• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Pembahasan

Emotional intelligence adalah kemampuan siswa untuk mengenali emosi diri, mengelola emosi diri, memotivasi diri sendiri, mengenali emosi orang lain (empati) dan kemampuan untuk membina hubungan

(kerjasama) dengan orang lain. Prestasi belajar siswa yang dimaksud ialah hasil atau angka yang menunjukkan tingkat penguasaan, pemahaman atau belajar berdasarkan nilai dari suatu kecakapan dari kegiatan belajar bidang akademik di sekolah pada jangka waktu tertentu yang dicatat pada setiap akhir semester di dalam buku laporan yang disebut rapor.Emotional Intellegence merupakan salah satu faktor yang penting yang seharusnya dimiliki oleh siswa yang memiliki kebutuhan untuk meraih prestasi belajar yang lebih baik di sekolah.

Penelitian ini dilakukan mendeskripsikan pengaruh emotional intelligence terhadap prestasi belajar siswa. Disini peneliti menggunakan jenis penelitian ex-post facto yang bersifat korelasional. Disebut ex-post facto karena fakta yang dikumpulkan sudah ada sebelumnya dan bersifat korelasional karena yang akan diselidiki adalah hubungan antarvariabel.

Dalam penelitian diberikan angket yang telah disusun berdasarkan indikator-indikator yang telah peneliti susun berdasarkan beberapa tinjauan pustaka pada siswa untuk mengetahui pengaruh emotional intelligence (X) dan dokumentasi yang digunakan untuk memperoleh informasi tentang data-data dan nilai rapor yang dicapai siswa pada semester II di SD Inpres Pampang I Kota Makassar. Nilai rapor yang diambil yaitu nilai rapor pada kelas V karena pada siswa kelas V SD termasuk dalam tahap perkembangan anak usia sekolah. Tahap perkembangan emosi (psikososial) pada usia sekolah mencakup perkembangan anak sekitar usia 6 tahun sampai kira-kira usia 12 atau 13

tahun. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian ex-post facto dimana fakta yang dikumpulkan sudah ada sebelumnya.

Berdasarkan hasil angket yang diberikan kepada siswa, kemudian data tersebut diolah dalam bentuk tabel deskriptif dan data hasil angket emotional intelligence (X) dan prestasi belajar siswa (Y) yang telah diperoleh melalui angket dapat di deskripsikan pada distributor skor emotional intellegence. Adapun Kategori dalam penelitian ini adalah 4 kategori dan setiap kategori diberikan skor 1-4 untuk item favorable dan 4-1 item unfavorable yaitu sangat tidak setuju (STS), tidak setuju (TS), setuju (S), sangat setuju (SS).

Dimana Uji hipotesis dilakukan dengan menggunakan rumus Uji-t.

Rumus ini digunakan untuk mencari koefisien antara duavariabel, yaitu variabel X sebagai variabel bebas (Emotional Intellegence), sedangkan variabel Y sebagai variabel terikat (Prestasi Belajar) yang digunakan untuk mencari koefisien emotional intellegence dengan prestasi belajar siswa diperoleh X1= 1.478, X2 = 1.253, Σd = -225, Σ 2 = 3.859 dimana N = 15 yang dapat dilihat pada tabel 4.3

Adapun langkah-langkah dalam pengujian hipotesis dengan mencari harga Md dengan hasil 15 dan mencari harga ∑ 2d dengan hasil -993017 serta dengan menentukan harga t-hitung dengan hasil 0,05 dan menentukan aturan pengambilan keputusan atau kriteria yang signifikan kaidah pengujian signifikan yaitu Jika t-hitung ˃ t-tabel maka H0 ditolak dan Ha diterima, yang berarti bahwa ada pengaruh emotional intelligence

terhadap prestasi belajar siswa SDN Inpres Pampang I Kota Makassar dan Jika t-Hitung ˂ t-Tabel maka H0 diterima dan Ha ditolak, yang berarti bahwa tidak ada pengaruh emotional intelligence terhadap prestasi belajar SDN Inpres Pampang I Kota Makassar serta menentukan harga t-Tabel, mencari t-Tabel dengan menggunakan tabel distribusi t dengan taraf signifikan  = 0,05 dimana N = 15maka diperoleh t 0,05 = 1,76.

