BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.4 Jenis-Jenis Pelayanan Pengguna
2.4.6 Pelayanan Perpustakaan Keliling
Layanan Perpustakaan keliling merupakanlayanan perpustakaan keliling merupakan layanan ekstensi atau perluasan layanan dari perpustakaan umum.
Perpustakaan keliling ini dilakukan baik melalui kendaraan darat, laut dan sungai, bahkan melalui udara.
Layanan perpustakaan keliling dilakukan dengan angkutan dari yang sederhana sampai kepada kendaraan modern. Misalnya saja ada perpustakaan keliling yang masih menggunakan sepeda, sepeda motor, namun juga ada yang menggunakan bus atau truk dan sudah dilengkapi dengan komputer yang bisa akses ke internet.
Mobil perpustakaan keliling ini sekarang dikenal dengan nama mobil library. Mobil library atau perpustakaan bergerak/keliling sangat efektif sebagai sarana layanan perpustakaan umum. Penyelenggaraan perpustakaan keliling ini bertujuan untuk mendekatkan koleksi kepada pemakainya, sebab banyak pemakai yang tinggal jauh dari perpustakaan tidak berkesempatan mengunjungi perpustakaan. Padahal mereka juga membutuhkan layanan perpustakaan.
Menurut Sulistyo-Basuki (1993:155) "Perpustakaan keliling merupakan perluasan jasa sebuah perpustakaan umum untuk melayani pemakai yang tidak terjangkau oleh perpustakaan umum tetap (statik)".
Sedangkan dalam panduan penyelenggaraan perpustakaan keliling (1992:4) menyatakaan perpustakaan keliling adalah: Perpustakaan yang bergerak dengan membawa bahan pustaka seperti buku dan lain-lain untuk melayani masyarakat dari suatu tempat ke tempat yang lain yang belum terjangkau oleh layanan perpustakaan menetap (Perpustakaan Umum).
Selain Pendapat di atas Ali (2006:108) mengemukakan bahwa perpustakaan keliling adalah: Perpustakaan yang bergerak dengan membawa bahan pustaka seperti buku, majalah, koran, dan bahan pustaka lainnya untuk melayani masyarakat dari satu tempat ke tempat lainnya yang belum terjangkau oleh layanan perpustakaan umum kotamadya yang menetap.
Berdasarkan pendapat para ahli di atas dapat dinyatakan bahwa perpustakaan keliling berfungsi sebagai perpustakaan umum yang melayani masyarakat yang tidak terjangkau oleh pelayanan perpustakaan umum dan pelayanan mengunjungi kelurahan/desa, sekolah yang merupakan usaha peningkatan perluasan pelayanan perpustakaan keliling dengan adanya perpustakaan keliling maka diharapakan tidak ada lagi masyarakat yang tidak mengetahui informasi yang bisa mereka baca di Perpustakaan.
BAB III
SISTEM PELAYANAN PENGGUNA DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KABUPATEN LABUHANBATU SELATAN
3.1 Gambaran Umum Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Labuhanbatu Selatan
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Labuhanbatu Selatan telah ada pada tahun 2010. Dibentuk sejak dimekarkannya Kabupaten Labuhanbatu Selatan keberadaan kantor Perpustakaan Umum Daerah belum ada di Kabupaten Labuhabatu Selatan, dimana yang menangani masalah perpustakaan berada pada Dinas Pendidikan di bagian seksi perpustakaan. Kondisi perpustakaan sebelumnya kurang mendapat perhatian sehingga keberadaan perpustakaan, baik perpustakaan umum tidak dapat berkembang sebagaimana mestinya sehingga kurang dikenal oleh lapisan masyarakat maupun pelajar.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Labuhanbatu Selatan yang sebelumnya adalah Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Labuhanbatu Selatan dibentuk pada bulan pebruari 2010 berdasarkan Peraturan Bupati Labuhanbatu Selatan Nomor 03 Tahun 2010 tentang perubahan Atas Peraturan Bupati Labuhanbatu Selatan Nomor 04 Tahun 2009 dan berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Labuhanbatu Selatan Nomor 35 Tahun 2011.
