaran ini adalah Kegiatan Gerakan Penganekaragaman Konsumsi Pangan Beragam, Bergizi, Berimbang dan Aman (3B+).
3. Perbaikan menu makanan rakyat yang bermutu, beragam, bergizi seimbang, aman, halal dan meningkatkan penganekaragaman konsumsi pangan sesuai potensi sumberdaya lokal. Indikator sasaran ini adalah Tercapainya Skor Pola Pangan Harapan (PPH) Riau skor
100 HPP Realisasi sampai dengan tahun 2011 adalah 78,5 HPP
konsumsi, HPP ketersediaan 79,4 sehingga angka capaiannya adalah 78,75 % dan 79,4 %. Kegiatan yang mendukung sasaran ini adalah Kegiatan Gerakan Penganekaragaman Konsumsi
Pangan Beragam, Bergizi, Berimbang dan Aman (3B+) dan . Penyusunan dan Analisis Neraca Bahan Makanan (NBM).
4. Berkurangnya Daerah Rawan Pangan.
Indikator sasaran ini adalah Jumlah daerah rawan pangan baik yang disebabkan oleh bencana alam dapat ditanggulangi di 12 kab/kota. Realisasi sampai dengan tahun 2011 adalah 12 kab/kota sehingga angka capaiannya adalah 100 %.
Kegiatan yang mendukung sasaran ini adalah Kegiatan
Penanggulangan Daerah Rawan Pangan.
5. Meningkatnya kapasitas kelembagaan ketahanan pangan masyarakat.
Indikator sasaran ini adalah Jumlah kapasitas kelembagaan
ketahanan pangan masyarakat di 12 kab/kota. Realisasi
peningkatan dan pembinaan kelembagaan sampai dengan tahun 2011 adalah 12 kab/kota sehingga angka capaiannya adalah 100 %.
Kegiatan yang mendukung sasaran ini adalah Kegiatan
Pengembangan Desa Mandiri Pangan, Penumbuhan LDPM dan Koordinasi Dewan Ketahanan Pangan.
6. Pemberdayaan ekonomi dan perbaikan gizi bagi anak SD/MI, di perdesaan.
Indikator sasaran ini adalah Jumlah terbinanya anak SD/MI di 5
sekolah. Realisasi sampai dengan tahun 2011 adalah 5 sekolah
sehingga angka capaiannya adalah 100 %.
Kegiatan yang mendukung sasaran ini adalah Kegiatan Gerakan
Penganekaragaman Konsumsi Pangan Beragam, Bergizi, Berimbang dan Aman (3B+).
7. Mengembangkan dan perbaikan sistem distribusi pangan yang efektif dan efisien dalam rangka stabilitas pangan yang lebih merata.
Indikator sasaran ini adalah Jumlah terbinanya 18 Gapoktan dan
terlaksananya pembangunan 11 lumbung pangan. Realisasi
sampai dengan tahun 2011 adalah pemahaman oleh 11
Gapoktan dan terbangunya 11 lumbung pangan sehingga
angka capaiannya adalah 100 %.
Kegiatan yang mendukung sasaran ini adalah Kegiatan Fasilitasi
Pengembangan Cadangan Pangan daerah.
8. Pengembangan Pangan Lokal melalui usaha tepung-tepungan di 5 Kabupaten 1 Kota (Dekonsentrasi).
Indikator sasaran ini adalah Jumlah pangan lokal melalaui usaha
tepung-tepungan 6 kab/kota. Realisasi sampai dengan tahun
2011 adalah 6 kab/kota sehingga angka capaiannya adalah 100 %.
Kegiatan yang mendukung sasaran ini adalah Kegiatan
pembinaan penganekaragaman dan kualitas konsumsi pangan masyarakat.
9. Terbinanya pemantapan ketahanan pangan keluarga :
Indikator sasaran ini adalah Jumlah desa mandiri pangan
sebanyak 22 desa . Realisasi sampai dengan tahun 2011 adalah 22 desa sehingga angka capaiannya adalah 100 %.
Kegiatan yang mendukung sasaran ini adalah Kegiatan
Pengembangan Desa Mandiri Pangan.
Dari tabel pencapaian kinerja kegiatan yang disampaikan pada tabel sebelumnya, didapat angka pencapaian kinerja kegiatan Badan Ketahanan Pangan Provinsi Riau TA 2011 sebesar 87,27 %. Pada tabel tersebut dapat dilihat tingkat rata-rata penilaian terkecil terdapat pada kegiatan Gerakan Penganekaragaman Konsumsi Pangan
Beragam, Bergizi, Berimbang dan Aman (3B+) sebesar 75,70 %
dan tingkat rata-rata penilaian terbesar terdapat pada Kegiatan
Fasilitasi Pengembangan Cadangan Pangan Daerah yang melebihi dari target sebesar 106 %, kegiatan lainnya dengan
tingkat rata-rata masing-masing persentase sebesar 100,00 %.
Dengan angka capaian kinerja kegiatan Badan Ketahanan Pangan Provinsi Riau yang bersumber dari APBD yaitu sebesar 98,57 % dan yang bersumber dari APBN dari dana Dekonsentrasi 97,15 sedangkan Tugas Pembantuan adalah 94,77 % sesuai dengan format penilaian kinerja termasuk dalam kategori pelaksanaan kegiatan dengan kinerja yang baik.