Berdasarkan hasil analisis statistik inferensial dengan menggunakan rumus uji-t jika t-hitung ˃ t-tabel maka H0 ditolak dan Ha diterima, yang berarti bahwa pengaruh emotional intelligence efektif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa kelas V SDN Inpres Pampang I Kota Makassar dan sebaliknya Jika t-hitung˂ t-tabel maka H0 diterima dan Ha ditolak, yang berarti bahwa pengaruh emotional intelligence tidak efektif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa dikelas V SDN Inpres Pampang I Kota Makassar.

Dengan mencari t-tabel dengan menggunakan tabel distribusi t dengan taraf signifikan  = 0,05 dimana N = 15 maka diperoleh = 1,76 dan telah diketahui bahwa nilai t-hitung sebesar 0,05. Dengan frekuensi (db) sebesar 15, pada tarif signifikan 5% diperoleh t-Tabel = 1,76. Setelah diperoleh t-hitung

0,05 dan t-tabel = 1,76 maka diperoleh t-hitung ˂ t-tabel atau 0,05 ˂ 1,76.

Dengan demikian, dapat disimpukan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak. Ini berarti bahwa tidak ada pengaruh emotional intelligence terhadap prestasi belajar siswa SDN Inpres Pampang I Kota Makassar.

Penelitian ini didukung oleh penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Firmansyah (2010) tentang pengaruh kecerdasan emosional terhadap

prestasi belajar siswa SMA Triguana Utama Ciputat. Dari penelitian tersebut, didapatkan hasil perhitungan uji korelasi dengan menggunakan teknik Pearson’s Product Moment dihasilkan nilai koefisien korelasi pengaruh tingkat kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar siswa SMA Triguana Utama Ciputat adalah sebesar 0,210 dengan nilai p = 0,294 (p > 0,05). Sementara nilai r tabel pada taraf signifikansi 5% dengan N 27 adalah sebesar (0,381). Karena nilai r hitung yang dapat (0,210)

<nilai r tabel (Sig. 5% ; N 27 = 0,381) dengan demikian hipotesis alternatif (Ha) yang mengatakan bahwa ada pengaruh tingkat kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar siswa SMA Tiguana Utama Ciputat ditolak, yang berarti tinggi-rendahnya kecerdasan emosional siswa, tidak mempengaruhi prestasi belajar siswa tersebut karena kategori skala kecerdasan emosional memiliki presentase 18% pada kategori tinggi, dan distribusi prestasi belajar sebesar 70,37% yang memiliki katagori tinggi, data tersebut menunjukkan prestasi belajar siswa lebih besar dari kecerdasan emosionalnya.

Penelitian ini juga didasari dari kacamata peneliti yang melihat semakin banyak interaksi sosial dalam masyarakat dari yang masih dalam jenjang SD sampe Perguruan Tinggi yang tidak memakai emotional intelligence yang dimiliki dengan maksimal ditambah lagi dengan kemajuan zaman yang membuat generasi milenial yang harusnya aktif dalam interaksi sosial menjadi generasi bisu yang berkutat hanya pada teknologi dan mengabaikan kecerdasan emosinya dalam interaksi sosial.

Penelitian ini hasilnya mungkin tidak sama atau berbeda dengan peneliti sebelumnya. Karena peneliti sebelumnya dalam penelitiannya memperoleh pengaruh emotional intelligence terhadap prestasi belajar, sedangkan dalam hasil penelitian yang peneliti peroleh tidak terdapat pengaruh emotional intelligence terhadap prestasi belajar siswa.

Perbedaan hasil yang didapatkan penelitian sebelumnya ini disebakan juga oleh tingkat pendidkan yang berbeda jauh, karna penelitian sebelumnya dilakukan di Sekolah Menengah Atas. Sedangkan peneliti melakukannya pada tingkat Sekolah Dasar yang memang tingkat pengendalian kecerdasan emosinya yang belum maksimal ini dilihat dari hasil nilai angket siswa pada item soal yang diberikan pada siswa.

