ta-19. Pmgeruh dorlr pupuk t.hl .yto t.rh.d.P b.r.t k.rlng dlrn tenuan clbr.
Dari analisis data diperoleh Fn. a= 161352r Fta.b d.= OrOl
rdalah 4143. Jadi dosis pupuk tahl ayatr sangal ber pen6a. -rlrr terhadap berat kering drun tanarn.n Eabe sebab Fnit ) Ft"b r = O,Ol (laopiran, tabrl l8).
UJi lanjut DIlRT pada tahap uji 57. nemPerlihatkan pengaruh pupuk dosis I berbeda nyata dengan pengaruh pupuk dosis IITIIITfV, dan V, pengaruh pupuk dosis II tidek berbed.
nyata dengan pengaruh pupuk dosis III tetaPi berbeda nya-ta dengan pengaruh pupuk doEis IVr dan Vr peng.ruh PuPuk
dosis III tidak berbeda nyata dengan Pengaruh puPuk dosis IV tetapi berbeda nyata dengan pengaruh pupuk dosis V' pengaruh pupuk dosis Merbeda nyata dengan pengaruh pu-puk dosis V.
Berat kering daun terberat pada tanaoan cabe memakai Pu -puk dosis V yaitu 61ClEl gram dan teringan pada tanalran cabe memakai dosis I yaitu 3'76 gran ( lamPiran' tabel 42)
O, Ol adelah 4r45.
p6n,6an'uh terhadap
(mnurD. L) sebab F
20.
Pcngaruhdosle
pupuktahl E-Pl
terhad.Pb.rat kcring
daun55
U j I lan j ut Dl'lRT me,rpEr I ihatkan bahwa pengaruh pupuk dosis I bcrbeda nyata dengan pengaruh pupuk dosis lalnnya, pe -ngaruh pupuk dosis II tidak berbeda nyata dengan pengaruh pupuk dosis III tetapi berbeda nyata dengan pengaruh pu -puk dosis IV dan V, pengaruh pupuk dosis IV tidak berbedr nyata dengan pengaruh pupuk dosis V terhadap berat kering daun tananan
cabe-Berat kering daun terberat pada tanaman cabe oemakai pu -puk dosis V yaitu 3r54 gran dan teringan pada tanamen
cabe memakai pupuk dosis I yaitu 1r4 gram ( lanpiran, ta -bel 43 )- Sebagaimana halnya.di atas pada berat kering daun ini juga terlihat Eemakin tinggi doriE pupuk Eemakin
berat pula berat kering daun tanaman cabe C Ca.ps t cutn
-annutn. L )
-Dari analisis yang dilekukan terlihet b.hl,a dosls dari ketiga jenis pupuk yang diteliti berpengaruh terhadap pa-rameter yang diukur yaitu ttngEt bdtdn6. ber(,.t besah ba. -Lan6, berat leerin5 batdn6, beral basai\ doU;F-, bero,t reer I n6l
daun, keruali dosis pupuk tahl ayam terhadap tinggi ba -tang tanaman cabe. Dengan dernikian hipotesis ysng dike -mukakan diterima kecuali untuk pengaruh dosiis pupuk tahi ayan terhadap tinggi tanamen
trabe-B Pcrbehrgan.
Pada anali6i6 data dengan uJi F dibahagian muka ditemukan bahwa pupuk berpengaruh terhadap Pertumbuhan tin99i tana -man, berat basah batang, berat kering bateng' berat basah daun dan berat kering daun. Analisis selanjutnya Dl'lRT ne-nunjukan pengeruh pupuk tahi kuda (B) berbeda nyata denqan pengaruh pupuk tahi ayam (C)
' pengaruh pupuk tahi ayam (C) berbeda nyata dengan pengaruh puPuk tahi sapi(D)
' Penqaruh pupuk tahi kuda (B) berbeda nyat denqan pengaruh PuPuk ta-hi ayam (C), pengaruh pupuk tahi ayam (C) berbeda nyata dengan pupuk tahi sapi (D)
' tetapi pengaruh pupuk tahi sa-pi (D) tidak berbeda nyata denqan penqaruh Pupuk tahi kude (B) terhadap pertumbuhan tinggi tanarnan cabe. Tetapi kalau dilihat datanya, tinggi tanaman yang pakai Pupuk tahi sapi lebih tinggi dari tanaman yang pkai puPuk tahi |'uda ( tabel
"4).
