• Tidak ada hasil yang ditemukan

TAHUN PELAJARAN 2017/2018

2) Pelaksanaan Tindakan

Pelaksanaan Tindakan dalam siklus I ini dilaksanakan sebanyak dua kali pertemuan.

a) Pertemuan Pertama

Pertemuan ini dilaksanakan pada hari Rabu 11 Oktober 2017 dan diikuti oleh 15 siswa dengan materi pembelajaran Sifat-sifat Benda. Dengan alokasi waktu ( 2x35 menit).

(1) Kegiatan Awal

Kegiatan pembelajaran dilaksanakan diawali dengan salam dan do’a. Kemudian guru memperkenalkan diri terlebih dahulu, setelah memperkenalkan diri guru mengecek daftar hadir siswa. Setelah itu guru memberikan motivasi berupa sebuah permaian “ Ibu Berkata”, setelah dirasa siswa siap untuk mengikuti pembelajaran, guru memulai pembelajaran dengan sedkit mengulas materi pembelajaran yang lalu dengan memberi sebuah pertanyaan, serta dilanjutkan dengan penyampaian tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. Kemudian guru memberikan soal

pretest seabanyak 5 soal esay kepada siswa.

(2) Kegiatan Inti

Pada kegiatan inti ini siswa diminta untuk membaca sekilas teks bacaan “ Sifat-sifat Benda” yang telah dibagikan oleh guru (preview) . Kemudian guru membagi siswa dalam 7 kelompok untuk mebuat pertanyaan, yang terdiri dari 2 orang siswa tiap kelompoknya. Setelah membagi siswa dalam 7 kelompok guru meminta siswa

untuk membuat pertanyaan (Question), namun tidak semua siswa yang mengikuti pembelajaran dapat membuat pertanyaan dengan mudah untuk itu guru juga memberikan arahan dan bimbangan dalam pembuatan pertanyaan. Selama siswa membuat soal siswa juga diminta untuk membaca dan memahami isi dari bacaan tersebut (read). Setelah selesai membuat soal siswa diminta untuk mememukan jawaban dari soal yang telah dibuat oleh mereka dengan cara membaca materi pembelajaran (reflect). Kegiatan ini bertujuan untuk memudahkan siswa dalam memahami materi pembelajaran. Kemudian siawa diminta mambuat ringkasan atau intisari pembelajaran dengan menggunkan kalimat yang sederhana yang bertujuan mudah diingat oleh siwa (recite). Sebelum mengkhiri kegiatan pembelajaran pada pertemuan pertama, guru meminta salah satu kelompok untuk membacakan hasil kerja mereka yaitu pada kelompok nya rido dan fendri(review).

(3) Kegiatan Akhir

Guru bersama siswa membuat kesimpulan atas materi yang telah dipelajari. Guru memberikan tugas rumah dan menginformasikan rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya, kemudian guru menghimbau kepada

seluruh siswa untuk membaca materi selanjutnya. Agar pertemuan yang akan datang siswa akan lebih mudah memahami materi. Guru menutup pembelajaran dengan berdo`a bersama dan mengucap salam.

b) Pertemuan kedua

Pertemuan kedua pada siklus I dilaksanakan pada tanggal 13 oktober 2017 dengan alokasi waktu (2x35 menit) dengan materi pembahasan “Pereubahan wujud zat”. Adapun pelaksanaan pembelajaran sebagai berikut:

(1) Kegiatan Awal

Sebelum melaksanakan pembelajaran terlebih dahulu guru meminta ketua kelas untuk memimpin berdoa agar pembelajaran dapat berjalan dengan lancar, selanjutnya guru mengisi daftar hadir siswa untuk mengetahui jumlah siswa yang dapat mengikuti pembelajaran, untuk menumbuhkan rasa semangat siswa dalam belajar siswa guru kembali memberikan sebuah permain yang berupa “ bom ganjil” melalui permainan ini siswa merasa pembelajaran sedikit berbeda dengan biasanya, sehingga siswa merasa semangat dalam mengikuti pembelajaran. Tidak terlarut dalam permainan tersebut guru mulai memberi pertanyaan kepada siswa tentang materi pertemuan sebelumnya dengan pertanyaan

“sebutkan sifat zat padat ?” yang ditunjukan kepada siswa. Selanjutnya guru meminta siswa untuk membuka buku pelajaran mereka pada materi perubahan wujud benda.