3.4. Akuntabilitas Keuangan
Tahun anggaran 2012 Badan ketahanan pangan mendapat alokasi anggaran APBD murni setelah perubahan sejumlah Rp. 17.879.026.602,-
yang terdiri dari Belanja Tidak Langsung Rp. 8.773.611.900,- dan
Belanja Langsung Rp. 9.105.414.702,- dengan jumlah program
sebanyak 7 (tujuh) program sebagai berikut :
N0 Program Anggaran ( Rp )
1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 952.130.493,19
2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 641.400.359,00 3. Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 59.900.000,00 4. Program Peningkatan Pengembangan Sistim Pelaporan
Capaian Kinerja dan Keuangan
315.000.000,00
5. Program Peningkatan Kesejahteraan Petani Pertanian dan Perkebunan
2.010.000.000,00
6. Program Peningkatan Ketahanan
Pangan/Pertanian/Perkebunan
4.853.000.000,00
7. Program Pengembangan Data/Informasi/Statistik Daerah
273.983.850,00
JUMLAH 9.105.414.702,19
Tahun anggaran 2012 Badan Ketahanan Pangan Melaksanakan 7 (tujuh) program dan 48 kegiatan, 5 (lima ) program dengan 25 kegiatan merupakan program yang ada di setiap SKPD sedangkan 2 (dua) program dengan 23 kegiatan yang langsung dilaksanakan oleh Badan Ketahanan Pangan sebagai kegiatan pembangunan yaitu program peningkatan kesejahteraan petani Pertanian dan Perkebunan dengan 4 (empat) kegiatan dan anggaran sejumlah Rp. 2.010.000.000,- Program peningkatan ketahanan pangan pertainan/perkebunan dengan kegiatan sebanyak 19 (sembilan belas) kegiatan dengan anggaran sejumlah Rp. 4.853.000.000
Tabel Program dan kegiatan tahun anggaran 2012 sebelum dan setelah perubahan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Perubahan Sebelum Perubahan Setelah
I Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 952.130.493 952.130.493
1 Penyediaan jasa surat menyurat 46.976.000 46.976.000
2 Penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air dan listrik 180.000.000 180.000.000
3 Penyediaan jasa kebersihan kantor 106.000.000 106.000.000
4
Penyediaan Alat Tulis Kantor 75.994.493 75.994.493
5 Penyediaan barang cetakan dan penggandaan 65.000.000 65.000.000
6 Penyediaan bahan bacaan dan peraturan
perundang-undangan
30.000.000 30.000.000
7 Penyediaan makanan dan minuman 36.160.000 36.160.000
8 Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi keluar daerah 312.000.000 312.000.000
9 Penyediaan jasa administrasi kantor 65.000.000 65.000.000
10 Pengelolaan Administrasi Kepegawaian 35.000.000 35.000.000
II Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 641.400.359 641.400.359
11 Pengadaan perlengkapan gedung kantor 35.000.000 35.000.000
12 Pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor 50.000.000 50.000.000
13 Pemeliharaan rutin/berkala mobil jabatan 75.000.000 75.000.000
14 Pemeliharaan rutin/berkala peralatan gedung kantor 39.600.000 39.600.000
15 Rehabilitasi sedang/berat gedung kantor 180.000.000 180.000.000
16 Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan Kantor 206.800.359 206.800.359
17 Penyediaan Komponen Instalasi Listrik/Penerangan
Bangunan Kantor 55.000.000 55.000.000
III Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 59.900.000 59.900.000
18 Pendidikan dan Pelatihan Formal 33.500.000 33.500.000
IV Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan
Capaian Kinerja dan Keuangan 315.000.000 315.000.000
20 Penyusunan laporan capaian kinerja dan ikhtisar realisasi
kinerja SKPD 38.916.500 38.916.500
21 Penyusunan pelaporan prognosis realisasi anggaran 11.083.500 11.083.500
22 Penyusunan lakip 15.000.000 15.000.000
23 Penyusunan Rencana Kinerja (Renja) SKPD 250.000.000 250.000.000
V Program Peningkatan Kesejahteraan Petani 3.000.000.000 2.010.000.000
24 Pengembangan Cadangan Pangan Daerah 1.100.000.000 1.100.000.000
25 Gerakan Penganekaragaman Konsumsi Pangan Beragam,
Bergizi, Berimbang dan Aman (3 B+) 350.000.000 350.000.000
26
Pemberdayaan Daerah Rawan Pangan
200.000.000 200.000.000
27 Penumbuhan dan Pembinaan Lembaga Distribusi Pangan Masyarakat
1.350.000.000 360.000.000
VI Program Peningkatan Ketahanan Pangan
pertanian/perkebunan 5.453.000.000 4.853.000.000
28 Pengembangan Desa Mandiri Pangan 1.400.000.000 800.000.000
29
Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan Ketahanan Pangan 130.000.000 130.000.000