Dalam distribusi nilai angket siswa item soal yang mendapatkan skor butir paling tinggi pada item soal 24 yang semua responden menjawab sangat setuju (ss), indikator yang di ambil pada item soal ini berkaitan dengan aspek memotivasi diri sendiri serta memanfaatkan emosi secara produktif yang indikatornya memiliki rasa tanggung jawab, mampu memusatkan pada tugas yang dikerjakan, mampu mengendalikan diri dan tidak bersikap impulsif. Sedangkan item soal yang mendapatkan respon paling rendah yaitu item soal 15 yang memiliki rasio skor butir 2,2 yang artinya hanya setengah dari jumlah sampel kurang menguasai aspek-aspek mengelola emosi diri yang mempunyai indikator mengendalikan emosi dan mengekspresikan emosi dengan tepat yang ada dalam item soal tersebut. Dan rata-rata item soal yang memiliki skor butir rendah

berkaitan dengan aspek-aspek kecerdasan emosional meliputi mengelola emosi diri, mengenali emosi orang lain (empati), serta membina hubungan (kerjasama) dengan orang lain. Oleh karena itu peneliti dapat menarik kesimpulan bahwa kurangnya penguasaan pada beberapa aspek tersebut yang membuat tidak ada pengaruh kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar siswa.

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpukan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan antara emotional intellegence dengan prestasi belajar siswa kelas V SD Inpres Pampang I Kota Makassar.Hal ini berdasarkan pada hasil penelitian yang ditemukan bahwa t = 0,05. Apabila dikonsultasikan dengan tabel uji-t dengan sampel N = 15, pada tarif signifikan 5% diperoleh t-Hitung = 0,05 dan t-Tabel = 1,76.Artinya emotional intellegence tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap prestasi belajar siswa.Yang berarti tinggi rendahnya kecerdasan emosional siswa tidak mempengaruhi prestasi belajar siswa tersebut.

Ini mungkin karena disebabkan dengan jumlah sampel yang saya ambil terlalu sedikit yaitu N = 15 dan sekolah yang peneliti jadikan tempat pelaksanaan penelitian merupakan salah satu sekolah unggulan dimana tingkat hasil prestasi belajarnya memang diatas rata-rata walaupun tanpa emotional intelligence yang dimiliki.

57

B. Saran

Berdasarkan kesimpulan di atas,dikemukakan saran berikut ini:

1. Bagi siswa, hendaknya terus berusaha untuk meningkatkan prestasi belajar dengan cara lebih aktif dalam belajar baik di dalam kelas maupun di luar kelas.

2. Bagi Guru, hendaknya lebih memahami kondisi siswa yang mempunyai tingkat emotional intellegence yang berbeda-bedasehingga guru harus tepat dalam menentukan metode mengajar apa yang tepat untuk digunakan saat mengajar.

3. Pihak sekolah diharapkan untuk meningkatkan kualitas dari segi siswa dengan memotivasi siswa agar lebih aktif dalam belajar dan meningkatkan sarana dan prasarana pembelajaran yang mendukung.

4. Bagi peneliti selanjutnya, untuk lebih memantapkan hasil penelitian ini.

Perlu dilakukan penelitian yang sejenis dengan populasi yang lebih luas dan melibatkan faktor-faktor lain yang diduga mempengaruhi pestasi untuk hasil belajaryang lebih baik, serta dengan menggunakan metode pengumpulan data lainnya, misalnya metode wawancara sehingga akan diperoleh data yang lebih kompleks.

DAFTAR PUSTAKA

Agustian, Ary. G. (2001). Emotional Spiritual Quotient: Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi dan Spiritual. Jakarta:

PT. Arga Tilanta.

Arikunto, S. (2006). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Edisi Revisi VI. Jakarta: Rineka Cipta.

Ananta, M. Jidan. (2016). Pengaruh Kecerdasan Emosional Terhadap Prestasi Belajar Pada Siswa Kelas V SDN Ketawanggede Malang.

Skripsi. Malang: Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim. Malang, Pdf

Azwar, S. (2010). Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

. (2011). Reliabilitas dan Validitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Emzir. (2014). Metodologi Penelitian Pendidikan: Kuantitatif & Kualitatif.

Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Firmansyah, I. (2010). Pengaruh Tingkat Kecerdasan Emosional Terhadap Prestasi Belajar Siswa SMA Triguna Ciputat. Skripsi. Jakarta: Tidak Diterbitkan.

Gottman, J. (2001). Kiat-kiat Membesarkan Anak yang Memiliki Kecerdasan Emosional (terjemahan). Jakarta: PT.Gramedia Pustaka Utama.

