1) Pelaksanaan Program Kebersihan Yang Terjadwal Di Seluruh Lingkungan Rumah Sakit
Pelaksanaan Program Kebersihan Yang Terjadwal Di Seluruh Lingkungan Rumah Sakit adalah program pemeriksaan Kebersihan yang dilaksanakan dengan mengelilingi rumah sakit setiap hari dengan bagian yang sudah diatur bersama dengan pengawas cleaning service
sesuai standar kebersihan rumah sakit yang sudah ada.
Prosedurnya adalah Pelaksanaan Program Kebersihan Yang Terjadwal Di Seluruh Lingkungan Rumah Sakit adalah sebagai berikut:
Petugas House Keeping dibagi dua bagian yaitu petugas pertama bertanggung jawab atas pemeriksaan semua instalasi beserta semua lingkungan yang ada disekitarnya termasuk taman. Petugas kedua pertama bertanggung jawab atas pemeriksaan semua bagian, ruang direksi, ruang serbaguna, perumahan dokter, guest house dan vila beserta semua lingkungan yang ada disekitarnya termasuk taman. Petugas House Keeping membuat jadwal pemeriksaan keliling. Apabila salah seorang petugas tidak masuk kerja, maka petugas yang lain mengantikan. Kemudian berkoordinasi dengan pengawas cleaning service dan melakukan pemeriksaan. Melakukan pencatatan atas tempat yang diperiksa. Apabila ada hal-hal yang kurang sesuai dengan standart kebersihan maka segera ditindak lanjuti oleh pengawas cleaning service. Setiap petugas house keeping bertanggung jawab atas kebersihan seluruh lingkungan rumah sakit. Dalam melaksanakan tugas ini bekerjasama dengan bagian-bagian terkait juga sebagai wakil rumah sakit terhadap petugas asorsing cleaning service dan petugas taman.
2) Jam Dinas & Tata Tertib Petugas Cleaning Service RSBB
Jam Dinas & Tata Tertib Petugas Cleaning Service RSBB adalah tata cara kerja yang harus dilaksanakan oleh petugas cleaning service Rumah Sakit Baptis Batu.
Prosedur Jam Dinas & Tata Tertib Petugas Cleaning Service RSBB adalah sebagai berikut:
Jam Dinas CS :
Shiff Pagi : Jam 05.00 - 13.00 istirahat : Jam 08.00-08.30
Shiff Siang I : Jam 11.00 - 19.00 Istirahat : Jam 15.30-16.00
Shiff Siang II: Jam 13.00 -21.00 Istirahat : Jam 15.30-16.00
Tata Tertib Petugas Cleaning Service :
1. Petugas cleaning Service wajib mengikuti Peraturan yang berlaku di Rumah Sakit.
2. Berpakaian seragam bersih, rapi dan memakai sepatu.
3. Sewaktu bertugas harus memakai perlengkapan kerja sesuai dengan Standart DALIN.
4. Petugas cleaning service harus bekerja dengan sebaik mungkin dan memenuhi tanggung jawab.
5. Apabila ada kepentingan ijin keluar harus sepengetahuan supervisor yang dinas.
6. Sebelum jam istirahat & jam pulang tidak boleh meninggalkan ruangan, kecuali diberi tugas oleh Supervisor.
7. Apabila menemukan barang milik Rumah Sakit di lingkungan Rumah Sakit harus melaporkan ke Supervisor Cleaning atau petugas House Keeping.
8. Petugas cleaning service harus bekerjasama dengan pihak-pihak terkait.
9. Merespon dan menindak lanjuti apabila ada saran, masukan dan komplain baik dari itu internal maupun eksternal.
3) Standart Kebersihan Cleaning Service Rs. Baptis Batu.
Standart Kebersihan Cleaning Service Rs. Baptis Batu adalah standart kebersihan minimal yang harus dilaksanakan oleh Cleaning Service dilingkungan RS Baptis Batu secara tertib dan berkesinambungan. Standart Kebersihan Cleaning Service Rs. Baptis Batu adalah sebagai berikut:
a. Langit-Langit : harus bersih, bebas dari sarang laba-laba. b. Dinding Ruangan : bersih, bebas dari lumut dan kerak.
c. Lantai : harus bersih bebas debu dan kotoran ,bebas dari kuman, tidak licin, bebas dari lumut dan kerak
d. Kaca Cendela : Harus Bersih, Mengkilap Tidak Ada Kotoran Dan Kusam.
e. Daun Pintu & Kusen : Bersih, Tidak Ada Kotoran, Plitur Masih Mengkilap.