Seiring dengan visi dan misi Perpustakaan yang ingin memajukan masyarakat Kabupaten Labuhanbatu Selatan didirikanlah Perpustakaan di beberapa Kecamatan serta Pustaka-pustaka Binaan perpustakaan desa/kelurahan, di sekolah-sekolah, rumah ibadah dan Taman Baca Masyarakat (TBM). Selain itu untuk menjangkau daerah yang belum didirikan Perpustakan dan Juga berbagai sekolah, maka Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Labuhanbatu mengoperasikan Perpustakaan Keliling. Adapun Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Labuhanbatu Selatan dipimpin oleh Kepla Dinas Bapak Kammaluddin Siregar S.Pd,M.Pd
3.1.1 Visi Dan Misi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Labuhanbatu Selatan
Dengan pembangunan Perpustakaan dan Kearsipan yang berbasis teknologi informasi yang didukung sarana dan prasarana yang memadai diharapkan dapat meningkatkan budaya gemar membaca masyarakat dalam menyerap ilmu pengetahuan sebagai pusat informasi dan tertatanya arsip yang baik. Untuk mewujudkan vsi dan memberikan arah dan tujuan ppembangunan perpustakaan dan kearsipan Kabupaten Labuhanbatu Selatan maka diperlukan misi untuk mendukung dan mencapai keberhasilan.
Adapun Misi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Labuhanbatu Selatan adalah sebagai berikut :
1. Meningkatkan SDM Aparatur dibidang perpustakaan dan kearsipan professional berbasis teknologi
2. Mengembangkan sarana dan prasara teknologi informasi
3. Meningkatkan pembinaan, pengembangan semua jenis perpustakaan dan kearsipan baik kualitas maupun kuantitas berdasarkan standar nasional 4. Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Pelayanan yang prima dalam
pemenuhan kebutuhan informasi bagi pengguna perpustakaan 5. Menyelenggarakan pelayanan kearsipan berbasis teknologi
6. Memperkaya dan melestarikan karya cetak dan karya rekam hasil budaya bangsa, khususnya karya budaya daerah Labuhanbatu Selatan.
3.1.2 Tujuan, Sasaran Dan Strategi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Labuhanbatu Selatan
Tujuan yang ingin dicapai oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Labuhanbatu Selatan dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa dan menumbuhkembangkan kesadaran masyarakat akan pentingnya budaya membaca. Dimana perpustakaan selain tempat koleksi buku, karya cetak/karya tulis, karya rekam juga sebagai rekrasi bagi pelajar, terkhusus pelajar usia dini maupun masyarakat umum.
Sasaran yang akan diraih oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Labuhanbatu Selatan dengan telah ditetapkannya tujuannya, antara lain:
1. Meningkatkan kemampuan sumber daya manusia melalui perpustakaan 2. Meningkatkan layanan prima kepada masyarakat pemakai perpustakaan
akan kebutuhan informasi.
3. Meningkatkan kualitas perpustakaan untuk menuju perpustakaan yang berbasiskan teknologi informasi dan komunikasi.
4. Mewujudkan peningkatan Minat Baca menjadi Budaya Baca pada masyarakat
Strategi yang diambil oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Labuhanbatu Selatan dalam mewujudkan tujuannya adalah meningkatkan sarana dan prasarana kerja modern yang berorientasikan Teknologi Informasi serta membangun SDM pengelola perpustakaan yang profesional terutama dalam bidang IT dalam memberikan layanan prima kepada masyarakat serta mendukung program pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Dalam hal ini dibutuhkan kebijakan dan program untuk lebih terarah dan teraturnya pencapaian tujuanya dengan melaksanakan:
1. Kebijakan
Membangun SDM Aparatur yang profesional dalam mengelola perpustakaan.
Mengadakan, memelihara dan memaksimalkan perangkat kerja yang dibutuhkan dalam pelayanan perpustakaan.
Memberdayakan dan Membangun sarana dan prasarana yang menunjang penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam perpustakaan.
Membina dan meningkatkan kerjasama dan koordinasi dengan instansi terkait dalam bidang Perpustakaan.
2. Indikator
Jumlah koleksi buku yang tersedia oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan serta Stake Holder yang terkait dengan Bidang Perpustakaan.