Nggermanto, A. (2004). Quantum Quotient: Cara Praktis Melejitkan IQ, EQ, dan SQ yang Harmonis. Bandung: Nuansa.

Prawitasari, J.E. (1995). Mengenal Emosi Melalui Komunikasi Nonverbal, Buletin Psikologi, III (1).

Ratnawati, M. (1996). Hubungan Antara Persepsi Anak Terhadap Suasana Keluarga, Citra Diri, dan Motif Berprestasi Dengan Prestasi Belajar Pada Siswa Kelas V SD Ta’Miriyah Surabaya.

Jurnal Anima, XI (42).

Shapiro, L. E. (1998). Mengajarkan Emotional Intellegence. Jakarta.

PT. Gramedia Pustaka Utama.

Santrok, J.W. (2002). Life Span Development Jilid 1. Alih Bahasa Achmad Chusairi & Juda Damanik. Jakarta. Erlangga.

59

Sugiyono. 2016. Metode penelitian kuantitati, kualitatif dan R&D.

Bandung: : Alfabeta.

Sugiyono. 2007. Statistika untuk penelitian. Bandung: Alfabeta.

Tjundjing, S. (2001). Hubungan Antara IQ, EQ, dan QA Dengan Prestasi Studi Pada siswa SMU. Jurnal Anima, 17 (1).

Tohirin. (2005). Psikologi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam.

Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Wahyuningsih, A. S. (2004). Hubungan Antara Kecerdasan Emosional Dengan Prestasi Belajar Pada Siswa Kelas II SMU Lab School Jakarta Timur. Skripsi. Jakarta: Fakultas Psikologi Universitas Persada Indonesia Y.A. I. Jakarta, Pdf.

LAMPIRAN

Lampiran Data Sampel

No Nisn Nama

1 0072723124 Adelways Nur Syahrani

2 0065302279 Adinda

3 0072975534 Aqilah Nada Syafira

4 Dian Puspita

5 0061143361 Faturrahman Faturusi

6 0071999336 Hikmawati

7 0064312462 Indah Azis

8 0074732746 Kesya Nayla Sari

9 0067986604 Maria Agnes Monika

10 0069246193 M. Fachri

11 0066757529 M. Reski Hidayat

12 Muh. Rifa Saputra A

13 Nabila Dwi Cantika

14 Naura Izza Nabila J

15 0068554638 Syahrul Ramadhan

Nilai Hasil Angket Siswa

No Nisn Nama Nilai

1 0072723124 Adelways Nur Syahrani 98

2 0065302279 Adinda 106

3 0072975534 Aqilah Nada Syafira 99

4 Dian Puspita 102

5 0061143361 Faturrahman Faturusi 99

6 0071999336 Hikmawati 99

7 0064312462 Indah Azis 96

8 0074732746 Kesya Nayla Sari 103

9 0067986604 Maria Agnes Monika 94

10 0069246193 M. Fachri 96

11 0066757529 M. Reski Hidayat 102

12 Muh. Rifa Saputra A 90

13 Nabila Dwi Cantika 90

14 Naura Izza Nabila J 106

15 0068554638 Syahrul Ramadhan 95

DAFTAR NILAI RAPOR SEMESTER II SD INPRES PAMPANG I

TAHUN 2016 – 2017

KELAS; V [lima]

