• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 Hasil Penelitian

4.1.1 Pelaksanaan Pembelajaran

Pembelajaran dilaksanakan di kelas IV SD Negeri 01 Wonopringgo pada tanggal 30 Maret sampai dengan 11 April 2016. Sampel yang digunakan sebagai kelas eksperimen yaitu kelas IV A SD Negeri 01 Wonopringgo Kabupaten Pekalongan dan sampel yang digunakan sebagai kelas kontrol yaitu kelas IV B SD Negeri 01 Wonopringgo Kabupaten Pekalongan.

Penelitian ini dimulai dengan kegiatan pembelajaran di kelas eksperimen dan di kelas kontrol sebanyak dua pertemuan. Kegiatan pembelajaran

dilaksanakan pada tanggal 30 Maret sampai 11 April 2016. Pada kelas eksperimen, kegiatan pembelajaran dilaksanakan dengan menerapkan model

problem posing. Sedangkan pada kelas kontrol, kegiatan pembelajaran dilaksanakan dengan menerapkan model konvensional. Pada pertemuan pertama pembelajaran, alokasi waktu yang digunakan yaitu tiga jam pelajaran (3 x 35 menit) dan pertemuan kedua pembelajaran, alokasi waktu yang digunakan yaitu dua jam pelajaran (2 x 35 menit). Hal tersebut disesuaikan dengan alokasi waktu yang terdapat dalam silabus dan kesepakatan antara peneliti dengan guru kelas SD Negeri 01 Wonopringgo Kabupaten Pekalongan.

Setelah dilakukan kegiatan pembelajaran sebanyak dua pertemuan, peneliti memberikan soal posttest kepada siswa di kelas eksperimen dan kelas kontrol. Berikut ini merupakan penjelasan mengenai pelaksanaan pembelajaran di kelas eksperimen dan kelas kontrol.

4.1.1.1 Kelas Eksperimen

Pada kelas eksperimen, kegiatan diawali dengan kegiatan pembelajaran yang dilakukan dengan menerapkan model problem posing sebanyak dua pertemuan. Pertemuan pertama dilaksanakan pada hari Rabu, 30 Maret 2016 dengan alokasi waktu 3 jam pelajaran (3 x 35 menit) dan pertemuan kedua dilaksanakan pada hari Senin, 4 April 2016 dengan alokasi waktu 2 jam pelajaran (2 x 35 menit). Penelitian diakhiri dengan pemberian soal posttest pada hari Selasa, 5 April 2016 pukul 09.00 sampai dengan 09.35.

Pada kelas eksperimen, pertemuan pertama dilaksanakan pada tanggal 30 Maret 2016 pukul 07.15 sampai dengan 09.00 (3 jam pelajaran). Materi yang diajarkan yaitu materi pecahan. Kegiatan pembelajaran terdiri dari kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup.

Kegiatan pendahuluan meliputi guru membuka pelajaran dengan berdoa dan memberi salam, pengkondisian kelas, presensi kelas dan menyampaikan materi yang akan dipelajari serta tujuan pembelajaran.

Kegiatan inti meliputi kegiatan eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi. Pada kegiatan eksplorasi, guru menunjukkan roda pecahan dan melakukan tanya jawab dengan siswa. Selanjutnya siswa diminta menyebutkan nilai pecahan pada bagian roda pecahan yang ditunjukkan oleh guru. Kemudian guru mengingatkan kembali mengenai penjumlahan dan pengurangan pecahan dengan contoh, secara bersama, siswa dan guru menyelesaikan operasi hitung pecahan tersebut. Selanjutkan guru menjelaskan cara menyelesaikan soal cerita yang berkaitan dengan pecahan. Pada kegiatan elaborasi, siswa melakukan diskusi untuk membuat atau menyusun soal berdasarkan informasi atau situasi yang diberikan guru, menukarkan soal yang telah dibuat dengan kelompok lain, kemudian menyelesaikan soal yang telah dibuat secara berkelompok. Kemudian siswa mempresentasikan hasil diskusi kelompok di depan kelas. Pada kegiatan konfirmasi, guru dan siswa secara bersama-sama menyimpulkan pelajaran, pemberian reward, melakukan tes formatif, dan penutup.

Pada kelas eksperimen, pertemuan kedua dilaksanakan pada tanggal 4 April 2016 pukul 09.15 sampai dengan 10.25 (2 jam pelajaran). Materi yang diajarkan yaitu pecahan. Kegiatan pembelajaran terdiri dari kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup.