Jumlah Pengunjung Perpustakaan
Sistem Automasi yang digunakan pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
Layanan Internet yang tersedia pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
3. Program Sosialisasi
Pengadaan Perlombaan-perlombaan
Pemilihan Pengunjung Perpustakaan Teladan
Operasional Perpustakaan Khusus Hari Minggu/ Libur
Orientasi Teknis Perpustakaan Berbasiskan Teknologi Informasi dan Komunikasi
Pameran Buku
Pemilihan Perpustakaan Sekolah Terbaik 4. Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
Pengadaan Prasarana Perpustakaan
Pengadaan serta Pemeliharaan Website dan Sistem Automasi Perpustakaan
Pengadaan Layanan Internet
5. Pengadaan Buku Koleksi Perpustakaan, Perpustakaan Keliling dan Perpustakaan Rumah Ibadah serta koleksi Perpustakaan Sekolah.
3.1.3 Struktur Organisasi
Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi dikepalai oleh seorang Kepala Dinas, yang berkedudukan pada Eselon IV dan membawahi bagian Fungsional dan sekretariat sekaligus membawahi 2 (Dua) Sub. Bagian Umum dan Penata usaha Keuangan dan Sub. Bagian Program, Pelaporan dan Aset
Bagan Struktur Organisasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Labuhanbatu Selatan sekaligus pejabat struktural pada saat ini dapat dilihat pada Bagan berikut:
Gambar Struktur Organisasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
3.2 Sarana 3.2.1 Gedung
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Labuhanbatu Selatan Menempati dua Buah Ruko Sewa Berlantai dua. Dalam ruangan perpustakaan dibagi menjadi beberapa ruangan, yaitu Kepala dinas, Kepala badan, Ruang Tata Usaha, Ruang Pelayanan Referensi, Ruang Seksi Pelayanan, Ruang Pembinaaan Teknis, Ruang Referensi, Ruang BacaanUmum, Ruang Layanan Anak, Ruang Layanan Remaja.
3.2.2 Koleksi
Koleksi perpustakaan merupakan unsur pokok dan setiap perpustakaan.
Oleh sebab itu tanpa adanya koleksi yang memadai maka pelayanan yang diberikan kepada pengguna tidak akan pernah terwujud secara maksimal. Selain itu perpustakaan harus menyediakan koleksi yang relevan dengan kebutuhan pengguna agar pelayanan informasi yang akan diberikan dapat tercapai sesuai dengan tujaun perpustakaan.
Koleksi Bahan Pustaka pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kabupaten Labuhanbatu Selatan adalah sebagai berikut :
1. Buku: 9.500 Judul 36.000 Eksemplar 2. Majalah: 17 Judul + 43 Eks / bulan 3. Tabloid : 9 judul + 54 eks / bulan
4. Surat kabar Harian : 14 Judul 15 Eksemplar / minggu 5. Surat Kabar mingguan : 9 Judul 9 Eks/ hari
6. Bahan Audio Visual (CD dan DVD)
Koleksi yang terdapat pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kabupaten Labuhanbatu Selatan yaitu sebagai berikut:
1. Koleksi Umum, terdiri dari:
a. Karya Umum b. Filsafat c. Ilmu Sosial
e. IPA/MM f. Ilmu Terapan g. Seni Budaya h. Kesusasteraan i. Sejarah j. Agama k. Cerita
2. Koleksi Referensi, terdiri dari:
a. Kamus b. Ensiklopedia
c. Peraturan/Undang-Undang d. Koleksi Khusus Daerah e. Tafsir
3. Koleksi Perpustakaan Keliling, terdiri dari:
a. Karya Umum b. Filsafat c. Ilmu Sosial d. Bahasa e. IPA/MM f. Ilmu Terapan g. Seni/Budaya h. Kesusasteraan i. Sejarah j. Agama
3.2.3 Perabotan
Dalam melaksanakan kegiatannya agar berjalan dengan baik dan lancar, perpustakaan juga harus didukung oleh perabotan dan peralatan yang sesuai dengan aktifitas perpustakaan tersebut.
