BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
IV.6 Pembahasan
Setelah menganalisa setiap data dari kuesioner, dilanjutkan dengan menguji hipotesa
yaitu pengukuran tingkat hubungan diantara dua variabel yang linier dengan menggunakan
rumus piranti lunak SPSS versi 17.0, yaitu menjelaskan hubungan antara variabel X dan variabel
Y.
Hasil penelitian ini didukung oleh beberapa penelitian yang ada di departemen Ilmu
Komunikasi di FISIP USU dengan topik yang sama yaitu ;
1. Skripsi Nissa Wulandari yang berjudul “Sinetron Cinta Fitri di SCTV dan
Sikap Kewaspadaan”. Penelitian tersebut menunjukkan hasil bahwa
terdapat hubungan yang rendah antara penonton Sinetron Cinta Fitri dan
Sikap Kewaspadaan Ibu – ibu di Kelurahan Medan Johor.
2. Skripsi Sri Wulandari yang berjudul “Tayangan Kick Andy di Metro TV
dan Minat Menonton”. Penelitian tersebut menunjukkan hasil bahwa
Dalam penelitian ini hipotesis yang diharapkan dapat menunjukkan hubungan antara
tayangan Opera van Java terhadap sikap eskapisme Mahasiswa FISIP USU angkatan 2007 -
2009, lalu sejauh mana pengaruh tayangan Opera van Java terhadap sikap eskapisme mahasiswa
FISIP USU angkatan 2007 – 2009. Berdasarkan hasil penghitungan menggunakan rumus
korelasi Spearman antara dua variabel yaitu tayangan Opera van Java terhadap sikap eskapisme
mahasiswa FISIP USU angkatan 2007 – 2009 dengan menggunakan piranti lunak SPSS versi
17.0, maka diperoleh rs sebesar 0,065. Sesuai dengan kaidah Spearman yaitu rs > 0, maka
hipotesis diterima. Hipotesis yang diterima dalama penelitian ini adalah Ha (Hipotesis Alternatif)
yaitu terdapat hubungan antara tayangan situasi Komedi Opera van Java dan sikap
eskapisme mahasiswa FISIP USU angkatan/stambuk 2007 – 2009. Untuk mengetahui kuat
lemahnya hubungan diantara variabel yang diteliti, digunakan skala Guilford. Hasil rs = 0,065
berada pada skala 0,06 – 0,07. Hal ini menunjukan hubungan rendah tapi pasti antara tayangan
situasi Komedi Opera van Java dan sikap eskapisme mahasiswa FISIP USU angkatan/stambuk
2007 – 2009. Sedangkan untuk peramalan indeks korelasi yang menentukan besar hubungan
variabel X (Opera van Java di trans 7) terhadap variabel X (Sikap Eskapisme), digunakan rumus:
D = (rs)2 x 100%
D = (0,065)2 x 100%
D = 0,0042%
D = 0,42%
Nilai hasil perhitungan determinasi diatas menunjukkan bahwa tayangan situasi komedia
Opera van Java di Trans 7 mempengaruhi sikap eskapisme mahasiswa FISIP USU sebesar 0,42
keseluruhan analisis data. Setelah seluruh nilai – nilai diperoleh, maka akan dilanjutkan dengan
membuat kesimpulan pada bab V.
BAB V
PENUTUP
V.1 Kesimpulan
1. Tayangan situasi komedi Opera van Java di trans 7 cukup mempengaruhi sikap
eskapisme mahasiswa FISIP USU khusunya angkatan 2007 – 2009. Dalam tayangan ini
terdapat lelucon, alur cerita, dan para pemain aktor/aktris yang lucu dan konyol sehingga
dapat menghibur mahasiswa FISIP USU angkatan 2007 – 2009. Sehingga wajar tayangan
ini menjadi sebuah pelarian mahasiswa FISIP USU akan rutinitas dan kegiatan di kampus
sikap inilah yang disebut sebagai eskapisme.
