Berdasarkan perjanjian pinjaman tersebut, Adaro, IBT, dan Coaltrade (“Perusahaan Operasi Utama”) diharuskan untuk menjaga beberapa rasio keuangan tertentu, dimana telah ditaati oleh Perusahaan Operasi Utama pada tanggal 30 September 2013. Perusahaan Operasi Utama juga diharuskan untuk memenuhi beberapa persyaratan dan ketentuan tertentu mengenai Anggaran Dasar, kegiatan usaha, dividen, aksi korporasi, kegiatan pembiayaan, dan lainnya. Perusahaan Operasi Utama telah memenuhi persyaratan dan ketentuan tersebut.
In accordance with the loan agreements, Adaro, IBT and Coaltrade (the “Primary Operating Companies”) are required to maintain certain financial ratios, with which the Primary Operating Companies were in compliance as at 30 September 2013. The Primary Operating Companies are also required to comply with certain terms and conditions relating to its Articles of Association, the nature of business, dividends, corporate actions, financing activities and other matters. The Primary Operating Companies are in compliance with the terms and conditions.
b. PT Bank OCBC NISP Tbk b. PT Bank OCBC NISP Tbk Pada tanggal 3 Desember 2009, SDM
memperoleh fasilitas pinjaman berjangka sebesar AS$15.000 dari PT Bank OCBC NISP Tbk. Fasilitas kredit ini digunakan untuk membiayai kembali sebagian dari biaya proyek Alur Barito yang sebelumnya dibiayai oleh ATA. Fasilitas ini akan jatuh tempo lima tahun setelah penarikan pertama dan akan dibayar setiap semester. Pinjaman tersebut dikenakan bunga sebesar Singapore Interbank Offered Rate (“SIBOR”) 3 bulan ditambah persentase tertentu dan dibayar setiap kuartal.
On 3 December 2009, SDM obtained a term loan facility of US$15,000 from PT Bank OCBC NISP Tbk. This credit facility was used for the purpose of refinancing a portion of the Barito Channel project cost which was previously financed by ATA. The facility has a final maturity date of five years after first withdrawal and is payable on a semester basis. The loan bears interest at the three- month Singapore Interbank Offered Rate (“SIBOR”) plus a certain percentage and is payable on a quarterly basis.
Pinjaman ini dijamin dengan: The loan is collateralised by: - seluruh piutang usaha yang dimiliki oleh
SDM dengan nilai maksimum AS$15.000;
- all trade receivables owned by SDM at the maximum of US$15,000;
- klaim asuransi untuk melindungi kerugian operasi; dan
- insurance claim which covers the risk of operating loss; and
- Letter of Comfort dari Adaro. - Letter of Comfort from Adaro. Pada tanggal 30 September 2013, saldo
pinjaman yang terutang dari fasilitas ini sebesar AS$6.999 (31 Desember 2012: AS$8.499) yang akan dibayarkan dengan jadwal pembayaran sebagai berikut:
As at 30 September 2013, the outstanding balance of this facility was US$6,999 (31 December 2012: US$8,499) which is repayable according to the following schedule:
Jadwal pembayaran/
Payment schedule Jumlah pembayaran/
(tahun/year) Payment amount
2013 AS$/US$2,000
2014 AS$/US$4,999
b. PT Bank OCBC NISP Tbk (lanjutan) b. PT Bank OCBC NISP Tbk (continued) Berdasarkan perjanjian pinjaman ini, SDM
diharuskan untuk menjaga beberapa rasio keuangan tertentu, dimana telah ditaati oleh SDM pada tanggal 30September 2013. SDM juga diharuskan untuk memenuhi beberapa syarat dan ketentuan tertentu mengenai Anggaran Dasar, kegiatan usaha, aksi korporasi, kegiatan pembiayaan, dan lainnya. SDM telah memenuhi persyaratan dan ketentuan tersebut.
Under the loan agreement, SDM is required to maintain certain financial ratios, with which SDM was in compliance as at 30 September 2013. SDM is also required to comply with certain terms and conditions regarding its Articles of Association, the nature of the business, corporate actions, financing activities and other matters. SDM is in compliance with the related terms and conditions.
c. Pinjaman Sindikasi Bank c. Syndicated Bank Loan Pada tanggal 18 Februari 2011, SIS, sebagai
Peminjam, mengadakan Perjanjian Fasilitas sebesar AS$400.000 dengan sindikasi bank yang terdiri dari The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited, Oversea-Chinese Banking Corporation Limited, United Overseas Bank Ltd Co, DBS Bank Ltd, Sumitomo Mitsui Banking Corporation (cabang Singapura), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (cabang Singapura), The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd (cabang Jakarta), PT Bank ANZ Indonesia (dahulu PT ANZ Panin Bank), Credit Agricole Corporate and Investment Bank, PT Bank Ekonomi Raharja Tbk dan Standard Chartered Bank (cabang Jakarta) sebagai Pelaksana Utama yang Diberi Mandat (Mandated Lead Arrangers), Chinatrust Commercial Bank Co Ltd (cabang Singapura) dan Societe Generale (cabang Singapura) sebagai Pelaksana Utama (Lead Arrangers), The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited sebagai Agen Fasilitas, PT Bank DBS Indonesia sebagai Agen Penjamin, dan Oversea-Chinese Banking Corporation Limited dan PT Bank OCBC NISP Tbk sebagai Bank Penampung. Perusahaan, dalam Perjanjian Fasilitas ini, memberikan corporate guarantee. Pinjaman ini dijamin dengan kontrak jasa pertambangan dengan Adaro. Fasilitas tersebut terdiri dari fasilitas pinjaman berjangka sebesar AS$300.000 dan fasilitas pinjaman revolving sebesar AS$100.000.
On 18 February 2011, SIS, as Borrower, entered into a Facility Agreement of US$400,000 with a syndicate of banks consisting of The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited, Oversea-Chinese Banking Corporation Limited, United Overseas Bank Ltd Co, DBS Bank Ltd, Sumitomo Mitsui Banking Corporation (Singapore Branch), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Singapore Branch), The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd (Jakarta Branch), PT Bank ANZ Indonesia (formerly PT ANZ Panin Bank), Credit Agricole Corporate and Investment Bank, PT Bank Ekonomi Raharja Tbk and Standard Chartered Bank (Jakarta Branch) as Mandated Lead Arrangers, Chinatrust Commercial Bank Co Ltd (Singapore Branch) and Societe Generale (Singapore Branch) as Lead Arrangers, The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited as Facility Agent, PT Bank DBS Indonesia as Security Agent and Oversea-Chinese Banking Corporation Limited and PT Bank OCBC NISP Tbk as Account Banks. The Company, under this Facility Agreement provides a corporate guarantee. This loan is collateralised by the mining service contract with Adaro. These facilities consist of a term loan facility of US$300,000 and a revolving loan facility of US$100,000.
Fasilitas pinjaman ini digunakan untuk membiayai kembali Senior Credit Facility, membiayai belanja modal, membayar biaya transaksi dan biaya lain yang berhubungan dengan fasilitas ini, dan untuk tujuan umum lainnya.
This loan facility was used for refinancing the Senior Credit Facility, financing capital expenditure, paying transaction costs and expenses associated with the facility and for other general corporate purposes.
19. UTANG BANK JANGKA PANJANG (lanjutan) 19. LONG-TERM BANK LOANS (continued)