Kalau dilihat data yang diPeroleh' taneman yang Pakai pu-puk tahi ayan memPunyai ukuran yang lebih dari pupuk tahi kuda dan tahi sapi
' tanaman yang pakai PuPuk tahi sapi
mempunyai ukuran yang lebih dari tananan yang Pakai pupuk tahi kuda, pada setiap parameter (tinqgi batang, berat br-sah batangrberat kering batang, berat basah daun dan berat kering daun) tanaman cabe yang
dlteliti-Hasil analisis " Pengaruh dosis masing-mrsinq puPuk terha-dap paraneter yang diuk'ur " menemukan bahwa dosis dari
oa-57
sinq-masing pupuk yang dipakai berpengaruh sccara nyeta terhadap pararneter yang diukur, kecuali dosis pupuk tahi
ayarn terhadap tinggi tanaman- Kalau dilihat datanya
spmua-nya tanaman yang memakai pupuk dengan dosis yang lebih tinqgi memperlihatkan ukuran yang lebih pada setiap pare -meter yang diukur ( lebih tinggi, leblh berat ), r.alaupun
ada yang tidak berbeda secara nyata.
Dari apa yag dikemuka},an di atas, tentu dipertany.kan ke -napa demikian, kenapa tanaman memakai pupuk tahi ayim
oen-punyai ukuran yang lebih pada parameter yang diukur dlban-dingkan dengan tanaman cabe yang memakaj. pupuk tahi kuda
dan tahi sapi. Hal inl dapat dijelaskan, kal5u dilihat kembali fungsi dari masing-rnasing minpral (bahan nakanan) dan kandungan unsur (bahan makanan) dari maslng-masing
pu-puk yang dipakai.
Dari semua unsur esenBial, seperti di.kemukakrn oleh Rismu-nandar hal. 13, unsur N ,nerupakan unsur yang sangat berpe-ran dalam pertumbuhan tanaman dS.samping unsur P, sedangkan pertumbuhan terjadi sebagaimana dikemukakan pada tinjauan pustaka adalah aP.ibat dari bertambahnya jumlrh sel atau bertambahnya massa isi sel atau dinding sel, bahan pemben-tul,. isi sel atau dinding sel. Bahan pembentuk sel (proto-plas) dinding sel dan membran sel selain C, H dan O, ter-utama sekali adalah N disamping P (gambar 1 sampai.
5)-Dengan demikian dapatlah dipahami apa yang terjadi pada
penelitian ini yaitu tanaman cabe yang mErmperol Grh N lebih banyak ( yang memakai pupuk tahi ayam atau yang memakai pupuk dengan dosis lebih tinggi) memeperlihatkan pertum -han vegetatif ( tinggi batang, berat basah batang, berat kering batang, berat basah daun dan berat kering daun )
yang lebih baik pula. Tentu ini juga dibarengi oleh cukup
nya unsur-unsur yang lain ( tidak deflslensi).
Selanjutnya dilihat pula kenapa dosis pupuk tahi ayam
(tabel 14 dan 30) tidak berpengaruh sGrEara nyata terhadap tinggi tanaman- Hal ini diduga, karena tanaman tersebut
O,i'Q,
telah'lrEinqgi '; yang hampir maksintalpada pemakalan dtrsis yang rendah, lalu membentuL cabang yang leblh banyak pada
tana-man yang memakai dosis yang lebih tinggi, sebab terbukti
bahwa dosis pupuk tahi ayam tersebut berpengaruh spcara nyata terhadap berat kering batang tanarnan (tabel 56)- Ini sesuai denqan pendapat Franklin P. Gardner dkk ( 1985, hal.
1El7) yang mengatakan bahwa pertumbuahn itu rDenurut ahli agronomi adalah penambahan berat
kering-Disini terlihat pertumbuhan tanarnan yang pakai pupuk tahi sapi lebih baik dari tanaman yang pakai pupuk tahi kuda,
padahel tahi kuda lebih banyak mengandung N dan P ( hasil analisis). Ini didugr P.arena pada tahi kuda banyak terli-hat ampas nakanan yang masih kasar, sedang pada tahi EaPi
tidak demikian (sudah halus)- Dengan demikian unsur-unsur yang ada pada pupuk tahi P'uda, terutaman N dan P masih
da-59
lam keadaan belum dapat diambil oleh tanaman (dalam keada-an belum tersedia )
-Banyak hasil penelitian terdahulu seirama dengam temuan
ini, seperti hasil penelitian Zainal Abidin dkk, yang
rDe-ngatakan ada kecenderungan semakln tinggi dosls pr.rpuk kan-dang dan pupuk nitrogen, semaLin besar pula pertumbuhan
pada parameter yang diukur (1990, hal . SO)- yusdar Hilman dan Suwandi ( 1989, hal- 42) menemukan penambahan pupuk kandang dornba, kuda dan sapi memberi pengaruh nyata terha-dap luas daun, diameter batang, tinggi tanaman tomat vari-etas Gondal.