f. Meubeler : Bersih Tidak Berdebu, Tidak Bernoda Dan Kotor, Bebas Dari Sentuhan Tangan/ Benda Lain
g. Kloset : Dalam Keadaan Bersih, Tidak Ada Kotoran Dalam Lubang, Tidak Berbau, Bebas Lumut Dan Kerak.
h. Bak Mandi : Bersih, Tidak Berlumut, Tidak Bernoda, Tidak Ada Endapan Didalam Bak Air.
i. Lantai Km, Wc, Spoelhock : Bersih, Tidak Licin, Bebas Kotoran, Bebas Lumut Dan Kerak.
j. Km/Wc : Bersih, Tidak Berbau, Harum Dan Segar.
k. Dinding Bak Air : Bersih, Tidak Bernoda, Bebas Lumut Dn Kerak. l. Stenlist Steel/Pegangan Tangan : Bersih, Mengkilap, Tidak
Berkarat.
m. Wastafel : Bersih, Tidak Berbau, Tidak Buntu.
n. Shower Air Panas & Dingin : Bersih, Tidak Berkerak. o. Ruangan-Ruangan : Bersih, Bebas Dari Kotoran Basah ( Contoh Bekas Ceceran Air )
4) Inventarisasi Alat-alat Di Rumah Sakit.
Inventarisasi alat-alat di rumah sakit adalah Perhitungan/pengecekkan jumlah alat-alat di bagian & instalasi rumah sakit secara rutin dan berkala.
Prosedur Inventarisasi Alat-alat Di Rumah Sakit adalah sebagai berikut:
Data awal inventaris rumah sakit medis maupun non medis menjadi dokumen dasar yang dibagikan oleh house keeping ke bagian/instalasi. Kabag & Ka. Instal menunjuk petugas inventaris ruangan untuk menginventaris alat dengan house keeping. Setiap 4 (empat) bulan sekali house keeping mengecek alat Setiap 4 (empat) bulan sekali house keeping mengecek alat dengan perwakilan Bagian dan instalasi. Bila dalam perhitungan alat-alat sudah sesuai dengan jumlah alat yang ada maka ditulis dengan jumlah angka. Bila dalam perhitungan tidak sesuai dengan jumlah alat yang ada karena dimutasi/rusak maka dimasukkan di kolom keterangan. Bila ditemukan alat-alat yang rusak tidak bisa digunakan lagi oleh bagian & instalasi maka harus dilaporkan ke house keeping untuk diafkir. Bila ditemukan alat hilang dimasukkan ke kolom keterangan dan di laporkan ke kepala bagian instalasi. Kemudian dibuatkan surat untuk pertanggungan jawab. Inventarisasi kantor Direksi dan tempat-tempat umum adalah
tanggung jawab house keeping.
5) Inventarisasi Barang/Alat Baru RS.Baptis Batu
Inventarisasi Barang/Alat Baru RS.Baptis Batu adalah alat baru yang harus dimasukkan kedalam daftar inventaris rumah sakit karena terkait dengan alat/barang yang dibeli Rumah Sakit Baptis Batu.
Proses Inventarisasi Barang/Alat Baru RS.Baptis Batu adalah sebagai berikut:
Bila ada alat/barang baru setiap bagian/instalasi melaporkan ke petugas house keeping. Petugas House Keeping memasukkan alat baru ke daftar inventaris. Petugas House keeping mengecek alat baru ke
bagian/instalasi. Petugas House keeping koordinasi dengan bagian inventory guna untuk mengecek alat/barang baru.
6) Penarikan Pengafkiran Alat-Alat Rumah Sakit Baptis Batu
Penarikan Pengafkiran Alat-Alat Rumah Sakit Baptis Batu adalah proses penarikan alat alat yang sudah tidak bisa digunakan untuk
diafkir.
Proses Penarikan Pengafkiran Alat-Alat Rumah Sakit Baptis Batu adalah sebagai berikut:
Bila ada kerusakan alat-alat yang tidak bisa digunakan oleh bagian & instalasi maka harus dilaporkan ke petugas house keeping untuk diafkir . Petugas House keeping menerbitkan berita acara ”Penarikan pengafkiran alat-alat rumah sakit. Berita acara di buat rangkap tiga
yaitu untuk bagian & Instalasi, bagian Akutansi, arsip House Keeping. Dengan mengunakan formulir Berita Acara Penarikan Pengafkiran Alat-alat RSBB
7) Penghapusan Alat/Barang RSBB.
Penghapusan Alat/Barang RSBB adalah uraian kegiatan penghapusan alat yang sudah diafkir data inventaris RS Baptis Batu.
