BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Pembahasan
Hasil pre-test murid kelas IV SD Inpres Tinggimae, yaitu 8 murid masuk dalam baik, dan 24 murid masuk dalam kategori kurang baik dari 32 murid. Hasil belajar post-test, yaitu 27 murid masuk dalam baik, dan 7 murid masuk dalam kategori kurang baik dari 32 murid. Sedangkan Hasil tersebut pada kelas eksperimen diperoleh nilai rata – rata yang di dapat setelah perlakuan meningkat , hal ini menunjukkan bahwa ada perbedaan antara pretest dan posttest. Hasil
tersebut menunjukkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini berarti bahwa terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran project based learning berbasis vidio pembelajaran terhadap kemampuan berpikir kreatif pada pembelajaran IPS Muid kelas IV SD Inpres Tinggimae.
Penggunaan model pembelajaran project based learning berbasis vidio pembelajaran pada pembelajaran IPS dapat membuat murid lebih aktif dan antusias karena selama di kelas IV mereka baru dapat proses mengajar dengan menampilkan secara langsung materi yang di sampaikan hal yang paling menonjol selam mengajar yang sebelumnya murid di awal pembelajaran sebelum menerapkan model (PJBL) murid tidak berani tambil di depan kelas dan menjelaskan hasil tulisan dan tidak mampu mengeluarkan pendapatnya pada saat pemberian project yang di berikan dan mereka semangat belajar karena dapat menciptakan hal baru yang bermakna .
Murid dalam mengikuti proses pembelajaran selama beberapa hari mampu mengasah kemampuan yang di miliki dengan cara berani bertanya dan berani mengemukakan pendapatnya dan dapat menyelesaikan tugas yang di berikan dengan waktu yang sudah di tentukan dan beberapa murid yang sebelumnya takut bertanya dan jarang bicara setelah menggunakan model project based learning berbasis vidio pembelajaran murid cenderuang bertanya daan ketikan di beri pertanyaan terkait materi meraka dapat menjawab dengan antusias.
Penggunaan model pembelajaran project based learning berbasis vidio pembelajaran terhadap kemampuan berpikir kreatif juga dapat menumbuhkan kesadaran untuk selalu memanfaatkan lingkungan dan dapat membedakan perbedaan setiap pekerjaan dan profesi yang menghsilkan barang dan tidak saling
mencela terhadap profesi yang di jalankan orang tua dan juga dapat membuat murid lebih percaya diri tampil dan mengemukakan hasil kerja nyata yang sudah dia buat hal ini mengasah kemampuan berpikir kreatif murid.
Tugas posttes yang di berikan dengan penjelasan materi terkait salah satu jenis profesi yang menghasilkan produk yang dapat di jual dengan memanfaatkan lingkungan yang ada yaitu pekerjaan pengrajin sesuai dan di perilihatkan cara mengolah lingkungan dengan memanfaatkan sampah plastik yang bisa berguna dan bermakna pada murid dan Project yang di berikan merupakan wadah untuk mengasah kemampuan berpikir kreatif dan pada saat pembuatan project murid hanya membawa plastik atau botol dan membuat dengan sesuai dengan kemampuan mereka dan menjelaskan hasil karyanya di depan kelas.Dengan demikian penggunaan model pembelajaran project based learning berbasis vidio pembelajaran terhadap kemampuan berpikir kreatif murid efektif digunakan dalam pembelajaran IPS kelas IV jika dilihat dari hasil pretest dan posttest.
Sebagaimana penelitian yang telah dilakukan sebelumnya yaitu Penelitian yang di lakukan Suparya, (2021) Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis project adalah model pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada guru untuk mengelola pembelajaran di kelas dengan melibatkan murid dalam project kelompok dan menuntut murid untuk
melakukan kegiatan investigasi serta meberikan kesempatan murid untuk bekerja secara mandiri ataupun kelompok.
51 ini berarti bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran project based learning berbasis vidi pembelajaran terhadap kemampuan berpikir kreatif pembelajara IPS murid kelas IV SD Inpres Tinggimae.
