• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Pembahasan

1. Hasil Rekapitulasi

Dari hasil belajar siswa sebelum PTK dan susudah PTK dengan penerapan model pembelajaran ARIAS dengan seting kooperatif

Jigsaw materi daur air dan peristiwa alam . dapat kita lihat hasil rekapitulasi di tabel bawah ini.

Tabel 4.10

Hasil Belajar Siswa Siklus I dan Siklus II

No. Nama

Perolehan Hasil Belajar Pra

Siklus Siklus I Siklus II

1. ANA 60 70 90 2. DER 50 20 60 3. FNAA 80 90 100 4. FNA 70 70 80 5. JSA 70 50 80 6. LNI 30 30 80 7. KOP 70 90 100 8. MFR 50 70 80 9. MKMN 60 70 90 10. MS 70 70 100 11. MCK 80 90 100 12. NAN 50 70 70 13. NAM 60 40 70 14. PWAN 50 70 80 15. PYA 80 90 100 16. MRI 70 90 90 17. SAP 60 40 70 18. SS 50 80 80 19. YDL 60 50 70 20. ABS 30 40 50 21. NIA 70 90 100 Jumlah 1270 1380 1740 Rata-rata 60,48 65,71 82,86 Ketuntasan Klasikal 42,85% 66,66% 90,48%

Tabel 4.11

Hasil Belajar Siswa yang Mencapai Nilai KKM D

a r

Tabel di atas menunjukkan adanya peningkatan persentase hasil belajar siswa.

2. Kondisi Akhir

Setelah diadakannya pembelajaran dengan penerapan model

pembelajaran ARIAS dengan seting kooperatif Jigsaw di MI

Tarbiyatul Islamiyah Noborejo Salatiga tahun pelajaran 2016/2017 dapat diketahui bahwa ada peningkatan hasil belajar siswa, karena terdapat peningkatan hasil belajar yang cukup signifikan antara pra siklus yaitu awalnya siswa yang tuntas materi ini sebanyak 9 siswa dan yang tidak tuntas sebanyak 12 siswa dengan ketuntasan klasikal 42,85% dan rata-rata 60,48. Pada siklus I nilai yang tuntas sebanyak 14 siswa dan yang tidak tuntas sebanyak 7 siswa dengan ketuntasan klasikal 66,66% dan nilai rata-rata yang diperoleh 65,71. Sedangkan pada siklus II nilai yang tuntas sebanyak 19 siswa dan yang tidak tuntas sebanyak 2 siswa dengan ketuntasan klasikal 90,48% dan nilai rata-rata yang diperoleh 82,86.

Uraian Siswa yang Tuntas Siswa yang Tidak Tuntas Frekuensi % Peningkatan Frekuensi %

Pra Siklus 9 42,85% 12 57,15%

Siklus I 14 66,66% 23,81% 7 33,34%

73 BAB V PENUTUP

A. KESIMPULAN

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran ARIAS dengan seting kooperatif Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V MI Tarbiyatul Islamiyah Noborejo tahun ajaran 2016/2017 pada mata pelajaran IPA materi daur air dan peristiwa alam. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan dari pra siklus ke siklus I dan siklus II. Pada pra siklus nilai yang tuntas sebanyak 9 siswa atau 42,85% dan yang tidak tuntas sebanyak 12 siswa atau 57,15% dengan rata-rata 60,48. Pada siklus I ini nilai yang tuntas sesuai KKM sebanyak 14 siswa atau 66,66% dan yang tidak tuntas sebanyak 7 siswa atau 33,34% dengan rata-rata 65,71. Sedangkan pada siklus II nilai yang tuntas sebanyak 19 siswa atau 90,48% dan yang tidak tuntas sebanyak 2 siswa atau 9,52% dan nilai rata-rata yang diperoleh 82,86. Secara klasikal terjadi peningkatan hasil belajar dari pra siklus ke siklus I sebesar 23,81%, dan dari siklus I ke siklus II sebesar 23,82%.

