• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEMBA"ASAN

Dalam dokumen MATERI KULIAH PERENCANAAN SDM.docx (Halaman 41-71)

&. S#RA#E$I PERENCANAAN SDM

Perencanaan %&' adala serangkaian kegiatan yang dilakukan secara sistematis dan strategis yang berkaitan dengan peramalan kebutuan tenaga kerja1pegaai dimasa yang akan datang dalam suatu perusaaan dengan menggunakan sumber in$ormasi yang tepat guna penyediaan tenaga kerja dalam  jumla dan kualitas sesuai yang dibutukan#

Adapun dalam perencanaan tersebut memerlukan suatu strategi yang didalamnya terdapat seperangkat proses!proses dan akti"itas yang dilakukan

 bersama ole manajer sumber daya manusia pada setiap le"el manajemen untuk  menyelesaikan masala perusaaan guna meningkatkan kinerja perusaaan saat ini dan masa depan serta mengasilkan keunggulan bersaing berkelanjutan# &engan demikian, tujuan perencanaan sumber daya manusia adala memastikan  baa orang yang tepat berada pada tempat dan aktu yang tepat, seingga al

tersebut arus disesuaikan dengan rencana perusaaan secara menyeluru# Dntuk merancang dan mengembangkan perencanaan sumber daya manusia yang e$ekti$ menurut 'anini (4557) untuk, terdapat tiga tipe perencanaan yang saling terkait dan merupakan satu kesatuan sistem perencanaan tunggal# 4# %trategic planning

@ertujuan untuk mempertaankan kelangsungan perusaaan dalam lingkungan persaingan#

*# 3perational planning

'enunjukkan demand teradap %&'# .# Human resources planning

  'emprediksi kualitas dan kuantitas kebutuan sumber daya manusia dalam jangka pendek dan jangka panjang yang menggabungkan program  pengembangan dan kebijaksanaan %&'#

Perencanaan sumber daya manusia dengan perencanaan strategik perlu diintegrasikan untuk memudakan perusaaan melakukan berbagai tindakan yang diperlukan, manakala terjadi perubaan dan tuntutan perkembangan lingkungan  perusaaan yang demikian cepat# %edangkan tujuan pengintegrasian perencanaan sumber daya manusia adala untuk mengidenti$ikasi dan menggabungkan $aktor! $aktor perencanaan yang saling terkait, sistematrik, dan konsisten# %ala satu alasan untuk mengintegrasikan perencanaan sumber daya manusia dengan  perencanaan strategik dan operasional adala untuk mengidenti$ikasi uman resources gap antara demand dan supply dalam rangka menciptakan proses yang memprediksi demand sumber daya manusia yang muncul dari perencanaan strategik dan operasional secara kuantitati$ dibandingkan dengan prediksi ketersediaan yang berasal dari program!program %&'#

Pemenuan kebutuan sumber daya manusia perusaaan dimasa depan ditentukan ole kondisi $aktor lingkungan dan ketidakpastian, diserta tren  pergeseran perusaaan deasa ini# Perusaaan dituntut untuk semakin mengandalkan pada speed atau kecepatan, yaitu mengupayakan yang terbaik dan tercepat dalam memenui kebutuan tuntutan1pasar#

&.& MAN7AA# PEN$EMBAN$AN SDM DI MASA MENDA#AN$ Pimpinan yang secara teratur melakukan proses pengembangan strategi sumber daya manusia pada perusaaannya akan memperole man$aat berupa distincti"e capability dalam beberapa al dibandingkan dengan mereka yang tidak  melakukan, seperti yang si$atnya strategis yakni

-4# >emampuan mendi$inisikan kesempatan maupun ancaman bagi sumber daya manusia dalam mencapai tujuan bisnis#

*# &apat memicu pemikiran baru dalam memandang isu!isu sumber daya manusia dengan orientasi dan mendisdik patisipan serta menyajikan perluasan perspekti$# .# 'enguji komitmen manajemen teradap tindakan yang dilakukan seingga dapat menciptakan proses bagi alokasi sumber daya program!program spesi$ik  dan akti"itas#