30 Pengembangan/Koordinasi OKKPD (Otoritas Kompetensi
Keamanan Pangan Daerah) Provinsi Riau 150.000.000 150.000.000
31 Penyusunan Statistik Pangan 100.000.000 100.000.000
32
Rapat Penyusunan dan Sinkronisasi Peningkatan ketahanan Pangan
250.000.000 250.000.000
33 Lomba Cipta Menu 3 B+ Tingkat Provinsi dan Nasional 398.878.500 398.878.500
34 Replikasi Special Programme for food Security (SPFS) 225.000.000 225.000.000
35 Hari Pangan Sedunia (HPS) Pemberian Penghargaan
Ketahanan 250.000.000 250.000.000
36 Koordinasi Dewan Ketahanan Pangan 350.000.000 350.000.000
37 Pemberdayaan Lembaga Mandiri dan Mengakar di Masyarakat (LM3) Pondok Pesantren
38 Musyawarah Pembangunan (MUSREMBANG) Ketahanan
Pangan 300.000.000 300.000.000
39 Pengelolaan Pemanfaatan Pekarangan/Peran Perempuan
dalam Ketahanan Pangan 292.743.500 292.743.500
40 Pengembagnan Sistem Kewaspadaan Pangan dan Gizi
(SKPG) dan Food Insecurity Atlas (FIA) 250.000.000 250.000.000
41 Pemantauan dan Analisis Distribusi dan Harga Pangan 250.000.000 250.000.000
42 Pemantauan dan Analisis Neraca Bahan Makanan (NBM) 100.000.000 100.000.000
43 Pengembangan Pangan Lokal 208.378.000 208.378.000
44 Pembinaan dan Analalisis Akses Pangan Masyarakat
Pedesaan 250.000.000 250.000.000
45 Penyusunan Rencana Kerja Anggaran 50.000.000 50.000.000
46 Pameran Hari KRIDA Pertanian dan Agribisnis 198.000.000 198.000.000
VII Program Pengembangan Data/Informasi/Statistik Daerah 273.983.850 273.983.850
47 Partisipasi dalam rangka pelaksanaan Pameran Tahunan
Provinsi Riau tahun 2012 123.983.850 123.983.850
48 Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Ketahanan
Pangan 150.000.000 150.000.000
Jumlah 10.695.414.702 9.105.414.702
Badan Ketahanan Pangan Provinsi Riau pada tahun 2012 juga mendapatkan sumber dana APBN Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan dengan 1 (satu) Program yaitu Program Peningkatan Diversifikasi Dan Ketahanan Pangan Masyarakat pada masing-masing sumber dana dengan rincian sebagai berikut :
Dekonsentrasi Rp. 8.333.000.000
No. Kegiatan Anggaran
1. Pengembangan Sistem Distribusi Dan Stabilitas Harga Pangan
1.540.600.000
Pengembangan Ketersediaan dan
Penangan Rawan Pangan
2.643.500.000
2. Pengembangan Penganekaragaman
Konsumsi Pangan Dan Peningkatan Keamanan Pangan Segar
3.323.900.000
3. Dukungan Manajemen dan Teknis
Lainnya Badan Ketahanan Pangan
825.000.000
JUMLAH 8.333.000.000
Tugas Pembantuan Rp.
No. Kegiatan Anggaran
1. Pengembangan Ketersediaan dan Penanganan
Rawan Pangan 1.788.000.000
2. Pengembangan Penganekaragaman Konsumsi Pangan Dan Peningkatan Keamanan Pangan Segar
2.661.400.000
3. Dukungan Manajemen dan Teknis Lainnya Badan
Ketahanan Pangan 210.000.000
JUMLAH 4.659.400.000
Program Peningkatan Diversifikasi Dan Ketahanan Pangan Masyarakat yang dilakukan Badan Ketahanan Pangan bertujuan memfasilitasi upaya koordinasi, pemantauan, pengkajian, penyiapan perumusan kebijakan serta pengembangan di bidang ketahanan pangan serta memfasilitasi upaya peningkatan pemberdayaan masyarakat dalam mengatasi masalah rawan pangan dan gizi.
Untuk melihat Realisasi Fisik dan keuangan dari program/kegiatan yang telah dilaksanakan baik dari Anggaran APBD maupun APBN dapat dilihat dibawah ini :
Jumlah
Anggaran Bobot Volume
Rp (%) Kegiatan % Tertimbang % Rp
1 3 4 5 6 7 8 9
Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 952.130.493
1 Penyediaan Jasa Surat Menyurat 46.976.000 0,52 1 Tahun 28,49 0,15 28,49 13.385.200
2 Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik 180.000.000 1,98 1 Tahun 95,00 1,88 94,97 170.939.144
3 Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor 106.000.000 1,16 1 Tahun 100,00 1,16 94,94 100.634.450
4 Penyediaan Alat Tulis Kantor 75.994.493,19 0,83 1 Tahun 100,00 0,83 97,53 74.117.918
5 Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan 65.000.000 0,71 1 Tahun 100,00 0,71 99,41 64.615.985
6 Penyediaan Bahan Bacaan dan Peraturan Perundang-undangan 30.000.000 0,33 1 Tahun 77,04 0,25 77,04 23.112.000
7 Penyediaan Makanan dan Minuman 36.160.000 0,40 1 Tahun 33,70 0,13 33,30 12.040.000
8 Rapat-rapat Koordinasi dan Konsultasi ke Luar Daerah 312.000.000 3,43 1 Tahun 67,33 2,31 67,33 210.069.800
9 Penyediaaan jasa administrasi kantor 65.000.000 0,71 1 Tahun 95,00 0,68 79,10 51.415.000
