• Tidak ada hasil yang ditemukan

2. Papan Informas

3.3 Judul Kegiatan Program Bidang Produksi “ Sensus Jumlah Ternak Sapi Bali, Pelatihan Pembuatan Kripik Pisang, Kripik Ketela, dan Nugget Ayam, dan Pelatihan Pengolahan

3.3.3 Pelaksanaan, Hasil, dan Kendala Kegiatan KKN PPM

1) Persiapan

Persiapan sensus ternak sapi di Desa Sobangan dilakukan pada tanggal 26 Agustus 2016. Persiapan sensus ternak tersebut seperti permohonan izin untuk melakukan sensus kepada Kelian Dinas Br. Selat, Br. Tengah, Br. Tegalnarungan, dan Br. Dukuh Moncos. Persiapan Pelatihan pembuatan kripik singkong, kripik pisang, dan chiken nugget dilakukan pada tanggal 8 Agustus dan 9 Agustus 2016. Persiapan tersebut meliputi pengiriman surat izin peminjaman Wantilan dan Wireless, pengiriman surat undangan kepada Kepala Desa dan Ketua PKK, serta mempersiapkan alat dan bahan pelatihan. Pelatihan pengolahan limbah ternak Sapi Bali dilakukan pada tanggal 18 Agustus 2016. Persiapan tersebut meliputi peminjaman tempat di Simantri Amerta Jaya, pengiriman surat undangan ke kelompok SIMANTRI Amerta Jaya dan SIMANTRI Manik Eka Nadi.

2) Pelaksanaan

Pelaksanaan kegiatan sensus ternak sapi dilaksanakan Rabu, 27 Juli 2016, Kamis, 28 Agustus 2016, dan Jumat, 29 Juli 2016. Pelatihan pembuatan kripik singkong, kripik pisang, dan chiken nugget dilaksanakan Rabu, 10 Agustus 2016. Pelatihan pengolahan limbah ternak Sapi Bali dilaksanakan Jumat, 19 Agustus 2016. Berikut ini kami jabarkan tahap pelaksanaan program-program kami secara lebih rinci:

a. Sensus ternak Sapi Bali

Tanggal pelaksanaan : 27 Juli 2016 - 29 Juli 2016 Waktu pelaksanaan : 09.00-17.00 WITA

Lokasi : Wilayah Br. Selat, Br. Tengah, Br Tegalnarungan dan Br. Dukuh Moncos Desa Sobangan Kelompok

Sasaran : Keluarga yang memelihara ternak Sapi maupun Babi Pihak Terlibat : Mahasiswa KKN Udayana

b. Pelatihan pembuatan kripik singkong, kripik pisang, dan chiken nugget Tanggal pelaksanaan : 10 Agustus 2016

Waktu pelaksanaan : 13.00 - 16.00 WITA

Lokasi : Wantilan Banjar Selat-Tengah Desa Sobangan Kelompok Sasaran : Ibu-ibu anggota PKK Desa

Pihak Terlibat : Mahasiswa KKN Udayana, dan anggota PKK Desa c. Pelatihan pengolahan limbah ternak Sapi Bali menjadi pupuk

Tanggal pelaksanaan : 19 Agustus 2016 Waktu pelaksanaan : 14.00 – 17.00 WITA Lokasi : SIMANTRI Amerta Jaya

Kelompok Sasaran : Anggota SIMANTRI Amerta Jaya dan SIMANTRI Manik Eka Nadi

Pihak Terlibat : Mahasiswa KKN Udayana, dan anggota kelompok SIMANTRI Amerta Jaya dan SIMANTRI Manik Eka Nadi

Kegiatan diatas merupakan program bidang peningkatan produksi, dimana kami memiliki tiga program. Program pertama, kami melaksanakan sensus jumlah ternak sapi bali yang ada di Wilayah Desa Sobangan, karena kurangnya data yang akurat mengenai

jumlah ternak Sapi Bali yang ada di Desa Sobangan. Pada sensus yang kami lakukan didapat hasil sebanyak 310 ekor sapi yang di pelihara oleh masyarakat Desa Sobangan. Dari 4 banjar yang terdapat di Desa Sobangan peternak Sapi Bali rata-rata berumur 40 tahun. Pengalaman berternak masyarakat Desa Sobangan berkisar kurang lebih selama 30 tahun. Rata-rata sistem perkawinan ternak Sapi Bali yang digunakan masyarakat Desa Sobangan adalah sistem inseminasi buatan (IB). Sebagian besar sumber bibit sapi diperoleh di Pasar Beringkit. Umumnya pakan Sapi Bali yang diberikan yaitu rumput gajah. Masalah penyakit yang sering dihadapi oleh Peternak sapi di Desa Sobangan ini seperti diare dan demam.

