• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 4 ANALISIS OPERASIONAL PELABUHAN

4.2 Pelabuhan Sampel

Dalam penelitian ini 5 (lima) pelabuhan yang digunakan sebagai sampel penelitian adalah pelabuhan Tanjung Perak (Surabaya, Jawa Timur), pelabuhan Makassar (Makassar, Sulawesi Selatan), pelabuhan Luwuk (Luwuk, Sulawesi Tengah), pelabuhan Gorontalo (Provinsi Gorontalo), dan pelabuhan A. Yani Ternate (Ternate, Maluku Utara). Berikut adalah penjelasan tentang data pelabuhan tersebut.

4.2.1 Pelabuhan Tanjung Perak

Pelabuhan Tanjung Perak terletak di kota Surabaya, Jawa Timur dan berada di perairan Selat Madura. Secara geografis Pelabuhan Tanjung Perak terletak pada posisi 112º44'100”-112º32'40” BT dan 7º11'50”-70º13'20” LS, dengan panjang alur pelayaran kurang lebih 25 mil.

Gambar 4-1 Lokasi pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur.

32

Pelabuhan Tanjung Perak merupakan pelabuhan utama dibawah wilayah operasional PT Pelabuhan Indonesia III (Persero). Karena letaknya yang strategis dan didukung oleh hinterland

Jawa Timur yang potensial, maka pelabuhan Tanjung Perak juga merupakan pusat pelayaran interinsulair Kawasan Timur Indonesia. Fasilitas yang dimiliki oleh Pelabuhan Tanjung Perak, antara lain: dermaga dengan total panjang 6,382 m, kolam pelabuhan dengan kedalaman -7 s/d -10.5 m LWS, total lapangan penumpukan seluas 565,951 m2 dan gudang dengan luas 110,611 m2.

Tabel 4-1 Fasilitas dan peralatan pelabuhan Tanjung Perak

No Fasilitas Pelabuhn Satuan

1 Panjang Dermaga 6,382 m

2 Kolam Pelabuhan -7 s/d -10 m LWS 3 Lapangan Penumpukan 565,951 m 2

4 Gudang 110,611 m 2

5 Peralatan Bongkar Muat

Container Crane 11 Unit

Forklift 18 Unit

RTG 30 unit

Sumber : www.perakport.co.id Surabaya sebagai kota terbesar kedua di Pulau Jawa menjadi pusat kegiatan perekonomian di daerah Jawa Timur dan sekitarnya dan juga sebagai pintu masuknya petikemas domestik dan internasional. Salah satunya adalah melalui TPS (Terminal Petikemas Surabaya) yang bergerak di bidang operator pelabuhan dan tempat penyimpanan petikemas sementara atau depo petikemas. Secara geografis, TPS berlokasi di bagian barat Pelabuhan Tanjung Perak dengan koordinat 7;12;S, 112;40E, di bagian ujung alur pelayaran di antara pulau Jawa dan pulau Madura sepanjang 25 mil. Lebar minimum alur adalah 80 meter, kedalaman minimum pada saat air surut adalah 9.5 meter.

33 Tabel 4-2 Fasilitas dan peralatan Terminal Petikemas Surabaya

No Fasilitas Pelabuhn Satuan

1 Panjang Dermaga 1,450 m

2 Kolam Pelabuhan -7.5 s/d -10.5 m LWS 3 Lapangan Penumpukan

peti kemas 380,000 m

2

4 Peralatan Bongkar Muat

Container crane 11 Unit

RTG 28 Unit

Reachstacker 6 Unit

Forklif 18 unit

Sumber : www.tps.co.id (diolah kembali) Fasilitas yang dimiliki oleh Terminal Petikemas Surabaya (TPS) antara lain dermaga dengan panjang 1,450 m, kolam pelabuhan dengan kedalaman -7.5 sampai -10.5 m LWS, lapangan penumpukan petikemas seluas 380,000 m2. Peralatan bongkar muat yang dimiliki TPS antara lain adalah 11 unit container crane, 28 unit RTG (Rubber Tyred Gantry), 6 unit reach stacker, dan 18 unit forklift diesel dan electric.

4.2.2 Pelabuhan Makassar

Pelabuhan Makassar atau Pelabuhan Soekarno-Hatta terletak di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, secara geografis pelabuhan Makassar terletak pada posisi 05° 07' 25” LS - 119° 22' 20 ” BT, dengan panjang alur pelayaran 2.5 mil dan pasang surut 0.9 m LWS.

Gambar 4-2 Lokasi pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan.

34

Pelabuhan Makassar merupakan pelabuhan kelas utama dibawah wilayah operasional PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero). Pelabuhan Makassar ini merupakan pelabuhan yang berperan penting dalam pergerakan barang di wilayah timur Indonesia khususnya wilayah Sulawesi. Fasilitas yang dimiliki oleh Pelabuhan Makassar, antara lain: dermaga dengan total panjang 2,210 m, kolam pelabuhan dengan kedalaman -10 s/d -11 m LWS, total lapangan penumpukan seluas 32,610 m2.