Terkait hasil kemampuan berpikir kreatif melalui karya murid dapat di katakan berhasil hal ini di dukung oleh ketercapaian kategori kemampuan berpikir kreatif , Fluence,81,25 Flexibility 70,31, Originality 73,43, Elaboratio 79,63.
B. Saran
Pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Project Based learning berbasis vidio pembelajaran terhadap kemampuan berpikir kreatif pada pembelajaran IPS murid kelas IV sangat baik di terapkan terhadap kemampuan berpikir kreatif murid sehingga diharapkan dapat diterapkan pada materi yang lainnya.
Selama pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning berbasis vidio pembelajaran diharapkan murid tetap diberikan bimbingan dan arahan untuk menghindari terjadinya miskonsepsi atau kekeliruan dalam memahami konsep pelajaran.
DAFTAR PUSTAKA
Afandi, R., & Sidoarjo, U. M. 2011. Integrasi pendidikan karakter dalam pembelajaran ips di sekolah dasar.1(1), 85–98.
Darmayoga, I. W., & Suparya, I. K. 2021. Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning ( PjBL ) Berbantuan Media Visual untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Murid Kelas V SD N 1 Penatih Tahun Pelajaran 2019 / 2020. 2(1),41–50.
Daryanto dan Rahardjo, M. 2012. Model Pembelajaran Inovatif. Yogyakarta:
Gava
Fahreza. 2019. Kelas IV SDN Negeri Paya Peunaga. X(1), 134–143.
Febriyanti.2016. Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning ( Pjbl )terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif dalam Pembelajaran Tematik Muatan Pelajaran IPA Peserta Didik Kelas V SD Negeri. xx(x) 176–183.
Fuzia putera. 2018. Meningkatkan kemampuan berikir kreatif dalam pembelajaran ips. Terbitkan. Jakarta:Universitas Negeri Jakarta.
Gunawan. 2018. Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ipa Dan Kemampuan Berfikir Kreatif Murid Kelas V SD. 2(1).
Hadi sopyan, U. N. 2017. Efektivitas Penggunaan Video Sebagai Media. 96–102.
Hadiyanti. (2020). Model Project Based Learning Untuk Meningkatkan . Handayani, P. 2019. Keefektifan Project Based Learning ( Pjbl ) Bermuatan
Etnosains Terhadap. Semarang: Universitas Negeri Semarang
Jamaluddin. 2006. Kemampuan berpikir kreatif murid sd dalam pembelajaran ipa.
4, 202–209.
Jakni. 2016. Metodologi Penelitian Eksperimen Bidang Pendidikan. Bandung:
Alfabeta.
Lestari. 2016. Pengembangan Bahan Ajar Kontekstual Untuk Mata Pelajaran Ips Sekolah Dasar Citra Dwi Lestari Email : [email protected] PGSD FIP Universitas Negeri Jakarta. 30(2), 105–112.
Meilasari. 2018. NEGERI I PANGKALAN LAMPAM.Terbitkan. Palembang:
Universitas Islam Negeri Raden Fatah.
Novita. 2020. GROUP INVESTIGATION DALAM PEMBELAJARAN IPS SD.
Octariani. 2020. Model Pembelajaran Berbasis Project Based Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif. XI(1), 126–130.
Riduwan. 2018. Dasar-dasar Statistik (P. D. Iswarta (ed.)). Alfabeta.
Rifa’I Achmad, M.Pd dan Anni Tri Catharina, M.Pd , 2012. Psikologi Pendidikan,Semarang: Pusat Pengembang MKU-MKUDK UNNES.
Saefudin. 2012. Pendidikan Matematika Realistik Indonesia ( PMRI ). 37–48.
Sapriya. 2017. Pendidikan IPS konsep dan Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Sardiman A.M, 2014. Interaksi & Motivasi Balajar Mengajar, Jakarta: PT RajaGrafindo Persada
Sari, nur aini rizki. 2017. Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning (Pjbl) Berbantuan Fotonovela Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Murid KELAS VIII SMP KARTIKA II-2 BANDAR LAMPUNG. 1–85.
Sekar. 2015. PEMBELAJARAN IPA PADA MURID KELAS IV Universitas Pendidikan Ganesha. Vol3, No,1
Siska Yulia. 2016. Konsep Dasar IPS untuk SD/MI. Yogyakarta: Garudhawaca Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, R & D. Alfabeta.