Zainal Abidin dkk (1990, hal- 54) menemuk.n bahwa pGrmLrpu-memberikan pengaruh lebih menonjol terhadap kan nl trogen
per tumbuhan Demikian lah ini.
tanaman dan hasil bayam cabut.
pembahasan terhadap temuan pada penelLtian
MIL!1( UP-i PLRPUS]A IlAAII
I(
IP
PO3 ANGKES II.IPULAN DAN EARAN
A.
KESIltPtl-Alrl.Pada halaman muka telah dilakukan analisis data dengen ujiF dan uji lanjut DHRT dan telah ncmbahas hasil analisis tersebut.
Dari hagil analisis disimpulkan bahwa hiPotesis yang berbunyi "Terdapat perbedaan pengaruh yang nyata (signi-fikan) antara pupuk tahi kuda, tahi ayam dan tahi sapi terhadap tinggi batanqrberat basah batang' berat kering batang, berat basah daun dan berat kering daun cabe C
Ca.P-9dcum drurunr. L)", diterima kecuali pengrruh pupuk tahl kuda dan pupuk tahi saPi terhadap tinggi batang tanaflren.
Tlnggi batang tertinggi Pada tanaman rnenakai puPuk trhi ayam yaitu 55154 cm dan terendah Pada tBnamen memakai
pupuk tahi kuda yaitu 36,?Lb
cm-Berat basah batang terberat pada tanaman meatakai PuPuk ta-hi ayarn yaj.t:|u 24r77 qrarn dan teringan pada tanaman memakai
pupuk tahi kuda yaltu 5r436 gram.
Berat kering batang terberat pada tanaman memakai pupuk
tahi ayam yaitu 4,O2 gram dan teringan pada tanaman mema-kai pupuk tahi kuda yaitu 0'816
gram-Berat basah daun tPrberat pada tanaman merDakai PuPuk tahi
ayam yaitu 32r5 gram dan teringan Pada tananan nemakai
60
6L
pupuk tahi kuda yaitu 91432 gram.
Berat kering daun terberat pada tanaoan ,ltemakai pttpuk tahi
ayam yaitu 51124 grarn dan teringan pada tanman {rEnakai Pu-puk tahi kuda yaitu 1,312 gram.
Selanjutnya hlpotesis yang berbunyi " Dosis fl[sing-naEing pupuk tahi ayam, tahi kuda, tahi sapi berpcngrruh secara nyata (signifikan) terhadap tinggi batang, berat basah ba-tang, berat kering baba-tang, berat basah daun dan berat ke-ring daun tanaman cabe CCapsicum altrrum. L)", setelah dila-kukan anrlisis dengan uji F, diterima kecuali peng.ruh do-sis pupuk tahi ayam terhadap tinggl tanman cabe.
Tinggi tanman tertinggi pada tananan menakai pupuk. tahi
ayam dengan dosis V (1:4) yaitu 55124 cm dan terendah Pada
tanaman memakai pupuk tahi kuda dosis I (1:12) yaitu 24'28
cm.
Berat basah batang tanaman terberat pada tantman mamakai
pupuk tahi, ayarn dosis V yaitu 50'86 gram dan teringan pa-da tanaman memakai pupuk tahi kudayyaitu 3'32
d-;,
gram.Berat kering batang terberat pada tanaman meoakai puPuk
tahi ayam dosis V yaitu 4174 gram dan teringan Pada
tanB-man mematai pupuk tahi kuda dosis I yaitu Or44
gram-Berat basah daun terberat yaj.tu pada tanaman yang menakai
pupuk tahi ayam dosis V yaitu 47 rOZ granm dan teringan pada
tanarnan memakai pupuk tehi kuda dosis I yaitu 7r24 grem.