10 Pengelola Administrasi Kepegawaian 35.000.000 0,38 1 Tahun 100,00 0,38 99,47 34.815.000
No Nama Kegiatan / Perincian Kegiatan
Realisasi
Fisik Keuangan
Anggaran Bobot Volume
Rp (%) Kegiatan % Tertimbang % Rp
1 3 4 5 6 7 8 9
Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 641.400.359
11 Pengadaan Perlengkapan Gedung Kantor 35.000.000 0,38 1 Tahun 100,00 0,38 95,86 33.550.000
12 Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung Kantor 50.000.000 0,55 1 Tahun 100,00 0,55 98,07 49.035.800
13 Pemeliharaan Rutin/Berkala Mobil Jabatan 75.000.000 0,82 1 Tahun 100,00 0,82 98,84 74.128.362
14 Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung Peralatan Kantor 39.600.000 0,43 1 Tahun 100,00 0,43 99,93 39.571.100
15 Rehabilitasi sedang/berat 180.000.000 1,98 1 Tahun 100,00 1,98 95,61 172.105.800
16 Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan Kantor 206.800.359 2,27 1 Tahun 100,00 2,27 93,14 192.610.000
17 Penyediaan Komponen Instalasi Listrik/Penerangan 55.000.000 0,60 1 Tahun 100,00 0,60 87,26 47.990.800
Bangunan Kantor
Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 59.900.000
18 Pendidikan dan Pelatihan Formal 33.500.000 0,37 1 Tahun 35,37 0,13 35,37 11.850.000
19 Pembinaan Mental dan Fisik Aparatur 26.400.000 0,29 1 Tahun 71,14 0,21 71,10 18.770.000
No Nama Kegiatan / Perincian Kegiatan Fisik Keuangan
Rp (%) Kegiatan % Tertimbang % Rp
1 3 4 5 6 7 8 9
315.000.000
20 Penyusunan Laporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar 38.916.500 0,43 1 Lap 100,00 0,43 100,00 38.916.200 Realisasi Kinerja SKPD
21 Penyusunan pelaporan pronosis realisasi anggaran 11.083.500 0,12 1 Lap 100,00 0,12 100,00 11.083.500
22 Penyusunan laporan lakip 15.000.000 0,16 1 Lap 100,00 0,16 75,85 11.376.800
23 Penyusunan Rencana Kerja (Renja) SKPD 250.000.000 2,75 1 Lap 85,00 2,33 75,88 189.710.400
Program Peningkatan Kesejahteraan Petani 2.010.000.000,00
24 Pengembangan Cadangan Pangan Masyarakat 1.100.000.000 12,08 19 klpk 100,00 12,08 94,86 1.043.499.980
25 350.000.000 3,846 Kab/kota 97,50 3,75 89,61 313.621.200
26 Penanggulangan Daerah Rawan Pangan 200.000.000 2,2011 Kab/Kota 75,88 1,67 75,88 151.766.200
27 360.000.000 3,9518 klpk tani 90,00 3,56 63,66 229.176.000
Masyarakat Riau
2
Gerakan Penganekaragaman Konsumsi Pangan Beragam, Bergizi, Berimbang dan Aman (3B+)
Pemberdayaan Gapoktani dalam Penyediaan Pangan
Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Pencapaian Kinerja dan Keuangan
1 3 4 5 6 7 8 9
Program Peningkatan Ketahanan Pangan 4.853.000.000
28 Pengembangan Desa Mandiri Pangan 800.000.000 8,79 10 desa 50,00 4,39 25,43 203.447.600 29 Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan Ketahanan Pangan 130.000.000 1,43 33 orang 100,00 1,43 93,90 122.075.000
30 150.000.000 1,6511 Kab/kota 100,00 1,65 92,66 138.985.000
31 Penyusunan Statistik Pangan 100.000.000 1,1020 bk,70 Pt 90,00 0,99 69,72 69.720.000 32 Rapat Penyusunan dan Sinkronisasi Program/Kegiatan 250.000.000 2,75 25,18 85,00 2,33 79,34 198.357.200
Ktehananan Pangan
33 Lomba Cipta Menu 3 B+ Tingkat Provinsi dan Nasional 398.878.500 4,3812 Kab/kota 100,00 4,38 70,71 282.048.975 34 Replikasi Special Programme For Food Security (SPFS) 225.000.000 2,4741 klpk tani 94,87 2,34 86,40 194.410.000
35 250.000.000 2,7512 Kab/kota 100,00 2,75 78,00 194.990.000
36 Koordinasi Dewan Ketahanan Pangan Provinsi Riau 350.000.000 3,84 50 orang 68,00 2,61 65,07 227.762.000
37 300.000.000 3,29 3 ponpes 100,00 3,29 87,83 263.487.500
38 Musyawarah Pembangunan (MUSEMBANG) Ketahanan 300.000.000 3,29 100,00 3,29 95,09 285.270.000 Pengan
39 292.743.500 3,22 100 org 90,00 2,89 87,13 255.072.700
(4 klpk) Pengelolaan Pemanfaatan Pekarangan/Peran Perempuan dalam
Ketahanan Pangan
2
Pengembangan/Koordinasi OKKPD (Otoritas Kompetensi Keamanan Pangan Daerah) Provinsi Riau
Hari Pangan Sedunia (HPS), Pemberian Penghargaan Ketahanan Pangan
Pemberdayaan Lembaga Mandiri dan Mengakar di Masyarakat (LM3) Pondok Pesantren
Rp (%) Kegiatan % Tertimbang % Rp
1 3 4 5 6 7 8 9
40 250.000.000 2,75 97,05 2,66 93,75 234.364.000
41 Pemantauan dan Analisis Distribusi Harga Pangan 250.000.000 2,7511 Kab/Kota 95,00 2,61 93,22 233.041.400
42 Penyusunan dan Analisis Neraca Bahan Makanan (NBM) 100.000.000 1,10 44 100,00 1,10 89,56 89.562.500