(2) Kegiatan inti

Pembelajaran pada pertemuan ini setelah siswa membaca materi secara sekilas (preview) tentang “perubahan wujud zat”, siswa diminta untuk membuat pertanyaan dengan teman sekelompoknya(question), pada pertemuan kedua ini siswa mulai berani bertanya tentang materi pembelajaran yang belum dimengerti atau dipahami oleh mereka. setelah mereka membuat pertanyaan mereka diminta juga untuk menjawab pertanyaan yang dicari melalui kegiatan membaca (read)

sebelumnya pertanyaan tersebut ditulis pada kartu pertanyaan yang telah disediakan oleh guru.

Gambar 5. siswa sedang membuat pertanyaan

Guru meminta siswa untuk menanggapi pertanyaan dari kelompok lain (reflect). Setelah mereka menemukan jawaban atas pertanyaan yang mereka buat, siswa juga diminta untuk menuliskan ringkasan materi pembelajaran dengan kalimat yaang sederhana (Recite), kemudian salah satu kelompok diminta untuk maju kedepan untuk membacakan pertanyaan dan jawaban sekaligus menjadi intisari dari materi pembelajaran

(review).

(3) Kegiatan akhir

Setiap siswa harus mengetahui jawaban dari pertanyaan yang telah dibuat dalam kelompoknya, dan siswa mengerjakan soal postest yang berjumlah 5 soal yang berbentuk esay selanjutnya siswa dan guru

bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan tentang materi yang telah dibahas. Sebelum menutup pelajaran, guru memberikan tugas kepada siswa sebagai PR dan mengucap salam.

3) Pengamatan (Observasi)

Tahap ketiga dari penelitian tindakan kelas ini adalah pengamatan. Pengamatan dilakukan bersamaan dengan berlangsungnya tindakan. Pada tahapan ini dilakukan observasi aktivitas siswa dan kegiatan guru, seperti pada lampiran. Observasi ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana aktivitas siswa selama pelaksanaan tindakaan, hasil dari observasi ini akan digunakan dalam menentukan langkah selanjutnya untuk mengatasi permasalahan yang ada.

a) Hasil Belajar Mata Pelajaran IPA Siklus I

Hasil belajar yang diamati dalam penelitian ini adalah ranah kognitif siswa, penilaian hasil belajar siswa didasarkan pada kemampuan siswa dalam mengerjakan soal pretest dan

posttest yang sudah diberikan guru kepada siswa kelas IV SDN

03 Isorejo dengan jumlah 15 siswa pada siklus I. hasil belajar ini juga digunakan untuk menentukan tindakan selanjutnya dalam penelitian.

Data hasil belajar siswa dapat dilihat pada tabel 5. berikut

Tabel 5

Hasil Belajar Siswa Siklus I

No Nama

Siklus I

Pretes keterangan Postes Keterangan

T TT T TT

1 Abddul Azis Rokhmat

60 √ 75

2 Anggraeni Tri Widyasari

40 √ 55

3 Aviljah

25 √ 45

4 Dian Juli Saputra

15 √ 35

5 Dita Aulia Rahmadani

40 √ 65 √ 6 Doni Lusianto 40 √ 50 √ 7 Fendri Kuswanto 15 √ 50 √ 8 Kartika Putri 35 √ 55 √ 9 Lucky Ramadhani 25 √ 55 √ 10 Reza Aditya 15 √ 35 √ 11 Rido Syakbani 40 √ 60

12 Rizma Kurnia Almahri

60 √ 80 √ 13 Robi Saputra 65 √ 85 √ 14 Santika Sari 15 √ 30 √ 15 Yogi Saputra 40 √ 60 √ Jumlah 530 3 12 835 6 9 Rata-Rata 35 55 Nilai Maksimal 65 85 Nilai Minimal 15 25 Presentase Tuntas 20% 80% 40% 60%

Setelah pelaksanaan siklus I hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari pertemuan pertama dengan pertemuan keduan dengan memperoleh nilai rata-rata pada siklus I pertemuan pertema sebesar 35, sedangkan pada pertemuan kedua nilai rata-ratsa siswa meningkat menjadi 55.