Berat kering daun terberat pada tananan trlelnakai PuPuk tahi
B
ayam dosis V yaitu 618El gram dan teringan Pada tanamen me-nrakai pupuk tahi kuda dosis .[ yaitu 1'O2 gram'
Demikianlah kesimPulan dari penelitian ini'
SARAN.
l'lelihat kePada kesimPulan Penelitian di atas' rnaka penulis
nengemukakan saran yaitu bagl para petanit terutama Petani cabe di Sumatera Barat kalau akan memakai pupuk kandang' diantara PuPuk tahi kuda, tahi sapi dan tahi' ayam' sebaik-nya memakai PuPuk tahi ayam. t'lengenai dosis PuPuk diantars dosis yang diteliti disarankan untuk memakai dosis V (1:4) Saran ini tentu baru berlaku untuk Pertumbuhsn vegetatif
tanarnan cabe. TetaPi biasanya, bila taneman cabe pertumbu-han vegetatifnya baik' Produksinya juga baik'
Demikianlah saran yang dikemukakan baqi hasil penelitian ini
-bs
Abidin, Zainal, Nunung Pemeberian Pupuk
tas Git Hiiau di tian Hortikul tura
DAFTAR PUATAKA
Nurtika dan Suwandi, l99O Penoaruh
Kandano dan Nitrooen Pada Bavam
Varie-Tanah Latosa I Eiu no. Buletin Penel i-Vol XX No-1, Lembang, Balithortl .
Abidin, Zainel , Nunung Nurtika, 1990 Penoaruh Penoaouran dan Pemupukan NPK Terhadap pertupbuhan
Buletin Penelitian Holtikutura, Vo
No-2, Lembang,
Balithorti-dan He6ll Bayaro Cabut f . XVI I I, Edlsi Kturus
Asm j,ati , 19El5, Penoaruh beberapa macam puouk Xandana Terhadao Pertumbuhan Veoe ati f Tanalt|an Cabe (CapEicue annuo L).
Padang , Fl.lIPA uhlAND
-Itidwel I, R.G-S-1979, Plant Phvsi looy. New York, l.tecnillan Publishing Co. Inc.
(:urtis FrOtis and Daniel
G, Clark,
1950, AnIntroductlon
to Plant Phv I sio looy. New York . Torto.
Londsr. l1c. Erow,Hill Book Coooanv. Icn.
Diah, R. (Bahan Lukman, Penataran 1994,Ftsiol Fisi og I ocii Tumbuhan dan Sel Tun han.
( tidak diterbltksn ) . Tunbuhan
) Panitta
Penatiran (;altonrW Athur, 1?68, The 6reen plant. Ne}. Jercey,Chlifs, USA, prentice Hall Inc.
(:adner.B, Frannklin, R. Brent pearce,
Ang I El.ood
1985, Phvsioloov of The loxa State
Univer-Plant
sity
Press-(-;i:odwin, T.l{, and
E-l li Ilrlan , Yusder dan
Puouk Kandano
CroD PI
ts.
Ames, Iowa, U.S.A.Biolc
istrn.
I . l,lerrcer , 1986, Introduction !9,New York, Pergamon press.
Hale.Grrlaynaard. David l.t, Orcutt, L977, The
Plant Under Stress. New york, Brisbone, tlel y Sons Inc.
Suwandi, 1989, Terhadap Tomat
Physiolooi of Toronto, John
Penqaruh l.lacan
dan
DoEisVarietas
Eondrl.
Bri I i ten Lembang,Balithorti.
dkk ) , Daerah
Penel .Hort. Vol . XVII No.Z,
Loveless, A.R, ( alih Bahasa oleh Kuswata Kartaolnarta L9e7, Prinsip-prinsl.o Bioloqi Tumbuhan untuk Tropik. Jakarta, Gramedia
-,nan Dede Rohana, 1
TerhadaD Produksi
liarwoto, Budi ?BB Penoaruh berbaqai Tananrrn Sayuran Cabe dan Seranoan lle I eidoovne .
sp Dalam Sistim Tumpano Sari.
Hortikaltura Vol . XVI No- 1. Bul tib Penel i
tian
Ir, i f . l'loorby
'
Physial
v.c
ambridger New1988, An Introduction to CroD York r l'lel bonne . ',
"'Y,
Dosis
PuoukAndosal Pada o.1, Lembunq Cambridge UniversitY Press.
Nurtika,
Nunung'
l9?O, Penqaruh l'lacam bdanKan ano Terhadap Perbaikan Fisik Tanah
Ten man Tomat.
Buletin
Penelitian Vol . XXBal
ithorti.