43 Pengembangan Pangan Lokal 208.378.000 2,29 44 62,50 1,43 48,15 100.328.000
44 Pembinaan dan Analisis Akses Pangan Masyarakat Desa 250.000.000 2,7511 Kab/kota 95,00 2,61 88,78 221.940.700
45 50.000.000 0,55 44 89,33 0,49 89,33 44.664.000
46 Pameran Hari Krida Pertanian dan Agrivbisnis 198.000.000 2,17 20 org 75,00 1,63 69,92 138.445.800
Program pengembangan data/informasi/statistik daerah 273.983.850
47 Partisipasi dalam rangka pelaksanaan Pameran Tahunan 123.983.850 1,36 20 org 100,00 1,36 88,55 109.791.850
Propinsi Riau tahun 201
48 Pengembangan Sistem Infiormasi manajemen Ketahanan 150.000.000 1,65 20 org 63,33 1,04 60,93 91.388.600
Pangan
87,27 77,79 7.083.059.464 Pengembangan Sistem Kewaspadaan Pangan dan Gizi (SKPG) dan
Food Insecurity Atlas (FIA)
Penyusunan Rencana Kerja Anggaran
TOTAL DANA KEGIATAN 9.105.414.702 100
REALISASI TERTIMBANG
Rp. MURNI BLN JUMLAH BOBOT Rp. MURNI % BLN % JUMLAH % % %
1 2 3 4 5 (3+4) 6 7 8 (6:3) 9 10 (8:4) 11 (6+8) 12 (11:5) 13 14
14 PROGRAM PENINGKATAN DIVERSIFIKASI DAN
KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT
I. 1814 PENGEMBANGAN SISTEM DISTRIBUSI DAN
STABILITAS HARGA PANGAN 1.540.600.000 - 1.540.600.000 18,49 1.481.850.000 96,19 - - 1.481.850.000 96,19 96,50 17,84
1.814.001Jumlah Gabungan Kelompok Tani yang diberdayakan
918.000.000
918.000.000 11,02 872.870.000 95,08 872.870.000 95,08 95,10 10,48 1.814.002 Jumlah Lumbung Pangan yang diberdayakan 307.600.000 307.600.000 3,69 306.330.000 99,59 306.330.000 99,59 99,60 3,68 1.814.003 Laporan Kondisi Harga Pangan Pokok 100.000.000 100.000.000 1,20 94.350.000 94,35 94.350.000 94,35 94,40 1,13 1.814.004 Laporan Pemantauan/Pengumpulan Data Distribusi,
Harga dan Cadangan Pangan
215.000.000
215.000.000 2,58 208.300.000 96,88 208.300.000 96,88 96,90 2,50
II 1815 PENGEMBANGAN KETERSEDIAAN DAN
PENANGANAN RAWAN PANGAN
2.643.500.000
2.643.500.000 31,72 2.163.596.840 81,85 - - 2.163.596.840 81,85 82,55 26,19 1815.001 Jumlah Desa Mandiri yang diberdayakan 1.153.500.000 1.153.500.000 13,84 1.030.345.000 89,32 1.030.345.000 89,32 89,40 12,38 1815.003 Lokasi Penanganan Rawan Pangan, SKPG 585.000.000 585.000.000 7,02 447.936.840 76,57 447.936.840 76,57 76,60 5,38 1815.005 Laporan Hasil Penyusunan FSVA 100.000.000 100.000.000 1,20 82.000.000 82,00 82.000.000 82,00 82,00 0,98 1815.006 Laporan Kajian Ketersdiaan Pangan, Rawan Pangan
dan Akses Pangan
85.000.000
85.000.000 1,02 63.940.000 75,22 63.940.000 75,22 75,30 0,77 1815.007 Laporan Apresiasi Analisis Ketersediaan Pangan dan
Akses Pangan
75.000.000
75.000.000 0,90 75.000.000 100,00 75.000.000 100,00 100,00 0,90 1815.009 Laporan Kegiatan dan Pembinaan (Output Generik) 645.000.000 645.000.000 7,74 464.375.000 72,00 464.375.000 72,00 72,00 5,57
III. 1816
PENGEMBANGAN PENGANEKARAGAMAN KONSUMSI PANGAN DAN PENINGKATAN KEAMANAN PANGAN SEGAR
3.323.900.000 -3.323.900.000 39,89 3.071.257.000 92,40 - 3.071.257.000 92,40 92,38 36,85
1816.001 Pendampingan P2KP (Percepatan Penganekragaman Konsumsi Pangan)
1.198.900.000
1.198.900.000 14,39 1.193.205.000 99,52 1.193.205.000 99,52 99,60 14,33 1816.002 Pemantauan, Monitoring, Evaluasi dan Perumusan
Kebijakan P2KP
635000000 635.000.000 7,62 484.770.000 76,34 484.770.000 76,34 76,40 5,82 1816.003 Laporan Promosi P2KP 1.040.000.000 1.040.000.000 12,48 962.432.000 92,54 962.432.000 92,54 92,60 11,56 1816.004 Situasi Konsumsi Pangan Penduduk 150.000.000 150.000.000 1,80 135.800.000 90,53 135.800.000 90,53 90,60 1,63 1816.007 Hasil Koordinasi Keamanan Pangan Segar 100.000.000 100.000.000 1,20 95.050.000 95,05 95.050.000 95,05 95,10 1,14 1816.010 Hasil Pemantauan dan Pengawasan Keamanan Pangan 200.000.000 200.000.000 2,40 200.000.000 100,00 200.000.000 100,00 100,00 2,40
IV 1817DUKUNGAN MANAJEMEN DAN TEKNIS LAINNYA
BADAN KETAHANAN PANGAN
825.000.000
825.000.000 9,90 812.600.000 98,50 - - 812.600.000 98,50 98,67 9,77 1817.001 Dokumen Perencanaan, penganggaran dan laporan
keuangan
450.000.000
450.000.000 5,40 441.600.000 98,13 441.600.000 98,13 98,20 5,30 1817.002 Hasil Pemantauan dan Evaluasi Program 200.000.000 200.000.000 2,40 200.000.000 100,00 200.000.000 100,00 100,00 2,40 1817.009 Dukungan Manajemen dan Administrasi 175.000.000 175.000.000 2,10 171.000.000 97,71 171.000.000 97,71 97,80 2,05 JUMLAH 8.333.000.000 8.333.000.000 100,00 7.529.303.840 90,36 7.529.303.840 90,36 92,53 90,65