0 50 100 35 65 15 20% 55 85 25 40% pretest Untuk lebih jelasnya peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA menggunakan Metode PQ4R kelas IV SDN 03 Isorejo kecamatan bungan mayang Lampung Utara dapat dilihat dalam grafik II baerikut:

Grafik I

Hasil Belajar Siswa Siklus I

Pada Mata Pelajaran IPA menggunakan Metode PQ4R

Berdasarkan tabel dan grafik di atas, dapat terlihat bahwa siswa yang memperoleh nilai ≥ 60 yang masuk dalam kategori tuntas mencapai 40%. Sedangkan siswa yang memperoleh nilai ≤ 60 dan masuk kategori tuntas sebanyak 60%.

Meskipun hasil belajar mata pelajaran IPA yang diharapkan belum tercapai sepenuhnya, namun hasil belajar siswa dari tes siklus I ini mengalami peningkatan. Hal ini dapat dilihat dari persentase ketuntasan siswa sebelum dilakukannya tindakan atau pada saat peneliti melakukan prasurvey di SDN 03 Isorejo Kecamatan Bungan Mayang Lampung Utara adalah 26%. Sedangkan setelah dilakukannya tindakan pada siklus I tingkat

ketuntasan siswa mengalami peningkatan sebesar 14% yaitu menjadi 40%.

4) Refleksi

Pada tahap refleksi, bahwa pelaksanaan kegiatan belajar mengajar pada siklus I ini masih terdapat kekurangan, sehingga perlu adanya revisi untuk dilakukan pada siklus berikutnya.

a) Siswa kurang memahami metode pembelajaran yang sedang dilakukan.

b) Aktivitas yang dilakukan beberapa siswa ada yang sering mengganggu temannya ketika proses pembelajaran berlangsung dan mengobrol sehingga membuat kelas menjadi kurang kondusif sehingga siswa belum memahami materi pembelajaran dengan keseluruhan.

c) Masih ada siswa yang belum bisa membuat pertanyaan dan masih malu untuk membacakan hasil kerja siswa.

d) Tindakan yang akan dilakukan pada siklus II adalah:

(1) Guru harus memberi pemahaman kepada siswa tentang metode pembelajaran yang akan dilakukan sehingga siswa lebih antusias dalam pembelajaran dan tidak bingung dalam melaksanakan pembelajran dengan menggunakan metode PQ4R.

(2) Guru harus memberi pengawasan dan perhatian lebih kepada siswa yang sering mengganggu temannya dan mengobrol saat

pembelajaran berlangsung dan memberikan bimbingan kepada siswa yang belum bisa membuat daftar pertnyaan. (3) Guru harus lebih terampil dalam memotivasi siswa,

merangsang siswa agar berani untuk mepresentasikan hasil kerjanya, baik itu menggunakan reward berupa hadiah atau pujian sehingga siswa akan lebih bersemangat dalam mengikuti pembelajaran.

c. Pelaksanaan Siklus II

Berdasarkan refleksi terhadap pelaksanaan siklus I, maka diadakan perencanaan yang lebih baik terhadap pelaksanaan siklus II tentunya dengan harapan bahwa pelaksanaan siklus II indikator keberhasilan pembelajaran tercapai. Pada siklus II ini tahapan proses pembelajaran masih sama yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. 1) Perencanaan

Perencanaa tindakan yang akan dilakukan pada siklus II ini didasarkan pada pelaksanaan siklus I yang telah dilaksanakan. a) Mempersiapkan bahan pembelajaran

Materi yang akan dibahas dalam siklus II pada pertemuan pertama yaitu sifat benda dan kegunaanya.

