• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Penelitian

2. Passing Bawah Siswa Putra dan Putri Kelas IV dan V

Hasil data tes passing bawah siswa putra dan putri kelas IV dan V SD Negeri Taskombang 1, Kecamatan Manisrenggo, Kecamatan Klaten tahun ajaran 2012/2013 menghasilkan mean 4.59, median = 5.0, modus = 2.0, dan standar deviasi = 2.30. Adapun nilai terkecil sebesar q.0 dan nilai terbesar sebesar 10.0. Hasil selengkapnya sebagai berikut:

Tabel 8. Deskripsi Statistik Passing Bawah Siswa Putra dan Putri Statistik N 37 Mean 4.5946 Median 5.0000 Mode 2.00a Std. Deviation 2.30289 Minimum 1.00 Maximum 10.00

Tabel distribusi passing bawah siswa putra dan putri kelas IV dan V SD Negeri Taskombang 1, Kecamatan Manisrenggo, Kecamatan Klaten tahun ajaran 2012/2013, adalah sebagai berikut:

Tabel 9. Distribusi Frekuensi Passing Bawah Siswa Putra dan Putri Kelas IV dan V SD N Taskombang 1

No Jumlah Nilai Klasifikasi Frekuensi %

1 ≥16 Baik Sekali 0 0% 2 12-15 Baik 0 0% 3 8-11 Sedang 3 8,11% 4 4-7 Kurang 20 54,05% 5 ≤ 3 Kurang Sekali 14 37,84% Jumlah 37 100%

50

Apabila ditampilkan dalam bentuk grafik, maka data passing bawah siswa putra dan putri kelas IV dan V SD Negeri Taskombang 1, Kecamatan Manisrenggo, Kecamatan Klaten tampak pada gambar berikut:

Gambar 8. Diagram Batang Passing Bawah Siswa Putra dan Putri kelas IV dan V SD N Taskombang 1

Berdasarkan tabel dan grafik di atas menunjukkan bahwa data

passing bawah siswa putra dan putri kelas IV dan V SD Negeri

Taskombang 1, Kecamatan Manisrenggo, Kecamatan Klaten tahun ajaran 2012/2013 pada kategori “kurang sekali” dengan persentase sebesar 37,84% (14 siswa), kategori “kurang” persentase sebesar 54,05% (20 siswa), kategori “sedang” persentase sebesar 8,11% (3 siswa), kategori “baik” persentase sebesar 0% (0 siswa), dan ketegori “baik sekali” dengan persentase sebesar 0% (0 siswa). Sedangkan berdasarkan nilai rata-rata yaitu 4,59, passing bawah siswa putra dan putri kelas IV dan V SD Negeri Taskombang 1, Kecamatan Manisrenggo, Kecamatan Klaten tahun ajaran 2012/2013 masuk dalam kategori kurang.

0.00% 20.00% 40.00% 60.00% 80.00% 100.00% Kurang Sekali (≤ 3)

Kurang (4-7) Sedang (8-11) Baik (12-15) Baik Sekali (≥16) 14 anak 20 anak 3 anak 0 anak 0 anak P er sen tase Kategori Passing Bawah

51

a. Passing Bawah Siswa Putra Kelas IV dan V

Hasil data tes passing bawah siswa putra kelas IV dan V SD Negeri Taskombang 1, Kecamatan Manisrenggo, Kecamatan Klaten tahun ajaran 2012/2013 menghasilkan mean 5.62, median = 6.0, modus = 5.0, dan standar deviasi = 1.98. Adapun nilai terkecil sebesar 2.0 dan nilai terbesar sebesar 10.0. Hasil selengkapnya sebagai berikut:

Tabel 10. Deskripsi Statistik Passing Bawah Siswa Putra Statistik N 21 Mean 5.6190 Median 6.0000 Mode 5.00 Std. Deviation 1.98686 Minimum 2.00 Maximum 10.00

Tabel distribusi passing bawah siswa putra kelas IV dan V SD Negeri Taskombang 1, Kecamatan Manisrenggo, Kecamatan Klaten tahun ajaran 2012/2013, adalah sebagai berikut:

Tabel 11. Distribusi Frekuensi Passing Bawah Siswa Putra Kelas IV dan V SD N Taskombang 1