Slameto. 2010. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhi. Jakarta: Rineka Cipta
Wulandari. 2019. Penerapan Model Project Based Learning Berbantuan Media Pop Up Book Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Murid Kelas V. 19–23.
Yuanta, F. 2019. Pengembangan Media Video Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial pada Murid Sekolah Dasar. 1(2), 91–100.
Wena, Made 2010. Strategi Pembelajaran Inovatif Kontemporer Suatu Tinjauan Konseptual Operasional. Jakarta: Bumi Aksara
LAMPIRAN 1
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Satuan Pendidikan : SD INPRES TINGGIMAE Kelas/Semester : IV/2
Tema 8 : Daerah Tempat Tinggalku
Subtema 3 : Bangga Terhadap Daerah Tempat Tinggalku Pembelajaran ke- : 3
Fokus Pembelajaran : Difokuskan ( Ilmu Pengetahuan sosial ) Alokasi Waktu : 1 Hari
TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Dengan kegiatan berdiskusi mengenai keberagaman karakteristik individu, murid dapat mengetahui sikap untuk menghadapi perbedaan karakteristik antarteman dan manfaat yang diperoleh.
2. Dengan kegiatan melakukan pengamatan jenis pekerjaan masyarakat di lingkungan tempat tinggal murid, murid dapat mengelompokkan jenisjenis pekerjaan yang menghasilkan barang dan jenis-jenis perkerjaan yang menghasilkan jasa
Menyanyikan lagu nasional Guru memberikan penguatan semangat Nasionalisme.
Pembiasaan membaca/ menulis/ mendengarkan/ berbicara selama 15-20 menit (literasi)
Guru merefleksi pembelajaran sebelumnya kepada murid secara interaktif
Guru menjelaskan sekitar materi yang akan dijelaskan berkaitan keberagaman karakteristik individu murid dan jenis – jenis pekerjaan
Murid mengamati media vidio pembelajaran tentang materi yang diajarkan
Guru mengajak murid berdiskusi berkaitan tentang materi yang diajarkan
Masing – masing murid mengerjakan tugas kolase memanfaatkan bahan yang ada
Membuat kolase yang bernilai ekonomis dan bermakna
Guru secara kolaboratif untuk menyelesaikan tugas kolase dan memunitor project murid
Menguji hasil dan melakukan refleksi hasil terkait kekurangan dan kelebihan kolase.
Murid di arahkan untuk bertanya jika belum mengerti
Guru memberi penguatan tentang jawaban murid
Murid naik preseentasi di depan kelas menjelaskan Tugas kolase yang di kerjakan.
Bersama guru murid memajang hasil pekerjaan murid di papan pajangan Kegiatan Bersama Orang Tua
Pemahaman mengenai materi yang dipelajari kembali oleh murid di rumah bersama orang tua guru memantau pembelajaran melalui buku
Kegiatan Penutup
Murid mapu mengemukan kesimpulan terkait materi yang di bahas tentang jenis – jenis pekerjaan dan kegiatan ekonomi
Guru memberikan penguatan dan kesimpulan
Menyanyikan salah satu lagu daerah nasionalisme
Salam dan do’a penutup di pimpin oleh salah satu murid.
Evaluasi
Mengerjakan Tugas yang di berikat terkait penggelompokkan jenis – jenis pekerjaan saja dan barang lalu naik menjelaskan di depan kelas
Mengerkan tugas Sketsa jenis pekerjaan pengrajin sesuai kemampuan yang di miliki murid
Mengerjakan tugas rumah
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Satuan Pendidikan : SD INPRES TINGGIMAE Kelas/Semester : IV/2
Tema 8 : Daerah Tempat Tinggalku
Subtema 3 : Bangga Terhadap Daerah Tempat Tinggalku Pembelajaran ke- : 4
Fokus Pembelajaran : Difokuskan ( Ilmu Pengetahuan sosial ) Alokasi Waktu : 1 Hari
TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Dengan kegiatan mengamati lingkungan tempat tinggal, murid dapat mengetahui corak kehidupan kegiatan ekonomi di lingkungan tempat tinggal
Menyanyikan lagu nasional Guru memberikan penguatan semangat Nasionalisme.