# 'engembangkan0sense o$ urgency2 dan komitmen untuk bertindak#

>emudian yang si$atnya operasional, perencanaan %&' dapat berman$aat untuk

-4# 'eningkatkan pendayagunaan %&' guna memberi kontribusi terbaik# *# 'enyelaraskan akti"itas %&' dengan sasaran perusaaan agar setiap  pegaai1tenaga kerja dapat mengotimalkan potensi dan ketrampilannya guna

meningkatkan kinerja perusaaan#

.# Pengematan tenaga,biaya, aktu yang diperlukan, seingga dapat meningkatkan e$isiensi guna kesejateraan pegaai1karyaan#

Adapun pola yang dapat digunakan dalam penyusunan strategi sumber daya manusia perusaaan dimasa depan antara lain, (%culer =alker, 455+) - 'anajer lini menangani akti"itas sumber daya manusia (strategik dan manajerial) , sementara administrasi sumber daya manusia ditangani ole  pimpinan unit teknis operasional#

 'anajer lini dan @iro kepegaaian1 sumber daya manusia saling berbagi tanggung jaab dan kegiatan, dalam kontek manajer lini sebagai pemilik dan sumber daya manusia sebagai konsultan#

 &epartemen sumber daya manusia berperan dalam melati manajer dalam  praktik!praktik sumber daya manusia dan meningkatkan kesadaran para manajer   berubungan dengan HR concerns#

&.4 #A"APAN PERENCANAAN SDM

'enurut Backson dan %culer (455+), perencanaan sumber daya manusia yang tepat membutukan langka!langka tertentu berkaitan dengan akti"itas  perencanaan sumber daya manusia menuju perusaaan modern# ?angka!langka

tersebut meliputi

-4# Pengumpulan dan analisis data untuk meramalkan permintaan maupun  persediaan sumber daya manusia yang diekspektasikan bagi perencanaan bisnis

masa depan#

*# 'engembangkan tujuan perencanaan sumber daya manusia# .# 'erancang dan mengimplementasikan program!program yang dapat memudakan perusaaan untuk pencapaian tujuan perencanaansumber daya manusia#

# 'engaasi dan menge"aluasi program!program yang berjalan# >eempat taap tersebut dapat diimplementasikan pada pencapaian tujuan jangka  pendek (kurang dari satu taun), menenga (dua sampai tiga taun), maupun  jangka panjang (lebi dari tiga taun)#

&.5 KESEN%AN$AN DA!AM PERENCANAAN SDM

&alam perencanaan %&' tidakla semuda apa yang dibayangkan, kendati tela ada peritungan dan pertimbangan berdasarkan kecenderungan dan data yang tersedia, tapi kemelencengan bisa saja terjadi# Hal ini ajar karena selain adanya dinamika perusaaan juga adanya perubaan $aktor lingkungan, kebijakan yang tidak diantisipasisi sebelumnya# Persoalan yang diadapi dalam  perencanaan sumber daya manusia dalam pengembangan dan implementasinya dari strategi sumber daya manusia dapat dikelompokkan ke dalam empat  permasalaan (Rotell, 455/)

-4# Perencanaan menjadi suatu problema yang dirasa tidak berman$aat karena adanya perubaan pada lingkungan eksternal perusaaan, meskipun nampak  adanya peningkatan kebutuan bagiperencanaan

*# Realitas dan bergesernya kaleidoskop prioritas kebijakan danstrategi yang ditentukan ole keterlibatan interes group yang memiliki poer# .# >elompok $aktor!$aktor yang berkaitan dengan si$at manajemen dan ketrampilan serta kemampuan manajer yang memiliki pre$erensi bagi adatasi  pragmatik di luar konseptualisasi, dan rasa ketidakpercayaan teradap teori atau  perencanaan, yang dapat disebabkan ole kurangnya data, kurangnya pengertian

manajemen lini, dan kurangnya rencana korporasi#

# Pendekatan teoritik konseptual yang dilakukan dalam pengujian kematangan  perencanaan sumber daya manusia sangat idealistik dan preskripti$, di sisi lain tidak memenui realita perusaaan dan cara manajer mengatasi masala!masala spesi$ik# Permasalaan tersebut merupakan sebua resiko yang perlu adanya antisipasi dengan menerapkan aspek $leksibilitas, manakala terjadi kesenjangan di lapangan# Namun sedapat mungkin manajer tela menyiapkan langka!langka antisipasi secara cermat setiap perkembangan yang terjadi, karena pada dasarnya sebua bangunan perencanaan %&' tidak arus dibongkar secara mendasar, jika ada kekurangan dan kelemaan, tentu ada upaya mengatasi jalan keluar yang terbaik# 3le karena itu diperlukan analisis teradap perencanaan yang dibuat dengan meneapkan analisis %=3T