1. Rak Buku 11. Mobil Perpustakaan Keliling
2. Meja Baca 12. AC
3. Kursi Baca 13. Rak Majalah
4. Komputer 14. Rak Koran
5. Jaringan Internet Wifi 15. Kotak Saran 6. Fax & Telepon 16. Banner Himbauan
7. TV 17. Meja sirkulasi
8. Infokus 18. Locker
9. Kamera 19. Rak Locker
10. Printer
3.3 Anggaran
Jumlah nominal anggaran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dan Kabupaten Labuhanbatu Selatan sesuai capaian program selama tahun 2015-2016 sebesar Rp. 1.400.000.000,-
3.4 Sistem Pelayanan
Setiap perpustakaan dalam menyelenggarakan pelayanan harus menentukan sistem yang dianggap sesuai dengan tujuan perpustakaan dan juga penggunanya. Pelayanan pengguna dapat dilakukan dengan dua sistem yaitu Sistem Layanan terbuka (Open Access) dan sistem Layanan tertutup (Close Access).
Sistem Layanan yang digunakan pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kabupaten Labuhanbatu Selatan adalah sistem layanan terbuka (Open Access) dimana pengguna dapat mencari bahan pustaka secara langsung pada rak-rak buku tanpa perantara. Sebelum pengguna menuju ke rak buku biasanya pengguna
menggunakan kartu katalog online (OPAC) untuk memudahkan pengguna dalam pencarian temu balik informasi yang diinginkan.
Apabila pengguna mendapatkan kesulitan menemukan informasi yang dicari, maka mereka dapat meminta bantuan petugas perpustakaan.Melihat sistem Layanan terbuka (Open Access) yang dilaksanakan pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dan Kabupaten Labuhanbatu Selatan dikatakan sangat baik.Karena pengguna dapat dengan mudah mendapatkan informasi atau bahan pustaka yang diinginkan secara cepat dan tepat.
Adapun jam buka perpustakaan adalah sebagai berikut:
Senin – Jum’at mulai pukul 08.00 – 16.00 WIB
Sabtu mulai pukul 09.00 – 15.00 WIB.
Peraturan yang harus dipatuhi oleh pengguna Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dan Kabupaten Labuhanbatu Selatan adalah sebagai berikut:
1. Jika ingin masuk ke dalam Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kabupaten Labuhanbatu Selatan, tas/ barang bawaan pengguna diletakan di tempat tas (Locker)
2. Pengunjung wajib mengisi buku tamu bila ingin memasuki ruangan perpustakaan.
3. Tidak dibenarkan merokok di dalam ruangan perpustakaan.
4. Tidak dibenarkan membawa makanan dan minuman ke dalam perpustakaan.
5. Mohon tidak berisik di ruangan perpustakaan.
6. Harap susun kembali bahan pustaka ke rak bila anda telah selesai menggunakannya.
7. Jika ingin meminjam buku harus menjadi anggota perpustakaan.
8. Jika buku terlambat di kembalikan akan di kenakan denda.
3.4.1 Pelayanan Sirkulasi
Pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kabupaten Labuhanbatu Selatan kegiatan pelayanan sirkulasi dilakukan didekat pintu masuk dan pintu keluar. Hal ini dimasudkan agar pengguna yang keluar dan ruangan koleksi perpustakaan tersebut dapat diperhatkan oleh petugas / pustakawan. Adapun kegiatan dan pelayanan sirkulasi yang dilaksanakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kabupaten Labuhanbatu Selatan meliputi: keanggotaan, peminjaman, pengembalian, perpanjangan masa pinjam, penagihan dan pemberian sanksi.
3.4.1.1 Keanggotaan
Syarat utama untuk menjadi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kabupaten Labuhanbatu Selatan adalah pengguna umum berstatuskan sebagai masyarakat Kabupaten Labuhanbatu Selatan, siswa, dosen dan pegawai.