Pembiasaan membaca/ menulis/ mendengarkan/ berbicara selama 15-20 menit (literasi)
Apersepsi Terkait pengetahuan awal siswa tentang corak kehidupan kegiatan ekonomi di lingkungan tempat tinggal
1. Ada yang tahu pekerjaan kios – kios ?
2. Ada yang bisa sebutkan corak pekerjaan yang di sekitar tempat tinggal kalian ?
Kegiatan Inti
Guru merefleksi pembelajaran sebelumnya kepada murid secara interaktif
Guru menjelaskan sekitar materi yang akan dijelaskan berkaitan corak kegiatan kehidupan kegiatan ekonomi di lingkungan tempat tinggal
Murid mengamati media vidio pembelajaran tentang materi yang diajarkan
Guru mengajak murid berdiskusi berkaitan tentang materi yang diajarkan
Masing – masing murid mengerjakan tugas membuat karya mengolah limbah plastik dan botol- botol bekas
Membuat karya lebih bermanfaat dan mengiring menghasilkan produk bernilai ekonomi
Guru secara kolaboratif untuk menyelesaikan karya dan memunitor project murid
Menguji hasil dan melakukan refleksi hasil terkait kekurangan dan kelebihan kolase.
Murid di arahkan untuk bertanya jika belum mengerti
Guru memberi penguatan tentang jawaban murid
Murid naik preseentasi di depan kelas menjelaskan Tugas kolase yang di kerjakan.
Bersama guru murid memajang hasil pekerjaan murid di papan pajangan Kegiatan Bersama Orang Tua
Pemahaman mengenai materi yang dipelajari kembali oleh murid di rumah bersama orang tua guru memantau pembelajaran melalui buku
Kegiatan Penutup
Murid mmapu mengemukan Kesimpulan terkait materi yang di bahas tentang corak kehidupan di lingkungan tempat tinggal
Guru memberikan penguatan dan kesimpulan
Menyanyikan salah satu lagu daerah nasionalisme
Salam dan do’a penutup di pimpin oleh salah satu murid.
Evaluasi
Mengerjakan Tuagas terkait corak kehidupan di lingkungan sekolah
Presentasi satu – persatu murid di depan kelas
Membuat Kerajnian tangan dari limbah plastik terkait corak kehidupan pengrajin.
LAMPIRAN 2 Materi Pembelajaran 3
Tema 8 : Daerah Tempat Tinggalku Sub Tema 3 : Manusia Dan Lingkungan Pembelajaran: 3
Pekerjaan merupakan salah satu bentuk kegiatan ekonomi. Kegiatan ekonomi adalah semua kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Pekerjaan merupakan salah satu bentuk kegiatan ekonomi.
Pada dasarnya, pekerjaan dibedakan menjadi dua sebagai berikut.
1. Pekerjaan yang Menghasilkan Barang
Sebagian besar penduduk Indonesia bertani sesuai kondisi Indonesia sebagai negara agraris
Pekerjaan yang menghasilkan barang adalah pekerjaan yang menghasilkan suatu barang yang bisa dipergunakan oleh seseorang. Contohnya petani (menghasilkan padi dan jagung), nelayan (menghasilkan ikan), peternak (menghasilkan daging, susu, dan woll), penjual kue, dan perajin
2. Pekerjaan yang Menghasilkan Jasa
Pekerjaan yang menghasilkan jasa adalah pekerjaan yang hasilnya bukan berupa barang, tetapi hasil pekerjaannya dapat dinikmati dan dirasakan orang lain.
Contohnya guru, dokter, perawat, tukang potong rambut, polisi, tentara, dan seniman. Jenis pekerjaan jasa ini dibutuhkan masyarakat luas, terutama di bidang pendidikan, pelayanan kesehatan, layanan transportasi, ketertiban dan keamanan, serta pariwisata. Oleh karena itu, pekerjaan yang menghasilkan jasa disebut sebagai pekerjaan yang berkaitan dengan sosial budaya.