b) Mempersiapkan sumber belajar

Adapun sumber belajar yang digunakan seperti buku pembelajaran IPA kelas IV dan dibantu denga buku BSE mata pelajaran IPA.

c) Membuat rencana pelaksanaan pembelajaran ( RPP)

Membuat rencana pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan penggunaan metode PQ4R.

d) Membuat perangkat evaluasi

Peneliti menyiapkan alat evaluasi berdasarkan pada pembuatan kisi-kisi soal. Banyak soal yang diberikan sebanyak 5 soal yang akan diujikan pada awal pertemuan (pretest) dan pada akhir pertumuan siklus (postest).

e) Menyiapkan lembar observasi guru dan siswa

Lembar observasi ini adalah lembar yang digunakan untuk mengamati penerapan penggunaan metode PQ4R.

f) Menyiapkan kartu pertanyaan

Kartu ini digunakan oleh siswa untuk membuat pertanyaan dari materi yang telah dipelajari.

g) Memberikan rewar atau pujian kepada siswa.

Namun pada siklus ini guru lebih menekankan pada penggunaan metode PQ4R yaitu memnbuat daftar pertanyan, seperti yang terlihat pada siklus I banyak siswa yang belum bisa membuat daftar pertanyaan sehinga perlaksanaa siklus II ini lebih ditekankan pada hal itu.

2) Pelaksanaan Tindakan

Pembelajaran pada siklus II dilaksanakan sebanyak 2 kali pertemuan, di awal pertemuan diadakan tes (pretest) dan

pertemuan akhir dilakukan uji tes (postest), ini untuk mengetahui hasil belajar siswa setelah adanya tindakan pembelajaran dengan menggunakan metode PQ4R.

(a) Pertemuan Pertama

Pembelajaran pertama ini dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 18 Oktober 2017 yang dilaksanakan selama 2 jam pelajaran (2 x 35 menit). Materi pada pembahasan “ Sifat Bahan dan Kegunaannya”.

(1) Kegiatan Awal

Pembelajaran pada pertemuan awal ini dilaksanakan dengan guru memberikan apersepsi pembelajaran, yaitu dengan mengucap salam dan dilanjutkan dengan berdoa. Setelah berdoa selsai guru mengisi daftar hadir siswa pada tanggal 8 oktober 2017 pada mata pelajaran ipa. Kemudian guru meberikan motivasi sebelum melaksanakan pembelajaran dengan memberikan game “ Lakukan apa yang ibu katakan, jangan lakukan apa yang ibu lakukan” , yang salah dalam permainan ini diberikan sebuah pertanyaaan pelajaran minggu lalu “ sebutkan perubahan wujud benda”? yang berkesmpatan untuk menjawab yang pertama kali yaitu Dita. Selatah dita berhasil menjawab pertnyaan tersebut perminan dilanjutkan hingga Robi berkesmpatan untuk medapatkan pertanyaan “ Jelaskan Perubahan wujud membeku “ ?. setelah pertanyaan

itu terjawab guru menganti hukuman bagi yang salah yaitu dengan membuat pertnyaan dengan perturan yang baru ini belum ada siswa yang berani untuk membuat pertanyaan, sehingga guru memberikan soal pretest untuk mengetahui pemahaman siswa dalam materi yang akan dipelajari.

(2) Kegiatan Inti

Kegiatan ini dilakukan dengan siswa membaca sekilas tentang materi pembelajaran (preview), kemudian dibagi menjadi 7 kelompok siswa diminta untuk membaca materi pembelajaran dengan memperhatikan informsi yang penting untuk selanjutnya siswa diminta untuk membuat daftar pertanyaan (Question), tidak lupa untuk menandai kalimat tersebut dengan stabilo agar mudah dalam mencarinya kembali (read). Selama pelaksanaan siklus 2 pada pertemuan pertama ini siswa sudah mulai memahami penggunaan metode PQ4R, meskipun terkadang masih ada yang bingung dalam membuat pertanyaan. Guru memberikan waktu untuk mencari jawaban atas pertanyaan yang mereka buat (refelct), setelah siswa selesai menjawab pertanyaan mereka diminta untuk membuat intisari dari materi pembelajaran hari itu (recite), siswa meminta siswa untuk menyanpaikan hasil kerjanya didepan kelas (review), dengan malu-malu majulah siswa yang bernama Robi dan Luky untuk membacakan jawaban atas pertanyaan

yang mereka buat. Guru memberikan pujian kepada kelompok yang berani maju kedepan, dengan memberikan “tepuk tangan”.

