BAB IV HASIL PENELITIAN
C. Pembahasan Hasil Analisis Data
1. DPK tidak berpengaruh terhadap Laba Bersih
Nilai thitung untuk variabel DPK sebesar -2,200 didalam pengujian digunakan tingkat kesalahan atau alpha sebesar 0,05. Sedangkan nilai kritis menurut tabel dengan dk= n-2 = 7-2= 5, n=jumlah sampel, maka diperoleh Ttabel= 2,015 (lampiran), karena thitung. < ttabel (-2,200 < 2.015), sehingga keputusannya H0 diterima dan Ha ditolak jadi dapat disimpulkan bahwa DPK tidak berpengaruh signifikan terhadap Laba Bersih Bank Panin Dubai Syariah.
Secara teori semakin semakin meningkatnya DPK maka semakin meningkat pula Laba Bersih. Akan tetapi faktanya berbeda dengan penelitin ini. Hal ini menunjukkan bahwa semakin besar dana pihak ketiga yang dimiliki suatu bank, belum tentu mencerminkan laba yang
besar yang akan diperoleh bank. Secara teori semakin banyak dana yang dimiliki oleh bank, maka semakin besar peluang bank untuk menjalankan fungsinya, sehingga dengan semakin tinggi Dana Pihak Ketiga ini maka semakin baik tingkat kepercayaan masyarakat dan berakibat akan baiknya Laba Bersih bank yang bersangkutan. Hal ini berlawanan dengan hasil analisis data yang didapatkan.
Faktor yang mempengaruhi DPK tidak berpengaruh terhadap profitabilitas adalah ketidakseimbangan antara jumlah sumber dana yang masuk dengan jumlah kredit yang dilemparkan kepada masyarakat. Semakin tinggi dana pihak ketiga yang terkumpul oleh bank namun tidak diimbangi dengan penyaluran kredit, maka kemungkinan bank mengalami kerugian, karena pendapatan bunga dari penyaluran kredit kepada debitur tidak mencukupi untuk menutup biaya bunga yang harus dibayarkan kepada deposan. Walaupun penghimpunan dana pihak ketiga yang cukup signifikan, tetapi tidak diimbangi dengan penyaluran Pembiayaan yang deras maka profit/laba bank pun akan terhambat. Hal tersebut dapat terjadi karena alokasi dana yang terhimpun bank belum sepenuhnya dapat dioptimalkan untuk menghasilkan profit/laba bagi bank yang mengakibatkan terjadinya pengendapan dana.
kurangnya kepecayaan masyarakat dalam menabung di bank tersebut sehingga dana pihak ketiga yang dihimpun bank mengalami penurunan maka laba bersih mengalami penurunan juga.
2. Pembiayaan berpengaruh terhadap Laba Bersih
Nilai thitung untuk variabel Pembiayaan adalah sebesar 2,093 di dalam pengujian digunakan tingkat kesalahan atau alpha sebesar 0,05. Sedangkan nilai kritis menurut tabel dengan dk= n-2= 7-2= 5, n= jumlah sampel, (maka diperoleh ttabel= 2,015 (lampiran), karena thitung > ttabrel ( 2,093>2.015), sehingga keputusannya adlaha H0 ditolak dan Ha diterima jadi dapat disimpulkan bahwa Pembiayaan berpengaruh signifikan terhadap Bank Panin Dubai Syariah. Apabila pembiayaan yang disalurkan oleh bank syariah meningkat maka akan meningkat pula
67
margin bagi hasil atau profit yang diperoleh bank syariah. Berdasarkan hasil penelitian penulis diatas permasalahan pembiayaan yang mengalami penurunan dari tahun ke tahun yang disebabkan beberapa hal seperti kemampuan membayar oleh nasabah/kredit macet, Kurang tanggap dalam masalah percepatan penyelesaian pembiayaan dan melakukan efisiensi secara berkesinambungan di berbagai bidang sehingga hal tersebut menimbulkan pengaruh yang signifikan terhadap Laba Bersih pada Bank Panin Dubai Syariah.
