• Tidak ada hasil yang ditemukan

PDB Sektor Pertanian dari Hulu hingga Hilir

Dalam dokumen Analisi PDB Sektor Pertanian Pertanian (Halaman 33-39)

BAB III. ANALISIS PDB SEKTOR PERTANIAN

3.2. PDB Sektor Pertanian dari Hulu hingga Hilir

3.2.1.PDB Sektor Pertanian Hulu Hilir Atas Harga Berlaku

Penyempurnaan penghitungan PDB sektor pertanian terlihat bahwa rilis sebelumnya oleh BPS, PDB sektor pertanian sempit atas dasar harga berlaku yang hanya mencakup tanaman bahan makanan, tanaman perkebunan dan peternakan dan hasil-hasilnya hanya mencakup produk primer tahun 2010, 2011 dan 2012 masing-masing 737,80 triliun rupiah, 813,26 triliun rupiah dan 880,17 triliun rupiah. Setelah dilakukan penyempurnaan penghitungan PDB sektor pertanian per komoditas, pada tahun 2012 PDB sektor pertanian bertambah 624,92 triliun rupiah dari sektor industri pengolahan non migas (berbasis pertanian) dan 357,86 triliun rupiah dari sektor perdagangan berbasis pertanian. Sehingga PDB menurut cakupan Kementan menjadi 1.481,30 triliun rupiah pada tahun 2010, sementara tahun 2011 dan tahun 2012 masing-masing menjadi 1.678,49 triliun rupiah dan 1.862,95 triliun rupiah. Hasil penghitungan secara rinci dapat di lihat pada tabel 3.3 di bawah ini.

Analisis PDB Sektor Pertanian 2013

Tabel 3.3. PDB atas dasar harga berlaku menurut klasifikasi

Kementerian Pertanian(triliun rupiah),

tahun 2010 - 2012

2010 2011*) 2012 **)

I Sektor Pertanian (Secara Sempit/Kementan) 737,80 813,26 880,17

Pertanian Tanaman Bahan Makanan 482,38 529,97 574,33 Pertanian Tanaman Perkebunan 136,05 153,71 159,75 Peternakan dan Hasil-hasilnya 119,37 129,58 146,09

II Sektor Industri Pengolahan Non Migas (Kementan) 467,32 548,28 624,92

Ind. Makanan, Minuman dan Tembakau 447,55 527,59 601,88

Ind. Tekstil, Barang dari Kulit dan Alas Kaki 0,120 0,138 0,134

Ind. Pupuk, Kimia dan Barang dari Karet 19,66 20,56 22,91

III Sektor Perdagangan Besar dan Eceran (Kementan) 276,18 316,96 357,86

PDB Menurut Cakupan Kementan 1.481,30 1.678,49 1.862,95

PDB Indonesia 6.446,85 7.422,78 8.241,86

Uraian

NO. PDB Atas Harga Berlaku (Triliun Rupiah)

Sumber : BPS diolah Pusdatin Keterangan : *) Angka sementara **) Angka sangat sementara

Berdasarkan PDB atas dasar harga berlaku yang dihasilkan diatas, pada tahun 2010 PDB sektor pertanian menurut cakupan Kementerian Pertanian mampu menyumbang PDB Indonesia sebesar 22,98% yang terdiri dari sektor pertanian (on farm) sebesar 11,44%, dari sektor industri pengolahan sebesar 7,25% serta dari sektor perdagangan sebesar 4,28%. Sementara pada tahun 2011 sumbangan yang tercipta untuk PDB Indonesia masing-masing sektor di lingkup Kementerian Pertanian adalah sektor pertanian sebesar 10,96%, sektor industri sebesar 7,39% dan sektor perdagangan besar dan eceran sebesar 4,27%, sehingga total PDB menurut cakupan Kementerian Pertanian mencapai 22,61%. Pada tahun 2012 sumbangan yang dihasilkan oleh Kementerian Pertanian dalam

Analisis PDB Sektor Pertanian 2013

penciptaan PDB Indonesia meningkat melambat sebesar 22,60% (Tabel 3.4). Jika di perhatikan selama kurun waktu tiga tahun, peranan komoditi-komoditi menurut binaan Kementerian Pertanian dalam penciptaan PDB Indonesia menunjukan persentase yang bergerak cukup baik.