19El5, Plant Ph lol v- Vikt Pandeyr Publ S-N ishinq' House.B.K, Sinha '
Pekertir Hansani ' 19El0 t Ptnoa
r
uhZat Penoatur
TuabuhNi
rot
ol TerhadaD Kualitas dan Hasil Pada Cabe Hortikul tural r VoMIItSodium l.lerah.
No 11
Bu I
etin
Lembang t
Penel itian
Bal ithorti' .
Salisburyr B. Frank, Cleon Ul'
Bi, lmant, CaI if ornia'ulodworth Risnunandar t
Bandunq t
L9f,7 , Penoeta an
Sinar
Baru-Salisburyr B Frank, CleonBelmant' Cal ifornia '
Lembang
' Balithorti.
Dasar
Tentano Perabukan .w. Ross' 1985' Plent
Wodsrrorth Publishinq Co,nPhy sio I
Pany
-PenqaDuran dan Unbi Kentano .
VIII, No-11!
Pen-Press
-PeranEanoan. Anal is a Pustaka Ustama.
Ross, 1992rf[Eq! Phv6ioloav publishing EoaPanY.
Santosor 1990' Fisioloqi Biologi u61'l
-T buha Yokyakarta, Fakul tas sasmitamiharja, Darjad, l?9O, Dasar Dasar Fisiolooi Tu'obuhan '
Bandunq, F}!IPA-I TB.
Physiol v of TI rl.no
n-Steet, H.F and Helgi OPik, 1989' The Plant. London, Edxar Arnold '
Sumarni'
Nani,
19Et2, Penqaruh PuPull Xandano'caia
PetnberianPuouk
TefhedaD Hasilg,rf-f
"tit Pt.,"Iitian Hortikultura'
vol'
Sunaryono, Hr l9g4r Kunci Bercocok Tanam Sayur-sayuran ffng'Oi Indonesia, Bandung' Sinar Baru'
Saryor19El9, Genetika Yokyakarta' Gajah mada University Yitnosumartor Eiuntoyo r 1993t PertoEaan'
-dan Interoretasinva ' Jakarta Gramedi
llarjito, zainal Abidin dan sri lluly ani Rachmat' 1990r Penaaruh Pemberlan PuDuk Kandana Saoi dan KeraPatan Pooulasi
TerhadAI) PErtumbuhan dan Hati I Bawano Putih KlII
tiver
Lumbu Hijau. Buletin Penelitien Hortikultura Vol ' No.3t Lembang ' Bal ithorti.
xrx.
65
LAITP I RAN
TAEL 4. fl{EI-ISIS RACfll PE]GERL}I PTJPIJX TERT{AI}AP TII{€GI TADIfltAN CABE.
SK db JK KT F
hit
Ftabo,05
orol
Perl akuan
-P -D
_PD
6alat
PercL4 2 4s 60
7456.2sr9
4140 r 6419 260A. 519
7O7,O9t
?fJLs,974
5521 589 2O7O, 521
632,LnB 88r3854
46rg?n
44r12
13,89El I,Et8
3!15 4r9El
Tota I 74 t772B,BseB
TABEL S.-fltIfl-ISIS RA6'III PEIGERUH PTJPUX TERHAI}AF ERAT B'ISA}I BATAIIE TANAI,IAN CABE.
Fteb
sx db JK XT
F
hit
o,05
o!ol
Per I akuan
-D-P
-PDCialat Perc 60 14 2 4 a
6541 ,836
47-' L ,O9A4 L219,9293
31O ,€l127
326,75
452r9C!BS
2585,5492 314,9823 58,El513
7 r 1125
335,40
44 ,26
5146
5r15 +,98
Tota I 74 1s110 .4264
II
TAEL 6. fliI'ILISIS RIqE.{I PEIS#URUH PTPUK TERTIAIXIP ERAT RE6fl{ DATI{
TAiIA}IAN CABE.
Ftab
s(
db JK KT Fhtt
oroS
orol
Per I akuan
-P -D
Galat -PD
Perc 60l4
2 4s
?628r547 7W,9O7
1465 ,231 674,1O9 2S597.615
687,753 3544,4535
465r50€
84 , 3O11
476,626ft
7 1456,5 o,97€J
o ,177
3r15 4,?el
Tota I 74 479J4,7O7
r
II
TABEL
7.