Faktor-faktor yang mempengaruhi kredit macet sebagaimana yang telah penulis jelaskan diatas bahwasanya kurang tanggapnya bank dalam masalah percepatan penyelesaian pembiayaan, dan bukan hanya itu masalah timbul karena nasabah yaitu nasabah lalai membayar kredit yang telah diberikan oleh bank. Selain itu ada faktor eksternal yang mempengaruhinya seperti di bidang perekonomian khususnya pendapatan ekspor, investasi, pendapatan negara serta daya beli masyarakat, faktor alam yang tidak bisa terduga yang membuat transaksi yang dilakukan tidak berjalan lancar.
69 BAB V PENUTUP A. Kesimpulan
Dari hasil rumusan masalah yang penulis uraikan diatas mengenai “Seberapa Besar Pengaruh DPK dan Pembiayaan terhadap Laba Bersih pada Bank Panin Dubai Syariah tahun 2013-2019” maka penulis dapat mengambil kesimpulan bahwa:
1. DPK memiliki nilai thitung untuk variabel DPK sebesar -2,200 didalam pengujian digunakan tingkat kesalahan atau alpha sebesar 0,05. Sedangkan nilai kritis menurut tabel dengan dk= n-2 = 7-2=5, n=jumlah sampel, maka diperoleh Ttabel=2,015 (lampiran), karena thitung.<ttabel (-2,200<2.015), sehingga keputusannya H0 diterima dan Ha ditolak jadi dapat disimpulkan bahwa DPK tidak berpengaruh signifikan terhadap Laba Bersih Bank Panin Dubai Syariah.
2. Pembiayaan memiliki nilai thitung untuk variabel Pembiayaan adalah sebesar 2,093 di dalam pengujian digunakan tingkatr kesalahan atau alpha sebesar 0,05. Sedangkan nilai kritis menurut tabel dengan dk= n-2= 7-n-2= 5, n=jumlah sampel, (maka diperoleh ttabel= 2,015 (lampiran), karena thitung>ttabrel ( 2,093>2.015), sehingga keputusannya adlaha H0
ditolak dan Ha diterima jadi dapat disimpulkan bahwa Pembiayaan berpengaruh signifikan terhadap Laba Bersih Bank Panin Dubai Syariah. 3. Karena nilai Fhitung<Ftabel (2,635<19,25) dan signifikansi >0,05 (0,186>0,05), maka hasil ini membuktikan bahwa H03 diterima dan Ha3
ditolak artinya DPK dan Pembiayaan tidak berpengaruh signifikan terhadap Laba Bersih pada Bank Panin Dubai Syariah
70
B. Saran
1. Bagi Bank Panin Dubai Syariah dapat meningkatkan Dpk dan juga Pembiayaan baik darin segi pendapatan maupun disalurkan oleh Bank Panin Dubai Syariah. Pembiayaan yang disalurkan oleh Bank Panin Dubai Syariah akan memperoleh Laba Bersih.
2. Diharapkan untuk penelitian selanjutnya, agar lebih memperkaya isi dari penelitian, baik dari jumlah data dan metode penelitian agar dapat menambah wawasan ilmuan perbankan mengenai Pengaruk DPK dan Pembiayaan terhadap Laba Bersih yang lebih baik lagi terutama jika digunakan sebagai referensi bagi pihak lain yang ingin melakukan penelitian lebih lanjut di bidang yang sama.
3. Penulis menyadari bahwa penelitian ini jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, kritik yang bersifat konstruktif dan saran perhatian dari berbagaui pihak, sangat diharapkan.
DAFTAR KEPUSTAKAAN
Aisyah, B. N. (2005). Manajamen Pembiayaan Bank Syariah. Yogyakarta: Kalimedia.