NO PROGRAM/KODE/ KEGIATAN/OUTPUT PENYEDIAAN DANA REALISASI PENYERAPAN DANA
APBN (Tugas Pembantuan)
REALISASI TERTIMBANG
Rp. MURNI BLN JUMLAH BOBOT Rp. MURNI % BLN % JUMLAH % % %
1 2 3 4 5 (3+4) 6 7 8 (6:3) 9 10 (8:4) 11 (6+8) 12 (11:5) 13 14
14 PROGRAM PENINGKATAN DIVERSIFIKASI DAN
KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT II 1815 PENGEMBANGAN KETERSEDIAAN DAN
PENANGANAN RAWAN PANGAN
1.788.000.000
1.788.000.000 38,37 1.553.318.200 86,87 - - 1.553.318.200 86,87 86,90 33,35 1815.001 Jumlah Desa Mandiri yang diberdayakan 1.446.000.000 1.446.000.000 31,03 1.322.033.200 91,43 1.322.033.200 91,43 91,45 28,38 1815.003 Lokasi Penanganan Rawan Pangan,SKPG 342.000.000 342.000.000 7,34 231.285.000 67,63 231.285.000 67,63 67,65 4,97
III. 1816
PENGEMBANGAN PENGANEKARAGAMAN KONSUMSI PANGAN DAN PENINGKATAN KEAMANAN PANGAN SEGAR
2.661.400.000 -2.661.400.000 57,12 2.528.832.500 95,02 - 2.528.832.500 95,02 95,05 54,29
1816.001 Pendampingan P2KP (Percepatan Penganekragaman Konsumsi Pangan)
1.511.400.000
1.511.400.000 32,44 1.505.180.000 99,59 1.505.180.000 99,59 99,60 32,31 1816.002 Pemantauan, Monitoring, Evaluasi dan Perumusan
Kebijakan P2KP
550000000 550.000.000 11,80 489.106.000 88,93 489.106.000 88,93 88,95 10,50 1816.003 Laporan Promosi P2KP 300.000.000 300.000.000 6,44 299.505.000 99,84 299.505.000 99,84 99,95 6,44 1816.010 Hasil Pemantauan dan Pengawasan Keamanan
Pangan
300.000.000
300.000.000 6,44 235.041.500 78,35 235.041.500 78,35 78,36 5,05
IV 1817 DUKUNGAN MANAJEMEN DAN TEKNIS LAINNYA BADAN KETAHANAN PANGAN
210.000.000
210.000.000 4,51 203.605.000 96,95 - - 203.605.000 96,95 97,00 4,37 1817.009 Dukungan Manajemen dan Administrasi 210.000.000 210.000.000 4,51 203.605.000 96,95 203.605.000 96,95 97,80 4,41 JUMLAH 4.659.400.000 4.659.400.000 100,00 4.285.755.700 91,98 4.285.755.700 91,98 92,98 92,01
NO PROGRAM/KODE/ KEGIATAN/OUTPUT PENYEDIAAN DANA REALISASI PENYERAPAN DANA
3.5. Analisis Efesiensi dan Efektivitas Kegiatan
Efesiensi
Efisiensi merupakan suatu perhitungan yang membandingkan antara target keluaran dan realisasi keluaran. Sementara efektivitas merupakan perhitungan antara keluaran dengan hasil (output dan outcome). Efisiensi terjadi apabila realisasi masukan ternyata lebih kecil dari target yang ditetapkan sebelumnya sementara keluaran atau output mencapai target yang diharapkan. Rumusan yang digunakan untuk menghitung efisiensi tersebut adalah sebagai berikut
UCO Ren-(UCO Real-UCO Ren)
Efisiensi = x 100%
UCO Ren
Hasil perhitungan untuk kegiatan di lingkup Badan Ketahanan Pangan Provinsi Riau yang bersumber dari APBD dapat dilihat pada tabel berikut :
NO. KEGIATAN
INPUT OUTPUT Unit Cost Output (UCO)
Hasil Perhitungan Efisiensi Rata-rata Capaian Output Rata-rata Capaian Outcome Efektivi tas
Target Realisasi Target Realisasi Target Realisasi
1 Pengembangan Cadangan Pangan Daerah
1.100.000.000 1.043.499.980 11 11 100.000.000, 94.863.634,55 105,14 5,14 100,00 100,00 100,00
2 Gerakan Penganekaragaman Konsumsi
Pangan Beragam, Bergizi, Berimbang dan
Aman (3B+) 350.000.000 313.621.200 40 40 8.750.000,00 7.840.530,00 110,39 10,39 100,00 100,00 100,00
3 Pemberdayaan Daerah Rawan Pangan
200.000.000 151.766.200 12 12 16.666.666,67 12.647.183,33 124,12 24,12 100,00 100,00 100,00
4 Pemberdayaan Gapoktani dalam Penyediaan
Pangan se Provins Riau
1.350.000.000 229.176.000 30 30 45.000.000 7.639.200
183 83,024 0,00 0,00 0
5 Pengembangan Desa Mandiri Pangan
1.400.000.000 203.447.600 12 12 116.666.666,67 16.953.966,67 185,47 85,47 0,00 0,00 0
6 Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan
Ketahanan Pangan 130.000.000 122.075.000 12 12 10.833.333,33 10.172.916,67 106,10 6,10 100,00 100,00 100,00
7 Pengembangan/Koordinasi OKKPD (Otoritas
Kompetensi Keamanan Pangan Daerah)
Provinsi Riau 150.000.000 138.985.000 12 12 12.500.000,00 11.582.083,33 107,34 7,34 100,00 100,00 100,00
8 Penyusunan Statistik Pangan
100.000.000 69.720.000 20 20 5.000.000,00 3.486.000,00 130,28 30,28 100,00 100,00 100,00
9 Rapat Penyusunan dan Sinkronisasi
Program/Kegiatan Ketahanan Pangan
250.000.000 198.357.200 12 12 20.833.333,33 16.529.766,67 120,66 20,66 100,00 100,00 100,00 10 Lomba Cipta Menu 3 B+ Tingkat Provinsi dan
