IV. HASIL DAN PEMBAHASAN
4.2 Pembahasan
4.2.2 Pembahasan Aspek Isi Teks Pidato
Menulis teks pidato di atas hanya sedikit sekali yang menceritakan tentang martabat dan derajat manusia bukan menggambarkan bagaimana martabat dan derajat tersebut, tetapi justru membahas akhlak karimah sehingga gagasan utama di dalam teks pidato tersebut terkesan hanya menceritakan secara garis besar perihal akhlak karimah bukan tentang martabat dan derajat.
Berdasarkan hasil analisis data kemampuan menulis teks pidato siswa kelas XI SMA Negeri 2 Kalianda Tahun Ajaran 2020/2021 untuk indikator isi teks pidato diperoleh data siswa yang mampu menulis teks pidato yang sesuai dengan isi teks pidato dikategorikan cukup. Pengelompokkan data dapat diketahui siswa yang mendapat nilai baik sekali tidak ada, yang mendapat nilai baik ada 3 orang siswa (9,37%), yang mendapat nilai cukup ada 28 orang siswa (87,5%), yang mendapat nilai kurang ada 1 orang siswa (3,12%) dan yang mendapat nilai gagal tidak ada, maka dapat disimpulkan bahwa kemampuan menulis teks pidato berdasarkan aspek isi mempunyai nilai cukup. Adapun contoh siswa yang mendapat nilai baik pada siswa kelas XI SMA Negeri 2 Kalianda Tahun Ajaran 2020/2021 dengan kode sampel 05 ATC sebagai berikut.
DAMPAK GAWAI TERHADAP AKHLAKUL KHARIMAH YANG BAIK Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur atas kehadirat Allah SWT yang telah memberi nikmat serta karunia-Nya sehingga saat ini kita masih diberi umur serta kesehatan jasmani dan rohani. Salawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada baginda besar kita, Nabi Muhammad SAW yang telah menuntun kita dari zaman jahiliyah ke zaman yang terang benderang ini. Pada kesempatan yang berbahagia ini saya ingin menyampaikan materi tentang pentingnya penggunaan gawai dalam meningkatkan akhlakul karimah yang baik, mengingat sekarang banyak anak muda yang mulai tidak paham pentingnya berakhlakul karimah yang baik. Jika dibiarkan kita tidak tahu masa depan negara kita ini.
Pada zaman sekarang teknologi mengalami kemajuan yang sangat signifikan, bahkan kini digadang- gadangkan kita sedang memasuki era revolusi industri 4.0 tentu saja dengan adanya kemajuan ini gawai merupakan barang yang sangat penting dimiliki manusia sekarang. Dampak-dampak pun sudah mulai terasa, yaitu dampak positif dan dampak negatif. Dampak positif yang pertama adalah mudahnya berkomunikasi antar sesama manusia salah satunya fitur video call. Fitur yang memungkinkan kita bersilaturahmi dengan teman atau keluarga tanpa bertemu secara langsung. Fitur ini sangat bermanfaat untuk kita sekarang, mengingat covid-19 yang sedang berkeliaran di luar sana.
Berdasarkan contoh tulisan teks pidato di atas, terlihat bahwa aspek isi teks pidato tersebut sudah baik, gagasan yang hendak disampaikan harus ditulis dengan jelas dan menggunakan bahasa yang baik dan benar, sehingga pendengar atau pembaca dapat memahami gagasan yang disampaikan. Penggunaan topik (isi) yang sesuai dengan judul yang diangkat oleh siswa tersebut dapat dipahami dengan baik. Hal tersebut sangat berbeda dengan tulisan teks pidato siswa yang memperoleh nilai terendah, yaitu 67,5. Berikut ini tulisan teks pidato yang memeroleh nilai terendah kode sampel 09 DA.
JANGAN HANYA SHOLEH DI SOSMED
ASSALAMU’ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKAATUH.
Segala puji bagi ALLAH SWT yang telah memberikan nikmatnya sehingga kita dapat berkumpul ditempat yang mulia ini dalam keadaan sehat wal‘afiyat. Sholawat dan salam tetap tercurahkan kepada baginda kita yakni Nabi Muhammad SAW.