Kegiatan pendahuluan meliputi guru membuka pelajaran dengan berdoa dan memberi salam, pengkondisian kelas, presensi kelas, menyampaikan mata pelajaran dan tujuan pembelajaran.

Kegiatan inti meliputi kegiatan eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi. Pada kegiatan eksplorasi, guru menjelaskan kembali mengenai cara menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan pecahan. Selanjutnya siswa bersama guru menyelesaikan soal cerita. Pada kegiatan elaborasi, siswa melakukan diskusi untuk membuat atau menyusun soal berdasarkan informasi atau situasi yang diberikan guru, menukarkan soal yang telah dibuat dengan kelompok lain, kemudian menyelesaikan soal yang telah dibuat secara berkelompok. Kemudian siswa mempresentasikan hasil diskusi kelompok di depan kelas. Pada kegiatan konfirmasi, guru dan siswa secara bersama-sama menyimpulkan pelajaran, pemberian reward, melakukan tes formatif, dan penutup.

4.1.1.2 Kelas Kontrol

Pada kelas kontrol, kegiatan diawali dengan kegiatan pembelajaran yang dilakukan dengan menerapkan model konvensional sebanyak dua pertemuan. Pertemuan pertama dilaksanakan pada hari Rabu, 6 April 2016 dengan alokasi waktu 3 jam pelajaran (3 x 35 menit) dan pertemuan kedua dilaksanakan pada hari Senin, 11 April 2016 dengan alokasi waktu 2 jam pelajaran (2 x 35 menit).

Penelitian diakhiri dengan pemberian soal posttest pada hari Selasa, 12 April 2016 pukul 09.00 sampai dengan 09.35.

4.1.1.2.1 Pertemuan Pertama

Pada kelas kontrol, pertemuan pertama dilaksanakan pada tanggal 6 April 2016 pukul 07.15 sampai dengan 09.00 (3 jam pelajaran). Materi yang diajarkan yaitu materi pecahan. Kegiatan pembelajaran terdiri dari kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup.

Kegiatan pendahuluan meliputi guru membuka pelajaran dengan berdoa dan memberi salam, pengkondisian kelas, presensi kelas dan menyampaikan materi yang akan dipelajari serta tujuan pembelajaran.

Kegiatan inti meliputi kegiatan eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi. Pada kegiatan eksplorasi, guru menunjukkan roda pecahan dan melakukan tanya jawab dengan siswa. Selanjutnya siswa diminta menyebutkan nilai pecahan pada bagian roda pecahan yang ditunjukkan oleh guru. Kemudian guru mengingatkan kembali mengenai penjumlahan dan pengurangan pecahan dengan contoh, secara bersama siswa dan guru menyelesaikan operasi hitung pecahan tersebut. Selanjutnya guru menjelaskan cara menyelesaikan soal cerita yang berkaitan dengan pecahan. Pada kegiatan elaborasi, siswa melakukan diskusi untuk menyelesaikan soal dari guru. Kemudian siswa mempresentasikan hasil diskusi kelompok di depan kelas. Pada kegiatan konfirmasi, guru dan siswa secara bersama-sama menyimpulkan pelajaran, pemberian reward, melakukan tes formatif, dan penutup.

Pada kelas kontrol, pertemuan kedua dilaksanakan pada tanggal 11 April 2016 pukul 09.15 sampai dengan 10.25 (2 jam pelajaran). Materi yang diajarkan yaitu pecahan. Kegiatan pembelajaran terdiri dari kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup.

Kegiatan pendahuluan meliputi guru membuka pelajaran dengan berdoa dan memberi salam, pengkondisian kelas, presensi kelas, menyampaikan mata pelajaran dan tujuan pembelajaran.

Kegiatan inti meliputi kegiatan eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi. Pada kegiatan eksplorasi, guru menjelaskan kembali mengenai cara menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan pecahan. Selanjutnya siswa bersama guru menyelesaikan soal cerita. Pada kegiatan elaborasi, siswa melakukan diskusi untuk menyelesaikan soal yang diberikan guru. Kemudian siswa mempresentasikan hasil diskusi kelompok di depan kelas. Pada kegiatan konfirmasi, guru dan siswa secara bersama-sama menyimpulkan pelajaran, pemberian reward, melakukan tes formatif, dan penutup.

Dokumen terkait