225.000.000 194.410.000 75.000.000,00 64.803.333,33 113,60 100,00 96,77 12 Hari Pangan Sedunia (HPS), Pemberian
Penghargaan Ketahanan Pangan 250.000.000 194.990.000 48 48 5.208.333,33 4.062.291,67 122,00 22,00 100,00 100,00 100,00
13 Koordinasi Dewan Ketahanan Pangan
350.000.000 227.762.000 80 80 4.375.000,00 2.847.025,00 134,93 34,93 100,00 100,00 100,00 14 Pemberdayaan Lembaga Mandiri dan Mengakar di Masyarakat (LM3) Pondok Pesantren 300.000.000 263.487.500 2 2 150.000.000,00 131.743.750,00 112,17 12,17 100,00 100,00 100,00 15 Musyawarah Pembangunan (MUSEMBANG) Ketahanan Pangan
300.000.000 285.270.000 12 12 25.000.000,00 23.772.500,00 104,91 4,91 100,00 100,00 100,00
16 Pengelolaan Pemanfaatan Pekarangan/Peran Perempuan dalam Ketahanan Pangan
292.743.500 255.072.700 125 125 2.341.948,00 2.040.581,60 112,87 12,87 100,00 100,00 100,00
17 Pengembangan Sistem Kewaspadaan Pangan dan Gizi (SKPG) dan Food Insecurity Atlas (FIA) 250.000.000 234.364.000 3 3 83.333.333,33 78.121.333,33 106,25 6,25 100,00 100,00 100,00 18 Pemantauan dan Analisis Distribusi Harga Pangan 250.000.000 233.041.400 30 30 8.333.333,33 7.768.046,67 106,78 6,78 100,00 100,00 100,00
19 Penyusunan dan Analisis Neraca Bahan Makanan (NBM) 100.000.000 89.562.500 20 20 5.000.000,00 4.478.125,00 110,44 10,44 100,00 100,00 100,00 20 Pengembangan Pangan Lokal
208.378.000 100.328.000 12 8 17.364.833,33 12.541.000,00 127,78 27,78 100,00 100,00 100,00
21 Pembinaan dan Analisis Akses Pangan Masyarakat Desa 250.000.000 221.940.700 25 25 10.000.000,00 8.877.628,00 111,22 11,22 100,00 100,00 100,00
22 Penyusunan Rencana Kerja Anggaran
50.000.000 44.664.000 20 20 2.500.000,00 2.233.200,00 110,67 10,67 100,00 100,00 100,00
23 Pameran Hari Krida Pertanian dan Agribisnis
198.000.000 138.445.800 12 12 16.500.000,00 11.537.150,00 130,08 30,08 100,00 100,00 100,00 Jumlah Rata-rata 121,70 21,70 91,30 91,16 91,16
Dari hasil perhitungan didapat angka Badan Ketahanan Pangan Provinsi Riau sebesar 121,70 %. Sehingga dapat dikatakan kegiatan yang dilakukan di Badan Ketahanan Pangan Provinsi Riau yang bersumber dari APBD adalah efesien dengan angka efesiensi sebesar
21,70 % serta angka efektifitas 91,16 %.
Hasil perhitungan untuk kegiatan di lingkup Badan Ketahanan Pangan Provinsi Riau yang bersumber dari APBN dapat dilihat pada tabel berikut :
TABEL PERHITUNGAN EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS KEGIATAN APBN (DK & TP)
Dekonsentrasi
NO. KEGIATAN INPUT OUTPUT Unit Cost Output (UCO) Perhitungan Hasil NE/
Target Realisasi Target Realisasi Target Realisasi NIE*)
1 Pengembangan Sistem Distribusi Dan
Stabilitas Harga Pangan 1.540.600.000 1.481.850.000 20 20 77.030.000 74.092.500 103,81 3,81
2 Pengembangan Ketersediaan dan
Penangan Rawan Pangan 2.643.500.000 2.163.596.840 34 32 77.750.000 67.612.401 113,04 13,04
3 Pengembangan Penganekaragaman Konsumsi Pangan Dan Peningkatan Keamanan Pangan Segar
3.323.900.000 3.071.257.000 76 76 43.735.526 40.411.276 107,60 7,60
4 Dukungan Manajemen dan Teknis
Lainnya Badan Ketahanan Pangan 825.000.000 812.600.000,00 14 14 58.928.571 58.042.857 101,50 1,50
JUMLAH RATA-RATA 106,49 6,49
Tugas Pembantuan
NO. KEGIATAN
INPUT OUTPUT Unit Cost Output (UCO) Hasil
Perhitung an
NE/
Target Realisasi Target Realisasi Target Realisasi NIE*)
1 Pengembangan Ketersediaan dan Penanganan Rawan Pangan 1.788.000.000,00 1.553.318.200,00 31 31 57.677.419,35 50.107.038,71 113,13 13,13 2
Pengembangan Penganekaragaman Konsumsi Pangan Dan Peningkatan
Keamanan Pangan Segar 2.661.400.000,00 2.528.832.500,00 80 80 33.267.500,00 31.610.406,25 104,98 4,98
3
Dukungan Manajemen dan Teknis Lainnya Badan Ketahanan Pangan
210.000.000,00 203.605.000,00 6 6 35.000.000,00 33.934.166,67 103,05 3,05
Dari hasil perhitungan didapat angka Badan Ketahanan Pangan Provinsi Riau untuk kegiatan dari Dana Dekonsentrasi sebesar 106,49 %. Sehingga dapat dikatakan kegiatan yang dilakukan di Badan Ketahanan Pangan Provinsi Riau yang bersumber dari APBN adalah efesien dengan angka efesiensi sebesar 6,49 % sedangkan untuk dana yang berasal dari anggaran Tugas Pembantuan sebesar 107,05 %. Sehingga dapat dikatakan kegiatan yang dilakukan di Badan Ketahanan Pangan Provinsi Riau yang bersumber dari APBN adalah efesien dengan angka efesiensi sebesar 6,77 %.