Program kedua, kami memberikan pelatihan pembuatan kripik singkong, kripik pisang, dan chiken nugget kepada ibu-ibu PKK Desa Sobangan mengingat singkong dan pisang merupakan komoditas unggulan di Desa Sobangan. Oleh karena itu, kami berupaya untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan kepada PKK Desa Sobangan untuk mengolah singkong dan pisang menjadi kripik.

a. Bahan-bahan untuk membuat keripik pisang manis: 1) Pisang setengah matang 1 sisir

2) Kapur sirih 1 sdt 3) Air 1 liter

4) Garam secukupnya 5) Gula pasir secukupnya 6) Daun pandan

7) Minyak goreng

8) Cara membuat keripik pisang manis:

9) Kupaslah kulit pisang, lalu iris pisang menjadi tipis-tipis 10) Rendam pisang dalam air larutan kapur sirih selama 45 menit 11) Jika sudah 45 menit, cuci bersih dan tiriskan

12) Masukkan kedalam wadah, lalu taburi garam dan aduk hingga merata 13) Gorenglah pisang hingga matang dan kering

15) Jika sudah mendidih masukkan pandan dan gula, dan aduk terus hingga gula larut dan mengental. Untuk tahap ini gunakan api kecil saja.

16) Masukkan semua keripik pisang, lalu aduk hingga merata. Jika sudah merata, angkat dan dinginkan keripik pisang hingga gulang mengering

17) Keripik pisang sudah siap dihidangkan. b. Bahan- bahan untuk membuat keripik ketela :

1) 1 kg singkong yang masih segar 2) 1 sendok makan kapur sirih 3) 1 buah kunyit

4) 250 ml air

5) Minyak untuk menggoreng secukupnya 6) Cara Membuat Kripik Singkong Renyah:

7) singkong dikupas terlebih dahulu lalu dicuci dengan air sampai benar-benar bersih

8) singkong diiris tipis-tipis dengan alat pemotong supaya hasilnya sama dan seukuran

9) masukkan kapur sirih dan kunyit yang sudah dihaluskan kedalam air

10) rendam singkong yang sudah diiris tipis kedalam rendaman air, diamkan selama 20 menit

11) singkong yang sudah direndam angkat lalu tiriskan sampai benar-benar kering tanpa dijemur dibawah sinar matahari

12) panaskan minyak diatas api sedang lalu goreng singkong yang yang sudah kering tunggu sampai matang sambil sedikit diaduk, angkat tiriskan 13) masukkan singkong yang sudah matang kedalam toples dan siap disajikan c. Bahan-bahan untuk membuat chikken nugget :

1) 500 gram daging ayam giling 2) 1 sendok teh garam

3) ½ sendok teh lada bubuk 4) Air Matang

5) Penyedap rasa

7) 5 siung bawang putih 8) Minyak goreng Bahan Panir:

1) 150 gram tepung roti 2) 2 butir telur, kocok lepas 3) Minyak untuk menggoreng

Cara Membuat Chicken Nugget:

a. Campur semua bahan diatas, kemudian aduk hingga rata, kemudian tuang ke dalam loyang persegi berukuran 20 cm yang telah diolesi minyak dan dialasi plastik terlebih dahulu.

b. Kukus adonan nugget tersebut selama 20 menit, angkat dan dinginkan.

c. Potong kotak 2×2 cm atau sesuai selera sahabat. Lalu celupkan potongan nugget ke dalam telur, setelah itu gulingkan ke dalam tepung roti, ulangi 1 x lagi hingga adonan rata.

d. Goreng nugget dalam minyak panas hingga matang, angkat dan dinginkan. e. Chicken nugget siap untuk dihidangkan

Ketiga kami mengadakan Pelatihan pengolahan limbah ternak Sapi Bali menjadi pupuk. Hal ini karena SIMANTRI di Desa Sobangan kurang mampu dalam mengoptimalkan kotoran sapi, sehingga kotoran tersebut hanya dijual kepada pabrik pengolahan pupuk. Kami ingin memberikan pengetahuan mengenai pengolahan kotoran sapi menjadi pupuk agar para anggota SIMANTRI dapat mengolah kotoran sapi tersebut sendiri.

3) Permasalahan

a. Permasalahan dalam sensus jumlah ternak sapi yakni masih ada beberapa warga yang belum mengetahui secara pasti umur ternak sapinya, hal ini dapat mempengaruhi hasil dari jumlah sapi yang masih produktif di desa sobangan, sehingga data yang

diperoleh hanya bisa diperkirakan dan kurang akurat, kurang terbukanya masyarakat terhadap orang baru sehingga kami membutuhkan waktu yang lama untuk berkomunikasi.

b. Dalam pelatihan pembuatan kripik ketela, pisang dan nugget ayam permasalahan yang kami temui yaitu kurang antusias nya Ibu PKK dalam rangkaian acara yang diselenggarakan, karena Ibu-ibu PKK lebih tertarik untuk mengobrol dengan teman satu sama lain. Selain itu waktu penyelenggaraan acara pelatihan bertepatan dengan pelaksanaan arisan sehingga konsentrasi ibu-ibu PKK terbagi antara arisan dengan acara yang kami selenggarakan

c. Permasalahan dalam menguatkan persepsi masyarakat dalam mengolah dan menerapkan hasil limbah Sapi Bali, masih banyak masyarakat yang belum mau menggunakan pupuk organik karena, dilihat dari penggunaan awal pupuk organik belum menunjukkan perubahan yang dapat mendukung peningkatan kualitas hasil tani. Selain itu juga usia dari anggota salah satu kelompok SIMANTRI sudah tidak optimal lagi dalam mengolah hasil limbah ternak Sapi Bali tersebut.

