• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL DAN PENELITIAN

C. Pembahasan

Hasil penelitian diatas dapat di lihat pada tabel dibawah ini:

Tabel 11

Rangkuman Hasil Penelitian

Tahun

Sumber: data diolah sendiri

70,17 77,01 75,78

2016 2017 2018 2019 2020

Debt to Equity Ratio

DER

1. Kinerja keuangan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk tahun 2017-2020 dalam kondisi baik di atas standar industry dilihat dari rasio likuiditas (current ratio, quick ratio dan cash ratio)

Hasil pada perhitungan rasio keuangan dengan analisis rasio likuiditas pada perusahaan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk tahun 2017-2020 dengan menggunakan 3 rasio likuiditas yaitu current ratio, quick ratio and cash ratio dimana nilai rata-rata current ratio dari tahun 2017-2020 yaitu sebesar 84,27% atau 0,84 kali yang berarti nilai rata-rata current ratio berada dibawah standar industry yaitu sebesar 200% atau 2 kali. Maka dapat disimpulkan bahwa kinerja keuangan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk dinilai dari current ratio dalam kondisi “kurang baik”. Nilai rata-rata Quick ratio dari tahun 2017-2020 yaitu sebesar 83%

atau 0,8 kali yang berarti nilai rata-rata quick ratio berada dibawah standar industry yaitu sebesar 150% atau 1,5 kali. Maka dapat disimpulkan bahwa kinerja keuangan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk dinilai dari quick ratio berada dalam kondisi “kurang baik”. Nilai rata-rata cash ratio dari tahun 2017-2020 yaitu sebesar 39% atau 0,39 kali yang berarti nilai rata-rata cash ratio berada dibawah standar industry yaitu sebesar 50% atau 0,5 kali. Maka dapat disimpulkan bahwa kinerja keuangan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk dinilai dari cash ratio berada dalam kondisi “kurang baik”.

Hasil penelitian ini juga didukung oleh penelitian Meutia Dewi (2017) yang berjudul “Analisis Rasio Keuangan Untuk Mengukur Kinerja Keuangan PT Smartfren Tbk” yang menyatakan bahwa tingkat likuiditas PT Smartfren Telkom yang diukur menggunakan current ratio tahun

2007-2016 menunjukkan keadaan yang kurang baik. Namun berbeda dengan penelitian Jumriani (2020) dengan judul penelitian “Analisis Rasio Keuangan Untuk Menilai Kinerja Keuangan Pada PT Telekomunikasi Indonesia” yang menyatakan bahwa tingkat likuditas perusahaan diukur dengan current ratio dan quick ratio berada dalam kondisi cukup baik.

Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kinerja keuangan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk tahun 2017-2020 dalam kondisi kurang baik karena berada dibawah standar industry dilihat dari rasio likuiditas yang berarti hipotesis ditolak.

Penelitian ini juga membuktikan bahwa kinerja keuangan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk dalam kondisi kurang baik pada tahun 2017-2020 dilihat dari rasio likuiditas. Hal ini dapat dilihat pada tabel 6, 7 dan 8. Hal ini membuktikan bahwa ketika rasio likuiditas berada di bawah standar industry berarti perusahaan kurang mampu membayar kewajiban jangka pendeknya dengan tepat waktu.

2. Kinerja keuangan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk tahun 2017-2020 dalam kondisi baik di atas standar industry dilihat dari rasio solvabilitas (debt to assets ratio dan debt to equity ratio)

Hasil pada perhitungan rasio keuangan dengan analisis rasio solvabilitas pada perusahaan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk tahun 2017-2020 dengan menggunakan 2 rasio solvabilitas yaitu debt to assets ratio dan debt to equity ratio dimana nilai rata-rata debt to assets ratio dari tahun 2017-2020 yaitu sebesar 46% atau 0,46 kali yang berarti nilai rata-rata debt to assets ratio berada diatas standar industry yaitu sebesar 35%

atau 0,35 kali. Maka dapat disimpulkan bahwa kinerja keuangan PT

Telkom Indonesia (Persero) Tbk dinilai dari debt to equity ratio dalam kondisi “cukup baik”. Nilai rata-rata debt to equity ratio dari tahun 2017-2020 yaitu sebesar 86% atau 0,83 kali yang berarti nilai rata-rata debt to equity ratio berada di bawah standar industry yaitu sebesar 90% atau 0,9 kali. Maka dapat disimpulkan bahwa kinerja keuangan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk dinilai dari debt to equity ratio berada dalam kondisi “cukup baik”.

