• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODE PENELITIAN

A. Jenis Penelitian

2. Pelaksanaan Tindakan

Pelaksanaan merupakan pengejawanatahan atau pelaksanaan rancangan yaitu, melakukan tindakan di kelas. Pada tahap ini guru harus mengingat dan taat pada perencanaan yang sudah di sepakati dan dirumuskan antara guru dan peneliti. Pada tahap ini guru melaksanakan kegiatan sesuai dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian dan prosedur penilaian yang telah disusun bersama. Guru sebagai pelaksana tindakan dan peneliti sebagai pengamat jalannya proses tindakan.

59 3. Observasi atau pengamatan

Pelaksanaan observasi oleh peneliti dilakukan pada saat tindakan sedang berlangsung, jadi keduanya berlangsung pada saat yang bersamaan.

Pada penelitian ini peneliti bertindak sebagai observer. Selama proses pembelajaran berlangsung peneliti mengamati proses pembelajaran dengan mengamati anak-anak yang sedang melakukan aktivitas pembelajaran meliputi kegiatan awal, inti, akhir dengan menggunakan lembar observer di mana aspek yang diamati pada anak didik, meliputi kelancaran, keluwesan, keaslian, dan kerincian (elaborasi). Pengamatan dalam proses penerapan kegiatan mengambar bebas berlangsung dilakukan oleh peneliti untuk mengamati aspek kamampuan kreativitas anak yang ada pada diri peserta didik. Kegiatan tersebut dilakukan untuk menggumpulkan data-data yang akan diolah untuk menentukan tindakan yang akan dilakukan selanjutnya.

4. Refleksi

Refleksi kegiatan merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mengemukankan kembali apa yang sudah terjadi. Refleksi dilaksanakan ketika guru sebagai pelaksana sudah selesai melakukan tindakan, kemudian berhadapan dengan peneliti dan subjek peneliti, hal ini dilakukan untuk bersama-sama mendiskusikan pengejawantahan rencana tindakan. Guru dan peneliti melakukan analisis terhadap hasil pengamatan yang telah dilakukan. Dan dari hasil pengamatan tersebut peneliti melakukan refleksi sekiranya terdapat kekurangan atau kelebihan.

60

Kemudian guru dan peneliti mencari solusi terhadap kekurangan yang ada pada siklus 1 untuk perbaikan pada siklus selanjutnya.

Gambar 3.1 Diagram penelitian tindakan model Suharsimi Arikunto E. Instrumen Penilaian

Instrumen penilaian yang digunakan pada penelitian ini yakni : Lembar observasi anak dan guru berupa (checklist) digunakan agar peneliti lebih terarah dalam melakukan observasi sehingga data yang di dapatkan lebih mudah diolah.

Lembar observasi tersebut digunakan untuk mengetahui peningkatan kreativitas anak melalui kegiatan menggambar bebas.

61

Berikut ini kisi-kisi lembar observasi Anak dan Guru (checklist) Tabel 3.1 Kisi-kisi Lembar Obervasi Anak (Checklist)

No Aspek Indikator

1 Kelancaran Anak mampu membuat gambar berbeda 2 Fleksibilitas Anak mampu menceritakan hasil gambarnya 3 Orisinalitas Anak mampu menggambar sesuai apa yang

ada dipikirannya

4 Elaborasi Anak mampu menjelaskan/menceritakan gagasan/ide tentang gambar yang dibuatnya

Tabel 3.2 Kisi-kisi Lembar Observasi Guru (Checklist)

No Lengkah-langkah kegiatan

1 Guru Mengajak anak untuk melakukan tanya jawab seputar kabar anak 2 Guru menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan dalam kegiatan

menggambar bebas

3 Guru menyampaikan kegiatan yang akan dilakukan hari itu

4 Guru memberi kesempatan kepada anak untuk menggambar sesuai dengan ide atau gagasannya sendiri

5 Selama kegiatan berlangsung peneliti, peneliti berkeliling untuk mengamati kerja anak. Sedangakn guru mendampingi dan memberi motivasi kepada anak agar mampu menggambar sesuai dengan idenya sendiri