No Jumlah Nilai Klasifikasi Frekuensi %

1 ≥16 Baik Sekali 0 0% 2 12-15 Baik 0 0% 3 8-11 Sedang 3 14,28% 4 4-7 Kurang 15 71,43% 5 ≤ 3 Kurang Sekali 3 14,28% Jumlah 21 100%

Apabila ditampilkan dalam bentuk grafik, maka data passing bawah siswa putra kelas IV dan V SD Negeri Taskombang 1, Kecamatan Manisrenggo, Kecamatan Klaten tampak pada gambar berikut:

52

Gambar 9. Diagram Batang Passing Bawah Siswa Putra kelas IV dan V SD N Taskombang 1

Berdasarkan tabel dan grafik di atas menunjukkan bahwa data

passing bawah siswa putra kelas IV dan V SD Negeri Taskombang 1,

Kecamatan Manisrenggo, Kecamatan Klaten tahun ajaran 2012/2013 pada kategori “kurang sekali” persentase sebesar 14,28% (3 siswa), kategori “kurang” persentase sebesar 71,43% (15 siswa), kategori “sedang” persentase sebesar 14,28% (3 siswa), kategori “baik” persentase sebesar 0% (0 siswa), dan ketegori “baik sekali” persentase sebesar 0% (0 siswa). Sedangkan berdasarkan nilai rata-rata yaitu 5,62,

passing bawah siswa putra kelas IV dan V SD Negeri Taskombang 1,

Kecamatan Manisrenggo, Kecamatan Klaten tahun ajaran 2012/2013 masuk dalam kategori kurang.

b. Passing Bawah Siswa Putri Kelas IV dan V

Hasil data tes passing bawah siswa putri kelas IV dan V SD Negeri Taskombang 1, Kecamatan Manisrenggo, Kecamatan Klaten tahun ajaran 2012/2013 menghasilkan mean 3.25, median = 3.0, modus = 2.0, dan standar deviasi = 2.02. Adapun nilai terkecil sebesar 1.0 dan nilai terbesar sebesar 7.0. Hasil selengkapnya sebagai berikut:

0.00% 20.00% 40.00% 60.00% 80.00% 100.00%

Kurang Sekali (≤ 3) Kurangn (4-7) Sedang (8-11) Baik (12-15) Baik Sekali (≥16) 3 anak 15 anak 3 anak 0 anak 0 anak Per sen tase Kategori

53

Tabel 12. Deskripsi Statistik Passing Bawah Siswa Putri Statistik N 16 Mean 3.2500 Median 3.0000 Mode 2.00a Std. Deviation 2.01660 Minimum 1.00 Maximum 7.00

Tabel distribusi passing bawah siswa putri kelas IV dan V SD Negeri Taskombang 1, Kecamatan Manisrenggo, Kecamatan Klaten tahun ajaran 2012/2013, adalah sebagai berikut:

Tabel 13. Distribusi Frekuensi Passing Bawah Siswa Putri Kelas IV dan V SD N Taskombang 1

No Jumlah Nilai Klasifikasi Frekuensi %

1 ≥16 Baik Sekali 0 0% 2 12-15 Baik 0 0% 3 8-11 Sedang 0 0% 4 4-7 Kurang 5 31,25% 5 ≤ 3 Kurang Sekali 11 68,75% Jumlah 16 100%

Apabila ditampilkan dalam bentuk grafik, maka data passing bawah siswa putri kelas IV dan V SD Negeri Taskombang 1, Kecamatan Manisrenggo, Kecamatan Klaten tampak pada gambar berikut:

Gambar 10. Diagram Batang Passing Bawah Siswa Putri kelas IV dan V SD N Taskombang 1 0.00% 20.00% 40.00% 60.00% 80.00% 100.00%

Kurang Sekali (≤ 3) Kurang (4-7) Sedang (8-11) Baik (12-15) Baik Sekali (≥16) 11 anak

5 anak

0 anak 0 anak 0 anak

Per

sen

tase

Kategori

54

Berdasarkan tabel dan grafik di atas menunjukkan bahwa data

passing bawah siswa putri kelas IV dan V SD Negeri Taskombang 1,

Kecamatan Manisrenggo, Kecamatan Klaten tahun ajaran 2012/2013 berada pada kategori “kurang sekali” dengan persentase sebesar 68,75% (11 siswa), kategori “kurang” persentase sebesar 31,25% (5 siswa), kategori “sedang” persentase sebesar 0% (0 siswa), kategori “baik” persentase sebesar 0% (0 siswa), dan ketegori “baik sekali” dengan persentase sebesar 0% (0 siswa). Sedangkan berdasarkan nilai rata-rata yaitu 3,25, passing bawah siswa putri kelas IV dan V SD Negeri Taskombang 1, Kecamatan Manisrenggo, Kecamatan Klaten tahun ajaran 2012/2013 masuk dalam kategori kurang sekali.