Penelitian ini juga didukung oleh penelitian sebelumnya Lasabuda Nur Licha M.P Dkk (2018) dengan penelitian yang berjudul “Analisis Rasio Kinerja Keuangan Pada PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk” yang menyatakan rasio solvabilitas pada PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk dengan menggunakan indikator DAR,DER,LTDtER dan time interest earnd berada dalam kategori cukup baik jika dibandingkan dengan standar industry. Berbeda dengan penelitian Amelia Rosella Girsang dan Hotmida Sirait (2018) yang berjudul “Analisis Rasio Keuangan Untuk Mengukur Kinerja Keuangan Pada PT Perkebunan Nusantaa IV Medan Tahun 2014-2016” yang menyatakan bahwa tingkat rasio solvabilitas pada PT Perkebunan Nusantara IV Medan tahun 2014-2016 masih dalam keadaan kurang baik.

Penelitian ini juga membuktikan bahwa kinerja keuangan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk dalam kondisi kurang baik pada tahun 2017-2020 dilihat dari rasio solvabilitas. Hal ini dapat dilihat pada tabel 9 dan 10 membuktikan bahwa rasio solvabilitas berada dalam kondisi yang

“cukup baik”

57 BAB V PENUTUP A. Kesimpulan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk berada dalam kondisi yang baik atau kurang baik dalam 5 tahun terakhir dengan menggunakan 2 rasio keuangan yaitu rasio likuiditas dan solvabilitas. Sebagai sampel dalam penelitian ini yaitu current aset, liabilitas jangka pendek, ekuitas, kas dan setara kas, persediaan, total liabilitas dan total aktiva. Dan menghasilkan beberapa kesimpulan sebagai berikut:

1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk ditinjau dari rasio likuiditas diukur dengan menggunakan current ratio, quick ratio dan cash ratio tahun 2017-2020 berada dalam kondisi “kurang baik” jika dibandingkan dengan standar industry rasio likuiditas

2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk tahun 2017-2020 ditinjau dari rasio solvabilitas yang diukur dengan menggunakan debt to assets ratio dan debt to equity ratio tahun 2016-202 berada dalam kondisi “cukup baik” jika dibandingkan standar industry rasio solvabilitas

B. Saran

Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan yang telah diambil maka saran-saran yang dapat peneliti ajukan adalah sebagai berikut :

1. Saran Akademis

a. Peneliti menyadari bahwa masih terdapat banyak kekurangan yang ada pada penelitian ini. Maka peneliti berharap pada penelitian selanjutnya untuk dapat menambah variabel penelitian dengan menambah rasio keuangan sebagai alat ukur agar mendapatkan hasil yang lebih maksimal, seperti rasio likuiditas, solvabilitas, aktivitas, provitabilitas dan investmen.

b. Peneliti mengharapkan agar penelitian ini dapat berguna bagi mahasiswa yang melakukan penelitian yang serupa atau penelitian lanjutan atas jenis rasio keuangan yang sama. Peneliti berharap agar topik ini dan pembahasan yang telah dipaparkan dapat menimbulkan rasa keingintahuan untuk lebih mengembangkan penelitian ini.

2. Saran Praktis

Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan bahan pertimbangan bagi perusahaan agar lebih meningkatkan kinerja terutama kinerja keuangan dengan meningkatkan aset perusahaan dan meminimalisir liabilitas perusahaan agar perusahaan tidak dibiayai oleh utang sehingga dapat menjaga kestabilan dan kesehatan perusahaan demi keberlangsungan hidup perusahaan tetap terjaga.

59

DAFTAR PUSTAKA

ALI, S. A. F. (2018) Analisis Kinerja Keuangan Pada Perusahaan PT Surya Puzulindo Makassar. Skripsi Universitas Muhammadiyah Makassar.