&. IMP!EMEN#ASI DA!AM PERENCANAAN SDM 4# Rekrutmen

*# Perencanaan >arir 

.# E"aluasi Perencanaan %&'

 Audit sederana teradap sasaran apaFka memenui tujuan  E"aluasi sebagai bagian dari tinjauan prosedur perusaaan  E"aluasi sebagai bagian dari audit komunikasi general" atau sur"ai sikap karyaan

&ari uraian di atas dapat dijelaskan baa tujuan perencanaan sumber  daya manusia adala memastikan baa orang yang tepat berada pada tempat dan aktu yang tepat, seingga al tersebut arus disesuaikan dengan rencana  perusaaan secara menyeluru# %ala satu asil e"aluasi penerapan program  jangkan panjang dapat ditujukan bagi perencanaan program sukses#

&.4. Pe*masa0a/an -a0am Pe*en+anaan SDM

Proses perencanaan sering tidak berjalan dengan lancar, karena kebijakan  perencanaan tidak dibuat secara detil, seingga terjadi gap antara corporate  policies dan personnel poliIcies serta aplikasinya dalam praktik#

Perencanaan %&' banyak ditujukan pada manajemen suksesi dan pengembangan dibandingkan dengan akti"itas personalia lain# Gap yang terjadi dalam  perencanaan %&' dalam pengembangan dan implementasinya dari strategi %&' dapat dikelompokkan ke dalam empat permasalaan (Rotell, 455/)-Pertama, perencanaan menjadi suatu problema yang dirasa tidak   berman$aat karena adanya perubaan pada lingkungan eksternal organisasi,

meskipun nampak adanya peningkatan kebutuan bagi perencanaan#

>edua, realitas organisasi dan bergesernya kaleidoskop prioritas kebijakan dan strategi yang ditentukan ole keterlibatan interest group yang memiliki poer# >etiga, kelompok $aktor!$aktor yang berkaitan dengan si$at manajemen dan ketrampilan serta kemampuan manajer yang memiliki pre$erensi bagi adaptasi  pragmatik di luar konseptualisasi, dan rasa ketidakpercayaan teradap teori atau  perencanaan, yang dapat disebabkan ole kurangnya data, kurangnya pengertian

manajemen lini, dan kurangnya rencana korporasi#

>eempat, pendekatan akademik yang dilakukan dalam pengujian kesuksesan perencanaan %&' sangat idealistik dan preskripti$, di sisi lain tidak  memenui realita organisasi dan cara manajer mengatasi masala!masala spesi$ik#

Dntuk meminimalisasi gap tersebut diatas maka menurut Backson  %culer (455+) perencanaan %&' yang tepat membutukan langka!langka tertentu berkaitan dengan akti"itas perencanaan %&' menuju organisasi modern# ?angka!langka tersebut

meliputi- Pengumpulan dan analisis data untuk meramalkan permintaan maupun  persediaan %&' yang diekspektasikan bagi perencanaan bisnis masa depan#

'engembangkan tujuan perencanaan %&'#

'erancang dan mengIimplementasikan program!program yang dapat memudakan organisasi untuk pencapaian tujuan perencanaan %&'#

'engaasi dan menge"aluasi program!program yang berjalan# >eempat taap tersebut dapat diimplementasikan pada pencapaian tujuan jangka pendek  (kurang dari satu taun), menenga (dua sampai tiga taun), maupun jangka  panjang (lebi dari tiga taun)#

Rotell (455/) menaarkan suatu teknik perencanaan %&' yang meliputi taap

- n"estigasi baik pada lingkungan eksternal, internal, organisasional#

Corecasting atau permalan atas ketersediaan supply dan demand %&' saat ini dan masa depan#

Perencanaan bagi rekrutmen, pelatian, promosi, dan lain!lain#

Dtilisasi, yang ditujukan bagi manpoer dan kemudian memberikan $eedback   bagi proses aal#