(3) Kegiatan Akhir

Sebelum mengakhiri pada pertemuan pertama ini guru dan siswa menyimpulkan materi pembelajaran pada saat itu, lalu dilanjutkan pemberian tugas membaca dirumah agar lebih memahami materi pembelajaran, selanjutnya guru menutup pembelajaran dan mengucapkan salam.

Pada pertemuan pertama pada siklus ke II ini siswa telah memahami alur dari Metode Pembelajaran PQ4R. Insrtruksi yang diberikan guru siswa laksanakan

Selanjutnya pertemuan kedua dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 20 Oktober 2017 yang dibantu dengan 1 orang guru yang sama sebagai observer.

(b) Pertemuan kedua

Pembelajaran pada siklus dua pertemuan keduan dilaksanakan dengan materi pembelajaran “ Sifat Bahan dan Kegunanya” . proses kegiatan belajar mengajar dilaksanakan dengan alokasi waktu (2x35 menit) atau dua jam pelajaran. Adapun proses pelaksanaannya yaitu sebagai berikut:

(1) Kegiatan Awal

Pada kegiatana awal pembelajaran guru mengucapkan salam dilanjutkan berdoa dan meningisi daftar hadir siswa, karena pada proses pembelajaran berada pada jam pertama. Setelah selesai mengisi daftar hadir siswa. Guru menanyakan tugas yang diberikan pada pertemuan sebelumnya yaitu tugas membaca dirumah dan meminta salah satu siswa untuk menyampaikan hal-hal yang penting dari bacaan tersebut. Sembari mengulas materi yang disampaikan pertemuan yang sebelumnya, untuk meningkatkan semangat belajar pada siswa tidak lupa guru memberikan motivasi berupa permainan “ ibu Berkata”. Peraturan pada permainan ini masih sama dengan permainan sebelumnya yang salah dalam perminan ini diminta untuk menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan pertemuan sebelumnya. Dalam permianan ini terdapat beberapa siswa yang salah dalam permianan ini yaitu, risma, anggi , aziz dari ketiga siswa tersebut diberikan soal masing-masing dan ada diantara meraka yang tidak bisa menjawab pertanyaan yang diberikan, soal pun diberikan kepada siswa yang bisa menjawabnya, untuk menambah semangat belajar pada siswa tidak lupa guru memberikan pujian berupa “tepuk hebat”. (2) Kegiatan Inti

Pembelajaran pada siklus dua pertemuan kedua ini, siswa sudah memahami alur penggunaan metode PQ4R, pada pelaksanaan pembelajaran siswa diminta untuk membaca bahan bacaan yang telah disediakan oleh guru (preview), guru memberikan kesempatan pada siswa untuk bertanya tentang materi yang belum dipahami yang ada pada bacaan tersebut. Guru memberi masing-masing murid satu lembar kertas untuk menuliskan pertanyaan apa saja yang menyangkut materi

(question). Siswa sudah tidak ada yang merasa kebingungan

ketika harus membuat pertanyaan sehingga proses ini tidak memakan waktu lama karena siswa langsung menuliskan pertanyaan ketika ia telah mendapat kertas dari guru. Setelah selsai membuat pertanyan siswa tidak lupa menulis jawaban atas pertanyaan yang terlebih dahalu dibuat (read). Kemudian siswa mengoreksi jawaban temanya atas pertanyaan yang telah dibuat (reflect). Kemudian siswa juga diminta untuk membuat intisari materi pembelajaran (recite). Kemudian siswa membacakan hasil kerja samanya didepan kelas (review), dengan menggunakan permaianan ibu berkata yang salah membacakan jawaban nya kedepan. Permaianan itu dilakukan dengan tujuan agar semau siswa berkesempatan untuk maju kedeapan.setelah siswa maju mempersentasikan semua kemudian siswa diminta untuk mengerjakan soal postes yang

Gambar 7. siswa melaksanakan

recite

telah disiapkan untuk mengetahui sejauhmana pemahaman siswa dalam mengikuti pembelajaran dengan menggunakan metode PQ4R.