Antonio. M. S. 2011. Bank Syariah dari Teori ke Praktek. Jakarta: Gema Insani. Ascarya. 2008. Akad & Produk Bank Syariah. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. Bungin, B. (2011). Metodologi Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Kencana Pranada Group.
Dahlan, S. (2004). Menajemen Lembaga Keuangan . Jakarta: Lembaga Penerbt Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
chandra. (2019). Pengaruh BI Rate, Dana Pihak Ketiga, Net Interest Margin, terhadap Laba Bersih di Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2013- 2016 . RISET & JURNAL AKUNTANSI Volume 3 Nomor 2, Agustus .
Dendawijaya. L. 2003. Menajemen Perbankan . Jakarta: Ghalia Indonesia.
dkk, S. d. (2004). Financial Accounting Standard Board. Jakarta: Salemba Empat. Fahmi, I. (2015). Analisis Laporan Keuangan. Bandung: Alfabeta.
Frianto, P. (2012). Menajemen Dana Bank dan Kesehatan Bank. Jakarta: Bineka Cipta.
Iska. S. 2012. Sistem Perbankan Syariah Di Indonesia Dalam Perspektif Fikih Ekonomi. Yogyakarta: Fajar Media Press.
Ikatan Bankir Indonesia. 2015. Memahami Bisnis Bank Indonesia. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama
Ismail. (2010). Menajemen Perbankan dari Teori Menjadi Aplikasi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Ismail. 2011. Perbankan Syariah. Jakarta: Kencana
Jumingan. (2011). Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: PT Bumi Aksara. Kasmir. 2011. Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. Kasmir. 2008. Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya. Jakarta: PT Raja Grafindo
Persada.
Kasmir. (2014). Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: PT. Raja Grafindo.
Kasmir. (2000). Lembaga Keuangan Lainnya. Jakart: PT Raja Grafindo Persada. Kasmir. (2004). Menajemen Perbankan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. Muhammad. 2005. Manajemen Dana bank Syariah. Yogyakarta: Ekonosia. Muhammad. 2002. Menajemen Bank Syariah. Yogyakarta: UPP AMP YKPN. Anshori. A. G. 2007. Perbankan Syariah Di Indonesia. Yogyakart: aGadjah Mada
University Press.
Priyatno. D. 2014. Cara Kiat Belajar Analisis data dengan SPSS 20. Yogyakarta: CV. Andi Offset.
Priyatno. D. 2004. Pengolahan Data Terpraktis SPSS 22. Yogyakarta: CV ANDI OFFSET.
Rivai. V. 2007. Bank and Financial Institute Management. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
S.Worwor, A. (2014). Laba Bersih dan Tingkat Resiko Harga Saham Pengaruhnya Terhadap Dividen pada Perusahaan Otomotif yang terdapat di BEI. Jurnal EMBA NO.4 Vol. 2 Desember,
Simamora, H. (2000). Akuntansi Basis Pengambilan Keputusan Bisnis. Jakarta: Salemba Empat.
Sinungan. M. 1999. Menajemen Dana Bank. Jakarta: Bumi Aksara.
Soemitra. A. 2010. Bank & Lembaga Keuangan Syariah. Jakarta: Kencana Prenada Group.
Sudarsono, H. 2003. Bank & Lembaga Keuangan Syariah Deskriptif dan Ilustrasi. Yogyakarta: EKONISIA.
Sugiyono. 2016. Metode Penelitian Kuantitatif, Kulitatif dan R&D. Bandung: PT Alfabet.
Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Method), Bandung: Alfabeta.
Sitanggang. kontan.id. Selasa 23 oktober 2018. 18:41WIB. dikutip tanggal 8 Mei 2020
Widjajakoesoema, A. S. (2012). Pengaruh Pembiayaan Terhadap Laba Bersih Bank. Cahaya Aktiva Vol.02 No.02 September.