%ementara itu, pendekatan yang digunakan dalam merencanakan %&' adala dengan action!dri"en, yang memudakan organisasi untuk mem$okuskan  bagian tertentu dengan lebi akurat atau skills!need, daripada melakukan  pengitungan numerik dengan angka yang besar untuk seluru bagian organisasi#

Perencanaan %&' umumnya dipandang sebagai ciri penting dari tipe ideal model '%&' meski pada praktiknya tidak selalu arus dijadikan prioritas utama# Perencanaan %&' merupakan kondisi penting dari 0integrasi bisnis2 dan 0strategik,2 implikasinya menjadi tidak sama dengan 0manpoer planning2 meski tekniknya mencakup al yang sama# 'anpoer planning menggambarkan  pendekatan tradisional dalam upaya $orecasting apaka ada ketidaksesuaian antara supply dan demand tenaga kerja, serta merencanakan penyesuaian kebijakan yang  paling tepat# ntegrasi antara aspek!aspek perencanaan %&' teradap  pengembangan bisnis sebaiknya memastikan baa kebutuan perencanaan %&'

&.4.; #e1ni1 Pe*ama0an -a0am Pe*en+anaan SDM

%ondang P# %iagian (*++5-7.!77) menjabarkan baa terdapat enam teknik peramalan sebagai instrumen perencanaan,

yaitu-4# Ekstrapolasi

'erupakan suatu teknik peramalan dengan memproyeksikan kecenderungan!kecenderungan masa lalu ke masa depan# Artinya, tingkat dan  jenis perubaan yang terjadi di masa lalu digunakan sebagai baan untuk 

meramalkan perubaan!perubaan yang diperkirakan akan terjadi di masa yang akan datang

*# ndeksasi

Adala suatu metode memperkirakan kebutuan ketenagakerjaan di masa depan dengan menyesuaikannya denga suatu indeks ter tentu#

Perlu disadari baa ekstrapolasi dan indeksasi anya berman$aat sebagai instrumen peramalan jangka pendek karena kedua teknik tersebut berangkat dari asumsi baa $aktor!$aktor yang mempengarui permintaan atas tenaga kerja,  baik yang bersi$at eksternal maupun internal, karena itu diperlukan instrumen  peramalan lain#

.# Analisis %tatistikal

Analisis statistikal sangat berman$aat karena analisis demikian digunakan dengan memperitungkan perubaan yang mungkin terjadi sebagai penyebab  bergesernya tuntutan teradap kebutuan akan sumber daya manusia#

# Analisis Anggaran

Rancangan anggaran belanja berlaku untuk 4 taun takim, tetapi dapat  pula berbeda tergantung pada kebiasaan yang berlaku bagi organisasi yang  bersangkutan# Rancangan anggaran belanja terdiri dari berbagai 0mata anggaran2,  baik diliat dari segi penerimaan maupun pengeluaran# %ala satunya iala belanja  pegaai yang mencakup berbagai komponen seperti pembayaran upa dan gaji serta pembayaran berbagai tunjangan# >esemuanya itu diperuntukkan bagi para  pekerja yang suda bekerja bagi organisasi#

/# Analisis Dsaa @aru

@erarti baa para perencana memperitungkan kebutuan akan sumber  daya manusia dengan memperitungkan perkiraan organisasi yang bersangkutan sendiri dengan situasi yang diadapi ole perusaaan!perusaaan lain yang suda  berpengalaman dalam menyelenggarakan kegiatan sejenis#

ni adala pendekatan yang dianggap paling canggi dalam perencanaa sumber daya manusia deasa ini# 'odel!model yang diciptakan biasanya berupa serangkaian rumus matematikal yang secara simultan menggunakan berbagai teknik peramalan untuk mengitung kebutuan ketenagakerjaan di masa depan# %ala satu keuntungannya adala jika terjadi perubaan dalam penaaran dan atau permintaan ketenagakerjaan, perubaan tersebut dapat segera dimasukkan ke dalam komputer untuk menyempurnakan rumus peramalan seingga aktualit asnya lebi terjamin#