6 Peneliti dan guru menghargai karya anak dengan memberikan tanda bintang reward sehingga anak akan lebih termotivasi.

62 F. Teknik Penggumpulan Data

Teknik penggumpulan data merupakan langkah yang utama dalam suatu penelitian karena tujuan utama dari dilakukannya penelitian adalah untuk menggumpulkan data. Dalam Penelitian ini teknik penggumpulan data yang di gunakan adalah :

1. Observasi

Metode observasi ini dilakukan dengan cara pengamatan dan pencatatan pada saat kegiatan pembelajaran tanpa mengganggu kegiatan belajar mengajar yang sedang berlangsung.

2. Dokumentasi.

Dokumentasi merupakan metode penelitian dengan mencari data mengenai hal-hal atau variabel yang berupa catatan, transkip, buku, surat kabar, majalah, prasasti, notulen rapat, agenda, dan sebagainya. Pada penelitian ini dokumentasi kegiatan menggambar bebas anak dari awal kegiatan hingga menghasilkan karya. Menurut Sugiono ( 2018: 28),

G. Teknik Analisi Data

Data adalah catatan penilaian, baik yang berupa fakta maupun angka angka. Data yang diperoleh dan dikumpulkan dianalisis terlebih dahulu dengan maksud untuk membuktikan ada tidaknya perbaikan yang dihasilkan setelah dilakukan tindakan. Dengan adanya analisis data ini, maka dapat diketahui seberapa besar peningkatan kemampuan kreativitas anak setelah diberikan tindakan melalui penerapan kegiatan pembelajaran menggambar bebas. Dalam

63

pelaksanaan penelitian tindakan kelas, ada dua jenis data yang dapat digunakan yaitu :

1. Data Kualitatif

Data Kualitatif yaitu informasi berbentuk kalimat yang memberi gambaran tentang tentang tingkat pemahaman terhadap sesuatu, pandangan, atau sikap anak terhadap metode belajar yang baru yang dapat dianalisis secara kualitatif.

2. Data Kuantitatif

Data kuantitatif yaitu data yang dapat dianalisis secara deskriptif menggunakan analisis statistik deskriptif (menghitung rata-rata perkembangan anak berdasarkan skor yang diperoleh dari lembar observasi). Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif yaitu mencoba menggambarkan keadaan yang sebenarnya dan dideskripsikan dalam bentuk narasi sesuai hasil pengamatan. Data juga dianalisis menggunakan deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dari perlakuan yang diberikan guru. Tujuannya yaitu untuk mengetahui peningkatan kemampuan kreativitas anak setelah diberikan tindakan melalui penerapan kegiatan menggambar bebas. rumus yang digunakan dalam analisis data deskriptif kuantitatif sederhana untuk mencari persentase yaitu :

𝑃 = x 100%

P = Angka Presentase

F = frekuensi yang sedang dicari persentesenya

64

n = jumlah persentase/ banyaknya individu/ indikator.

Peneliti mengelompokkan 4 kriteria hasil presentasi kreativitas anak yang diadaptasikan dari Acep Yoni (2010: 40) :

No Kriteria Persentase

1 Berkembang sangat baik 75%-100%

2 Berkembang Sesuai Harapan 50%-74%

3 Mulai Berkembang 25%-49%

4 Belum Berkembang 0%-24%

3.3 Tabel Persentase kreativitas Anak H. Indikator Keberhasilan

Sesuai dengan kreativitas penelitian tindakan kelas, pada penelitian ini dinyatakan meningkat apabila dalam proses pembelajaran terlihat adanya peningkatan kreativitas dari siklus I ke siklus berikutnya dengan kriteria 75% dari total anak didik. Kreativitas anak didik dikatakan meningkat apabila dalam proses pembelajaran terlihat anak mampu mengguasai 4 aspek kreativitas yaitu, fleksibilitas, kelancaran, elaborasi,dan orisinalitas.

65

BAB IV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Dokumen terkait