AI{ALISIS RAAAH PEISAI'TT'{ PTJPUX TERHADfl' BERI1T KERIIG BATAI{B TANA}IAN CABE.Ftab
sx db JK KT F
hlt
oros
orol
Per I akuan
-P -D
-PD
Galat Perc14 2 4 a 60
587, 1488 131 , f,176
?or9L25 7, OO51
I, 196
27,655,4 65, 75El8
3122f,
o ,fl76 o, 1366
4fJ1,3?7 3gr27Z 6,415
3r15 4 r9g
Tota I 74 554, 78
II
TABEL
E.
AiIALISIS RAGA]I PENEARTJH PTJPUK TERTIfIDP ERAT I(ERIIS DflJ}ITANA].TAN EABE.
sx db JK KT F
hlt
FtaboroS
orol
Per I akuan
-P-D
Galat -PD Perc
t4
2 4s
60
246 ,8435 l€lE, 1731
32r19 to,3569
16, 1235
L7 r 63L7 94 ,0g,6
I, 0475
L ,2946 o,26tJ7
55O,155
29,949
4, BlB
3,15 4 rqa
Tota I 74 493,b87
TABEL.9. ANALISIE RAEAIT PENGARUH DOSIS PTJPUX
TA{I
XUDA TERTIfIIXIPTINBEI TANA}IAN CABE.
F
t.b
sx db JK KT Fhlt
oroS
o!ol
Per I akuan
Galat Perc 204
L46t ,32
766,89 365 3€t,35,58
9, 5285 2 a7 4r45
Tota I 24 2228r4t
II
b7
TAEL.IO.
AI{ALISIS RABAFT PE]IEARUH IXJSIS
PIJPUK TA}II
XUDA TERHADAPBERAT BASAH BATANB TANA]'IAN CABE.
st( db JK KT F
hit
Ft.b
oroS
orol
Per I akuan
Galat Pert
4 20
44 ,22 lElr88
11 , O54
o,9442 Lt 17L
2tg7 4r45
Total 24 63rl
TAEL.II.ANALISIaRAGA}TPENGARUHIX}SISPI.JPUKTA}IIXUDATERHADAP BERAT KERIT\E BATANE TANAIIAN CABE.
AK db JK KT Fhlt Ftab
oroS
orol
Per I akuan
Galat PerE 704
I ,5536 o162
o, J334
oro3l LO 1735
2 s7 4!43
Total 24 1 ,9556
TABEL.I2. Altl,I- I sI
s
RABA}| PENBARUH DoBI6 Pt.l'ux TAHI KUm TERIIADfBERAT BASAH DAI.JhI TANAIIAN CABE.
sx db JK XT Fhlt F
t.b
oroS otol Perl akuan
Gelat Perc
4 20
65, 61O4 55 ,324
L6 r 4026 2,6,662
6rL52 87 4 r43
Tota I 2q 118,9344
TAIII
i .I
T- A\IALJSJS RA6AI.I PENSARUH DOAIS PUPUK TAHI KUD/I TERHADAP AERAT KERIHB DflJN Tfl{IqlIAN GABE.SK db JK KT F
hlt
FtaboroS o,
ol
Per I akuan
Galat Perc 204 o,fJ944
o ,87?
o
o,2230 ,o4s6
5, 128 2rg7 4 r43
Tota I 24 117664
TABEL.l4. AN'ILIEIS RABfTI PENoARIX{ IX]SIS PIPUT TAHI
T I l{EG
I
BATANG TANA'{AN CABE . AyArr,l TERHADAFF
t.b
AK db J* KT F
htt
oros
orol
Per I akuan
Galat Perc ?o4 \24,75,fJ4
577,292 31 n18646, 0546 L 1076 2,e7 4t45
Tota I 24 7O1 r 5504
II
rABEL.15. tr{ELISIE RABflI PEI{BfIRIX{ DOSIS PTJPUK
TA}II AYSI
TERHADEP BERAT BASAH BATANA TANAIIAN CABE.SK db JK XT F
hlt
FtaboroS
orol
Per I akuan
Ealat Perc 204
44+ ,477 6
755, 3O5 111 , 1244 37 1765,3
2r?43 2 rtl7 4;43
Total 24 LL94,78?6
LiK UP'i PLRPUS-iAI{I\AN ,I{
iP
PAT',4NG69
TABEL.I6. AIIA.IAIS RFg'ItI PE]SARI}I IX]6I S PTJPUK
Tfl{I
AYff1 TERHADAP BERAT XERI iIG BETA'IIG TAiIJITIAN CABE.Fteb
AYAT TERHAD,AI,
orol
4r45
TAEL.l7. AI{fl.ISIS RACA}I PEIGARI'{ IX'SIA PI,PUK T'f{I ERAT BASAH DAt'{ TANAT.IAN CABE.