B. SARAN

Telah terbuktinya penerapan model pembelajaran ARIAS dengan seting kooperatif Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar siswa materi daur air dan peristiwa alam kelas V MI Tarbiyatul Islamiyah Noborejo, maka kami sarankan hal-hal sebagai berikut:

1. Bagi Guru

Sebagai bahan masukan bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran khususnya yang berkaitan dengan yang di alami siswa seperti mata pelajaran IPA untuk menggunakan model pembelajaran ARIAS dengan seting kooperatif Jigsaw sehingga pembelajaran menjadi lebih optimal, menyenangkan, dan membuat siswa lebih termotivasi serta memiliki rasa percaya diri bahwa mereka bisa. Selain itu persiapan lain juga harus dipersiapkan dengan baik seperti pembuatan RPP, media, strategi belajar, dan lain-lain. Jika persiapan sudah matang maka pembelajaran akan lebih baik dan tujuan pembelajaran akan tercapai dengan hasil yang maksimal. Semua itu dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar, motivasi, keaktifan, dan kreatifitas siswa.

2. Bagi Sekolah

Bagi pihak sekolah atau penyelenggara pendidikan seperti kepala sekolah dan komite sebaiknya mengadakan pembinaan untuk para guru agar menambah wawasan serta informasi melalui kegiatan seperti penataran atau workshop dan seminar, sehingga diharapkan melalui kegiatan pembinaan tersebut dapat mendorong inovasi dan kreatifitas guru agar menjadi guru yang lebih profesional dalam bekerja dan dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada peserta didik. Sebelum melaksanakan pembelajaran, sebaiknya guru menyiapkan segala macam kebutuhan yang akan diperlukan dalam

proses belajar mengajar baik itu metode ataupun media pembelajaran dengan sebaik-baiknya agar hasil belajar siswa mengalami peningkatan.

3. Bagi Siswa

Diharapkan siswa lebih menghargai guru ketika kegiatan belajar mengajar berlangsung dan berteman baik kepada semua teman, serta tidak malu maupun ragu untuk bertanya dan berpendapat.

76

DAFTAR PUSTAKA

Arikunto, Suharsimi, dkk. 2007. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta : Bumi Aksara

Arikunto, Suharsimi. 2012. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi

Aksara.

Aqib, Zainal dkk. 2008. Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: Yrama Widya. Azmiyawati, Omegawati dan Kusumawati. 2008. IPA Salingtemas 5. Jakarta:

Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.

Basrowi, dan Suwandi. 2008. Prosedur Penelitian Tindakan Kelas. Bogor: Ghalia Indonesia.

Departemen Agama RI. 2002. Al-Qur’an Dan Terjemahannya. Semarang: PT.

Karya Toha Putra.

Departemen Agama RI. 2004. Kurikulum Madrasah Ibtidaiyah (Standar Kompetensi). Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Djamaroh, Syaiful Bahri. 2000. Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif.

Jakarta: PT Rineka Cipta.

Djumhana, Nana. 2009. Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Departemen Agama RI.

Rahman, Muhammat dan Amri. 2014. Model Pembelajaran ARIAS Terintegratif. Jakarta: Prestasi Pustakaraya.

Rusmono. 2012. Strategi Pembelajaran dengan Problem Based Learning Itu Perlu. Bogor: Ghalia Indonesia.

Slameto. 2010. Belajar dan Faktor-faktor yang mempengaruhi. Jakarta: Rineka Cipta.

Slavin, Robert E. 2008. Cooperative Learning. Bandung: Nusa Media. Sriyanti, Lilik. 2013. Psikologi Belajar. Yogyakarta : Ombak.

Sulistyono, Heri dan Edy. 2008. Ilmu Pengetahuan Alam 5:Untuk SD/MI Kelas 5. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.

Susanto, Ahmad. 2013. Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Suyadi. 2010. Panduan Penelitian Tindakan Kelas. Jogjakarta:Diva Press Trianto. 2010. Model pembelajaran Terpadu. Jakarta: Bumi Aksara.

Wiyani, Novan Ardy. 2013. Konsep, Praktik, & Strategi Membumikan Pendidikan Karakter di SD. Jogjakarta:Ar-Ruyy Media.

Zaini, Munthe dan Aryani. 2008. Strategi Pembelajaran Aktif. Yogyakarta : Pustaka Insan Madani.