Angelia, D. A. S. Dan DKK (2020) Pengaruh Analisis Rasio Keuangan Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Pt. Unilever Indonesia Tbk Tahun 2017-2019. Jurnal Ilmiah Nasional Vol. 2 No. 3

Angelica Brahma Putri Sembiring, (2020). Analisis rasio likuiditas PT Pertamina periode 2014-2018. Skripsi

Arini Dewi Cintyana, Cynthiana Kosasih, Dkk. (2020). Analisis Rasio Keuangan Terhadap Kinerja Keuangan PT. Angkasa Pura II (Persero) Periode 2017-2019. Jurnal Ilmiah Nasional.

Asnahwati. (t.thn.). Analisis Rasio Keuangan Dalam Mengukur Kinerja PT. Adira Dinamika Multi Finance Tbk.

Budiman, Riska Nur Syifa Fauziah, Dkk. (2020). Analisis Rasio Likuiditas, Profitabilitas Dan Aktivitas Untuk Mengukur Kinerja Keuangan Pada PT.

Astra International. Tbk Pada Tahun 2017-2019. Jurnal Ilmiah Nasional.

Bursa Efek Indonesia. (2021). Laporan Keuangan Tahunan 2016 Perusahaan TLKM. Available at : www.idx.co.id. Diakses Desember 2021.

---. (2021). Laporan Keuangan tahunan 2017 Perusahaan TLKM.

Available at : www.idx.co.id. diakses pada Desember 2021

---. (2021). Laporan Keuangan tahunan 2018 Perusahaan TLKM.

Available at : www.idx.co.id. diakses pada Desember 2021

---. (2021). Laporan Keuangan tahunan 2019 Perusahaan TLKM.

Available at : www.idx.co.id. diakses pada j Desember 2021

---. (2021). Laporan Keuangan tahunan 2020 Perusahaan TLKM.

Available at : www.idx.co.id. diakses pada Desember 2021

Dewi, M. (2017a). Analisis Rasio Keuangan untuk Mengukur Kinerja Keuangan PT Smartfren Telecom, Tbk. Penelitian Ekonomi Akuntansi, 1(1), 1–14.

---. (2017b). Penggunaan Analisis Rasio Likuiditas dan Solvabilitas untuk Mengukur Kinerja Keuangan di PT. Aneka Tambang Tbk. Jurnal Penelitian Ekonomi Akuntansi, 1(2), 102–112.

Fahmi, Irham. 2014. “Pengantar Manajemen Keuangan”. Bandung : Alfabeta.

Feby Febrianti Yusa. (2016). Analisis Rasio Likuiditas Dan Rasio Profitabilitas Dalam Rangka Meningkatkan Kinerja Keuangan (Kasus Pada

Perusahaan Kosmetik Dan Barang Keperluan Rumah Tangga Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia). JOM FISIP.

Felia Eka Srilestari, Galuh Cahya Gumilang, Dkk. (2020). Analisis Rasio Keuangan PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk Tahun 2017-2019. Jurnal Ilmiah Nasional.

Fitriana Ana, Pengaruh Current Ratio Terhadap Return On Assets Pada Pt Astra Otoparts Tbk Available at :

https://www.google.com/search?q=penyebab+quick+ratio+menurun&oq=

penyebab+quick&aqs=chrome.0.0i512j69i57j0i22i30l2.12554j0j15&source id=chrome&ie=UTF-8(diaskses pada November 2021)

Garuda available at : http://garuda.ristekbrin.go.

Ikatan Akuntan Indonesia. (2017). Standar Akuntansi Keuangan Per Efektif 1 Januari 2017. Salemba Empat: Jakarta

Jumriani (2020) Analisis Rasio Keuangan Untuk Menilai Kinerja Keuangan Pada PT Telekomunikasi Indonesia Tbk

Jumingan.( 2014). Analisis Laporan Keuangan. PT. Bumi Aksara: Jakarta Kasmir, 2016. Analisis Laporan Keuangan. PT. Raja Grafindo Persada: Jakarta http://repository.untag-sby.ac.id/347/4/BAB%202.pdf/ 11 November 2021/ 20:42 Melia Rosella Girsang dan Hotnida Sirait. (2018). analisis Rasio Keuangan Untuk

Mengukur Kinerja Keuangan Pada PT. Perkebunan Nusantara IV Medan Tahun 2014-2016. Jurnal Ilmu Manajemen METHONOMIX.