B. Pembahasan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan servis bawah dan passing bawah bolavoli siswa kelas IV dan V di SD Negeri Taskombang 1, Kecamatan Manisrenggo, Kabupaten Klaten. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa:

Servis bawah siswa putra dan putri kelas IV dan V SD Negeri Taskombang 1, Kecamatan Manisrenggo, Kecamatan Klaten tahun ajaran 2012/2013 berada pada kategori “kurang sekali” dengan persentase sebesar 72,97% (27 siswa), kategori “kurang” persentase sebesar 18,92% (7 siswa), kategori “sedang” persentase sebesar 8,11% (3 siswa), kategori “baik” persentase sebesar 0% (0 siswa), dan ketegori “baik sekali” dengan persentase sebesar 0% (0 siswa). Sedangkan berdasarkan nilai rata-rata yaitu 8,37, servis

55

bawah siswa putra dan putri kelas IV dan V SD Negeri Taskombang 1, Kecamatan Manisrenggo, Kecamatan Klaten tahun ajaran 2012/2013 masuk dalam kategori kurang sekali.

Berdasarkan hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa tingkat kemampuan servis bawah bolavoli siswa kelas IV dan V di SD Negeri Taskombang 1, Kecamatan Manisrenggo, Kabupaten Klaten masih kurang sekali, sehingga bagi guru dan siswa itu sendiri agar lebih banyak menambah jam khususnya untuk melakukan latihan yang berhubungan dengan servis bawah bolavoli. Siswa masih kesulitan dalam melakukan servis, karena banyak yang tidak mengetahui teknik yang benar untuk melakukan servis, terutama servis bawah, banyak siswa yang melakukan servis bawah dengan perkenaan yang salah sehingga bola yang dipukul tidak sampai mengarah sasaran.

Menurut Dieter Beautelstahl (2005: 8), servis merupakan sentuhan pertama dengan bola, mula-mula servis ini sebagai pukulan permulaan kemudian berkembang menjadi senjata yang ampuh untu menyerang. Menurut Suharno HP, (1984: 19), servis adalah sebagai tanda dimulainya permainan dan sebagai suatu serangan yang pertama kali bagi suatu regu. Untuk memperoleh keseragaman gerak teknik servis, maka dalam penelitian ini hanya menggunakan servis bawah bola voli.

Servis merupakan sajian dalam permainan bolavoli dan beberapa cabang olahraga lain yang menandakan dimulainya perebutan angka atau skor. Dalam perkembangannya servis menjadi salah satu teknik serangan kepada lawan. Dalam permaianan bolavoli terdapat berbagai macam bentuk servis

56

dengan ragam keuntungan dan kelemahan masing-masing. Di dalam permainan bola voli servis merupakan modal utama untuk mendapatkan angka atau skor, maka dari itu atlet bolavoli dibutuhkan konsentrasi yang tinggi dalam melakukan servis untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Ketepatan dalam servis permainan bolavoli menentukan tingkat kesukaran dalam penerimaan servis tersebut, maka dari itu servis dalam permainan bolavoli membutuhkan ketepatan letak servis untuk mendapatkan angka atau skor. Pada mulanya servis merupakan pukulan awal untuk memulai suatu permainan, tetapi jika ditinjau dari sudut taktik sudah merupakan suatu serangan awal untuk memperoleh nilai agar suatu regu berhasil meraih kemenangan.

Kesalahan-kesalahan yang banyak dilakukan oleh siswa antara lain, sikap pemain pada waktu hendak memukul bola, baik sikap tubuh, kaki ataupun lengan. Lengan kurang terayun, sehingga daya kekuatannya pun berkurang. Lemparan bola kurang baik, sehingga bola kurang terkontrol. Kurang memperhatikan bola. Sehingga hasil servis tidak baik dan arah bola kurang terkontrol.