Manfaat adanya keragaman karakteristik individu dalam masyarakat terutama dalam kegiatan ekonomi. Contohnya sebagai berikut :
1. Menumbuhkan sikap nasionalisme
2. Menciptakan identita bangsa di Mata Internasional 3. Alat Pemersatu bangsa
4. Sebagai ikon pariwisata
5. Menambah pendapatan nasional 6. Memupuk sikap toleransi
Corak Kehidupan Kegiatan Ekonomi Masyarakat
Berdasarkan corak kehidupan masyarakat, kegiatan ekonomi dibagi dua sebagai berikut.
1. Kehidupan Ekonomi Masyarakat Tradisional
Pada masyarakat tradisional, mata pencaharian penduduknya sangatlah tidak menentu. Hal ini karena kehidupan tradisional belum banyak mengenal adanya spesialisasi kerja atau pembagian kerja. Hal ini berpengaruh terhadap penghasilan yang tidak tetap. Taraf hidupnya pun masih kurang. Maat pencaharian juga sangat bergantung pada kondisi alam tempat tinggalnya, misalnya nelayan dan petani.
2. Kehidupan Ekonomi Masyarakat Modern
Masyarakat modern sebagian besar bekerja pada sektor industri. Dalam masyarakat ini pun sudah ada spesialisasi atau pembagia kerja. Selain itu, dalam kehidupan modern juga dituntut untuk selalu mengikuti perkembangan iptek sehingga dapat menunjang pembangunan negara. Kehidupan modern menuntut penggunaan teknologi-teknologi modern dalam kegiatan ekonomi. Oleh karena itu, kehidupan modern lebih banyak menggunakan tenaga mesin daripada menggunakan tenaga manusia dalam kegiatan ekonomi. Taraf kehidupan masyarakatnya pun cukup tinggi. Mata pencaharian pada kehidupan bercorak modern, antara lain pegawai, dokter, arsitek, dan teknisi mesin.
LAMPIRAN 3
Hasil Kerja Murid Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif ( Pretest)
LAMPIRAN 4
Hasil Penelitian Menggunakan Project Based Learning Berbasis Vidio Pembelajaran Terhaadap Kemampuan Berpikir Kreatif pada Pembelajaran
IPS ( Posttes)
LAMPIRAN 5
Lembar Penilaian Kemampuan berpikir kreatif pada pembelajaran IPS Menggunakan Teks (Pretest)
No. Nama
Murid mampu menuliskan jenis pekerjaan dalam lingkungan rumah
Murid Mampu tampil di depan kelas menjelaskan pekerjaan orang tua nenek dan kakek dan
saudaradan tidak cemas dan
18. Muh. Farhan 4 2 3 2 11 67
19. Nauval Akbar 4 3 2 2 11 67
20. Nur Azizah 4 3 3 2 12 75
21. Nur Qurota 4 3 3 2 12 75
22. Nur Raisya 4 3 2 1 10 63
23. Rezky Al Fadil 4 3 3 2 12 75
24. Riko Fernaldy 4 3 3 2 12 75
25. Saskia 3 3 3 3 12 75
26. St.Fatimah 4 1 2 3 11 67
27. St. Rahmi 4 3 2 3 9 56
28. Sulastri 3 3 1 2 10 63
29. Syarifah 3 3 2 2 10 63
30. Tisyansa 3 3 2 2 10 63
31. Widya Triani 2 3 2 2 8 50
32. Zahirah Ayu 3 3 2 2 10 63
LAMPIRAN 6
Lembar Penilaian Kemampuan berpikir kreatif pada pembelajaran IPS Menggunakan Teks (Posttest) No. Kemampuan
Berpikir Kreatif
Indikator Perilaku Murid yang di nilai Jumlah
perilaku yang di penuhi 1. Flexibility
(Keluwesan)
Murid Mampu membawa alat dan bahan yang di sarankan dan
mengemukakan alternatif penggunaan alat dan bahan yang jarang di
kemukakan murid lain
1. Murid membawa botol bekas, kardus bekas, platik bekas, gunting (lem, kain flanel, kertas kado, gliterfoam, doubletip yang disediakan oleh guru) 2. Murid kurang lengkap membawa bahan yang akan
dibuat karya
3. Murid tidak membawa bahan yang akan dibuat karya 2. Fluence
(Kelancaran)
a. Murid membuat karya dengan mengembangkan ide yang di miliki.banyak dan mengungkapkan pertanyaan dengan lancer terkait karya yang dia buat. membuat karya sesuai yang di inginkan