Handoko (455) menyatakan upaya untuk memperkirakan kebutuan %&' di masa mendatang dapat dilakukan dengan teknik $orecasting# @eberapa teknik $orecasting yang dapat digunakan dalam melakukan peramalan yang  berkaitan dengan penyusunan perencanaan %&',

yaitu-4# Teknik &elpi

Teknik ini menggunakan kealian sekelompok orang untuk menyimpulkan  berbagai pendapat dan melaporkan kesimpulan!kesimpulan dari pendapat!  pendapat sekelompok orang tersebut kepada para ali# ?aporan ini kemudia dikaji

ulang dengan cara menyur"ei ulang sampai para ali mencapai consensus *# Ekstrapolasi

Teknik ini mendasarkan diri pada tingkat perubaan atau kecenderungan  pada masa lalu untuk membuat proyeksi di masa yang akan dating# Teknik ini akan mempunyai keabsaan yang tinggi bila menggunakan asumsi :ateris Paribus# Teknik ini anya dapat digunakan untuk perencanaan jangka pendek  karena pada kenyatannya kondisi atau lingkungan selalu beruba

.# ndeksasi

Adala teknik estimasi kebutuan %&' di masa yang akan dating dengan menandai tingkat perkembangan karyaan dengan indeks# %ebagaimana alnya dengan teknik ekstrapolasi, teknik ini juga anya berguna untuk perencanaan  jangka pendek 

# Analisis %tatistik 

@erbeda dengan teknik ekstrapolasi dan teknik indeksasi, teknik ini digunakan untuk perencanaan %&' jangka panjang# Teknik ini lebi rumit, namun asilnya lebi akurat karena teknik ini mempertimbangkan perubaan  bergesernya tuntutan teradap kebutuan %&'# Analisis statistik yang dikenal

&.

&. Penge*tian Penge*tian Pe*en+aPe*en+anaan naan Sumbe* Sumbe* Daa Daa ManusiaManusia De<inisi

De<inisi Mana9emenMana9emen

'enurut Bames A# C# %ton'enurut Bames A# C# %tonerer

Proses Perencanaan, pengorganisasian, pemimpinan, danpengendalian upaya Proses Perencanaan, pengorganisasian, pemimpinan, danpengendalian upaya an

anggggota ota ororgaganinisassasi i dadan n pepengnggugunanaan an semsemua ua sumsumbeber r daydaya a ororgaganinisassasi i ununtutuk k  mencapai tujuan yang tela ditetapkan#

mencapai tujuan yang tela ditetapkan#

'enurut George R# Terry dan ?eslie =# Rue'enurut George R# Terry dan ?eslie =# Rue

'anajemen Adala suatu proses atau kerangka kerja, yang melibatkan bimbingan 'anajemen Adala suatu proses atau kerangka kerja, yang melibatkan bimbingan atau pengaraan suatu kelompok orang!or

atau pengaraan suatu kelompok orang!orang ke ang ke ara tujuan ara tujuan orgorganisasianisasional atauonal atau maksud yang nyata#

maksud yang nyata#

Pe*en+anaan Sumbe* Daa Manusia Menu*ut Pa*a A/0i Yaitu : Pe*en+anaan Sumbe* Daa Manusia Menu*ut Pa*a A/0i Yaitu :

'enurut G %teiner 'enurut G %teiner  Perenca

Perencanaan naan %umb%umber er &aya &aya 'anu'anusia sia AdAdala ala rangkrangkaian aian kegiatkegiatan an peramalperamalanan (pr

(prediediksi ksi atau atau estiestimasmasi) i) kebkebutuutuan an ataatau u permpermintintan an (dem(demandand) ) tenatenaga ga kerkerja ja didi m

msasadedepapan n ppadada a sesebbuaua  ororggananisisasasi i atatau au ppereruusasaaaaann, , yyanang g mmenengcgcakakuupp  pendayagunaan

 pendayagunaan %&' %&' yang yang suda suda ada ada dan dan pengadaan pengadaan tenaga tenaga kerja kerja baru baru yangyang dibutukan#

dibutukan#

'enurut Artur =# %erman dan George =# @olander9 455*'enurut Artur =# %erman dan George =# @olander9 455* Pe