Persyaratan untuk menjadi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kabupaten Labuhanbatu Selatan adalah:
1. Persyaratan untuk siswa/siswi;
a. Calon anggota harus mengisi formulir keanggotaan yang telah disediakan
b. Pas foto akan di buat di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kabupaten Labuhanbatu Selatan
c. Melampirkan fotocopy kartu pelajar yang masih berlaku d. Tidak dipungut biaya
2. Persyaratan untuk pengguna umum, dosen dan pegawai;
a. Mengisi formulir yang telah disediakan
b. Pembuatan pas foto di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kabupaten Labuhanbatu Selatan
c. Melampirkan fotocopy ktp bagi pengguna masyarakat Labuhanbatu Selatan
d. Tidak dipungut biaya
Kartu anggota ini adalah sebagai kartu pegangan bagi pengguna/ anggota saat masuk ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kabupaten Labuhanbatu Selatan dan pada saat akan meminjam bahan perpustakaan. Kartu ini dibawa pulang oleh masing-masing anggota.
3.4.1.2 Peminjaman
Peminjaman bahan perpustakaan pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kabupaten Labuhanbatu Selatan sudah menggunakan Sistem pada Komputer.
Peminjaman bahan perpustakaan dapat dilakukan oleh setiap anggota perpustakaan yang telah memiliki kartu anggota perpustakaan.
Untuk setiap anggota perpustakaan dapat meminjam buku maksimal 2 judul buku masa peminjaman selama 14 hari, selain anggota tidak dapat meminjam buku hanya bisa membaca di Perpustakaan saja.
Kartu peminjaman dan pengembalian ini sebagai kartu untuk pencatatan identitas buku yang dipinjam yaitu: kode buku dan tanggal kembali bahan perpustakaan tersebut.
Prosedur peminjaman bahan perpustakaan yang dilakukan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kabupaten Labuhanbatu Selatan adalah sebagai berikut:
1. Peminajam menunjukkan kartu anggota kepada petugas
2. Peminjam menyerahkan buku yang akan dipinjam kepada petugas untuk dicek
3. Petugas mengecek ulang buku pada Sistem peminjaman pada Komputer kode bahan perpustakaan dan tanggal pengembalian
4. Slip pengembalian ditempelkan di halaman pertama buku, hal ini dilakukan agar si peminjam tidak lupa tanggal pengembalian dan mengembalikan bahan perpustakaan tersebut tepat waktunya.
5. Slip pengembalian berisi tentang judul, pengarang, kode buku dan tanggal pengembalian.
6. Buku tersebut diberikan kepada sipeminjam.
3.4.1.3 Pengembalian
1. Dalam pelayanan pengembalian bahan perpustakaan di perpustakaan, merupakan kelanjutan dan pelayanan peminjaman suatu bahan perpustakaan.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kabupaten Labuhanbatu Selatan lamanya peminjaman maksimal 14 hari. Setelah habis masa peminjaman maka si peminjaman wajib mengembalikan bahan perpustakaan yang dipinjamnya, jika tidak maka dapat diberikan ketentuan dengan dikenakan membuat surat pernyataan.
2. Prosedur pengembalian bahan perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kabupaten Labuhanbatu Selatan adalah sebagai berikut:
a. Peminjaman menyerahkan bahan perpustakaan yang telah di pinjam kepada petugas
b. Petugas menerima dan memeriksa bahan perpustakaan yang dipinjam, apakah bahan perpustakaan yang dikembalikan dalam keadaan baik atau tidak
c. Jika tidak terjadi kerusakan maka petugas memeriksa apakah bahan perpustakaan tersebut terlambat atau tidak
d. Petugas mengambil kartu anggota dan slip peminjaman
Petugas mencantumkan tanggal kembali pada slip Peminjaman kemudian memberi paraf .
3.4.1.4 Perpanjangan Masa Pinjam
Jika peminjam masih ingin tetap menggunakan bahan perpustakaan tersebut maka si peminjam harus melakukan perpanjangan dengan melapor kepada petugas/pustakaan. Dan perpanjangan masa pinjam bahan perpustakaan hanya dapat dilakukan satu kali saja baik untuk para mahasiswa maupun dosen/pegawai.