2. Terdapat hubungan antara situasi komedi Opera van Java di trans 7 cukup mempengaruhi
sikap eskapisme mahasiswa FISIP USU khususnya angkatan 2007 – 2009. Berdasarkan
hasil uji hipotesa yang dilakukan, dapat dinyatakan bahwa terdapat hubungan yang
banyak peminatnya tetapi tidak dapat dikatakan dengan menonton tayangan ini dapat
menghilangkan kejenuhan mahasiswa FISIP USU di kampus.
3. Pemenuhan mahasiswa dalam menonton hiburan Komedi Opera van Java ternyata tidak
dapat menjawab sepenuhnya akan kejenuhan di kampus. Hal tersebut dapat dilihat dari
jawaban yang terdapat di Kuesioner Mahasiswa FISIP USU.
4. Penggunaan media massa terhadap Mahasiswa FISIP USU hanya sebatas hiburan, belum
ada arahan sampai mencari sebuah ilmu dan pengetahuan.
IV.2 Saran
Setelah melakukan penelitian, khususnya ketika pengisian kuesioner, maka peneliti
menghimpun beberapa saran yaitu :
1. Dari data yang diperoleh bahwa hampir seluruh responden mempunyai minat dan
antusiasme yang tinggi untuk menonton acara Opera van Java. Namun diharapkan
kepada pihak Trans7 untuk memberikan lawakan yang lebih fresh (segar) dengan
pengemasan acara yang lebih lucu agar rating dan minat menonton terhadap acara
ini semakin tinggi.
2. Kehidupan di kampus memang sangat berwarna dan beragam dengan adanya
tayangan ini menjadi sebuah acara komedi situasi tentunya dapat menambah
alur dan jalan cerita tidak nyambung tetapi hal ini yang membuat penonton
menyukai tayangan ini.
3. Peneliti dapat dikatakan kurang mendalam, dikarenakan beberapa faktor. Antara
lain adalah waktu dan minimnya pengetahuan dan ilmu peneliti mengenai metode
penelitian. Peneliti mengalami sedikit kesulitan ketika mengerjakan uji hipotesa,
hal ini diharapkan dapat menjadi perhatian lebih dari pihak para peneliti yang
meneliti penelitian dengan topik yang sama, agar nantinya diadakan penelitian
lanjutan yang lebih mendalam, dengan perencanaan yang memang untuk
Daftar Pustaka
Nurudin. 2007. Pengantar Komunikasi Massa. Jakarta : PT. Rajagrafindo Persada.
Singarimbun, Masri. 1995. Metode Penelitian Survei. Jakarta : LP3S.
Rakhmat, Jalaluddin. 2004. Metode Penelitian Komunikasi. Bandung : Remaja Rosdakarya.
Alsa, Asmadi. 2004. Pendekatan Kuantitatif dan Kualitatif serta Kombinasinya dalam
Penelitian Psikologi. Yogyakarta : Pustaka Belajar.
Ardianto, Evinaro dkk. 2004. Komunikasi Massa : Suatu Pengantar. Bandung : Simbiosa
Rekatama Media.
Bungin, Burhan. 2001. Metodologi Penelitian Sosial. Surabaya : Airlangga University Press.
Bungin, Burhan. 2005. Metodologi Penelitian Kuantitatif. Jakarta : Prenada Media.
Cangara, Hafiet. 2000. Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta : Raja Grafindo.
Epstein, Robert dkk. 2004. Panduan Lengkap Motivasi. Yogyakarta : Pustaka Kendi.
Ginting, Paham. 2005. Teknik Penelitian Sosial. Medan : USU Press.
Nurudin. 2004. Komunikasi Massa. Malang : CESPUR.
Peterson, Theodore dkk. 2003. Media Massa dan Masyarakat Modern. Jakarta : Kencana.
Rakhmat, Jalaluddin. 2002. Metode Penelitian Komunikasi. Bandung : Remaja Rosdakarya.
Suprapto, Tommy. 2006. Pengantar Teori Komunikasi. Yogyakarta : Media Presindo.
Wok, Saodah dkk. 2003. Teori Komunikasi. Pahang Darul Makmur : PTS Publications &
Distributor SDN. BHD.