4) Solusi

a. Solusi dari permasalahan mengenai sensus ternak sapi yaitu masing-masing dari klian banjar seharusnya lebih mengkoordinasi ke masyarakat mengenai akan diadakannya sensus ternak yang akan dilakukan mahasiswa KKN Universitas Udayana.

b. Pada pelatihan pembuatan kripik ketela, pisang dan nugget ayam solusi yang kami berikan yaitu ibu PKK harus bersedia untuk diberikan pilihan hari lain selain jadwal arisan agar terfokus pada kegiatan pelatihan.

c. Permasalahan masyarakat dalam mengolah dan menerapkan hasil limbah Sapi Bali terdapat pada masalah waktu, dimana masyarakat harus bersedia untuk mencoba menggunakan pupuk organic dan dipantau secara berkala dari pihak mahasiswa sehingga masyarakat dapat tetap menggunakan pupuk organic dan melihat hasilnya secara langsung, yang mana dalam hal ini tidak cukup hanya dalam waktu satu bulan penggunaan pupuk organik.

5) Hasil atau dampak yang diharapkan

Hasil atau dampak yang diharapkan dari program-program bidang ini yaitu agar masyarakat dapat lebih terpacu untuk mengembangkan potensi wisata yang dimiliki desa

Sobangan melalui mayoritas masyarakat yang memelihara Sapi Bali beserta dengan keberadaan peternakan pembibitan Sapi Bali yang difasilitasi Pemerintah Kabupaten Badung. Adapun hasil dari sensus ternak Sapi Bali yang kami lakukan pada tabel berikut:

Tabel Hasil Sensus Terlampir

Selain itu masyarakat juga diharapkan mampu mengolah dan menggunakan hasil olahan limbah ternak Sapi Bali sehingga dapat meningkatkan kualitas hasil tani yang kemudian akan meningkatkan daya jual hasil tani. Dari kegiatan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengolah serta menerapkan hasil limbah ternak sapi bali, salah satu SIMANTRI sudah mampu mengolah limbah ternak Sapi Bali, sehingga Desa Sobangan sudah mampu memproduksi hasil dari olahan limbah ternak Sapi Bali, yakni produksi pupuk organik.

Dengan meningkatnya kualitas hasil tani, masyarakat juga diharpkan dapat mengolah serta memasarkan olahan dari hasil tani seperti membuat keripik pisang, keripik ketela, dan nugget ayam sebagai oleh-oleh khas desa Sobangan yang sebelumnya sudah diberikan pelatihan melalui program kami yakni “Pelatihan Pembuatan Keripik

Pisang, Keripik Ketela, dan Nugget Ayam”. Dari program kegiatan tersebut didapatkan

hasil dari yang awalnya hanya 25% ibu-ibu PKK Desa yang mengetauhi bahan dan cara membuat keripik pisang, keripik ketela, dan nugget ayam, setelah kami beri pelatihan 75% ibu-ibu PKK Desa sudah mengetahui bahan dan cara membuat olahan hasil tani tersebut, hal ini dapat dilihat dari antusias Ibu-ibu PKK Desa ikut berkontribusi dalam praktik memasak keripik pisang, keripik ketela, dan nugget ayam.

6) Tujuan

- Tujuan diadakannya sensus pendataan jumlah ternak Sapi Bali di Desa Sobangan yaitu untuk mendapatakan data dasar yang pasti mengenai jumlah ternak yang

dipelihara di masyarakat Desa Sobangan, sehingga perencanaan pengembangan kesejahteraan peternak dapat diatasi.

- Tujuan diadakannya pelatihan pembuatan kripik pisang, kripik ketela, dan nugget ayam yaitu untuk menumbuhkan dan meningkatkan keterampilan dalam berwirausaha, sehingga nantinya produk yang dihasilkan dapat dijadikan sebagai oleh-oleh khas Desa Sobangan.

- Tujuan diadakannya pelatihan pengolahan limbah ternak sapi yaitu agar dapat memanfaatkan dan mengoptimalkan limbah kotoran sapi, sehingga kotoran tersebut dapat dijual ke pabrik pengolahan pupuk, dan juga dapat menjadi penghasilan tambahan bagi peternak.

3.3.4 Foto Kegiatan

Gambar 5. Foto Pelatihan Pengolahan Limbah

Ternak Sapi Bali Gambar 6. Foto Pelatihan Pengolahan Limbah Ternak Sapi Bali

3.4Judul Kegiatan Program Bidang Kesehatan Masyarakat ““Penyuluhan Osteoporosis

Dokumen terkait