78 Kelompok 1 1. MCK 2. MRI 3. JSA 4. YDL Kelompok 2 1. NIA 2. MS 3. NAN 4. PWAN Kelompok 3 1. PYA 2. SAP 3. FNA 4. ABS Kelompok 4 1. KOP 2. ANA 3. MFR 4. DER Kelompok 5 1. FNA 2. NAM 3. SS 4. MKMN 5. LNI

79

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SIKLUS I

Sekolah : MI MA’ARIF TARBIYATUL ISLAMIYAH NOBOREJO Mata Pelajaran : IPA

Kelas / Semester : V / II

Alokasi Waktu : 2 x 35 Menit A. Standar Kompetensi

1. Memahami perubahan yang terjadi di alam dan hubungannya dengan penggunaan

sumber daya alam. B. Kompetensi Dasar

1.1 Mendeskripsikan proses daur ulang dan kegiatan manusia yang dapat mempengaruhinya.

1.2 Mengidentifikasi peristiwa alam yang terjadi di Indonesia dan dampaknya bagi makhluk hidup dan lingkungan.

C. Indikator

1. Menjelaskan proses daur air.

2. Menyebutkan beberapa kegiatan manusia yang mempengaruhi daur air.

3. Menyebutkan beberapa peristiwa alam yang terjadi di indonesia. D. Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari materi ini, diharapkan: 1. Siswa dapat menjelaskan proses daur air.

2. Siswa dapat memberi contoh kegiatan manusia yang mempengaruhi daur air. 3. Siswa dapat memberi contoh peristiwa alam yang terjadi di indonesia. E. Materi Pembelajaran

1. Daur Air

Daur air merupakan sirkulasi (perputaran) air secara terus-menerus dari bumi ke atmosfer dan kembali ke Bumi. Daur air ini terjadi melalui proses

80

Air di laut, sungai, dan danau menguap karena pengaruh panas dari sinar matahari. Tumbuhan juga mengeluarkan uap air ke udara. Proses penguapan ini disebut evaporasi. Uap air naik dan berkumpul di udara. Lama-kelamaan, udara tidak dapat lagi menampung uap air (jenuh). Proses ini disebut presipitasi (pengendapan). Jika suhunya turun, uap air akan berubah menjadi titik-titik air. Titik-titik air ini membentuk awan. Proses ini disebut kondensasi (pengembunan). Titik-titik air di awan kemudian akan turun menjadi hujan. Air hujan akan turun di darat maupun di laut. Air hujan itu akan jatuh ke tanah atau perairan. Air hujan yang jatuh di tanah akan meresap menjadi air tanah. Selanjutnya, air tanah akan keluar melalui sumur. Air tanah juga akan merembes ke danau atau sungai. Air hujan juga ada yang jatuh ke perairan, misalnya sungai atau danau. Kondisi ini akan menambah jumlah air di tempat tersebut.

Air di sungai akan mengalir ke laut. Di lain pihak sebagian air di sungai dapat menguap kembali. Air sungai yang menguap membentuk awan bersama dengan uap dari air laut dan tumbuhan. Proses perjalanan air di daratan itu terjadi dalam daur air. Dari sini dapat disimpulkan bahwa jumlah air di Bumi secara keseluruhan cenderung tetap. Hanya wujud dan tempatnya yang berubah.

2. Kegiatan Manusia yang Mempengarui Daur Air

Air cadangan akan selalu ada apabila daerah peresapan air selalu tersedia. Daerah peresapan air biasa terdapat di hutan-hutan. Tetumbuhan hutan mampu memperkokoh struktur tanah. Saat hujan turun, air tidak langsung hanyut, tetapi akan teresap dan tersimpan di dalam tanah. Air yang tersimpan dalam tanah akan menjadi air tanah. Air akan lebih mudah meresap jika terdapat banyak tumbuhan. Air yang meresap akan diserap oleh akar tumbuhan tersebut. Adanya air dan akar di dalam tanah menyebabkan struktur tanah menjadi kokoh dan tidak mudah longsor.

Dapat disimpulkan bahwa keberadaan hutan sangat penting. Hutan berperan dalam penyimpanan air. Oleh karena itu, kita harus senantiasa menjaga kelestarian hutan. Saat ini telah banyak hutan yang gundul akibat penebangan liar. Selain penebangan, hutan dapat rusak akibat pembakaran. Biasanya hutan ditebang atau dibakar dengan alasan tertentu. Seperti untuk membuka lahan pertanian, perumahan, atau industri. Kegiatan- kegiatan ini dapat mengurangi

81

hingga di pedesaan kini marak pembangunan jalan yang menggunakan aspal atau beton. Penutupan tanah dengan aspal atau beton dapat menghalangi meresap- nya air hujan ke dalam tanah. Akibatnya, pada saat hujan air tidak dapat meresap ke dalam tanah. Hal ini menyebabkan terjadinya banjir dan air menggenangi jalan- jalan.