Tabel 4-3 Fasilitas Pelabuhan Makassar

No Fasilitas Pelabuhn Satuan

1 Panjang Dermaga 2,210 m

2 Kolam Pelabuhan -10 s/d -11 m LWS

3 Lapangan Penumpukan Peti Kemas 32,610 m 2 4 Peralatan Bongkar Muat

ContainerCrane 5 Unit

MobileCrane 4 Unit

Forklif 2 Unit

Sumber : inaport4.co.id Pelabuhan Makassar merupakan pelabuhan dengan volume petikemas terbanyak di wilayah Sulawesi. Sebagian besar pelayanan petikemas tersebut dilakukan di Terminal Petikemas Makassar (TP Makassar). Berikut merupakan fasilitas dan peralatan yang dimiliki oleh TP Makassar:

Tabel 4-4 Fasilitas Terminal Petikemas Makassar

No Fasilitas Pelabuhn Satuan

1 Panjang Dermaga 850 m

2 Kolam Pelabuhan -11 m LWS

3 Lapangan Penumpukan

Peti Kemas 114,400 m

2

4 Peralatan Bongkar Muat

ContainerCrane 5 Unit

Transtainer 10 Unit

Reach Stacker 2 Unit

Top Loader 2 Unit

Forklift 8 Unit

35 Fasilitas yang dimiliki oleh Terminal Petikemas Makassarantara lain dermaga dengan panjang 850 m, kolam pelabuhan dengan kedalaman maksimal -11 m LWS, lapangan penumpukan petikemas seluas 114,400 m2. Peralatan bongkar muat yang dimiliki, antara lain adalah 5 unit

container crane, 10 unit transtainer, 2 unit reach staker dan 2 unit top loader.

4.2.3 Pelabuhan Luwuk

Pelabuhan Luwuk termasuk pelabuhan kelas IV yang terletak di kota Luwuk, Provinsi Sulawesi Tengah. Secara geografis Pelabuhan Gorontalo terletak pada posisi 00°47’48” LS dan 122°39’45”, dengan panjang alur pelayaran kurang lebih 500 m dengan lebar 400 m serta memiliki kedalaman yang cukup besar yaitu -25 meter LWS.

Gambar 4-3 Lokasi Pelabuhan Luwuk, Sulawesi Tengah.

Sumber : maps.google.com

4.2.4 Pelabuhan Gorontalo

Pelabuhan Gorontalo termasuk pelabuhan kelas IV yang terletak di kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Secara geografis Pelabuhan Gorontalo terletak pada posisi 00°29'56, LU dan 123°03'16' LS, dengan panjang alur pelayaran kurang lebih 1.02 mil dengan lebar 300 mill serta memiliki kedalaman yang cukup besar yaitu -40 s/d -90 meter LWS.

36

Gambar 4-4 Lokasi Pelabuhan Gorontalo, Provinsi Gorontalo.

Sumber : maps.google.com Pelabuhan Gorontalo merupakan pelabuhan dibawah wilayah operasional PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero). Fasilitas yang dimiliki oleh Pelabuhan Gorontalo, antara lain: dermaga dengan total panjang 660 m, kolam pelabuhan dengan kedalaman -45 m LWS.

4.2.5 Pelabuhan Ahmad Yani Ternate, Maluku Utara

Pelabuhan Ahmad Yani Ternate termasuk pelabuhan kelas III yang terletak di kota Ternate, Provinsi Maluku Utara. Secara geografis Pelabuhan Ternate terletak pada posisi 00°46'95'', LU/LS dan 127°23'2'' BT, dengan panjang alur pelayaran 4 mil dengan lebar 1000 mil serta memiliki minimum kedalaman -14 m LWS dan maksimum kedalaman -27 m LWS.

Gambar 4-5 Lokasi Pelabuhan Ternate, Maluku Utara.

37 Pelabuhan Ahmad Yani Ternate merupakan pelabuhan dibawah wilayah operasional PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero). Fasilitas yang dimiliki oleh Pelabuhan Gorontalo, antara lain: panjang dermaga untuk kapal peti kemas 248 m, kolam pelabuhan dengan kedalaman -8 s/d -14 meter LWS.

Tabel 4-5 Fasilitas dan peralatan Pelabuhan Ahmad Yani Ternate

No Fasilitas Pelabuhn Satuan

1 Panjang Dermaga

Dermaga Ahmad Yani 248 m

Dermaga Sheet Pile 150 m

Dermaga Lembar Panjang 50 m 2 Kolam Pelabuhan -14 s/d -27 m LWS 3 Lapangan Penumpukan 10,112 m 2 4 Gudang

Tertutup 1,882 m 2

Terbuka 450 m 2

5 Peralatan Bongkar Muat

Container Crane 1 Unit

Forklift 1 Unit

Dokumen terkait