Tabel 3.4. Peranan PDB atas dasar harga berlaku menurut klasifikasi Kementerian Pertanian terhadap penciptaan PDB Indonesia (%), tahun 2010 - 2012

I Sektor Pertanian (Secara Sempit/Kementan) 11,44 10,96 10,68

Pertanian Tanaman Bahan Makanan 7,48 7,14 6,97 Pertanian Tanaman Perkebunan 2,11 2,07 1,94 Peternakan dan Hasil-hasilnya 1,85 1,75 1,77

II Sektor Industri Pengolahan Non Migas (Kementan) 7,25 7,39 7,58 Ind. Makanan, Minuman dan Tembakau 6,94 7,11 7,30 Ind. Tekstil, Barang dari Kulit dan Alas Kaki 0,002 0,002 0,002 Ind. Pupuk, Kimia dan Barang dari Karet 0,30 0,28 0,28

III Sektor Perdagangan Besar dan Eceran (Kementan) 4,28 4,27 4,34

PDB Menurut Cakupan Kementan 22,98 22,61 22,60

PDB Indonesia 100,00 100,00 100,00

2010 2011*) 2012**)

NO. Uraian

Sumber : BPS diolah Pusdatin

Keterangan : *) Angka sementara **) Angka sangat sementara

Gambar 3.1. berikut ini menunjukkan bahwa PDB Pertanian secara menyeluruh (dari hulu hingga hilir), menduduki peringkat kedua setelah sektor Industri pengolahan berbasis pertanian memberikan kontribusi tertinggi terhadap PDB Indonesia, peringkat ke tiga diduduki oleh sektor perdagangan berbasis pertanian.

Analisis PDB Sektor Pertanian 2013 0,00 2,00 4,00 6,00 8,00 10,00 12,00 2010 2011 2012 Pertanian Sempit 11,44 10,96 10,68 Industri Pengolahan berbasis pertanian 7,25 7,39 7,58 Perdagangan berbasis pertanian 4,28 4,27 4,34 (%)

Gambar 3.1. Kontribusi PDB sektor pertanian dari hulu hingga hilir terhadap PDB Indonesia, tahun 2010 - 2012

3.2.2.PDB Sektor Pertanian Hulu Hilir Atas Harga Konstan

PDB sektor pertanian sempit meliputi tanaman bahan makanan, tanaman perkebunan dan peternakan atas dasar harga konstan 2000 pada tahun 2010 sebesar 236,87 triliun rupiah, meningkat di tahun 2011 mencapai 243,45 triliun rupiah, begitu juga di tahun 2012 meningkat sebesar 252,43 triliun rupiah. Setelah dihitung untuk sektor industri pengolahan dan sektor perdagangan sesuai dengan cakupan Kementerian Pertanian, PDB atas dasar harga konstan yang tercipta bertambah menjadi 484,08 triliun rupiah pada tahun 2010, meningkat pada tahun 2011 sebesar 511,61 triliun rupiah dan kembali meningkat pada tahun 2012 sebesar 539,04 triliun rupiah. Secara rinci dapat di lihat pada Tabel 3.5.

Analisis PDB Sektor Pertanian 2013

Tabel 3.5. PDB atas dasar harga konstan menurut klasifikasi Kementerian Pertanian (triliun rupiah),

tahun 2010 - 2012

2010 2011*) 2012**)

I Sektor Pertanian (Secara Sempit/Kementan) 236,87 243,45 252,43

Pertanian Tanaman Bahan Makanan 151,50 154,15 158,69 Pertanian Tanaman Perkebunan 47,15 49,26 51,76 Peternakan dan Hasil-hasilnya 38,21 40,04 41,97

II Sektor Industri Pengolahan Non Migas (Kementan) 157,31 171,49 185,30

Ind. Makanan, Minuman dan Tembakau 150,64 164,90 177,96 Ind. Tekstil, Barang dari Kulit dan Alas Kaki 0,020 0,022 0,021 Ind. Pupuk, Kimia dan Barang dari Karet 6,65 6,58 7,32