AK db JK KT
F
hlt
or05
Per I akuan
Galat
Perc 204 6 4 1076,724 lr5l9o,2362 6,431 2 rf,7
Tota I 24 lo, B
gK db JK KT F
hit
Perl akuan o,05
6al.t
Perc 704 LtJ92126,f,424,712 47310.672l r?35,6 22r?77 2 rf,7
Tota I 24 2516,93
F
trb orol
4r43
TABEL.IA. AI'IA.IAIA RABfII PE,i|EfI.Rt}I
lx]ala nPUr
Tfl{IBERAT KERINE D'llJil TANATIAN CABE. AYA1 TEIil{.qDAl2
sr
db JK KT Fhlt F
trb
o. o5
orol
Per I akuan
Galat Perc 204 ?7 14976
B ,4Og
6,fJ744
o ,4204
16,352 2.87 4r43
Tota I 24 35r9056
TABEL.l9. ANAI-ISIS RAB*I PENBARUH IX]AIS PUPUT TA}II EAPI TERTIADAF
TINEEI BATAI{B TANfltAN CABE.
Ftab
db JK
9N KT Fhlt
or05
orol
Per I akuan
6alat Perc
4
20 L729,f,36
1556, 594 432,459
77,fl!t? 3,595 2rg7 4 4.3
Tota I 24 3?fi6,42
II
TABEL.2O. AI{A-IAIS RffiAII PENENRT'}I IX]BIA PIPUI(
Tfl{I
BAPI TERI{AIXIP BERAT BASAH BATANS TANA',IAN CABE.Ftab
ax db JK KT Fh1t
oroS
orol
Per I akuan
Galat Perr 204
LL?A10264
f,9,L92 z99tW7
4,4496 67 rL6 z rBT 4 ,45
Tota I 24 Ln7 r2tB4
II
TABEL.2I . AITIALISIS RASEfi PETIEART# IX]SI S PI,.PUK TAI{ I SAP I TER}IADAP
BERAT I(ER I NG BATANG TAiI'IIIAN CABE .
sx db JK t(T Fhlt Fteb
oroS
orol
Per I akuan
Galat Perc 204
20, 5OB
21892
5 r L27 o, 1446
35,456 2 rB7 4r45
Tota I 24 23,4
7L
TABEL.2z.
il{fl-IAIA
RABATT PEiIBARI'{il)AIS
PUPUK TA}II
SAPI TEFI{ADAP BERAT BAS'U{ DAI,JN TAhIAI'IAN CAE.sx db JK XT Fhlt Ftab
oroS
orol
Per I aluan
6alat
Perc4 20
57tJ176L6
t4t,16 144,69047,O58
2o r3 2 rB7 4,45
Tota I 24 L3L9,9216
TABEL.2s.
*{fl-ISIB
RFBA|I PEIIBART}I IX]SIA PIPUK TATII sPI
TERHADAPBERAT KERI]G DATT{ TANA}IAN CAE.
SX db JK KT Fhit F
t.b
or05
orol
Per I akuan
6alat Perc 204 14 , 1544 b 1f,44
5,5386 o13422
10,541 2 rB7 4r45
Tota I 24
n,9984
TAEL
24.
PET€'NI}I PI"FUK TERTIADAPTIIffiI
TAI{IIiTTI CAE.JeniE Pupuk Nllel Tengeh Not.il
B
c
D
( tahl
( tahi
( tahi
kuda )
ayalll )
sapi )
36,216
53, 548 3?,LzO
B A
B
Angka-angkr yang tldak di ikuti oleh huruf yang sama berbeda nyata pada taraf uji 3 7-.
TABEL
23.
PET{GfIRI}I PIFUK TEE{ADAP BERAT BAAAH BATA'€TANANAN EAEIE.
J.nlr
Rrput Nll.l TEng.hNot.rl
B.c.
D.
( tahl
( tahl
( tahi
kuda )
ayan) sapi )
5r456 24,774 t2, 5OB
c
A B
Angka-angka yang
nyata Pada taraf tidak ujl 5 di
Z. ikuti oleh huruf Yang sana berbeda
TABEL
26.
PEI{GARI.I{ PI.PUK TERNEDAP BERAT KER IiIB BATAI€TANAI.TAN CABE.
Angka-angka yang
nyata pade teraf di
7.-ikuti oleh furuf yang sana berbeda
TASEL
27.