Efektivitas
Efektivitas suatu kegiatan merupakan perbandingan antara ouput/keluaran dengan outcome/hasil yang diberikan dari kegiatan tersebut. Rumusan yang digunakan untuk menghitung efektivitas dari suatu kegiatan adalah :
Realisasi Out Come
Efektivitas = x 100%
Realisasi Ouput
Hasil perhitungan untuk kegiatan yang bersumber dari APBD di lingkup Badan Ketahanan Pangan Provinsi Riau dapat dilihat pada tabel berikut :
NO. KEGIATAN Persen Capaian Output Persen Capaian Outcome Efektivitas
1 Pengembangan Cadangan Pangan Daerah 100,00 100,00 100,00 2 Gerakan Penganekaragaman Konsumsi Pangan
Beragam, Bergizi, Berimbang dan Aman (3B+) 100,00 100,00 100,00 3 Pemberdayaan Daerah Rawan Pangan 100,00 100,00 100,00 4 Pemberdayaan Gapoktani dalam Penyediaan Pangan se
Provins Riau 0,00 0,00 0
5 Pengembangan Desa Mandiri Pangan 0,00 0,00 0
6 Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan Ketahanan Pangan
100,00 100,00 100,00 7 Pengembangan/Koordinasi OKKPD (Otoritas
Kompetensi Keamanan Pangan Daerah) Provinsi Riau 100,00 100,00 100,00
8 Penyusunan Statistik Pangan 100,00 100,00 100,00
9 Rapat Penyusunan dan Sinkronisasi Program/Kegiatan
Ketahanan Pangan 100,00 100,00 100,00
10 Lomba Cipta Menu 3 B+ Tingkat Provinsi dan Nasional
100,00 100,00 100,00 11 Replikasi Special Programme For Food Security (SPFS)
12 Hari Pangan Sedunia (HPS), Pemberian Penghargaan
Ketahanan Pangan 100,00 100,00 100,00
13 Koordinasi Dewan Ketahanan Pangan 100,00 100,00 100,00 14 Pemberdayaan Lembaga Mandiri dan Mengakar di
Masyarakat (LM3) Pondok Pesantren 100,00 100,00 100,00 15 Musyawarah Pembangunan (MUSEMBANG) Ketahanan
Pangan 100,00 100,00 100,00
16 Pengelolaan Pemanfaatan Pekarangan/Peran
Perempuan dalam Ketahanan Pangan 100,00 100,00 100,00 17 Pengembangan Sistem Kewaspadaan Pangan dan Gizi
(SKPG) dan Food Insecurity Atlas (FIA) 100,00 100,00 100,00 18 Pemantauan dan Analisis Distribusi Harga Pangan 100,00 100,00 100,00 19 Penyusunan dan Analisis Neraca Bahan Makanan
(NBM) 100,00 100,00 100,00
20 Pengembangan Pangan Lokal 100,00 100,00 100,00
21 Pembinaan dan Analisis Akses Pangan Masyarakat
Desa 100,00 100,00 100,00
22 Penyusunan Rencana Kerja Anggaran 100,00 100,00 100,00 23 Pameran Hari Krida Pertanian dan Agribisnis 100,00 100,00 100,00
Jumlah 121,70 21,70 91,30
Dengan demikian maka dapat dikatakan kegiatan yang dilakukan di Badan Ketahanan Pangan Provinsi Riau dapat dikatakan efektif dengan nilai capaian sebesar 91,30 %.
Hasil perhitungan untuk kegiatan yang bersumber dari APBN di dapat dilihat pada tabel berikut :
Dekonsentrasi
No. Kegiatan Capaian Persen
Output
Persen Capaian Outcome
Efektivitas
1. Pengembangan Sistem Distribusi Dan Stabilitas
Harga Pangan 100 100 98,92
2. Pengembangan Penganekaragaman Konsumsi Pangan Dan Peningkatan Keamanan Pangan Segar
85 100 92,65
3. Dukungan Manajemen dan Teknis Lainnya
Badan Ketahanan Pangan 100 100 99,89
Tugas Pembantuan
No. Kegiatan Capaian Persen
Output
Persen Capaian Outcome
Efektivitas
1. Pengembangan Ketersediaan dan Penanganan
Rawan Pangan 100 100 96,87
2. Pengembangan Penganekaragaman Konsumsi Pangan Dan Peningkatan Keamanan Pangan Segar
100 100 96,93
3. Dukungan Manajemen dan Teknis Lainnya
Badan Ketahanan Pangan 100 100 90,53
JUMLAH 94,77
Dengan demikian maka dapat dikatakan dikatakan efektif dengan nilai capaian dekonsentrasi sebesar 97,15 % dan Tugas Pembantuan sebesar 94,77%.
PENUTUP
4.1. Tingkat Keberhasilan dan Kegagalan
Dari bab sebelumnya telah disampaikan bahwa dari sasaran yang ditetapkan untuk tahun 2011, Badan Ketahanan Pangan Provinsi Riau dapat merealisasikan 98,57 % sasaran yang direncanakan dari APBD,
97,15 % dari APBN Dekonsentrasi dan 94,77 % dari APBN Tugas
Pembantuan. Berikut ini adalah keberhasilan yang dicapai Badan Ketahanan Pangan Provinsi Riau :
Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan : 1. Tersusunnya peta kerawanan pangan Riau
2. Tervisualisasikannya peningkatan kualitas konsumsi pangan masyarakat.
3. Terimplementasikannya kualitas konsumsi melalui pemanfaatan pekarangan.
4. Teranalisanya bahan berbahaya pada pangan.
5. Terinformasikannya diversifikasi pangan berdasarkan pola pangan harapan.
6. Berkembangnya beras analog yang bersumber dari umbi-umbian.
7. Terbinanya mutu olahan pangan.