III Sektor Perdagangan Besar dan Eceran (Kementan) 89,90 96,67 101,30 PDB Menurut Cakupan Kementan 484,08 511,61 539,04 PDB Indonesia 2.314,46 2.464,68 2.618,14

NO. Uraian PDB Atas Harga Konstan (Triliun Rupiah)

Sumber : BPS diolah Pusdatin Keterangan : *) Angka sementara **) Angka sangat sementara

Seiring dengan kondisi tersebut, laju pertumbuhan sektor pertanian secara sempit pada tahun 2010 mencapai 2,41%, meningkat pada tahun 2011 sebesar 2,78%, dan tahun 2012 kembali meningkat sebesar 3,69%. Laju pertumbuhan sub sektor tanaman bahan makanan tahun 2012 sebesar 2,95%, sub sektor tanaman perkebunan mencapai 5,08% dan sub sektor peternakan mencapai 4,82% (Tabel 3.6).

Analisis PDB Sektor Pertanian 2013

Tabel 3.6. Laju pertumbuhan PDB atas dasar harga konstan menurut klasifikasi Kementerian Pertanian (%), tahun 2010 - 2012

2010 2011*) 2012**)

I Sektor Pertanian (Secara Sempit/Kementan) 2,41 2,78 3,69

Pertanian Tanaman Bahan Makanan 1,64 1,75 2,95 Pertanian Tanaman Perkebunan 3,46 4,47 5,08 Peternakan dan Hasil-hasilnya 4,27 4,78 4,82

II Sektor Industri Pengolahan Non Migas (Kementan) 2,77 9,02 8,05

Ind. Makanan, Minuman dan Tembakau 2,80 9,46 7,92 Ind. Tekstil, Barang dari Kulit dan Alas Kaki -2,99 7,93 -3,16 Ind. Pupuk, Kimia dan Barang dari Karet 2,22 -1,09 11,31

III Sektor Perdagangan Besar dan Eceran (Kementan) 1,52 7,53 4,80

PDB Menurut Cakupan Kementan 2,36 5,69 5,36

PDB Indonesia 6,22 6,49 6,23

NO. Uraian Laju Pertumbuhan (%)

Sumber : BPS diolah Pusdatin Keterangan : *) Angka sementara **) Angka sangat sementara

Jika dlilihat dari tabel di atas, laju pertumbuhan masing-masing sektor dan sub sektor yang dihasilkan oleh Kementerian Pertanian menunjukkan pertumbuhan positif kecuali sektor industri tekstil mengalami penurunan pada tahun 2010 sebesar 2,99% dan tahun 2012 sebesar 3,16%, begitu juga dengan sektor industri pupuk, kimia dan barang-barang dari karet sebesar 1,09% pada tahun 2011. Hal ini disebabkan karena masuknya barang-barang impor dari Cina yang menawarkan harga murah.

Analisis PDB Sektor Pertanian 2013 0,00 1,00 2,00 3,00 4,00 5,00 6,00 7,00 8,00 9,00 10,00 2010 2011 2012 Pertanian sempit 2,41 2,78 3,69

Industri Pengolahan berbasis

pertanian 2,77 9,02 8,05

Perdagangan berbasis

pertanian 1,52 7,53 4,8

(%)

Gambar 3.2. Laju pertumbuhan PDB sektor pertanian dari hulu hingga hilir tahun 2010 - 2012

PDB sektor pertanian dari hulu hingga hilir pada tahun 2012 menunjukan peningkatan hingga mencapai 3,69%, sementara industri pengolahan berbasis pertanian mencapai 8,05% dan sektor perdagangan berbasis pertanian mencapai 4,8%. Perkembangan laju pertumbuhan sektor pertanian dari hulu hingga hilir dapat dilihat pada Gambar 3.2.

Dalam dokumen Analisi PDB Sektor Pertanian Pertanian (Halaman 33-39)

Dokumen terkait