Passing bawah siswa putra dan putri kelas IV dan V SD Negeri

Taskombang 1, Kecamatan Manisrenggo, Kecamatan Klaten tahun ajaran 2012/2013 berada pada kategori “kurang sekali” dengan persentase sebesar 37,84% (14 siswa), kategori “kurang” persentase sebesar 54,05% (20 siswa), kategori “sedang” persentase sebesar 8,11% (3 siswa), kategori “baik” persentase sebesar 0% (0 siswa), dan ketegori “baik sekali” dengan persentase sebesar 0% (0 siswa). Sedangkan berdasarkan nilai rata-rata yaitu 4,59, passing

57

bawah siswa putra dan putri kelas IV dan V SD Negeri Taskombang 1, Kecamatan Manisrenggo, Kecamatan Klaten tahun ajaran 2012/2013 masuk dalam kategori kurang.

Berdasarkan hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa tingkat kemampuan passing bawah bolavoli siswa kelas IV dan V di SD Negeri Taskombang 1, Kecamatan Manisrenggo, Kabupaten Klaten kurang. Ada beberapa siswa yang sudah dapat melakukan passing dengan baik, tetapai masih banyak siswa yang salah dalam melakukan teknik passing bawah, siswa tidak mengetahui teknik passing bawah yang baik dan benar, terutama pada sikap awalan dan perkenaan. Pada sikap awalan yang seharusnya posisi badan rendah, kaki ditekuk, akan tetapi banyak siswa yang masih dalam posisi tegap. Pada sikap perkenaan kebanyakan perkenaan bola tidak tepat, sehingga hasil

passing yang dilakukan tidak baik. Passing berarti mengumpan atau

mengoper, teknik ini adalah teknik dasar yang cukup sulit dan digunakan dalam permainan bolavoli. Begitu pula dalam pembelajaran penjas, penguasaan passing bawah harus dikuasai oleh seorang siswa. Karena akan menentukan cara bermain siswa dalam permainan bolavoli, karena penerimaan

passing yang baik adalah awal dari keberhasilan smash dan apabila passing

baik maka permainan akan berjalan dengan baik juga.

Kesalahan maupun cara memperbaiki passing bawah harus diperhatikan oleh guru. Pada umumnya atlet tidak mampu mengamati letak kesalahan yang dilakukan. Seorang pelatih harus mampu mencermati setiap bentuk gerakan yang dilakukan atlet, sehingga akan diketahui letak

58

kesalahannya. Setiap kesalahan yang dilakukan atlet, pelatih segera mungkin untuk membetulkan gerakan yang salah, sehingga kualitas passing bawah yang dilakukan hasilnya sesuai yang diharapkan.

Menurut Suharno (1984: 26) passing adalah usaha ataupun upaya seorang pemain bolavoli dengan cara menggunakan suatu teknik tertentu yang tujuannya untuk mengoperkan bola yang dimainkannya itu kepada teman seregunya untuk dimainkan dilapangan sendiri. Dengan adanya passing yang baik maka dapat membuat serangan yang baik ke daerah lawan sehingga dapat menghasilkan skor.

Passing bawah merupakan teknik dasar bolavoli. Teknik ini digunakan

untuk menerima servis, menerima spike, memukul bola setinggi pinggang ke bawah dan memainkan bola yang memantul dari net. Passing bawah merupakan awal dari sebuah penyerangan dalam bolavoli. Keberhasilan penyerangan tergantung dari baik buruknya passing bawah. Apabila bola yang dioperkan jelek, maka pengumpan akan mengalami kesulitan untuk menempatkan bola yang baik untuk para penyerang.

Impliksi penelitian ini adalah untuk bahan pertimbangan dalam latihan servis bawah dan passing bawah siswa putra dan putri kelas IV dan V SD Negeri Taskombang 1, Kecamatan Manisrenggo, Kecamatan Klaten tahun ajaran 2012/2013, supaya dalam permainan bisa mencapai hasil yang maksimal. Perbaikan teknik servis bawah dan passing bawah siswa putra dan putri kelas IV dan V SD Negeri Taskombang 1 yaitu dengan menambah latihan teknik bolavoli supaya semua siswa memiliki teknik yang bagus,

59

khususnya servis bawah dan passing bawah dan bisa bermain dengan maksimal.

58 BAB V

Dokumen terkait