Mulyadi (2011). Sistem Perencanaan dan Pengendalian Manajemen. Jakarta:

Salemba Empat.

Mulyanti, D. (2017). Manajemen Keuangan Perusahaan. Jurnal Akuntansi Fakultas Ekonomi UNIBBA. Volume 8, Nomor 2, hlm 62-71

Nur Lischa M.P. Lasabuda Dkk (2018). Analisis Rasio Kinerja Keuangan Pada PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk.

Prawironegoro, D. Dan DKK. (2011) Buku Manajemen Keuangan. Nusantara Consulting: Jakarta.

Rerei Andi (2019) Debt to Equity Ratio Dalam Laporan Keuangan Perusahaan Available at : https://id.investing.com/analysis/debt-to-equity-ratio-dalam-

laporan-keuangan-perusahaan-200210336?__cf_chl_jschl_tk__=pmd_LSvVCnJIGoq4JElGsKFLN0I670o LuZ7ENZJLaca1l1c-1635530929-0-gqNtZGzNAqWjcnBszQh9(diakses pada november 2021)

Riyanto, B. (2008). Dasar-Dasar Pembelanjaan Perusahaan. BPFE

Sihaloho, S. (2020). Analisis Pengaruh Rasio Likuiditas, Rasio Aktivitas Rasio Solvabilitas Dan Rasio Profitabilitas Terhadap Price Earning Ratio Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2011-2016. Jurnal Ilmiah Kohesi, 4(2), 132–145.

Website PT Telkom Indonesia (2021) Available at: www.telkom.co.id (diakses pada Desember 2021)

---.(2021) Profil dan riwayat singkat Telkom Available at:

https://www.telkom.co.id/sites/about-telkom/id_ID/page/profil-dan-riwayat-singkat (diakses pada Desember 2021)

Zahra Ainal (2021) Available at: https://www.idntimes.com/business/finance/ainal-zahra-1/5-jenis-rasio-keuangan-mulai-dari-likuiditas-hingga-investasi/5 (diakses pada November 2021)

Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian integral dari laporan keuangan konsolidasian ini.

PT TELKOM INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN

Tanggal 31 Desember 2018

(Angka dalam tabel dinyatakan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

ASET

ASET LANCAR

Catatan 2018 2017

Kas dan setara kas 2c,2e,2u,3,31,36 17.439 25.145

Aset keuangan lancar lainnya

Piutang usaha - setelah dikurangi provisi penurunan nilai piutang

Piutang lain-lain - setelah dikurangi provisi

penurunan nilai piutang 2g,2u,36

9.288 727

7.677

342

Persediaan - setelah dikurangi provisi persediaan usang 2h,6 717 631

Aset tersedia untuk dijual 2j,9 340 10

Pajak dibayar di muka 2t,26 2.749 1.947

Tagihan restitusi pajak 2t,26 596 908

Aset lancar lainnya 2c,2i,2m,7,31 7.982 7.183

Jumlah Aset Lancar 43.268 47.561

ASET TIDAK LANCAR

Penyertaan jangka panjang 2f,2u,8 2.472 2.148

Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi penyusutan 2l,2m,2ab,2ac,9,34 143.248 130.171 Aset takberwujud - setelah dikurangi akumulasi