KKM 75 75 75 75 73 75 75 77 75 70 75

N Nisn Nama A Pk B.I M IP IP S Pn B. B.I K. Jml Ran

Rata-o ga n nd at A S B js Dr ng Dr king rata

m K h h a

1 00727 Adelway 95 85 85 86 87 87 89 80 80 85 85 944 85.81

23124 s Nur Syahrani

2 00653 Adinda 80 80 81 80 78 81 86 80 79 82 82 889 80.81

02279

3 00729 Aqilah 80 81 90 91 91 91 85 77 81 82 82 930 84.54

75534 Nada

Syafira

4 Dian 93 90 90 85 90 85 90 80 80 90 90 963 87.54

Puspita

5 00611 Faturrah 85 81 91 90 92 91 85 80 80 81 81 937 85.18

43361 man

Faturusi

6 00719 Hikmaw 75 74 77 77 74 81 80 77 75 80 80 850 77.27

99336 ati

7 00643 Indah 80 81 86 86 91 91 85 77 80 83 83 923 83.90

12462 Azis

8 00747 Kesya 85 86 95 90 95 95 86 77 82 90 86 967 87.90

32746 Nayla

Sari

9 00679 Maria 85 80 90 85 85 83 85 80 85 80 87 925 84.09

86604 Agnes Monika

10 00692 M. 80 74 74 73 80 80 75 80 78 77 75 846 76.90

46193 Fachri

11 00667 M. Reski 93 90 90 87 90 86 95 80 85 90 90 976 88.72

57529 Hidayat

12 Muh. 80 76 80 75 80 80 80 80 78 80 80 869 79

Rifa

Saputra

A

13 Nabila 85 86 91 90 93 94 90 77 85 90 86 967 87.90

Dwi

Cantika

14 Naura 85 86 91 90 93 94 90 77 85 90 86 864 78.54

Izza

Nabila J

15 00685 Syahrul 90 80 80 85 87 85 80 80 85 85 80 917 83.36

54638 Ramadh

an

Lampiran Distribusi Nilai Angket Siswa

Responden Skor Item Skor

Akhir 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30

1 3 3 3 4 4 3 4 4 4 3 3 4 3 3 4 3 2 4 2 4 2 2 3 4 3 4 3 3 3 4 98

2 4 4 4 4 4 4 3 4 4 3 4 4 4 3 1 4 1 4 4 4 3 3 4 4 3 4 4 3 3 4 106

3 4 4 4 4 4 1 4 4 4 4 4 4 4 3 2 2 3 4 3 1 4 1 2 4 4 4 3 3 3 4 99

4 4 4 4 3 3 2 4 4 4 3 3 4 3 3 1 3 4 4 4 4 4 3 2 4 4 4 4 1 4 4 102

5 4 4 4 4 4 1 4 4 4 4 4 4 4 3 2 2 3 4 3 1 4 1 2 4 4 4 3 3 3 4 99

6 4 4 4 4 4 1 4 4 4 4 4 4 4 3 2 2 3 4 3 1 4 1 2 4 4 4 3 3 3 4 99

7 4 3 3 3 4 4 2 4 4 3 1 4 2 3 4 4 3 3 4 2 4 4 3 4 2 3 3 1 4 4 96

8 4 4 4 4 4 4 1 4 4 4 4 4 4 3 3 3 2 4 3 1 4 4 2 4 4 4 3 3 3 4 103

9 3 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 4 2 4 1 2 3 4 3 3 4 1 4 4 3 4 3 3 3 4 94

10 4 3 3 4 4 2 3 4 4 4 3 4 3 4 3 4 2 2 4 4 3 4 4 4 2 3 4 4 96

11 4 3 3 4 4 2 3 4 4 4 3 4 4 3 3 4 3 4 2 2 4 4 3 4 4 4 2 3 4 3 102

12 4 3 4 3 4 3 3 3 4 3 2 4 3 3 2 1 3 4 2 2 4 2 2 4 3 3 1 3 4 4 90

13 4 3 3 1 3 2 3 3 3 4 4 3 3 4 2 1 4 4 1 4 4 3 1 4 4 3 4 3 4 4 90

14 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 2 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 1 1 4 106

15 4 3 4 1 4 1 4 4 4 4 4 4 4 1 4 4 1 4 4 4 1 1 1 4 4 1 4 4 4 4 95

Skor Butir 3,863,46 3,6 3,33 3,8 2,46 326 33,86 3,933,53 3,333,93 3,2 3,06 2, 2 2, 8 2,8 3,93 2,93 2,6 3,6 2,532,53 4 3,6 3,6 3 2,66 3,33 3,93 1478 9,853%

Keterangan lapor siswa

Keterangan: saat siswa membagikan angket pada siswa lainnya

Keterangan: Siswa Menyimak penjelasan yang diberikan

Keterangan: foto saat siswa mengisi angket yang telah mereka dapatkan

Keterangan: Foto saat siswa mulai bertanya tentang angket yang telah dibagikan

Keterangan: Saat mengamati siswa yang sedang mengisi angket

Keterangan: Saat siswa mengumpulkan angket yang telah diisi

Dokumen terkait