HASIL PENELTIAN DAN PEMBAHASAN
D. Uji Normalitas
5. Pembahasan Hasil Analisis Data
= 2,548
Oleh karena itu nilai thitung = 2,548 > dari ttabel dengan tingkat signifikansi 0,05 yaitu sebesar 1,675 maka dapat disimpulkan bahwa kofisien mediasi 0,237 signifikansi yang berarti adanya pengaruh mediasi. Jadi Pengalaman kerja dapat menjadi varibel mediasi antara Kompetensi terhadap Penempatan karyawan. H7: Diduga bahwa pengalaman kerja memediasi pengaruh Kompetensi terhadap penempatan karyawan.Diterima
5. Pembahasan Hasil Analisis Data
Berdasarkan hasil peneltian tentang “Pengaruh pendidikan dan kompetensi terhadap penempatan karyawan dengan pengalaman kerja sebagai variabel Intervening diperoleh hasil sebagi berikut:
1. Hipotesis I (pendidikan berpengaruh terhadap pengalaman kerja)
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel pendidikan memiliki nilai thitung sebesar 2,051 > ttabel 1,675 dengan nilai probabilitas signifikansi sebesar 0,046 berarti lebih < dari 0,05 Maka H1 diterima, yang artinya ada pengaruh signifikan terhadap pengalaman kerja PT BNI syariah KCU Ratulangi. Nilai koefisiensi regresi positif, disini dapat diartikan bahwa pendidikan dapat menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi pengetahuan tentang pengalaman kerja. Dapat kita ketahui pendidikan merupakan suatu indikator yang mencerminkan kemampuan seseorang untuk dapat menyelesaikan sutau
pekerjaan. Sejalan dengan teori Hani T Handoko berupa faktor-faktor yang memengaruhi pengalaman kerja salah satunya adalah faktor latar belakang pribadi, mencakup pendidikan, kursus, latihan, bekerja. Untuk menunjukan apa yang telah dilakukan seseorang di waktu yang lalu. sehingga peneliti menginterpretasikan hasil peneltian ini bahwa pegalaman kerja akan semakin bertambah atau semakin luas karena pengaruh pendidikan seseorang. Dimana pendidikan dari pengertian diatas merupakan kemampuan seseorang untuk menyelesaikan suatu pekerjaan sehingga pengalaman kerja semakin bertambah.
Hasil peneltian ini sejalan dengan teori yang dikemukakan oleh (Handoko, 1984), bahwa dalam pengalaman kerja terdapat faktor-faktor yang memengaruhi salah satunya Latar belakang pribadi, mencakup pendidikan, kursus, latihan, bekerja. jadi pendidikan secara tidak langsung menunjang pengalaman kerja seseorang dalam sebuah perusahaan yang di tempatinya.
2. Hipotesis II(Kompetensi berpengaruh terhadap pengalaman kerja)
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel kompetensi memiliki nilai thitung sebesar 4,293 > ttabel 1,675 dengan nilai probabilitas signifikansi sebesar 0,000 berarti lebih < dari 0,05 Maka H1 diterima, yang artinya ada pengaruh signifikan terhadap pengalaman kerja PT BNI syariah KCU Ratulangi. Nilai koefisiensi regresi positif, disini dapat diartikan bahwa kompetensi dapat menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi pengetahuan tentang pengalaman kerja. kompetensi oleh spencer dapat didefinisikan sebagai karakteristik yang mendasari seseorang berkaitan dengan efektivitas kinerja individu dalam pekerjaannya atau karakteristik individu yang memiliki hubungan kusal atau
sebab-akibat dengan kriteria yang dijadikan acuan, efektivitas atau berkinrja prima atau superior di tempat kerja atau pada situasi tertentu. sehingga peneliti menginterpretasikan hasil peneltian ini, bahwa setiap orang yang telah melakukan pekerjaan atau melalui tahap proses pekerjaan dalam sebuah organisasi tentunya ada output yang diterima oleh setiap individu misalnya berupa keahlian sehingga kompetensi seseorang dapat berpengaruh terhadap pengalaman kerja dimana kita ketahui kembali bahwa pengalaman kerja adalah sebuah suatu ukuran tentang lama waktu atau masa kerjanya yang telah ditempuh seseorang dalam memahami tugas-tugas suatu pekerjaan.
Hasil peneltian ini juga didukung oleh hasil peneltian yang dilakukan oleh Faidal dan M Isa Anshori (2011) bahwa pengalaman kerja berpengaruh positif terhadap kompetensi
Hasil penelitian ini juga sejalan dengan teori Michael Zwell (2000: 56-68) mengungkapkan bahwa terdapat beberapa faktor yang dapat memengaruhi kecapakapan kompetensi seseorang, diantaranya adalah pengalaman kerja.
3. Hipotesis III (Pendidikan karyawan berpengaruh terhadap penempatan karyawan ).
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel pendidikan memiliki nilai thitung sebesar 2,380 > ttabel 1,675 dengan nilai probabilitas signifikansi sebesar 0,022 berarti lebih < dari 0,05 Maka H1 diterima, yang artinya ada pengaruh signifikan terhadap Penempatan karyawan PT BNI syariah KCU Ratulangi. Nilai koefisiensi regresi positif, disini dapat diartikan bahwa Pendidikan dapat menjadi
tolak ukur atau salah satu faktor untuk menentukan Penempatan karyawan atau penempatan karyawan dalam menduduki suatu jabatan.
Pendidikan merupakan suatu indikator yang mencerminkan kemampuan seseorang untuk dapat menyelesaikan sutau pekerjaan. Dengan pedidikan pula seseorang dianggap mampu menduduki suatu jabatan tertentu. sehingga peneliti menginterpretasikan hasil peneltian ini dimana ketika dalam proses menyeleksi seseorang membutuhkan job spesification atau spesifikasi jabatan. Spesifikasi jabatan adalah suatu uraian tertulis tentang latar belakang pendidikan, pengalaman, kemampuan dan kompetensi atau hal-hal lain yang berhubungan dengan pekerjaan yang harus dimiliki sebelum mengisi pemegang jabatan/job tertentu sehingga dapat berfungsi dengan efektif. Sehingga pendidikan harus disesuaikan dengan penempatan pekerjaan seseorang agar job/pekerjaan yang diberikan dapat berjalan secara optimal sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur) perusahaan.
Hasil penelitian ini juga didukung oleh hasil peneltian yang dilakukan oleh Ni‟mah Budiarti (2014) bahwa pendidikan berpengaruh positif atau signifikan terhadap employee palcement. dengan nilai probabilitas signifikansi sebesar 0,000 berarti lebih < dari 0,05 .
Hasil peneltian ini juga sejalan dengan teori penempatan karyawan atau penempatan kerja yaitu sebelum menempatkan tenaga kerja dalam penempatan ada beberapa faktor yang akan menjadi bahan pertimbangan diantaranya pendidikan karyawan (Ardana dan Mujjati, 2012).
4. Hipotesis IV (Kompetensi karyawan berpengaruh terhadap employee) Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Kompetensi memiliki nilai thitung sebesar 2,008 > ttabel 1,675 dengan nilai probabilitas signifikansi sebesar 0,019 berarti lebih < dari 0,05 Maka H1 diterima, yang artinya ada pengaruh signifikan terhadap Penempatan karyawan PT BNI syariah KCU Ratulangi. Nilai koefisiensi regresi positif, disini dapat diartikan bahwa Kompetensi seseorang menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam menentukan Penempatan karyawan atau penempatan karyawan untuk menduduki suatu jabatan.
kompetensi oleh spencer dapat didefinisikan sebagai karakteristik yang mendasari seseorang berkaitan dengan efektivitas kinerja individu dalam pekerjaannya atau karakteristik individu yang memiliki hubungan kusal atau sebab-akibat dengan kriteria yang dijadikan acuan, efektivitas atau berkinrja prima atau superior di tempat kerja atau pada situasi tertentu. Sehingga peneliti menginterpretasikan hasil peneltian ini, sama halnya pada hipotesis III dimana dalam penempatan pekerjaan membutuhkan banyak pertimbangan disebuah perusahaan. khusunya dalam proses seleksi kita ketahui membutuhkan spesifikasi jabatan berupa belakang pendidikan, pengalaman, kemampuan dan kompetensi atau hal-hal lain yang berhubungan dengan pekerjaan yang harus dimiliki sebelum mengisi pemegang jabatan/job tertentu sehingga dapat berfungsi dengan efektif. sehingga setiap penempatan pekerjaan harus sejalan dengan kompetensi atau keahlian seseroang agar pekerjaan yang akan dikerjakan pada job tertentu dapat diketahui secara maksimal.
Hasil penelitian ini juga sejalan oleh hasil peneltian yang dilakukan oleh Ricky Hasoloan Purba (2016) bahwa kompetensi berpengaruh positif atau signifikan terhadap employee palcement. dengan nilai probabilitas signifikansi sebesar 0,000 berarti lebih < dari 0,05 .
5. Hipotesis V (pengalaman karyawan berpengaruh terhadap employee) Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel pengalaman kerja memiliki nilai thitung sebesar 2,539 > ttabel 1,675 dengan nilai probabilitas signifikansi sebesar 0,015 berarti lebih < dari 0,05 Maka H1 diterima, yang artinya ada pengaruh signifikan terhadap Penempatan karyawan PT BNI syariah KCU Ratulangi. Nilai koefisiensi regresi positif, disini dapat diartikan bahwa pengalaman kerja seseorang dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam menentukan Penempatan karyawan atau penempatan karyawan untuk menduduki suatu jabatan.
Menurut Foster dalam kutipan Pengalam kerja adalah sebagai suatu ukuran tentang lama waktu atau masa kerjanya yang telah ditempuh seseorang dalam memahami tugas-tugas suatu pekerjaan dan telah melaksanakannya dengan baik. Sehingga peneliti menginterpretasikan hasil peneltian ini, sama halnya pada hipotesis III dan IV sejalan dengan sepesifikasi pekerjaan membutuhkan pengalaman kerja untuk penempatan pekerjaan. kita ketahui tugas-tugas yang diberikan oleh perusahaan kadang karyawan belum mengetahui bagaimana cara mengerjakannya sehingga sangat diperlukan pengalaman kerja untuk menunjang pekerjaan karyawa agar tugas-tugas yang berikan dapat diatasi dengan baik.
Hasil penelitian ini juga sejalan oleh hasil peneltian yang dilakukan oleh Ni‟mah Budiarti (2014) bahwa pengalaman pekerjaan berpengaruh positif atau
signifikan terhadap employee palcement. dengan nilai probabilitas signifikansi sebesar 0,000 berarti lebih < dari 0,05 .
6. Hipotesis VI-VII (pengalaman pendidikan dan kompetensi berpengaruh