3.4.1.5 Pemberian Sanksi
Pemberian sanksi yang sering terjadi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kabupaten Labuhanbatu Selatan adalah keterlambatan pengembalian bahan perpustakaan yang dipinjam pengguna dan karena menghilangkan bahan perpustakaan, dan menghilangkan kartu anggota
a. Peminjam membawa bahan perpustakaan yang akan diperpanjang
b. Peminjam menyerahkan bahan perpustakaan yang akan diperpanjang kepada petugas
c. Petugas Mengecek pada sistem yang ada dikomputer
d. Petugas memberi cap stempel tanggal kembali pada kartu peminjaman serta memberi paraf
e. Petugas menuliskan kembali kode bahan perpustakaan dan tanggal pengembalian pada kartu anggota sedangkan pada kartu buku dituliskan tanggal peminjaman.
f. Petugas menyerahkan kembali bahan perpustakaan tersebut kapada peminjam.
Sanksi yang diberikan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kabupaten Labuhanbatu Selatan adalah: Menuliskan Surat pernyataan, dan kalau menghilangkan kartu anggota wajib membayar biaya pembuatan kartu anggota baru.
3.4.2 Pelayanan Internet
Pelayanan ini banyak membantu pengguna dalam mencari informasi yang lebih luas dan terkini. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kabupaten Labuhanbatu Selatan menyediakan layanan internet (Wifi) yang terdapat di lingkungan perpustakaan tersebut. Bagi pengguna yang ingin mencari bahan pustaka dapat menggunakan Komputer OPAC untuk memudahkan pengguna mencari bahan pustaka yang dibutuhkan.
3.4.3 Pelayanan Referensi
Pelayanan referensi di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kabupaten Labuhanbatu Selatan bersifat pelayanan sistem terbuka, dimana pengguna perpustakaan dapat mengambil sendiri koleksi yang diinginkannya dan rak buku dan membacanya di ruangan yang telah disediakan, tetapi koleksi referensi tidak dapat dipinjamkan untuk dibawa pulang. Koleksi referensi penempatannya dipisahkan dan koleksi umum.
Pelayanan referensi di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Labuhanbatu Selatan Juga melayani pembaca anggota perpustakaan dalam bentuk pertanyaan dan melayani permintaan data atau informasi dengan menggunakan bahan-bahan referensi.
3.4.4 Pelayanan Anak Dan Remaja
Pelayanan anak yang dilakukan dimiliki Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Labuhanbatu Selatan adalah memberikan Iayanan bahan bacaan berupa gambar (picture books) tanpa teks, koleksi buku yang banyak gambar dan berwama-warni, miniatur-miniatur rumah adat indonesia serta aneka permainan anak yang bisa menunjang kreatifitas dan aktivitas anak. Selain itu ruangan yang digunakan untuk pelayanan anak dibuat sedemikan rupa dimana dinding ruangannya didekorasi dengan tokoh-tokoh kartun kesukaan anak-anak.Sehingga membuat anak-anak menjadi betah berlama-lama diperpustakaan.Bahan pustaka yang terdapat di layanan anak ini dapat dipinjam oleh anggota yang telah terdaftar.
Juga membudayakan budaya membaca kepada siswa/siswi yang ada di Kabupaten Labuhanbatu Selatan, dengan mengunjungi tiap sekolah dengan Perpustakaan Keliling.
3.4.5 Perpsutakaan di Kecamatan dan Desa
Salah satu program pembangunan pendidikan adalah Program pengembangan Budaya Baca dan Perpustakaan. Program ini bertujuan untuk
peningkatan budaya baca serta penyediaan, bahan bacaan yang berguna bagi aksarawan baru, maupun anggota masyarakat pada umumnya yang membutuhkan untuk, memperluas pengetahuan dan keterampilan demi peningkatan wawasan serta produktivitas masyarakat.
Perpustakaan sebagai medium pengembangan budaya baca merupakan tempat mengakses berbagai bahan bacaan: seperti buku pelajaran, buku keterampilan praktis, buku pengetahuan, buku keagamaan, buku hiburan, karya-karya sastra serta bahan bacaan lainnya yang sesuai dengan kondisi obyektif dan kebutuhan masyarakat sekitar dan minat baca yang baik aksaran baru, peserta didik jalur Pendidikan Formal dan Non-Formal (warga belajar), dan masyarakat umum tanpa batas usia.
3.4.6 Pelayanan Perpustakaan Keliling
Perpustakaan keliling yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kabupaten Labuhanbatu Selatan menggunakan sistem pelayanan terbuka (Open Access) dan pelayanan tertutup (Close Acces). Disini para pengguna bisa dengan bebas memilih bahan pustaka yang diinginkannya. Petugas hanya membantu pengguna apabila sewaktu-waktu pengguna kesulitan dalam menemukan koleksi yang diinginkan.