Nah, apa kira-kira akibatnya jika daerah peresapan air semakin berkurang? Apabila daerah peresapan air semakin berkurang, cadangan air di bumi ini semakin menipis. Hal ini dapat mengakibatkan sungai-sungai dan danau menjadi kering. Keringnya sungai dan danau menyebabkan proses penguapan semakin menurun. Menurunnya proses penguapan ini menyebabkan berkurangnya pengendapan titik-titik air di awan. Keadaan ini tentu mengurangi terjadinya hujan.

3. Peristiwa Alam yang terjadi di Indonesia

Semua jenis aktivitas alam disebut juga peristiwa alam. Segala macam bencana alam termasuk dalam peristiwa alam. Beberapa tahun terakhir ini, negeri kita Indonesia banyak dilanda peristiwa alam, seperti tsunami di Aceh, gempa bumi di Yogyakarta, banjir di Jakarta, luapan lumpur panas, gunung meletus, angin puting beliung dan masih banyak perisiwa alam lainnya. Peristiwa- peristiwa alam seperti ini terjadi karena ketidakseimbangan alam karena ulah manusia atau karena kehendak Tuhan Yang Maha Esa.

F. Metode / Model Pembelajaran

Ceramah, Tanya Jawab,ARIAS, seting kooperatif Jigsaw , dan Penugasan G. Media dan Sumber Belajar

1. Buku IPA Salingtemas 5

2. Buku Ilmu Pengetahuan Alam untuk SD/MI Kelas 5

H. Langkah-langkah Pembelajaran

1. Kegiatan Awal/Pendahuluan (8 menit)

a. Guru memberikan salam kepada para siswa dilanjutkan berdoa untuk memulai

pelajaran.

b. Guru mengabsen kehadiran siswa.

c. Apersepsi dan motivasi : cerita guru tentang hujan dan peristiwa alam. d. Guru menjelaskan tujuan yang ingin dicapai.

82 Eksplorasi

a. Informasi tentang daur air dan peristiwa alam.

b. Mendiskusikan proses daur air dan peristiwa alam yang terjadi di indonesia dengan kelompok.

c. Menceritakan proses daur air dan peristiwa alam yang terjadi di indonesia dengan kelompok lain.

d. Siswa mengerjakan lembar kerja dengan tekun Elaborasi

a. Guru memberikan semangat dan motivasi terhadap siswa.

b. Guru memanggil tim ahli untuk mendapatkan informasi tentang proses daur air dan peristiwa alam yang terjadi di indonesia.

c. Guru memberikan lembar ahli.

d. Tim ahli kembali ke kelompok asal untuk menjelaskan informasi yang dia dapat untuk dijelaskan ke kelompoknya.

e. Siswa mengadakan diskusi. f. Guru mengadakan kuis.

g. Guru memfasilitasi siswa melalui pemberian tugas.

h. Guru memberikan penghargaan kepada kelompok.

Konfirmasi

a. Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa

b. Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman.

3. Penutup (7 menit)

a. Guru bersama siswa menyimpulkan atau membuat rangkuman hasil belajar

b. Guru memberi motivasi terhadap siswa

c. Guru menutup pembelajaran dengan salam dan berdoa.

I. Penilaian

1. Aktivitas siswa dan guru dalam pembelajaran. 2. Tes tertulis.

83

1. Apa yang dimaksud dengan daur air?

2. Daur air terjadi melalui tiga proses, sebutkan! 3. Air dipermukaan Bumi selalu ada dikarenakan ada?

4. Air di laut, sungai, dan danau menguap karena pengaruh panas dari sinar matahari. Proses ini disebut?

5. Uap air naik dan berkumpul di udara. Lama-kelamaan, udara tidak dapat lagi menampung uap air (jenuh). Proses ini disebut?

6. Jika suhunya turun, uap air akan berubah menjadi titik-titik air. Titik-titik air ini membentuk awan. Proses ini disebut?

7. Sebutkan tindakan manusia yang mempengaruhi daur air ! 8. Apa akibat jika daerah resapan air berkurang?

9. Apa yang disebut dengan peristiwa alam? 10.Sebutkan contoh peristiwa alam di Indonesia !

Jawaban :

1. Daur air merupakan sirkulasi (perputaran) air secara terus-menerus dari bumi ke atmosfer dan kembali ke Bumi.

2. evaporasi (penguapan), presipitasi (pengendapan), dan kondensasi (pengembunan).

