• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pelaksanaan Pekerjaan 15 .Surat Perintah

BAB VI. BENTUK KONTRAK

SURAT PERJANJIAN untuk melaksanakan

B.1 Pelaksanaan Pekerjaan 15 .Surat Perintah

M ulai Ker ja (SPM K)

15.1 PPK mener bitkan SPM K selambat- lambatnya 14 (empat bel as) har i sejak tanggal penanda-tanganan kontr ak.

15.2 Dalam SPMK di cantumkan saat pali ng lambat dimulai nya pelaksanaan kontr ak ol eh penyedia.

16 . Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak

16.1 PPK ber sama penyedia dapat menyelenggar akan r apat per siapan pelaksanaan kontr ak.

16.2 Dalam rapat persiapan, PPK dapat

mengi kutser takan Tim Teknis dan/ atau Tim Pendukung.

16.3 Beber apa hal yang di bahas dan di sepakati dalam r apat per siapan pelaksanaan kontr ak adalah:

a. pr ogr am mutu;

1) Pr ogram mutu di susun ol eh Penyedi a, yang pali ng sedi kit ber isi:

a. infor masi mengenai peker jaan yang akan di laksanakan;

b. or ganisasi ker ja Penyedi a; c. jadwal pelaksanaan peker jaan; d. jadwal penugasan tenaga ahli dan

tenaga pendukung;

e. pr osedur pelaksanaan peker jaan; f. pr osedur instr uksi ker ja; dan g. pelaksana ker ja.

2) Pr ogram mutu dapat di r evisi sesuai kondisi l okasi peker jaan.

b. or ganisasi ker ja;

c. tata car a pengatur an pelaksanaan peker jaan;

d. jadwal pengadaan bahan/ mater ial, mobi lisasi per al atan dan per sonil (apabila di per lukan); dan

e. r encana pelaksanaan pemer iksaan lapangan ber sama.

16.4 Hasil rapat per si apan pelaksanaan kontr ak dituangkan dalam Ber ita Acara Rapat Persiapan

Standar Dokumen Pengadaan

Pelaksanaan Kontr ak yang di tandatangani ol eh selur uh peser ta r apat.

17 . M obilisasi 17.1 Penyedi a melakukan mobil isasi setelah tanggal dimulai nya pelaksanaan peker jaan.

17.2 Mobilisasi dilakukan sesuai dengan li ngkup peker jaan, yaitu:

a. mendatangkan tenaga ahli ;

b. mendatangkan tenaga pendukung; dan/ atau c. menyi apkan per al atan pendukung;

17.3 Mobilisasi per alatan dan per sonil dapat dil akukan secara ber tahap sesuai dengan kebutuhan.

18 . [Pengawasan Pelaksanaan Pekerjaan

18.1 Selama ber langsungnya pelaksanaan peker jaan, PPK jika di pandang per l u dapat mengangkat Pengawas Peker jaan. Pengawas Peker jaan ber kewaji ban untuk mengawasi pelaksanaan peker jaan.

18.2 Dalam melaksanakan kewajibannya, Pengawas Peker jaan selalu ber tindak untuk kepentingan PPK. Jika ter cantum dalam SSKK, Pengawas Peker jaan dapat ber tindak sebagai Wakil Sah PPK].

19 . [Perintah Penyedia ber kewaji ban untuk melaksanakan semua

per intah Pengawas Peker jaan yang sesuai dengan kewenangan Pengawas Peker jaan dalam Kontr ak i ni ]. 20 . [Akses ke Lokasi

Kerja

Penyedia ber kewaji ban untuk menjamin akses PPK, Wakil Sah PPK dan/ atau Pengawas Peker jaan ke lokasi ker ja dan l okasi lainnya, dimana peker jaan i ni sedang atau akan di laksanakan.]

21 . Pemeriksaan 21.1 Pemer iksaanBer sama

a. Pada tahap awal pel aksanaan kontr ak dan pelaksanaan peker jaan, PPK atau pi hak l ain yang ditunjuk oleh PPK ber sama- sama dengan penyedia melakukan pemer iksaan ber sama yang mencakup antar a lain pemer iksaan kesesuaian per sonil dan/ atau per alatan dengan per syaratan kontr ak. Hasi l pemer iksaan akan dituangkan dalam ber ita acara pemer iksaan.

b. Ji ka dal am pemer iksaan ber sama ditemukan hal - hal yang dapat mengakibatkan per ubahan i si kontr ak maka per ubahan

Standar Dokumen Pengadaan

tersebut akan dituangkan dalam amandemen kontr ak.

c. Ji ka hasil pemer iksaan menunjukkan bahwa per soni l dan/ atau per alatan ter nyata belum memenuhi per syaratan kontr ak maka penyedia tetap dapat melanjutkan peker jaan dengan syarat per soni l dan/ atau per alatan yang belum memenuhi syar at har us seger a di ganti dalam jangka waktu yang disepakati ber sama dengan memper hatikan Pasal tentang Per sonil Konsul tan dan Subkonsultan.