Perenrencancanaaaan n %u%umbmber er &ay&aya a 'an'anususia ia AAdadala la prprososes es memengnganantitisipsipasasi i dadann membuat ketentuan atau persyaratan untuk mengatur arus gerakan tenaga kerja ke membuat ketentuan atau persyaratan untuk mengatur arus gerakan tenaga kerja ke dal

dalam am (pe(pekerkerja ja barbaru+, di u+, di daldalam am (pr(promoomosi, si, pinpinda dan da dan demdemosiosi), ), dandank k e e lualuar r  (pe

(pensinsiun, un, berberenenti, ti, dan dan dibdibererententikaikan), n), di di linlingkugkungangan n sebusebua a ororganganisasisasi i atauatau  perusaaan#

 perusaaan#

'enurut Robert ?#'atis dan Bon H#Backson9*++4 Perencanaan sumber 'enurut Robert ?#'atis dan Bon H#Backson9*++4 Perencanaan sumber  day

daya a manmanusiusia a adaadala la proproses ses anaanalisilisis s dan dan ideidentinti$ik$ikasi asi tertersedisedianyanya a dandan kebutuan akan

kebutuan akan sumber daya sumber daya manusia seingga manusia seingga organisasi tersebut organisasi tersebut dapatdapat mencapai tujuan#

mencapai tujuan#

99999999'enurut %aya Perencanaan %umber 99999999'enurut %aya Perencanaan %umber &aya 'anusia &aya 'anusia Adala Adala sebagaisebagai  proses

 proses untuk untuk menentukan menentukan jumla jumla dan dan jenis jenis manusia manusia yang yang butukan butukan oleole suatu organisasi atau

suatu organisasi atau perusaaan perusaaan dalam aktu dan dalam aktu dan tempat yang tepat tempat yang tepat sertaserta melakukan tugas sesuai dengan

PePererencncananaaaan n %u%umbmber er &ay&aya a 'a'anunusia sia AAdadala la prprososes es yayang ng memembmbantantuu menyediakan sumber daya manusia yang memadai

menyediakan sumber daya manusia yang memadai untuk mencapai tujuan!untuk mencapai tujuan! tujuan organisasi di msa depan# Adapun proses yang di maksud di atas tujuan organisasi di msa depan# Adapun proses yang di maksud di atas yaitu 9

yaitu 9 a)

a) 'em'empeperkrkirairakakan n kekebubututuaan n beberbrbagagai ai titipe pe kakaryryaaan an di di msmsas as yayang ng akakanan datang#

datang#  b)

 b) 'embandingkan kebutuan 'embandingkan kebutuan dengan ketersediaan pekerja saat ini#dengan ketersediaan pekerja saat ini# c)

c) 'enen'enentukan jtukan jumla aumla atau tipe ktau tipe karyaaaryaan yang an yang akan dirkan direkrut aekrut atau diktau dikurangurangii dari organisasi#

dari organisasi# Pe

Perenrencancanaaaan n susumbmber er dadaya ya mamanunusia sia adadalaala  susuatatu u prprososes es sissistemtematiatis s yayangng di

digugunanakakan n ununtutuk k memempmpreredidiksksi i pepermrminintaataan n dadan n pepenynyedediaaiaan n %&%&' ' di di mamasasa me

mendndatatanang# g# 'e'elalalului i prprogograram m pepererencncananaaaan n %&%&' ' yayang ng sisiststemematatis is dadapapatt diperkirakan jumla dan jenis tenaga kerja yang dibutukan pada setiap periode diperkirakan jumla dan jenis tenaga kerja yang dibutukan pada setiap periode tertentu seingga dapat membantu bagian %&' dalam perencanaan rekrutmen, tertentu seingga dapat membantu bagian %&' dalam perencanaan rekrutmen, seleksi, serta pendidikan dan pelatian#

seleksi, serta pendidikan dan pelatian#

%eperti yang diketaui baa %&' merupakan kunci keberasilan perusaaan %eperti yang diketaui baa %&' merupakan kunci keberasilan perusaaan atau

atau orgorganianisasi sasi daldalam am setisetiap ap kegkegiatiatannyannya, a, oleole  karkarena ena ituitu, , perperusausaaaaan n ararusus

Dalam dokumen MATERI KULIAH PERENCANAAN SDM.docx (Halaman 41-71)

Dokumen terkait