• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

B. Pelaksanaan Pembelajaran

Pelaksanaan pembelajaran dalam penelitian ini dilaksanakan selama dua minggu terhitung sejak tanggal 3 Januari 2016 – 11 Januari 2016. Dalam pembelajaran ini peneliti bertindak sebagai observer. Adapun materi pokok dalam penelitian ini adalah lingkaran dengan kurikulum KTSP yang mencakup satu Standar Kompetensi yang terbagi dalam beberapa kompetensi dan indikator. Lingkaran (unsur dan bagian lingkaran, nilai pi, rumus keliling dan luas lingkaran) disampaikan kepada subjek penerima perlakuan yaitu siswa kelas VIII di SMP IT Insan Mulia Batanghari.

Sebelum melaksanakan pembelajaran, peneliti terlebih dahulu mempersiapkan segala yang diperlukan dalam pembelajaran dengan metode hypnoteaching. Persiapannya berupa persiapan materi, pembuatan rencana pelaksanaan pembelajaran, dan soal-soal evaluasi individu. Pembelajaran berlangsung sebanyak tiga kali, dengan rincian setiap pertemuan diisi dengan pembelajaran menggunakan metode hypnoteaching dan tes kemampuan representasi matematis. Seperti Tabel 4.5 berikut :

Tabel 4.5. Pelaksanaan Pembelajaran

Pertemu

an ke- Hari, Tanggal Jam ke-

Materi

1 Rabu, 4 Januari 2017

4, 5, dan 6

Mengenal lingkaran dan unsur-unsur dalam lingkaran.

2 Selasa, 10 Januari

2017 2 dan 3

Menentukan nilai pi dan menentukan rumus keliling lingkaran.

3 Rabu, 11 Januari 2017

4, 5, dan 6

Menentukan rumus luas lingkaran serta menghitung keliling dan luas

lingkaran.

1. Pertemuan Pertama

Guru memberikan salam ketika memasuki kelas, menyapa siswa, berdoa dan mengucap basmalah bersama, dan memeriksa absen siswa. Selanjutnya guru membimbing siswa dalam keadaan relaksasi yang paling ringan yaitu meminta siswa untuk duduk dalam posisi yang siswa anggap paling nyaman untuk mengikuti kegiatan pembelajaran serta meminta siswa untuk menarik nafas lewat hidung dan menghembuskannya melalui mulut, setelah itu guru melakukan pemberian motivasi dilanjutkan dengan pacing yang artinya menyamakan posisi dengan memberikan sugesti-sugesti positif yang sesuai dengan tujuan pembelajaran yang akan dilakukan yaitu semua siswa pintar dan dapat dengan mudah memahami penjelasan guru, siswa pasti ingat pembelajaran sebelumnya yang berkaitan dengan materi lingkaran, siswa pasti bisa menyelesaikan soal-soal yang guru berikan, materi lingkaran adalah materi yang mudah dan

menyenangkan khususnya pada pembahasan unsur dan bagian lingkaran. Dilanjutkan lagi dengan leading yang mempunyai pengertian membimbing atau mengarahkan. Pada waktu inilah guru menjelaskan isi dari materi yang dirumuskan dalam rencana pembelajaran, dalam setiap langkah-langkah metode ini guru sering menggunakan kata-kata positif yang membangun serta memberi pujian bagi peserta didik yang berprestasi atau mampu memahami materi pelajaran yang disampaikan oleh guru. Guru memberikan latihan soal ke siswa, dan meminta kepada siswa yang berani menunjukkan jawabannya ke depan kelas, dan siswa tersebut akan diberikan hadiah ataupun pujian. Setelah itu, guru memberikan tes kemampuan representasi matematis kepada siswa untuk dikerjakan secara individu. Langkah terakhir pada metode ini adalah modelling yang artinya memberikan teladan, jadi apapun yang disampaikan guru pada saat proses belajar mengajar dilaksanakan oleh guru sehingga peserta didik dapat melihat langsung teladan seorang pengajar dari apa yang disampaikannya. Langkah ini juga diiringi dengan evaluasi materi pelajaran yang telah disampaikan oleh guru. Pada saat guru meminta peserta didik untuk menyelesaikan soal tes representasi matematis banyak peserta didik merasa tidak terbiasa dan sulit untuk mengerjakannya, hal tersebut dikarenakan kebiasaan peserta didik yang hanya mendengarkan dan memperhatikan guru dalam menjelaskan dan mengerjakan contoh soal matematika di kelas.

2. Pertemuan Kedua

Guru memberikan salam ketika memasuki kelas, menyapa siswa, berdoa dan mengucap basmalah bersama, dan memeriksa absen. Selanjutnya guru membimbing siswa dalam keadaan relaksasi yang paling ringan yaitu meminta siswa untuk duduk dalam posisi yang siswa anggap paling nyaman untuk mengikuti pembelajaran serta meminta siswa untuk mensyukuri apa yang telah dia miliki dan dia dapatkan, setelah itu guru memberikan sugesti positif yang sesuai dengan

tujuan pembelajaran yang akan dilakukan yaitu semua siswa pintar dan dapat dengan mudah memahami penjelasan guru, siswa pasti ingat pembelajaran sebelumnya yang berkaitan dengan materi lingkaran, siswa pasti bisa menyelesaikan soal-soal yang guru berikan, materi lingkaran adalah materi yang mudah dan menyenangkan khususnya pada pembahasan menemukan nilai pi dan rumus keliling lingkaran. Dilanjutkan lagi dengan leading yang mempunyai pengertian membimbing atau mengarahkan. Pada waktu inilah guru menjelaskan isi dari materi yang dirumuskan dalam rencana pembelajaran, dalam setiap langkah-langkah metode ini guru sering menggunakan kata-kata positif yang membangun serta memberi pujian bagi peserta didik yang berprestasi atau mampu memahami materi pelajaran yang disampaikan oleh guru. Guru memberikan latihan soal ke siswa, dan meminta kepada siswa yang berani menunjukkan jawabannya ke depan kelas, dan siswa tersebut akan diberikan hadiah ataupun pujian. Setelah itu, guru memberikan tes kemampuan representasi matematis kepada siswa untuk dikerjakan secara individu. Langkah terakhir pada metode ini adalah modelling yang artinya memberikan teladan, jadi apapun yang disampaikan guru pada saat proses belajar mengajar dilaksanakan oleh guru sehingga peserta didik dapat melihat langsung teladan seorang pengajar dari apa yang disampaikannya. Langkah ini juga diiringi dengan evaluasi materi pelajaran yang telah disampaikan oleh guru. Pelaksanaan metode hypnoteaching berjalan lebih baik dari pertemuan sebelumnya karena pada pertemuan ini peserta didik lebih banyak yang memperhatikan penjelasan pendidik saat proses belajar mengajar berlangsung. Soal tes kemampuan representasi matematis pada pertemuan ini diselesaikan peserta didik dengan cukup baik, walaupun nilai yang dihasilkan masih kurang memuaskan.

Pelaksanaan metode hypnoteaching pada pertemuan ini berjalan sangat baik karena peserta didik mulai nyaman dengan kondisi belajar-mengajar yang pendidik terapkan, sesekali pendidik memberikan apresiasi pada peserta didik yang berprestasi dengan pemberian pujian yang tidak hanya meningkatkan motivasi belajar matematika bagi peserta didik yang berprestasi saja tetapi juga meningkatkan semangat dan motivasi belajar peserta didik yang lainnya. Peserta didik lebih aktif pada saat proses pemberian materi maupun pada saat evaluasi (pemberian soal tes) dilaksanakan.

Dokumen terkait