Amortisasi 2d,2k,2n,2ab,11 5.032 3.530

Aset pajak tangguhan - bersih 2t,26 2.504 2.804

Aset tidak lancar lainnya 2c,2g,2i,2n,2t,2u,10,26,31,36 9.672 12.270

Jumlah Aset Tidak Lancar 162.928 150.923

JUMLAH ASET 206.196 198.484

LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITAS JANGKA PENDEK

Utang usaha 2o,2u,12,36

Pihak berelasi 2c,31 993 896

Pihak ketiga 13.773 14.678

Utang lain-lain 2u,36 448 217

Utang pajak 2t,26 1.180 2.790

Beban yang masih harus dibayar 2c,2u,13,31,36 12.769 12.630

Pendapatan diterima di muka 2r,14 5.190 5.427

Uang muka pelanggan 2c,31 1.569 1.240

Utang bank jangka pendek 2c,2p,2u,15a,31,36 4.043 2.289

Pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo

dalam satu tahun 2c,2m,2p,2u,2v,15b,31,36 6.296 5.209

Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 46.261 45.376

LIABILITAS JANGKA PANJANG

Liabilitas pajak tangguhan - bersih 2t,26 1.252 933

Pendapatan diterima di muka 2r,14 652 524

Liabilitas diestimasi penghargaan masa kerja 2s,30 852 758

Liabilitas diestimasi manfaat pensiun dan imbalan

pasca kerja lainnya 2s,29 5.555 10.195

Pinjaman jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang

jatuh tempo dalam satu tahun 2c,2m,2p,2u,2v,16,31,36 33.748 27.974

Liabilitas lainnya 2u,2o,2aa 573 594

Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 42.632 40.978

JUMLAH LIABILITAS 88.893 86.354

EKUITAS

Modal saham 1c,18 4.953 5.040

Tambahan modal disetor 2w,19 2.455 4.931

Modal saham yang diperoleh kembali 2w,20 - (2.541)

Komponen ekuitas lainnya 2f,2u,21 507 387

Saldo laba

Ditentukan penggunaannya 28 15.337 15.337

Belum ditentukan penggunaannya 75.658 69.559

Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan kepada:

Pemilik entitas induk - bersih 98.910 92.713

Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian integral dari laporan keuangan konsolidasian ini.

PT TELKOM INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN

Tanggal 31 Desember 2019

(Angka dalam tabel dinyatakan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

ASET

ASET LANCAR

Catatan 2019 2018

Kas dan setara kas 2c,2e,2u,3,30,35 18.242 17.439

Aset keuangan lancar lainnya 2c,2e,2u,4,30,35 554 1.304

Piutang usaha - setelah dikurangi provisi

penurunan nilai piutang 2g,2u,2ad,5,35

Pihak berelasi 2c,30 1.792 2.126

Pihak ketiga 10.005 9.288

Piutang lain-lain - setelah dikurangi

provisi penurunan nilai piutang 2g,2u,35 292 727

Persediaan - setelah dikurangi provisi persediaan

usang 2h,6 585 717

Aset tersedia untuk dijual 2j,9 39 340

Pajak dibayar di muka 2t,25a 2.569 2.749

Tagihan restitusi pajak 2t,25b 992 596

Aset lancar lainnya 2c,2i,2m,7,30 6.652 7.982

Jumlah Aset Lancar 41.722 43.268

ASET TIDAK LANCAR

Penyertaan jangka panjang 2f,2u,8 1.944 2.472

Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi penyusutan 2l,2m,2ab,9,33 156.973 143.248 Aset tak berwujud - setelah dikurangi akumulasi