Hadirin rohimakumullah. Sosial media adalah dunia penuh citra. Sesuatu yang baik bisa dicitrakan menjadi buruk, dan sesuatu yang buruk bisa dicitrakan menjadi baik. Contoh: Seseorang bisa kelihatan sholeh, sholehah, alim dan bersahaja ketika postingan yang di upload di social medianya mengandung hikmah agama. Meskipun dia tidak tahu sanad keilmuannya dan cuma iseng copy paste saja.
Kedua, mudahnya kita mencari referensi-referensi yang sangat kita butuhkan. Salah satu aplikasinya yaitu google. Di google kita dapat mencari informasi apapun yang ingin kita cari mulai dari pengetahuan, buku elektronik, dan kabar-kabar dari seluruh penjuru bumi. Ketiga, kita dapat memanfaatkan youtube sebagai media peningkatan kualitas hidup dan akhlakul karimah yang baik, dengan menonton video ceramah dan video-video yang bermanfaat lainnya dengan akses yang mudah.
Dengan banyaknya dampak positif, gawai juga memiliki dampak negatif. Salah satunya ketidakbijakan kita memanajemen penggunaan gawai. Banyak dari kita menunda-nunda pekerjaan karena keasikan bermain gawai. Jempol kita kadang usil merundingkan seseorang di media sosialnya yang menyebabkan kesehatan mentalnya terganggu, serta penyalahgunaan internet untuk mengakses hal-hal yang tidak baik untuk kualitas hidup kita.
Oleh karena itu, dapat disimpulkan gawai ini diibaratkan sebagai pisau bermata dua.
Gawai memiliki banyak manfaat bagi peningkatan akhlakul karimah yang baik dan gawai juga dapat memperburuk akhlakul karimah kita. Demikian pidato yang dapat saya sampaikan bila ada salah kata saya minta maaf, dengan Allah saya mohon ampun. Terima kasih atas perhatiannya.
Wassalamu‘alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Berdasarkan contoh karangan di atas dapat disimpulkan penggunaan kata asing yang belum dimiringkan, banyak terdapat kesalahan penulisan. Misalnya, datang dituliskan dating dan penggunaan konjungsi yang masih berantakan.
Untuk mengatasi kesalahan yang sering dilakukan siswa di dalam menulis teks pidato, siswa harus memahami penggunaan kalimat-kalimat yang baik dan benar dalam kaidah kebahasaan Bahasa Indonesia dengan baik.
Namun yang namanya sosial media bisa saja berbeda dengan kenyataannya. Dalam dunia nyata apalagi dalam keadaan sendiri, kita bisa jauh dari semua itu bahkan mungkin kita bisa bermaksiat kepada ALLAH SWT. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh ibnu majjah dari sauban, Rasulullah SAW bersabda yang maknanya bahwa nanti akan dating satu golongan yang membawa banyak kebaikan setinggi gunung tihamah. Namun ALLAH SWT menjadikan kebaikan-kebaikan mereka itu hilang seperti debu-debu yang bertebaran. Pertanyannya siapakah golongan tersebut? Mereka adalah orang yang sama dengan kita, tuhannya sama, kiblatnya sama, ibadahnya sama , tetapi ketika mereka sendiri, mereka bermaksiat kepada ALLAH, na’udzubillahimin dzalik. Dari hadist tersebut setidaknya ada 3 hikmah yang dapat kita ambil.
1. Jangan menjadi orang munafik. Contoh: seseorang memposting tentang keutamaan sedekah tapi nyatanya dia pelit dan malas bersedekah
2. Jangan meremehkan dosa-dosa yang kecil. Karena dosa yang kecil tapi terus-menerus dilakukan maka akan menghilangkan amal kebaikan. Contoh: menyebarkan hoax di social media.
3. Sadarlah bahwa ALLAH SWT Maha Melihat apa yang kita kerjakan. Kita tidak mungkin bisa lari dari ALLAH.
Makadari itu, saya mengajak hadirin semua ―jangan hanya sholeh disosmed‖ tapi mari kita juga sholeh dalam dunia nyata terlebih lagi dalam keadaan sendiri. Hanya ini yang dapat saya sampaikan, bila ada kata-kata yang salah saya mohon maaf kepada ALLAH saya mohon ampun. Akhirul kalam
WASSALAMU’ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKAATUH.