BAB V. SIMPULAN DAN SARAN
B. Saran
2 Hasil Observasi Peserta Didik
a. Observasi dilakukan di rumah Aflah Umana Rasyi alamat Racing Center, Karampuang, Kecamatan Panakukang Kota Makassar, pada hari rabu tanggal 26 Agustus 2020.
Tabel 4.1 Hasil Observasi Aflah Umana Rasyid No Aktivitas
akademik Aspek yang diamati Ya Tidak
1. Visual Activites Keaktifan membaca Peserta didik
√ Memperhatikan
penjelasan guru melalui video
√
2. Oral Activites Bertanya √
Mengeluarkan Pendapat √
Tidak Memberikan Pendapat
√ 3. Emotional
Activites
Tampak bosan √
Bersemangat √
Tenang √
Berdasakan tabel 4.1 dapat di simpulkan bahwa perilaku akademik peserta didik atas nama Aflah Umana Rasyid termasuk dalam interprestasi kurang baik dengan aspek prilaku yang ditemukan berdasarkan data di lapangan. Perilaku
akademik yang ditemukan pada saat memperhatikan guru mengajar lewat video yaitu prilaku yang kurang baik seperti merasa bosan, tidak memperhatikan penjelasan guru hal ini terjadi karena dipengaruhui oleh orang tua peserta didik.
Dari hal tersebut tentunya peserta didik juga memiliki prilaku yang kurang bersemangat dalam proses pembelajaran. Perilaku-perilaku lain seperti bertanya dan keaktifan membaca peserta didik tentunya juga dipengaruhi oleh orang tua apabila peserta didik didampingi saat belajar, maka pada saat belajar peserta didik memiliki prilaku yang efektif.
b. Observasi dilaksanakan pada hari selasa tanggal 1 september 2020 di rumah Maya Lestari alamat Racing Center, Karampuang, Kecamatan Panakukang Kota Makassar.
Tabel 4.2 Hasil Observasi Maya Lestari No Aktivitas
Akademik Aspek yang diamati Ya Tidak
1. Visual Activites Keaktifan membaca Peserta didik
√ Memperhatikan
penjelasan guru melalui video
√
2. Oral Activites Bertanya √
Mengeluarkan Pendapat
√ Tidak Memberikan
Pendapat
√ 3. Emotional
Activites
Tampak bosan √
Bersemangat √
Tenang √
32
Berdasarkan tabel di atas diketahui bahwa peserta didik atas nama Maya Lestari menunjukkan perilaku akademik yang baik sebagaimana pada aspek yang terlaksana di atas, tentunya pada saat peserta didik mendengarkan guru mengajar lewat video. Peserta didik menunjukkan perilaku yang bersemangat, hal ini dikarenakan peserta didik tidak merasa bosan sebab peserta didik tenang dalam memperhatikan penjelasan guru melalui video yang dikirimkan melalui grup WhatsApp dan peserta didik juga tentunya cenderung berinisiatif dalam
mempertanyakan penjelasan gurunya kepada orang tua oleh karena itu peserta didik menunjukan perilaku akademik yang aktif. Namun masih ada perilaku akademik peserta didik yang belum muncul seperti mengeluarkan pendapat, hal ini disebabkan karena peserta didik kurang percaya diri.
c. Observasi dilakukan di rumah Nur Aisyah Putrialamat Sukamaju 8, Tamamaung, Kecamatan Panakukang Kota Makassar, pada hari rabu tanggal 9 september 2020.
Tabel 4.3 Hasil Observasi Nur Aisyah Putri No Aktivitas
Akademik Aspek yang diamati Ya Tidak
1. Visual Activites Keaktifan membaca Peserta didik
√ Memperhatikan
penjelasan guru melalui video
√
2. Oral Activites Bertanya √
Mengeluarkan Pendapat
√ Tidak Memberikan
Pendapat
√ 3. Emotional
Activites
Tampak bosan √
Bersemangat √
Tenang √
Berdasarkan tabel di atas diketahui analisis data observasi prilaku akademik peserta didik baik. hal ini disebabkan perilaku yang ditunjukan peserta didik cenderung bersemangat. Pada dasarnya peserta didik dapat bertanya dan mengeluarkan pendapat dengan baik namun peserta didik me rasa bosan disebabkan metode mengajar guru yang monoton. Selama proses pembelajaran peserta didik juga menunjukan perilaku yang tenang dan dapat memperhatikan video mengajar guru dengan baik.
34
Hasil wawancara yang bersumber dari wali kelas III dan orang tua peserta didik. Proses wawancara berjalan selama dua hari. Hari pertama mewawancarai wali kelas III, mengenai penerapan dan pembelajaran tematik di era pandemi. Hari kedua mewawancarai orang tua peserta didik mengenai perilaku akademik peserta didik dalam proses pembelajaran melalui online. Kegiatan wawancara guru tidak dilaksanakan di sekolah karena aturan protokol kesehatan yang menegaskan agar sekolah tidak melakukan aktivitas selama pandemi, oleh itu penelitian ini dilaksanakan melalui WhatsApp dan kegiatan mewawancarai orang tua peserta didik dengan mendatangi rumah masing- masing dan tetap mematuhi protokol kesehatan covid-19 serta meminta izin sebelum mendatangi rumah orang tua peserta didik.
Adapun profil informan dalam penelitian ini adalah berjumlah tujuh orang yaitu empat orang informan tambahan dan tiga orang informa n kunci, adapun profil informan tambahan yaitu tiga orang tua peserta didik untuk menggali informasi mengenai perilaku akademik peserta didik di rumah, dan satu wali kelas III SD Inpres Panaikang I/1 untuk menggali informasi mengenai penerapan dan pembelajaran tematik di era pandemi. serta tiga informan kunci adalah peserta didik kelas III untuk mengetahui perilaku akademik pada saat pembelajaran tematik di era pandemi. Adapun profil informan tambahan yaitu wali kelas III atas nama Sulfi, S.Pd., alamat Manuruki, Parang Tambung, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar. selanjutnya orang tua peserta didik atas nama Tuti alamat Racing Center, Karampuang, Kecamatan Panakukang Kota Makassar, dan Alfrida alamat Racing Center, Karampuang, Kecamatan Panakukang Kota Makassar, serta
Wahyuni S.Pd., alamat Sukamaju 8, Tamamaung, Kecamatan Panakukang Kota Makassar. Profil informan kunci dari peserta didik kelas III yaitu Aflah Umana Rasyid alamat Racing Center, Karampuang, Kecamatan Panakukang Kota Makassar, dan Maya Lestari alamat Racing Center, Karampuang, Kecamatan Panakukang Kota Makassar, serta Nur Aisyah Putri alamat Sukamaju 8, Tamamaung, Kecamatan Panakukang Kota Makassar. Adapun pembahasan hasil wawancara dan hasil observasi sebagai berikut:
1. Pembahasan Hasil wawancara dengan wali kelas III
Wawancara dilakukan guna mendapatkan informasi secara lisan dan lebih mendalam tentang peran guru dalam penerapan pembelajaran tematik. wawancara dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara bebas sehingga peneliti dapat memperluas pertanyaan sesuai dengan jawaban guru. Berdasarkan pendapat Munir2005: 1) Pembelajaran tematik lebih menekankan pada keterlibatan peserta didik dalam proses belajar secara aktif dalam proses pembelajaran, sehingga peserta didik dapat memperoleh pengalaman langsung dan terlatih untuk dapat menemukan sendiri berbagai pengetahuan yang dipelajarinya. Melalui pengalaman langsung siswa akan memahami ko nsep-konsep yang mereka pelajari dan menghubungkannya dengan konsep lain yang telah dipahaminya. Teori pembelajaran ini dimotori para tokoh Psikologi Gestalt, termasuk Piaget yang menekankan bahwa pembelajaran haruslah bermakna dan berorientasi pada kebutuhan dan perkembangan anak. Data yang didapatkan di lapangan dari hasil wawancara dengan guru diketahui bahwa pembelajaran tematik di era pendemi sangatlah susah dikarenakan guru tidak terlibat langsung dalam pembelajaran,
36
perkembangan anak, dan sulitnya mentransfer ilmu serta cara mengajar guru tidak berdasarkan pada kebutuhan peserta didik. Hal ini juga didukung dengan waktu mengajar guru yang terbatas, jaringan yang kurang mendukung, dan daya tangkap peserta didik yang berbeda-beda sehingga guru kesusahan menerapkan pembelajaran tematik.
2. Pembahasan hasil wawancara dengan orang tua siswa
Wawancara dilakukan guna mendapatkan informasi secara lisan dan lebih mendalam terhadap perilaku akademik peserta didik. Wawancara dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara tidak terstruktur sehingga peneliti dapat memperluas pertanyaan sesuai dengan jawaban orang tua peserta didik terkait dengan prilaku akademis peserta didik. Menurut Rachmi dalam Supriyani (2016: 71) perilaku akademik adalah perilaku belajar yang sering disebut juga dengan kebiasaan belajar yaitu proses belajar yang dilakukan oleh individu secara berulang-ulang sehingga menjadi otomatis atau spontan. Data di lapangan yang didapatkan dari wawancara dengan tiga orang tua peserta didik diketahui bahwa dalam proses pembelajaran peserta didik memiliki prilaku atau respon yang berbeda-beda. Adapun yang berkaitan dengan perilaku akademik peserta didik dalam menonton video mengajar guru yaitu peserta didik cenderung bertanya kepada orang tuanya dibandingkan dengan guru dikarenakan peserta didik kurang percaya diri, selain itu jaringan yang kurang mendukung atau lingkungan membuat peserta didik merasa tidak tenang selama proses pembelajaran. Hal ini berkaitan dengan teori Slameto dalam Mahmud (2010: 10) aktivitas belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk
memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi lingkungannya.
3. Pembahasan hasil observasi dari ketiga peserta didik
Observasi dalam penelitian yaitu peneliti melakukan pengamatan terhadap perilaku akademik peserta didik dalam proses pembelajaran tematik di era pendemi dengan tiga peserta didik yaitu Aflah Umana Rasyid, Maya Lestari, dan Nur Aisyah Putri. Alasan peneliti hanya mengambil tiga peserta didik dikarenakan penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang dimana penelitian tersebut harus menjelaskan satu persatu subjek yang akan di teliti, olehnya itu peneliti mengambil tiga peserta didik untuk di teliti atau dijadikan sampel, Sehingga peneliti memiliki data yang akurat.
Menurut Notoatmodjo (2010:20) bahwa perilaku manusia adalah semua kegiatan atau aktivitas manusia, baik yang diamati langsung maupun yang tidak diamati oleh pihak luar. Dari berbagai kegiatan di atas dapat disimpulkan prilaku akademik peserta didik merupakan respon peserta didik terhadap pembelajaran.
Berdasarkan data di lapangan yang didapatkan dari observasi dengan ketiga peserta didik diketahui bahwa dalam proses pembelajaran peserta didik memiliki perilaku yang berbeda beda dikarenakan kurangnnya dampingan orang tua akibatnya proses pembelajaran peseta didik menjadi menurun pada akhirnya perilaku akademik peserta didik tentunya berpengaruh, selain itu guru tidak dapat memantau langsung proses pembelajaran serta memaksimalkan materi yang diajarkan. Hal tersebut sesuai dengan pendapat Tu’u (2018: 64) bahwa perilaku merupakan cerminan konkret yang tampak dalam sikap, perbuatan, dan kata-kata
38
(pernyataan) sebagai reaksi seseorang yang muncul karena adanya pengalaman proses pembelajaran dan rangsangan dari lingkungannya.
Berikut ini diuraikan hasil penelitian yang diperoleh dalam penelitian.
Hasil yang dimaksud adalah prilaku akademik peserta didik dalam proses pembelajaran tematik di era pandemi.
a. Afla Umana Rasyid
Analisis dari hasil prilaku akademik peserta didik yang diambil melalui wawancara dan observasi bahwa prilaku akademik peserta didik kurang baik dalam melihat video mengajar guru karena peserta didik tidak memperhatikan video mengajar guru, tidak tenang, tampak bosan, dikarenakan peserta didik harus bertanya kepada orang tua terkait dengan video mengajar guru.
b. Maya Lestari
Analisis dari hasil prilaku akademik peserta didik yang diambil melalui wawancara dan observasi bahwa prilaku akademik peserta didik cukup baik dalam melihat video mengajar guru dikarenakan peserta didik berusaha melihat video mengajar guru, bersemangat, tenang, dan bertanya sebab peserta didik selalu didampingi oleh orang tua.
c. Nur Aisyah Putri
Analisis dari hasil prilaku akademik peserta didik yang diambil melalui wawancara dan observasi bahwa prilaku akademik peserta didik sangat baik dalam melihat video mengajar guru dikarenakan peserta didik berusaha melihat vidio mengajar guru, bersemangat, tenang, dan bertanya sebab peserta didik selalu didampngi oleh orang tua dikarenakan pekerjaan orang tua.
Dari data di atas dapat dilihat bahwa kendala peserta didik adalah dampingan orang tua dan jaringan yang tidak mendukung karena sekarang kita ada dimasa pandemi dimana peserta didik harus belajar dari rumah melalui daring, tidak bertatap muka secara langsung dan berada dilokasi terpisah. Hal ini berpengaruh dengan perilaku akademik pesera didik. Menurut Islamuddin (2011:
161) terdapat ciri-ciri perubahan perilaku yang terpenting yaitu: (1) Perubahan Intensional, (2) perubahan positif, (3) perubahan yang efektif dan fungsional.
Perwujudan perilaku belajar meliputi: ke biasaan, keterampilan, pengamatan, berfikir asosiatif dan daya ingat, berfikir rasional, sikap, inhibisi, apresisi dan tingkah laku afektif. Selain itu dalam proses pembelajaran guru juga harus merancang model atau media yang memungkinkan peserta didik dapat aktif dan merangsang keaktifan peserta didik dalam proses pembelajaran.
40 BAB V
SIMPULAN DAN SARAN
Pembahasan pada BAB V akan dibahas mengenai simpulan dari hasil penelitian dan saran yang diberikan oleh peneliti.
A. Simpulan
Berdasarkan hasil dan pembahasan hasil penelitian tentang perilaku akademik peserta didik dalam proses pembelajaran tematik kelas III di era pandemi menemukan data yang hampir sama berdasarkan aspek yang diamati bahwa peserta didik cenderung bertanya kepada orang tua dibandingkan dengan melihat sendiri penjelasan materi yang disampaikan guru melalui video, dan peserta didik tampak bosan dalam pembelajaran, serta guru kesulitan dalam mentransfer materi pembelajaran di era pandemi. Hal ini,dikarenakan waktu jam mengajar guru yang biasanya empat jam di sekolah terpaksa hanya mengajar selama lima menit lewat video.
B. Saran
Berdasarkan kesimpulan dan hasil penelitian di atas, ada beberapa hal yang perlu disarankan.
1. Bagi guru
Guru sebagai tenaga pendidik perlu menambah pengetahuan dan wawasan mengenai metode pembelajaran di era pandemi.
2. Bagi peserta didik
Peserta didik janganlah merasa bosan dalam memperhatikan materi yang diberikan guru melalui video.
3. Bagi orang tua
Orang tua hendaklah menyadari bahwa keluarga merupakan lembaga pertama dalam pembentukan perilaku peserta didik.
42
DAFTAR PUSTAKA
Abdul Munir, dkk. 2005. Pedoman Pelaksanaan Pembelajaran Tematik . Jakarta:
Direktorat Jenderal Kelembagaan Agama Islam.
Depdiknas, 2003. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Depdiknas.
Fathia, R.N. 2014. Keseimbangan akademis dan non akademis. (online).
http://www.kompasiana.com/amp/rizanurul/. Diakses 18 Juni 2015.
Hamdani. 2011. empat pilar pendidikan. Unesco. Bandung: Pustaka Setia.
Husdarta, dan Saputra,Y. 2010. Belajar dan Pembelajaran. Bandung: CV.
Alfabeta
Islamuddin, Haryu. 2011. Psikologi Pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Mahmud, Y. 2016. Pengaruh Lingkungan dan Disiplin Belajar Terhadap Motivasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPS. Artikel. Universitas Negeri Gorontalo.
Puspitasari, R. 2014. Pelaksanaan Pembelajaran Te matik Pada Kelas Awal.
Skripsi.Universitas Islam Negeri Maulana Malik.
Rusman. 2011Model-model Pembelajaran: Mengembangkan Profesionalisme Guru. Jakarta: Rajawali Pers.
Samsudin. 2008. Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga Dan Kesehatan Sd/Mi. Jakarta : litera prenada media group.
Saputra, H. D. 2010. Belajar dan Pembelajaran. Bandung: CV. Alfabeta.
Supardan, D. 2015. Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Supriani, D. 2016. Analisis Perilaku Akademik SIswa Kelas IV Pada Diskusi Pembelajaran PKn. Skripsi. Universitas Negeri Semarang.
Tu'u, T. 2018. Peran Disiplin pada Perilaku dan Prestasi Siswa. Jakarta: PT.
Grasindo.
Trianto. 2011. Desain Pengembangan Pembelajaran Tematik Bagi Anak Usia Dini TK/RA & Anak Usia Awal SD/MI. Jakarta: Kencana.
Widiaryanti, V. 2009. Perilaku Belajar Ditinjau Dari Lingkungan Sosial dan Kemandirian pada Siswa. Skripsi. Universitas Katolik Soegijapranata Semarang.
Wikipedia. 2020. Pandemi covid-19 di Indonesia. (online). https://id.wikipedia.
org/wiki/Pandemi_covid-19_di_Indonesia. Diperbarui 28 September 2020
LAMPIRAN
44
Lampiran 1: Profil sekolah SD Inpres Panaikang 1/1
1. Identitas Sekolah
1 Nama Sekolah : SD INPRES PANAIKANG 11
2 NPSN : 40307610
3 Jenjang Pendidikan : SD
4 Status Sekolah : Negeri
5 Alamat Sekolah : Jl Racing Cetre No 14
RT / RW : 5 / 9
Kode Pos : 90231
Kelurahan : Tamamaung
Kecamatan : Kec. Panakukkang
Kabupaten/Kota : Kota Makassar
Provinsi : Prov. Sulawesi Selatan
Negara : Indonesia
6 Posisi Geografis : -5.1436 Lintang
119.4524 Bujur
3. Data Pelengkap
7 SK Pendirian Sekolah : 421.2/5764/DP/IX/2016 8 Tanggal SK Pendirian : 2016-09-16
9 Status Kepemilikan : Pemerintah Daerah 10 SK Izin Operasional : 421.2/5764/DP/IX/2016 11 Tgl SK Izin Operasional : 2016-09-16
12 Kebutuhan Khusus Dilayani :
13 Nomor Rekening : 1302020000083991
14 Nama Bank : BPD SULAWESI SELA...
15 Cabang KCP/Unit : BPD SULAWESI SELATAN CABANG UTAMA MAKASSAR...
16 Rekening Atas Nama : SDINPPANAIKANGI/1...
17 MBS : Tidak
18 Memungut Iuran : Tidak
19 Nominal/siswa : 0
20 Nama Wajib Pajak :
21 NPWP :
3. Kontak Sekolah
20 Nomor Telepon :
21 Nomor Fax : 0411442588
22 Email : [email protected]
23 Website : http://
4. Data Periodik
24 Waktu Penyelenggaraan : Pagi/6 hari 25 Bersedia Menerima Bos? : Ya
26 Sertifikasi ISO : Belum Bersertifikat
27 Sumber Listrik : PLN 28 Daya Listrik (watt) : 1300
29 Akses Internet : Telkomsel Flash 30 Akses Internet Alternatif : Tidak Ada 5. Sanitasi
Sustainable Development Goals
(SDG)
31 Sumber air : Ledeng/PAM
32 Sumber air minum : Air kemasan
33 Kecukupan air bersih : Cukup sepanjang waktu
34
Sekolah menyediakan jamban yang dilengkapi dengan fasilitas pendukung untuk digunakan oleh siswa berkebutuhan khusus
: Tidak
35 Tipe jamban : Leher angsa (toilet duduk/jongkok) 36 Sekolah menyediakan pembalut
cadangan : Tidak ada
37
Jumlah hari dalam seminggu siswa mengikuti kegiatan cuci tangan berkelompok
: 5 hari 38 Jumlah tempat cuci tangan : 6 39 Jumlah tempat cuci tangan
rusak : 0
40 Apakah sabun dan air mengalir
pada tempat cuci tangan : Ya 41
Sekolah memiiki saluran pembuangan air limbah dari jamban
: Ada saluran pembuangan air limbah ke selokan/kali/sungai
42
Sekolah pernah menguras tangki septik dalam 3 hingga 5 tahun terakhir dengan truk/motor sedot tinja
: Tidak/Tidak tahu
Stratifikasi UKS :
43 Sekolah memiliki selokan untuk
menghindari genangan air : Ya
44
Sekolah menyediakan tempat sampah di setiap ruang kelas (Sesuai permendikbud tentang standar sarpras)
: Ya
45
Sekolah menyediakan tempat sampah tertutup di setiap unit jamban perempuan
: Tidak
46 Sekolah menyediakan cermin di
setiap unit jamban perempuan : Tidak
46
47
Sekolah memiliki tempat pembuangan sampah
sementara (TPS) yang tertutup
: Ya
48
Sampah dari tempat pembuangan sampah
sementara diangkut secara rutin
: Ya
49
Ada perencanaan dan
penganggaran untuk kegiatan pemeliharaan dan perawatan sanitasi sekolah
: Ya
50
Ada kegiatan rutin untuk melibatkan siswa untuk memelihara dan merawat fasilitas sanitasi di sekolah
: Ya
51 Ada kemitraan dengan pihak luar untuk sanitasi sekolah
: ✓
Ada, dengan pemerintah daerah
✓ Ada, dengan perusahaan swasta
✓ Ada, dengan puskesmas
✓ Ada, dengan lembaga non-pemerintah 52 Jumlah jamban dapat digunakan :
Jamban laki-laki
Jamban
perempuan Jamban bersama
0 0 2
53 Jumlah jamban tidak dapat
digunakan :
Jamban laki-laki
Jamban
perempuan Jamban bersama
0 0 0
Sekolah memiliki kegiatan dan media komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) tentang sanitasi sekolah Variabel Kegiatan dan Media Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE)
Guru Ruang Kelas Toilet Selasar Ruang UKS Kantin
53 Cuci tangan pakai sabun ✓ ✓ ✓ ✓ ✓ ✓
54 Kebersihan dan kesehatan ✓ ✓ ✓
55 Pemeliharaan dan perawatan toilet ✓ ✓ ✓ ✓ ✓ ✓
56 Keamanan pangan ✓ ✓ ✓ ✓
57 Ayo minum air ✓ ✓ ✓ ✓ ✓ ✓
Lampiran 2: Hasil observasi peserta didik
1.Hasil Observasi Aflah Umana Rasyid
No Aktivitas
akademik Aspek yang diamati Ya Tidak
1. Visual Activites
Keaktifan membaca Peserta didik
√ Memperhatikan
penjelasan guru melalui video
√
2. Oral Activites Bertanya √
Mengeluarkan Pendapat
√ Tidak Memberikan
Pendapat
√ 3. Emotional
Activites
Merasa bosan √
Bersemangat √
Tenang √
48
2. Hasil Observasi Maya Lestari
No Aktivitas
akademik Aspek yang diamati Ya Tidak
1. Visual Activites Keaktifan membaca Peserta didik
√
Memperhatikan penjelasan guru melalui video
√
2. Oral Activites Bertanya √
Mengeluarkan Pendapat
√ Tidak Memberikan
Pendapat
√ 3. Emotional
Activites
Merasa bosan √
Bersemangat √
Tenang √
3. Hasil Observasi Nur Aisyah Putri
No Aktivitas
akademik Aspek yang diamati Ya Tidak
1. Visual Activites Keaktifan membaca Peserta didik
√
Memperhatikan
penjelasan guru melalui video
√
2. Oral Activites Bertanya √
Mengeluarkan Pendapat √
Tidak Memberikan Pendapat
√
3. Emotional Activites
Merasa bosan √
Bersemangat √
Tenang √
50
Lampiran 3: Hasil wawancara untuk orang tua peserta didik
1. Identitas Observasi
a. Nama : Tuti
b. Hari/Tanggal : Rabu, 26 Agustus 2020
c. Alamat : Racing Center, Kecamatan Panakukang Kota Makassar d. Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga
No. Pertanyaan Jawaban
1.
Bagaimana sistem pembelajaran peserta didik di era pandemi?
belajar online
2.
Apakah kesulitan yang dialami peserta didik pada saat belajar online?
jaringan yang kurang mendukung.
3.
Apa kesulitan yang dialami orang tua pada saat mendampingi anaknya pada saat belajar online?
kurang paham cara menggunakan hp
4.
Perilaku apa saja yang sering dilakukan oleh peserta didik pada saat belajar online?
malas belajar
5
Apakah kesulitan yang dialami peserta didik pada saat memperhatikan gurunya menjelaskan melalui video?
tidak ada
6 Apakah peserta didik paham jika guru mengajar melalui video?
kurang paham.
7
Apa kelebihan dan kelemahan pada saat pembelajaran online?
kelemahannya itu tidak ada kuota dan kelebihannya tidak ada
8. Bagaimana perkembangan membaca peserta didik pada saat belajar online?
membacanya kurang
9.
Apakah pada saat memperhatikan guru menjelaskan lewat video, peserta didik tersebut bertanya kepada orang tua?
iya.
2. Identitas Observasi
a. Nama : Alfrida
b. Hari/Tanggal : Selasa, 1 September 2020
c. Alamat : Racing Center, Kecamatan Panakukang Kota Makassar d. Pekerjaan : Penjual
No. Pertanyaan Jawaban
1.
Bagaimana sistem pembelajaran peserta didik di era pandemi?
sistem online
2.
Apakah kesulitan yang dialami peserta didik pada saat belajar online?
jaringan yang kurang mendukung .
3.
Apa kesulitan yang dialami orang tua pada saat mendampingi anaknya pada saat belajar online?
anaknya tidak mau mendengar
4. Perilaku apa saja yang sering dilakukan oleh peserta didik pada saat belajar online?
tidak mau mendengar
5
Apakah kesulitan yang dialami peserta didik pada saat memperhatikan gurunya menjelaskan melalui video?
kadang jaringan kurang bagus
6 Apakah peserta didik paham jika guru mengajar melalui video?
kurang paham.
7
Apa kelebihan dan kelemahan pada saat pembelajaran online?
lebih banyak kelemahannya yang pertama masalah kuota, jaringan dan siswa kurang aktif dalam belajar,
8. Bagaimana perkembangan membaca peserta didik pada saat belajar online?
membacanya kurang,
9.
Apakah pada saat memperhatikan guru menjelaskan lewat video, peserta didik tersebut bertanya kepada orang tua?
iya
52
2. Identitas Observasi
a. Nama : Wahyuni, S.Pd.
b. Hari/Tanggal : Rabu, 26 Agustus 2020
c. Alamat : Sukamaju 8, Kecamatan Panakukang Kota Makassar d. Pekerjaan : Guru
No. Pertanyaan Jawaban
1. Bagaimana sistem pembelajaran peserta didik di era pandemi?
belajar online melalui grup WhatsApp.
2.
Apakah kesulitan yang dialami peserta didik pada saat belajar online?
jaringan yang kurang mendukung.
3.
Apa kesulitan yang dialami orang tua pada saat mendampingi anaknya pada saat belajar online?
kurangnya waktu dalam mendampingi anaknya pada saat belajar online.
4. Perilaku apa saja yang sering dilakukan oleh peserta didik pada saat belajar online?
kurang memperhatikan atau tidak fokus dalam belajar.
5
Apakah kesulitan yang dialami peserta didik pada saat memperhatikan gurunya menjelaskan melalui video?
kesulitannya itu biasa tidak mengerti.
6 Apakah peserta didik paham jika guru
mengajar melalui video? kurang paham
7 Apa kelebihan dan kelemahan pada saat pembelajaran online?
kelebihannya bisa lihat secara langsung anak-anak belajar dan kelemahannya biasa anak-anak kurang paham jika guru menjelaskan.
8. Bagaimana perkembangan membaca peserta
didik pada saat belajar online? baik.
9.
Apakah pada saat memperhatikan guru
menjelaskan lewat video, peserta didik tersebut bertanya kepada orang tua?
iya
Lampiran 4: Dokumentasi proses wawancara wali kelas III melalui whatsapp
54
Lampiran 5: Dokumentasi kegiatan observasi di rumah peserta didik
Nur Aisyah Putri Maya Lestari
Afla Umana Rasyid
Lampiran 6: Dokumentasi kegiatan wawancara di rumah orang tua peserta didik
Ibu Tuti Ibu Wahyuni, S.Pd.
Ibu Alfrida
56
Lampiran 7: Dokumentasi proses pembelajaran kelas III SD Inpres Panaikang 1/1 melalui group whatsapp
Group kelas III SD Inpres Panaikang 1/1
Lampiran 8: Surat keterangan me neliti
58
Lampiran 9 : Surat keterangan telah meneliti