2. Murid mulai merangkai bahan- bahan yang telah digunting
3. Murid menghiasi karya mereka dengan tenang tidak rapi.
4. Murid menghiasi karya mereka dengan tegesa-gesa dan tidak rapi.
5. Murid mempunyai keberanian tampil di depan teman – temanya.
6. Murid Lancar berbicara menjelaskan alasan membuat karya yang telah mereka buat di depan teman – teman dan menjawab pertanyaan yang ada
3. Originality a. Mampu melahirkan ungkapan 1. Murid mempunyai keberanian tampil di depan
No. Kemampuan Berpikir Kreatif
Indikator Perilaku Murid yang di nilai Jumlah
perilaku yang di penuhi (keaslian) yang baru atau unik
b. Mampu membuat kombinasi – warna dan model yang tidak lazim dari bagian – bagian yang di buat
teman – teman dan lancar dalam menjelaskan warna-warna,dan detail-detail ataau bagian dengan rapi
LAMPIRAN 7
Lembar Penilaian Model Pembelajaran Project Based Learning berbasis vidio pembelajaran terhadap kemampuan berpikir kreatif pada
pembelajaran IPS (Posttest)
18. Muhammad Farhan
3 3 3 3 13 81% Sangat Baik
19. Nauval Akbar 3 3 3 3 13 81% Sangat Baik
20. Nur Azizah 3 4 3 3 14 88% Sangat Baik
21. Nur Qurota 3 4 3 4 14 88% Sangat Baik
22. Nur Raisya 3 4 3 3 13 81% Sangat Baik
23. Rezky Al Fadil
3 3 3 4 14 88% Sangat Baik
24. Riko Fernaldy 3 3 3 4 14 88% Sangat Baik
25. Saskia Ardianty
3 3 3 3 13 81% Sangat Baik
26. St.Fatimah 3 3 3 3 13 81% Sangat Baik
27. St. Rahmi 3 3 3 3 13 81% Sangat Baik
28. Sulastri 3 3 3 4 14 88% Sangat Baik
29. Syarifah 3 4 3 4 13 81% Sangat Baik
30. Tisyansa 3 3 3 4 14 88% Sangat Baik
31. Widya 3 5 3 3 13 81% Sangat Baik
32. Zahirah 3 5 3 3 13 81% Sangat Baik
LAMPIRAN 8
DOKUMENTASI PENELITIAN
Pembelajaran Mengunakan Model Konvensional
Pembelajaran Menggunakan Model Pembelajaran Project Based Learning Berbasis Vidio Pembelajaran
Mengasa Kemampuan Berpikir Kreatif dengan cara Tampil di depan memaparkan materinya
Tugas Mandiri Murid
Tugas Murid Project yang bermakna
LAMPIRAN 9
KARTU KONTROL DI SEKOLAH
LAMPIRAN Surat Isin Penelitian 10
LAMPIRAN 11
Surat Izin Penelitian Kepada Bupati Gowa
LAMPIRAN 12 Surat Izin Kepala Sekolah untukmeneliti
LAMPIRAN 13
BIODATA DIRI
Basmala, Dilahirkan di Pulau Pajenekang pada tanggal 01 Juli 2001. Anak pertama dari dua bersaudara dari pasangan Ayahanda Baharuddin dan Rohani . Penulis masuk Sekolah Dasar pada tahun 2007 di SD Negeri 16 Pulau Pajenekang dan tamat tahun 2012.
Penulis menyelesaikan pendidikan di Sekolah Menengah Pertama pada tahun 2015 di SMP Negeri 3 Satap Pulau Pajenekang dan tamat di SMA Negeri 3 Bungoro tahun 2018. Pada tahun 2018 penulis melanjutkan pendidikan di Universitas Muhammadiyah Makassar dengan mengambil jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.