Jumlah pengunjung/ peminjam layanan perpustakaan keliling ini kurang lebih 200 orang dalam 1 (satu) pos. Layanan perpustakaan perpustakaan ini tidak hanya terbatas bagi pengguna yang sudah menjadi anggota namun juga masyarakat imu yang belum menjadi anggota. Kebanyakan yang menjadi anggota Perpustakaan Keliling Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kabupaten Labuhanbatu Selatan adalah anak sekolah, ini dikarenakan Perpustakaan Keliling selalu beroperasi ke sekolah-sekolah.
Perpustakaan Keliling memberikan pelayanan sirkulasi pada setiap pengunjung. Sedangkan pelayanan referensi tidak diberikan oleh Perpustakaan Keliling dikarenakan koleksi referensi tidak disediakan. Adapun kegiatan pelayanan sirkulasi pada Perpustakaan keliling Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Labuhanbatu Selatan adalah sebagai berikut:
1. Peminjaman
Peminjaman bahan pustaka yang dibolehkan oleh Perpustakaan Keliling Kabupaten Labuhabatu Selatan adalah maksimal 2 (dua) eksemplar sekali pinjam,dengan lama peminjaman 2 (dua) minggu dan dapat diperpanjang selama 1 (satu) minggu. Jika peminjam melewati batas waktu pengembalian petugasnya akan memberikan teguran, namun apabila tidak diindahkan maka si pengguna dikenakan sanksi berupa tidak di izinkan meminjam koleksi selama beberapa waktu.
Peraturan peminjaman koleksi Perpustakaan Keliling Kabupaten Labuhanbatu Selatan ialah sebagai berikut:
a. Memenuhi Peraturan-peraturan Perpustakaan.
b. Menjaga dan memelihara dengan baik buku dipinjam.
c. Membayar atau mengganti dengan buku yang sama apabila buku yang dipinjam rusak atau hilang.
d. Jangka waktu peminjaman selama Perpustakaan Masih Beroperasi di daerah tersebut.
e. Maksimal buku yang dipinjam sebanyak 2 (dua) judul.
f. Peminjaman hanya dilakukan diseputar Perpustakaan Keliling sedang beroperasi (Baca ditempat)
2. Pengembalian
Adapun pengembalian bahan pustaka pada Perpustakaan Keliling Kabupaten Labuhanbatu Selatan adalah sebagai berikut:
1. Pustakawan akan Mengumumkan kepada pengunjung bahwasanya Perpustakaan Keliling akan Bergerak (tutup)
2. Pengunjung diharapkan mengembalikan buku yang sedang di pinjam atau dibaca
3. Pengguna mengembalikan bahan pustaka yang dipinjam kepada petugas.
4. Pustakawan akan mengumumkan jadwal kunjungan lainnya.
BAB IV KESIMPULAN
4.1 Kesimpulan
Berdasarkan data yang telah penulis peroleh dari hasil observasi di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kabupaten Labuhanbatu Selatan, maka penulis dapat menarik beberapa kesimpulan sebagai berikut:
1. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kabupaten Labuhanbatu Selatan memiliki beberapa jenis pelayanan perpustakaan yaitu pelayanan sirkulasi, pelayanan referensi pelayanan internet, pelayanan anak dan remaja, Perpustakaan Kecamatan/Desa dan perpustakaan keliling.
2. Pelayanan sirkulasi pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kabupaten Labuhanbatu Selatan meliputi kegiatan keanggotaan, peminjaman, pengembalian, perpanjangan, pemberian sanksi.
3. Masing-masing anggota perpustakaan hanya boleh meminjam buku sebanyak dua eksemplar dan apabila buku terlambat dikembalikan dikenakan sanksi dengan membuat Surat pernyataan
4. Pelayanan perpustakaan observasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kabupaten Labuhanbatu Selatan meliputi kegiatan keanggotaan,
4. Pelayanan perpustakaan observasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kabupaten Labuhanbatu Selatan meliputi kegiatan keanggotaan,