21.2 Pemer iksaanPersonil dan Per al atan

a. Pemer iksaan (i nspeksi) per sonil dan per alatan har us dilaksanakan setelah per sonil dan per al atan tiba di lokasi peker jaan ser ta di buatkan Ber ita Acar a Hasi l Inspeksi/ Pemer i ksaan yang ditandatangani ol eh PPK dan penyedia.

b. Dalam pemer iksaan per soni l dan per alatan, PPK dapat dibantu Tim Teknis dan/ atau Ti m Pendukung.

c. Bil a hasil inspeksi / pemer iksaan per soni l dan per al atan ter nyata belum memenuhi per syar atan, maka penyedia dapat mel aksanakan peker jaan dengan syar at per soni l dan per al atan yang belum memenuhi syarat har us diganti sesuai dengan ketentuan dalam Kontr ak.

d. Apabil a dalam pemer i ksaan per sonil dan per al atan mengakibatkan per ubahan isi Kontr ak maka har us di tuangkan dalam bentuk adendum Kontr ak.

21.3 Pemer iksaanLapangan

a. Apabil a diper l ukan, PPK ber sama- sama dengan penyedi a melakukan pemer iksaan l apangan untuk melakukan pengukur an dan pemer iksaan detail kondisi lapangan.

b. Untuk pemer i ksaan lapangan, PPK dapat di bantu Ti m Teknis dan/ atau Tim Pendukung. c. Hasil pemer iksaan lapangan di tuangkan dalam Beri ta Acara Pemer i ksaan Lapangan yang ditandatangani oleh PPK dan penyedia. d. Apabil a dalam pemer i ksaan lapangan

mengakibatkan per ubahan isi Kontr ak maka har us di tuangkan dalam adendum Kontr ak.

Standar Dokumen Pengadaan 22 . W aktu

Penyelesaian Pekerjaan

22.1 Kecuali Kontrak diputuskan lebih awal, penyedia ber kewaji ban untuk memulai pelaksanaan peker jaan pada Tanggal Mulai Ker ja, dan melaksanakan peker jaan sesuai dengan pr ogr am mutu, ser ta menyelesaikan peker jaan sel ambat-lambatnya pada Tanggal Penyelesaian yang ditetapkan dalam SPM K.

22.2 Jika peker jaan tidak sel esai pada Tanggal Penyelesaian bukan akibat Keadaan Kahar atau Per istiwa Kompensasi atau kar ena kesalahan atau kel al aian penyedi a maka penyedia di kenakan denda.

22.3 Jika keter lambatan ter sebut semata- mata disebabkan oleh Peri sti wa Kompensasi maka PPK dikenakan kewaji ban pembayar an ganti r ugi . Denda atau ganti r ugi ti dak dikenakan ji ka Tanggal Penyelesaian di sepakati oleh Para Pihak untuk diper panjang.

22.4 Tanggal Penyel esaian yang di maksud dalam angka 22 i ni adalah tanggal penyelesaian semua peker jaan.

23 . Perpanjangan W aktu

23.1 Jika ter jadi Per istiwa Kompensasi sehingga penyelesaian peker jaan akan melampaui Tanggal Penyelesaian maka penyedia ber hak untuk meminta per panjangan Tanggal Penyelesaian ber dasar kan data penunjang. PPK ber dasar kan

per ti mbangan Pengawas Peker jaan

memper panjang Tanggal Penyelesaian Peker jaan secara ter tulis. Per panjangan Tanggal Penyelesaian har us dilakukan melal ui adendum Kontr ak jika per panjangan ter sebut mengubah Masa Kontr ak.

23.2 PPK ber dasar kan per timbangan Pengawas Peker jaan har us telah menetapkan ada tidaknya per panjangan dan untuk ber apa l ama, dalam jangka waktu 21 (dua puluh satu) har i setelah penyedia memi nta per panjangan. Jika penyedia lalai untuk member ikan per ingatan dini atas keter lambatan atau tidak dapat beker ja sama

untuk mencegah keter lambatan maka

keter lambatan seper ti ini tidak dapat di jadikan alasan untuk memper panjang Tanggal Penyelesaian.

Standar Dokumen Pengadaan B.2 Penyelesaian Kontrak

24 . Serah Ter ima Pekerjaan

24.1 Setelah peker jaan sel esai 100% (ser atus per ser atus), penyedia mengajukan per mintaan secara ter tulis kepada PPK untuk penyer ahan peker jaan.

24.2 Dalam rangka penilaian hasil peker jaan, PPK menugaskan Panitia/ Pejabat Pener i ma Hasil Peker jaan.

24.3 Panitia/ Pejabat Pener ima Hasi l Peker jaan melakukan penil aian ter hadap hasil peker jaan yang tel ah disel esaikan ol eh penyedia. Apabila ter dapat kekur angan- kekur angan dan/ atau cacat

hasil peker jaan, penyedi a wajib

memper baiki/ menyelesaikannya, atas per intah PPK.

24.4 PPK mener ima peker jaan setelah sel ur uh hasil peker jaan dil aksanakan sesuai dengan ketentuan Kontr ak dan diteri ma oleh Panitia/ Pejabat Pener i ma Hasil Peker jaan.

B.3 Adendum

Dokumen terkait