PEI{BARIJH PI'PUX TERHADAP BERAT BASflI DAI'N TAN$II'IN CABE.tidak uji 5
Jrnlr
Pupuk Nllel Tengahl{ot..i
B- (tahi kuda)
E. (tahi :yan) D. (tahi sapi )
or816
4rO2OOO1 1 ,98
c
A B
Jcni3
Pup.rkl{lhl
TrngrhNot.ri
B. ( tahi C. ( tahi D- ( tahi
kuda )
ayan) sapi )
i,4aL9A?
52r5l5,844
c
A B
Angka-angka yang
nyata pada taraf tidak uji 5
diZ- ikuti oleh truruf yang sama berbeda
TABEL 28. PENGARTJTI PTJPUX TERHADAP BERAT KERINE DAUN TflIIAIIAITI CABE.
J.nls
Rrpuk Nllel Tengrh Not.r1B
c
D
( tahi
( tahl
( tahi
kuda )
ayam )
sapi )
1 ,312 3.L?4
?.06fJ
c
A B
Angka-angka yang
nyata pada taraf tidak di
uji 5 7.. lkuti oleh turuf yang sama berbeda
73
TABEL
29.
PEI{O'IRI}I IX]6IA PTTUK TA}II TAiIA}IAN CABEKTII}A TERHADAF T I T{BO
I
ikuti oleh huruf yang sarne berbeda Angka-angka yang
nyata pada taraf tidak uji 5
diz.
TABEL SO. PENEARUII DOSIA PUPUK TAHI AYAII TERIIAIIAP TIIiIBEI TAt{lry.llN cAErE.
Angka-angka yang tidak
berbeda nyata Pada taraf oleh hLrruf yang sama
diz. ikuti oleh huruf yang sama berbeda
dtuji i kuti
5Z-TABEL
51.
PENBARUH ff]AIA FUPUK TAHI SAPI TERHADAP TINGGI TAN*IAN CABE.Angka-angka yang
nyata pada taraf tidak uji 5
Tanamtn Dosis Pupuk Nilai Tengah Notasi BI
BI
Ii BIII
BIVBV
II I( ( III (
rv
(v(
1t12) 1;10)
liB)
1t6)r;4)
24r?fj 55r 43t35, 45t I
96
?2 72
D
cc
BC AB
TanBnan Dosis Pupuk Nilal Tengah Notari
BIBIIi
BI I I
BIV
BV
r (r
II (1 III (T
rv
(1v
(1L2' a)10) 6)4)
51 ,02 52,06 54r98
54 r24 55,24
A A A A A
Tana,tan Dosis Pupuk Nilai Tengah No tasi
BI BI
Ii
BI I I
BIV
BV
I (l;12) II (1;1O) III ( 1;A)
IV ( 1;6) v (1;4)
27 ,3O 32176 4L rO4 42,4O 51 !50
D CD BC AB A
l
I
74
TABEL
52.
PENGARIJ}IIESIA fl.r'UK
Tfl{IBASAH BATANG TANAT{AN CABE.
KTJDA
TERI{'IffI'
ERATAngka-angka yang
nyata pada taraf tidak uji 5 di
z- ikuti oleh huruf yang salBa b,erbeda
TERTIADEP EERAT
TAEL
35.
PEI{BAM.H IX]SIS PUPUX TAI{t
AYtr,IBAA*I BATATG Tfl{'I,lqil CABE.
Tanaman Dosis Pupuk Nilal Tengah ibtasl
BIIi
BIBI I I
BIV
BV
III III
IV
(l;12)
(1r10) (1;A) (1;6)
(r;4)
5r32
5rOB
6rl5rS
7 ,38
B AB AB AB A
Tanattan Dosis Pupuk Nilai Tengah Notasi BIBIIi
BIIIBIV
BV
III IIIIV
( 1112)
(1;ro)
(l;A) (1;6) (1;4)l?,98
2rr08 23,58 zfl,42 sor86c
BC B A A
Angka-angka yang
nyeta peda taraf tldak di ikuti
uji 5 7.. oleh huruf y.ng Eiana berbeda TABEL
54.
PEI{GARL}T DOSIS PTJPUX TAHIBATANE TAITTNTIAI{ CIIE. SflTI TEmAIIP6P BERAT BAS*I
di
z.
ikuti oleh huruf yang saoa berbeda Tananan Dosis Pupuk Nilai Tengah NotasiBI BI I