amortisasi 2d,2k,2n,2ab,11 6.446 5.032

Aset pajak tangguhan - bersih 2t,2ad,25f 2.898 2.504

Aset tidak lancar lainnya 2c,2g,2i,2n,2t,2u,10,25,30,3

5 11.225 9.672

Jumlah Aset Tidak Lancar 179.486 162.928

JUMLAH ASET 221.208 206.196

LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITAS JANGKA PENDEK

Utang usaha 2o,2u,12,35

Pihak berelasi 2c,30 819 993

Pihak ketiga 13.078 13.773

Utang lain-lain 2u,35 449 448

Utang pajak 2t,25c 3.431 1.180

Beban yang masih harus dibayar 2c,2u,13,30,35 13.736 12.769

Pendapatan diterima di muka - jangka pendek 2r,14a 7.352 5.190

Uang muka pelanggan 2c,30 1.289 1.569

Utang bank jangka pendek 2c,2p,2u,15a,30,35 8.705 4.043

Pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo

dalam satu tahun 2c,2m,2p,2u,2v,15b,30,35 9.510 6.296

Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 58.369 46.261

LIABILITAS JANGKA PANJANG

Liabilitas pajak tangguhan - bersih 2t,2ad,25f 1.230 1.252

Pendapatan diterima di muka - jangka panjang 2r,14b 803 652

Liabilitas diestimasi penghargaan masa kerja 2s,29 1.066 852

Liabilitas diestimasi manfaat pensiun dan imbalan

pasca kerja lainnya 2s,28 8.078 5.555

Pinjaman jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang

jatuh tempo dalam satu tahun 2c,2m,2p,2u,2v,16,30,35 33.869 33.748

Liabilitas lainnya 2o,2u 543 573

Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 45.589 42.632

JUMLAH LIABILITAS 103.958 88.893

EKUITAS

Ditentukan penggunaannya 27 15.337 15.337

Belum ditentukan penggunaannya 76.152 75.658

Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan

kepada: Pemilik entitas induk - bersih 99.561 98.910

Kepentingan nonpengendali 2b,17 17.689 18.393

JUMLAH EKUITAS 117.250 117.303

JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 221.208 206.196

Lampiran 3

PT TELKOM INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN

Tanggal 31 Desember 2020

(Angka dalam tabel dinyatakan dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

ASET

ASET LANCAR

Catatan 2020 2019

Kas dan setara kas 3,33,38 20.589 18.242

Aset keuangan lancar lainnya 4,33,38 1.303 554

Piutang usaha

Tagihan restitusi pajak 28b 854 992

Aset lancar lainnya 8,33 6.561 6.691

Jumlah Aset Lancar 46.503 41.722

ASET TIDAK LANCAR

Aset kontrak 6,33,38 203 -

Penyertaan jangka panjang pada instrumen keuangan 10,38 4.045 1.053

Penyertaan jangka panjang pada entitas asosiasi 11 192 1.210

Biaya kontrak 9 1.254 -

Pihak ketiga 16.071 13.078

Liabilitas kontrak 18a,33 7.834 -

Utang lain-lain 38 578 449

Utang pajak 28c 2.713 3.431

Beban yang masih harus dibayar 17,33,38 14.265 13.736

Pendapatan diterima di muka - jangka pendek - 7.352

Deposit pada pelanggan 33 2.024 1.289

Utang bank jangka pendek 19a,33,38 9.934 8.705

Pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun

19b,33,38 9.350 8.746

Liabilitas sewa yang jatuh tempo dalam satu tahun 13,38 5.396 764

Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 69.093 58.369

LIABILITAS JANGKA PANJANG

Liabilitas pajak tangguhan - bersih 28f 561 1.230

Pendapatan diterima di muka - jangka panjang - 803

Liabilitas kontrak 18b,33 1.004 -

Liabilitas diestimasi penghargaan masa kerja 32 1.254 1.066

Liabilitas diestimasi manfaat pensiun dan imbalan

pasca kerja lainnya 31 12.976 8.078

Pinjaman jangka panjang dan pinjaman lainnya 20,33,38 30.561 32.293

Liabilitas sewa 13,38 10.221 1.576

Liabilitas lainnya 384 543

Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 56.961 45.589

JUMLAH LIABILITAS 126.054 103.958 EKUITAS

Modal saham 22 4.953 4.953

Tambahan modal disetor 2.711 2.711

Komponen ekuitas lainnya 23 374 408

Saldo laba

Ditentukan penggunaannya 30 15.337 15.337

Belum ditentukan penggunaanya 79.152 76.152

Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan

kepada: Pemilik entitas induk - bersih 102.527 99.561

Kepentingan non-pengendali 21 18.362 17.689

JUMLAH EKUITAS 120.889 117.250

JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 246.943 221.208

Biografi Penulis

Marniati Panggilan Manni lahir di Dekko pada tanggal 15 Mei 1999 dari pasangan suami istri Bapak Mustarin dan Ibu Nurhayati. Peneliti adalah anak tunggal, Peneliti sekarang bertempat tinggal di Desa Mappesangka, Kecamatan Ponre Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Indonesia.

Pendidikan yang ditempuh oleh peneliti yaitu SD Inpers 6/75 Mappesangka lulus pada tahun 2011, SMP Negeri 1 Ponre lulus pada tahun 2014, SMA Negeri 5 Bone lulus pada tahun 2017, dan pada tahun yang sama melanjutkan studi di Program S1 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Program Studi Manajemen di Kampus Universitas Muhammadiyah Makassar sampai dengan sekarang. Sampai dengan penulisan skripsi ini peneliti masih terdaftar sebagai mahasiswa Program S1 Fakultas Ekonomi Bisnis Program Studi Manajemen Universitas Muhammadiyah Makassar.

Dokumen terkait