HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian
1. Paparan Data Siklus I
Siklus I dilaksanakan selama empat kali pertemuan yaitu 8 x 45 menit.
Secara rinci prosedur pelaksanaan tindakan pada siklus ini dapat dijabarkan sebagai berikut:
a. Tahap perencanaan
Pada tahap ini peneliti melakukan diskusi awal dengan guru mata pelajaran untuk membahas permasalahan yang akan dipecahkan dalam penelitian
41
ini setelah itu menelaah kurikulum sosiologi SMA kelas XII. Selanjutnya setelah menerapkan materi ajar peneliti kemudian membuat rencana kegiatan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan pembelajaran kontekstual.
Selanjutnya peneliti juga menyiapkan bahan-bahan penunjang untuk kelancaran penelitian dan memudahkan mengumpulkan data secara objektif, antara lain, pedoman observasi,lembar kerja siswa, dan alat evaluasi, jurnal serta referensi penunjang yang relevan dengan penelitian. Selain itu peneliti juga merancang dan membuat tes hasil belajar siklus I
b. Tahap pelaksanaan tindakan Pertemuan I
Pertemuan pertama dilaksanakan pada hari rabu tanggal 6 Agustus 2014 dengan materi Perubahan sosial yang sesuai dengan rencana pelaksanaan pembelajaran yang telah dirancang oleh peneliti.
Proses pembelajaran diawali dengan perkenalan dan memberikan penjelasan tentang strategi penbelajaran yang akan diterapkan yaitu strategi pembelajaran peningkatan kemanpuan berpikir. Setelah itu peneliti memberikan perkenalan materi pelajaran perubahan sosial dan diselingi dengan tanya jawab dengan siswa dan menyampaikan tujuan pembelajaran sambil memberikan motivasi belajar terhadap siswa. Setelah itu, peneliti menberikan stimulus atau gambaran mengenai perubahan sosial yang pada pertemuan pertama ini akan menbahas mengenai pengertian perubahan sosial, dan kemudian peneliti menberikan kesempatan kepada siswa untuk memaparkan pendapat mereka masing-masing mengenai perubahan sosial dan kemudian di sertai dengan contoh
dan mencoba mengaitkan dengan realitas yang terjadi di masyarakat. Selanjutnya, peneliti meluruskan pendapat dari beberapa siswa, dan kembali peneliti menberi kesempatan kepada siswa untuk menyimpulkan hasil diskusi atau tanya jawab, selannjunya peneliti melakukan absensi, dan penguatan mengenai materi pelajaran.
Pertemuan II
Pertemuan kedua dilaksanakan pada hari rabu tanggal 13 agustus 2014 dan awal pembelajaran peneliti melaksnakan absensi, melakukan apersepsi, memberikan motivasi dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai agar siswa kosentrasi dan memiliki pemahaman akan materi yang akan dipelajari.
Kegiatan selanjutnya adalah peneliti menberikan gambaran atau stimulus kepada siswa mengenai materi yang dipelajari yaitu bentuk-bentuk perubahan sosial. Peneliti dan siswa kemudian melakukan proses tanya jawab mengenai bentuk-bentuk perubahan sosial yang ada di masyarakat dan keterkaitannya dengan yang terjadi di masyarakat selanjutnya peneliti menperjelas dan menpertegas mengenai bentuk bentuk perubahan sosial. Kemudian, peneliti dan siswa bersama membuat rangkuman tentang bentuk-bentuk perubahan sosial yang ada di masyarakat.
Diakhir pertemuan, peneliti memberikan apresiasi kepada siswa atas kerja samanya dan selanjutnya menberikan pesan-pesan moral.
Pertemuan III
Pertemuan ketiga dilaksanakan pada hari rabu tanggal 20 agustus 2014.