Proses Penghapusan Alat/Barang RSBB adalah sebagai berikut:
Alat/barang yang sudah diafkir dari bagian/instalasi akan dihapus dari
data daftar Inventaris rumah sakit oleh petugas house keeping. Sebelum proses penghapusan dilakukan, maka petugas house keeping menerbitkan”Berita Acara Penghapusan alat/barang afkir” yang ditanda tangani oleh Wadir Umum Keuangan rangkap 3 tiga) untuk bagian instalasi untuk bagian akunting, sebagai arsip house keeping. Memberitahu ke bagian/instalasi bahwa alat/barang yang sudah diafkir telah dihapus dari data daftar inventaris rumah sakit.
8) Mutasi Barang Antar Bagian/Instalasi RSBB.
Mutasi Barang Antar Bagian/Instalasi RSBB adalah Uraian kegiatan pemindahan barang antar bagian/instalasi yang memerlukan.
Proses Mutasi Barang Antar Bagian/Instalasi RSBB adalah sebagai berikut:
Bagian/instalasi yang membutuhkan barang koordinasi dengan petugas house keeping. Petugas House keeping mencarikan barang yang sedang diperlukan ke bagian/instalasi lainnya. Apabila sudah mendapatkan barang maka petugas house keeping memberitahu ke bagian/instalasi untuk dimutasi. Menerbitkan ”Berita Acara Mutasi
Barang” yang diketahui dan ditandatangani oleh Wadir Umum Keuangan. Form berita acara rangkap 4 (empat) untuk bagian/instalasi yang memutasikan barang, bagian/instalasi yang menerima barang, bagian akuntansi & arsip house keeping.
9) Memelihara perabotan kerumahtanggaan Rumah Sakit.
Memelihara perabotan kerumahtanggaan Rumah Sakit adalah: perbaikan di tempat yang tidak bertuan ke bagian pemeliharaan dan
sarana secara rutin dan berkala.
Prosedur Memelihara perabotan kerumahtanggaan Rumah Sakit adalah sebagai berikut:
Petugas House keeping bertanggung jawab melaporkan kerusakan ke bagian pemeliharaan dan sarana yaitu: Halaman, selasar, ruang serba guna dll. Bila didapati kerusakan di bagian/instalasi pada waktu house keeping keliling maka house keeping memberitahu ke bagian/instalasi. Bila bagian/instalasi dalam keadaan sibuk maka house keeping menerbitkan slip slip perbaikan ke Bagian Pemeliharaan Sarana. Pada waktu house keeping keliling kembali dan kerusakan tersebut belum diperbaiki maka house keeping segera melaporkan ke bagian pemeliharaan sarana/Kabag. BPS.
10) Penyewaan Villa atau Guest House RS Baptis Batu.
Penyewaan Villa atau Guest House RS Baptis Batu adalah uraian kegiatan penyewaan Villa atau Guest House yang ada di RS Baptis Batu.
Prosedur Penyewaan Villa atau Guest House RS Baptis Batu adalah sebagai berikut:
Bila penyewa villa, guest house dan tulip datang diatas jam19.00 WIB tidak dilayani dengan memberi keterangan penginapan sudah penuh, kecuali sudah ada perjanjian dengan penyewa yang sudah booking kamar sebelumnya.
Petugas House keeping menyambut tamu yang akan check in.
Penyewa tamu umum villa & Guest House harus menyerahkan 1 (satu) lembar foto copy SIM/KTP sebagai bukti identitas diri. Penyewa harus mengisi form reservasi penginapan.
Ketentuan perhitungan jam chek out & chek In, sewa Villa dan Guest House. Chek in jam 12.00 WIB, chek out jam 12.00 WIB dst. Chek In / chek out kurang dari 24 jam dihitung satu hari sewa. Chek out lebih dari 2 (dua) jam dikenakan charge. Perhitungan tarif villa dan fasilitas sesuai ketentuan Rumah Sakit yang berlaku. Untuk pemakaian 10 hari atau lebih maka akan diberikan diskon 15 %.
Petugas House keeping menyerahkan kunci ke penyewa dan memberi penjelasan tata tertib pemakaian villa, guest house dan tulip sekaligus mengantar kekamar yang dituju. Bila tamu menemui kesulitan menelpon ke 411, petugas house keeping segera datang.
Pada saat tamu check out petugas house keeping datang kekamar yang disewa untuk mengecek peralatan yang ada. Mengotrol kunci villa dan tulip bila tamu keluar. Bila petugas house keeping menemukan selot, kunci hilang atau rusak penyewa dikenakan charge sesuai dengan ketentuan. Syarat penyewaan villa, guest house dan tulip dengan membayar uang muka sebesar 40 %. Uang muka akan hangus, apabila pembatalan sewa villa, guest house & tulip dilakukan 2 (dua) hari
Sebelum penyewa check out dimintai mengisi kuisener kepuasan pelanggan.