(3) Kegiatan Akhir

Setelah proses pembelajaran selesai, guru bersama dengan siswa menyimpulkan materi pembelajaran. Untuk menamabh pemahaman siswa guru memberikan PR. Kemudian guru menutup pembelajaran hari itu dengan mengucap salam. 3) Observasi

Proses pengamatan (observasi) pada siklus II ini dilaksanakan bersamaan dengan pelaksaaan belajar mengajar. Ada beberapa hal yang diamati dari kegiatan pembelajaran dapat dilihat pada lampiran.

a) Hasil belajar siswa kelas IV

Berikut ini hasil belajar terkait penggunaan metode PQ4R kelas IV pada mata pelajaran ipa tentang materi sifat bahan dan

kegunaanya. Adapun data hasil penelitian pada siklus II adalah sebagai berikut:

Tabel 6

Hasil Belajar Siswa IPA Siklus II

No Nama

Siklus II

Pretes Keterangan Postest Keterangan

T TT T TT

1 Abddul Azis Rokhmat 65 √ 80 √

2 Anggraeni Tri

Widyasari 60 √ 75 √

3 Aviljah 40 √ 60 √

4 Dian Juli Saputra 35 √ 55 √

5 Dita Aulia Rahmadani 75 √ 85 √

6 Doni Lusianto 40 √ 70 √ 7 Fendri Kuswanto 50 √ 65 √ 8 Kartika Putri 40 √ 50 √ 9 Lucky Ramadhani 65 √ 70 √ 10 Reza Aditya 40 √ 55 √ 11 Rido Syakbani 65 √ 75 √

12 Rizma Kurnia Almahri 75 √ 85 √

13 Robi Saputra 70 √ 90 √ 14 Santika Sari 40 √ 55 √ 15 Yogi Saputra 60 √ 65 √ Jumlah 820 1045 Rata-Rata 54 69 Nilai Maksimal 75 90 Nilai Minimal 35 55 Presentase Tuntas 40% 60% 80% 20%

Dari Tabel terlihat bahwa setelah pelaksanaan pembelajaran selama siklus II dengan 2 kali pertemuan, siswa yang tuntas dalam kegiatan pretes berjumlah 80 % atau 12 siswa, pada

kegiatan postes berjumlah 53% atau 8 siswa. Dapat diketahui bahwa siswa yang memenuhi nilai KKM ≥60 yang masuk dalam kategori tuntas belajar sebanyak 80%. Pencapaian ketuntasan belajar siswa pada siklus II ini tidak lepas dari besarnya kenaikan aktivitas siswa. Seperti yang tertera pada grafik berikut:

Grafik II

Ketuntasan Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran IPA Menggunka Metode Pembelajaran PQ4R

4) Refleksi

Pada penelitian pada siklus II ini dapat diketahui bahwa proses pembelajaran penggunaan Metode PQ4R (Previe, Question,

Read, Reflect, Recite, Review) dapat meningkatkan hasil belajar

siswa dari siklus sebelumnya, sehingga tidak diperlukan diadakan 0 10 20 30 40 50 60 70 80 90

Rata-rata nilai Maksimal Nilai Minimal Presentasi Ketuntasan 54 75 35 40% 67 90 55 80% pertemuan 1 peretmuan 2

revisi terlalu banyak, tetapi yang perlu diperhatikan untuk tindakan selanjutnya adalah memaksimalkan dan mempertahankan apa yang telah ada dengan tujuan agar pada pelaksanaan proses belajar mengajar selanjutnya penerapan Metode PQ4R (Previe, Question,

Read, Reflect, Recite, Review) dapat meningkatkan proses belajar

mengajar sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai. B. Pembahasan

Dokumen terkait