Peneliti mengawali pembelajaran dengan mengucapkan salam, berdo’a dan
mengecek kehadiran siswa dan peneliti kembali bertanya mengenai pelajaran pada pertemuan ke II. Adapun kegiatan inti dari pertemuan ini adalah menberikan gambaran atau stimulus mengenai faktor pendorong perubahan sosial selanjutnya peneliti meminta pendapat setiap siswa mengenai faktor pendorong perubahan sosial. Selanjutnya, peneliti memberikan penjelasan atas tanggapan-tanggapan atau jawaban yang ada disaat siswa belum terjawab dengan baik oleh kelompok masing-masing serta memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya dan memberikan jawaban atas pertanyaan siswa yang lain untuk mengembangkan wawasan dan pemahaman siswa akan materi yang dipelajarinya. Dan pada kegiatan terakhir peneliti memberikan penegasan pada siswa atas materi yang telah dipelajari dan menginformasikan kepada siswa untuk evaluasi yang akan dilaksanakan pada pertemuan selanjutnya.
Pertemuan Ke IV
Pertemuan keempat dilaksanakan pada hari rabu tanggal 27 agustus 2014.
Pada pertemuan keempat ini diadakanlah tes hasil belajar sosiologi yang dikenal dengan tes akhir siklus I.
Pelaksanaan siklus I yakni dengan alokasi waktu 2 x 45 menit. Adapun tindakan yang dilakukan peneliti adalah peneliti menyampaikan kepada siswa tentang tata tertib dalam prosesi mengerjakan soal tes yang akan dijawab, kemudian peneliti membagikan lembar soal ulangan kepada siswa dan siswa mengerjakan soal yang telah diberikan oleh peneliti. Setelah hasil pekerjaan siswa dikumpulkan, kemudian mengakhiri pertemuan terakhir pada siklus I dengan mengucapkan salam.
c. Tahap Observasi
Pada Siklus I ini dilaksanakan tes hasil belajar yang berbentuk ulangan harian setelah selesai penyajian materi untuk siklus I. Adapun analisis deskriptif nilai perolehan siswa diterapkan strategi pembelajran peningkatan kemanpuan berpikir pada pokok bahasan perubahan sosial dapat dilihat pada tabel 4.1 berikut:
Tabel 4.1 Hasil Observasi Aktivitas Siswa Kelas X11 IPS 1 SMA Negeri I Tondong Tallasa Kabupaten Pangkep pada Siklus I
No Aspek Yang Diamati Pertemuan Ke-
I II III IV
1 Siswa yang hadir pada saat proses pembelajaran
30 30 30 31
2 Siswa yang memperhatikan
materi yang diajarkan guru 27 28 28
3 Siswa yang mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru
19 21 23
4 Siswa yang bertanya
a. Sesuai materi b. Tidak sesuai materi
2 2
4 2
4 1
5 Siswa aktif menberikan tangggapan saat
pembelajran
4 5 5
6 Siswa mampu menanggapi
jawaban siswa lain 4 4 5
7 Siswa yang manpu menberi solusi pada persoalan yang di angkat oleh guru
2 1 3
8 Siswa mampu
menyimpulkan materi pembelajaran
1 2 3
(Sumber: Hasil Penelitian)
Berdasarkan Tabel 4.1 menunjukkan bahwa pelaksanaan tindakan pada siklus I belum menunjukkan hasil yang optimal. Pada awal siklus I ini, khususnya pada pertemuan 1, tindakan yang dilakukan belum menunjukan perubahan yang berarti. Umumnya siswa belum mampu mengikuti proses belajar mengajar
dengan baik. Hal ini dapat dilihat dari masih kurangnya siswa yang aktif dalam proses pembelajaran.
Pada awal pengajaran siklus I, perhatian siswa terhadap materi pelajaran pada saat kegiatan belajar mengajar sedang berlangsung masih kurang. Umumnya siswa hanya mendengar dan melakukan apa yang diperintahkan oleh guru, walaupun mereka belum mengerti. Hal ini ditandai dengan kurangnya siswa bertanya dan memberikan tanggapan terhadap materi pelajaran yang diajarkan.
Kurangnya siswa yang aktif dalam proses belajar mengajar ini sebagian besar disebabkan karena minat mereka terhadap belajar sosiologi memang masih tergolong rendah. Sebagian lagi disebabkan karena cara mengajar guru yang kadang-kadang membuat mereka sulit untuk memahami materi ajar yang disajikan walaupun strategi pembelajaran peningkatan kemanpuan berpikir sudah mulai diterapkan tetapi minat belajar siswa masih rendah.