Liliweri, Alo. 1991. Memahami Peran Komunikasi Massa dalam Masyarakat. Bandung :
PT. Citra Aditya Bakti.
LAMPIRAN
KUISONER PENELITIAN
“OPERA VAN JAVA DAN ESCAPISM MAHASISWA”
(Studi Korelasional Tayangan Acara Opera Van Java di Trans 7 dan Escapism Mahasiswa FISIP USU)
Petunjuk Pengisian :
1. Bacalah dengan baik setiap pertanyaan dan seluruh alternatif jawaban
2. Lingkari atau beri tanda silang (X) pada jawaban yang paling sesuai menurut anda 3. Kotak kode yang berada pada sebelah kanan pertanyaan supaya tidak diisi
4. Jika ada pertanyaan yang kurang dipahami, tanyakan langsung kepada peneliti 5. Terima kasih atas kerja samanya
Nama: No Responden:
1 2
I. Karakteristik Responden
1. Jenis Kelamin : 1. Pria
2. Wanita 4
2 Usia : 1. Dibawah 18 Tahun
2. 18 – 20 Tahun
3. Diatas 20 Tahun 5
3. Angkatan/Stambuk: 1. 2007
2. 2008 6
3. 2009
II. Tayangan Acara Opera Van Java
4 Apakah anda menyukai tayangan Opera Van Java?
a. Tidak Suka
b. Suka 8
5 Berapa rata-rata anda menonton Opera Van Java dalam Seminggu?
a. Dibawah 1 Jam
b. 2 – 5 Jam
c. Diatas 5 Jam 9
6 Bagaimana pendapat anda mengenai frekuensi penayangan Opera Van Java yang
ditayangkan setiap hari?
a. Tidak Setuju 10
b. Setuju c. Sangat Setuju
7 Bagaimana pendapat anda mengenai waktu penayangan Opera Van Java yang
ditayangkan pada waktu “prime time” (20.00 – 21.00 Wib)? a. Tidak Tepat
b. Tepat 11
c. Sangat Tepat
8 Seberapa sering anda menonton acara Opera Van Java dalam seminggu?
a. Jarang b. Sering
c. Sangat Sering 12
9 Apakah anda merasa puas dengan tayangan Opera Van Java yang berdurasi selama
satu jam?
a. Tidak Puas
b. Puas 13
c. Sangat Puas
10 Apakah menurut anda durasi penayangan Opera Van Java Perlu ditambah?
a. Tidak Perlu
b. Perlu
c. Sangat Perlu 14
11 Hal-hal apa saja yang membuat anda tertarik menonotn acara tayangan Opera Van
Java?
No Uraian Tidak Menarik Menarik Sangat Menarik
adegan yang ditayangkan 2. Penampilan dari Aktor/Aktris yang berperan 3. Alur/Jalan cerita III. Escapism
12 Apakan anda merasa terhibur dengan menonton tayangan Opera Van Java?
a. Tidak Terhibur
b. Terhibur
c. Sangat Terhibur 19
13. Menurut anda pemain mana yang paling anda sukai dalam tayangan Opera Van
Java?
No. Keterangan Tidak Suka Suka Sangat Suka
1. Sule
2. Aziz “Gagap”
3. Parto
4. Andre Taulani
14. Bagaimana pendapat anda mengenai “tema” yang ditayangkan per episode dalam
tayangan Opera Van Java?
a. Tidak Menarik
b. Menarik 24
15. Sejauhmanakah minat anda untuk menonton tayangan Opera van Java? a. Tidak Berminat
b. Berminat
c. Sangat Berminat 25
16. Hal apakah yang mendorong anda untuk menonton tayangan Opera Van Java?
No. Keterangan Tidak Setuju Setuju Sangat Setuju
1. Mengisi Waktu
2. Mencari Hiburan
3. Menambah Wawasan
4. Mengikuti Isi Cerita
17. Bagaimana pendapat anda tentang tayangan acara “Opera Van Java” yang
ditayangkan di Trans 7 ?
……….
……….
……….
18. Bagaimana saran anda terhadap tayangan acara “Opera Van Java” di Trans 7 ? ……….
...