Pada minggu kedua, sesuai dengan pengamatan telah terlihat usaha-usaha dari siswa untuk aktif dalam proses pembelajaran dan siswa yang mengerjakan soal latihan kemudian membacanya di depan kelas tetapi masih meminta bimbingan guru.
Berdasarkan tabel dapat dilihat jumlah siswa yang hadir pada saat proses pembelajaran selama siklus I yaitu 30-31 orang, siswa yang memperhatikan materi yang diajarkan guru yaitu 27-28 orang, siswa yang mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru sebanyak 19-23 orang . Banyaknya siswa yang bertanya sesuai dengan materi 2-5 orang . Secara keseluruhan siswa yang bertanya diluar materi semakin menurun, akan tetapi secara individual masih ada siswa yang
bertanya diluar materi yaitu 2-1 orang pada pertemuan I 2 orang dan 2 orang pada pertemuan ke II dan ke III.. Banyaknya siswa yang mampu menanggapi jawaban siswa lain dimana meningkat dimana pada pertemuan I hanya 4 orang, pertemuan II 4 orang, meningkat menjadi 5 orang pada pertemuan ke III.Kemudian siswa yang manpu menberikan soslusi terhadap persoalan yang di angkat oleh guru pada pertemuan pertaman terdapat 1 orang siswa dan selanjutnya pada pertemuan 2 dan 3 masing- masing 2 orang. Begitu pula siswa yang mampu menyimpulkan isi materi pada pertemuan I hanya 1 orang, pertemuan II 2 orang dan 3 orang pada pertemuan ke III.
Tabel 4.2 Statistik Hasil Belajar Sosiologi Siswa Kelas X11 IPS SMA Negeri I Tondong Tallasa Kabupaten Pangkep pada siklus I
Tabel 1. Statistik Skor Hasil Belajar Siswa pada Akhir Siklus I
Statistik Nilai Statistik
Subyek Skor Ideal
Skor Tertinggi Skor Terendah Rentang Skor
Skor Rata-rata
32 100
90 50 40
65
Tabel I. menujukkan bahwa skor rata-rata hasil belajar sosiologi siswa pada akhir siklus I adalah 64 dari skor ideal 100. Skor tertinggi 90 dan skor terendah adalah 50 dengan standar deviasi 7,66 dan dengan variansi 58,68 dan dengan rentang skor 40 yang berarti hasil belajar sosiologi yang dicapai siswa Kelas XII SMAN 1 Tondong Tallasa tersebar dari skor terendah 50 sampai 90.
Apabila skor kemampuan siswa pada siklus I dikelompokkan ke dalam lima kategori, maka diperoleh distribusi frekuensi skor yang ditunjukkan pada tabel berikut ini.
Variansi
Standar deviasi
129,61
7,66
Tabel 2. Distibusi Frekuensi dan Persentase Hasil Kemampuan Siswa Siklus I Kelas XII SMAN 1 Tondong Tallasa.
Berdasarkan Tabel 2 di atas dapat dikemukakan bahwa dari 32 siswa Kelas XII IPS 1 SMAN 1 Tondong Tallasa bahwa tidak ada siswa yang hasil belajarnya sangat rendah, 8 siswa atau 26 % termasuk pada kategori rendah, 15 siswa atau 47 % termasuk pada kategori sedang, 6 siswa atau 22 % termasuk pada kategori tinggi dan pada kategori sangat tinggi 3 siswa atau sekitar 5 %.
Selanjutnya untuk persentase ketuntasan belajar sosiologi siswa dapat dikelompokkan kedalam kategori tuntas dan tidak tuntas. Maka berdasarkan standar KKM mata pelajaran sosiologi di SMAN 1 Tondong Tallasa yaitu 70
No Interval Skor Kategori Frekuensi
Persentase
diperoleh distribusi frekuensi dan persentase ketuntasan belajar sosiologi pada siklus I sebagai berikut.
Tabel 3. Deskriptif ketuntasan belajar sosiologi siswa pada siklus I
No Nilai Kategori Frekuensi Persentase
1