3. Daur Air.

4. evaporasi (penguapan). 5. presipitasi (pengendapan).

6. Kondensasi (penguapan).

7. Penebangan liar, pembakaran hutan,pembangunan jalan yang

menggunakan aspal atau beton.

8. Cadangan air di Bumi semakin menipis.

9. Semua jenis aktivitas alam / Segala macam bencana alam.

10.Tsunami di Aceh, gempa bumi di Yogyakarta, banjir di Jakarta, luapan lumpur panas, gunung meletus, angin puting beliung dan masih banyak perisiwa alam lainnya

85

Daftar Nilai Hasil Belajar Siswa Siklus I

Mata Pelajaran IPA Materi Daur Air Dan Peristiwa Alam Kelas V MI Tarbiyatul Islamiyah Noborejo

No. Nama Siswa Jenis

Kelamin Nilai Keterangan

1. ANA P 70 Tuntas

2. DER P 20 Tidak Tuntas

3. FNAA L 90 Tuntas

4. FNA P 70 Tuntas

5. JSA P 50 Tidak Tuntas

6. LNI P 30 Tidak Tuntas

7. KOP L 90 Tuntas 8. MFR L 70 Tuntas 9. MKMN L 70 Tuntas 10. MS P 70 Tuntas 11. MCK P 90 Tuntas 12. NAN L 70 Tuntas

13. NAM P 40 Tidak Tuntas

14. PWAN L 70 Tuntas

15. PYA P 90 Tuntas

16. MRI L 90 Tuntas

17. SAP L 40 Tidak Tuntas

18. SS P 80 Tuntas

19. YDL P 50 Tidak Tuntas

20. ABS L 40 Tidak Tuntas

21. NIA P 90 Tuntas

89

Hasil Pengamatan Terhadap Pembelajaran Guru Pada Siklus 1

No Aspek yang dinilai Skala Nilai

A B C D

4 3 2 1

1 Membuat RPP √

2 Menyesuaikan bahan ajar √

3 Memvotivasi siswa √

4 Penerapan Model Pembelajaran ARIAS

dengan Seting Kooperatif Jigsaw

5 Menjelaskan materi √

6 Pengelolaan kelas √

7 Kejelasan suara √

8 Ketepatan waktu √

9 Cara guru membuat kesimpulan √

Keterangan : A = 4 (Baik) B = 3 (Cukup) C = 2 (Sedang) D = 1 (Kurang) Salatiga, 2 Mei 2017 Peneliti Surat Chulhuda NIM. 115 13 052

90 I

No Nama

Siswa

Performan Produk Skor Nilai

Kerjasama Partisipasi 1 2 3 1 2 3 1 2 3 4 1 ANA √ √ √ 7 70 2 DER √ √ √ 4 40 3 FNAA √ √ √ 9 90 4 FNA √ √ √ 7 70 5 JSA √ √ √ 6 60 6 LNI √ √ √ 4 40 7 KOP √ √ √ 9 90 8 MFR √ √ √ 7 70 9 MKMN √ √ √ 7 70 10 MS √ √ √ 7 70 11 MCK √ √ √ 8 80 12 NAN √ √ √ 7 70 13 NAM √ √ √ 4 40 14 PWAN √ √ √ 7 70 15 PYA √ √ √ 9 90 16 MRI √ √ √ 9 90 17 SAP √ √ √ 4 40 18 SS √ √ √ 8 80 19 YDL √ √ √ 6 60 20 ABS √ √ √ 4 40 21 NIA √ √ √ 8 80 Keterangan kerjasama 3 : Bekerjasama 2 : Kadang-kadang 1 : Tidak Keterangan partisipasi 3 : Bagus 2 : Cukup 1 : Kurang Keterangan Produk 4 : Benar semua

3 : Sebagian besar benar 2 : Sebagian kecil benar 1 : Salah semua

Salatiga, 2 Mei 2017 Peneliti

Surat Chulhuda NIM. 115 13 052

91

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SIKLUS II

Sekolah : MI MA’ARIF TARBIYATUL ISLAMIYAH NOBOREJO Mata Pelajaran : IPA

Kelas / Semester : V / II

Alokasi Waktu : 2 x 35 Menit A. Standar Kompetensi

1. Memahami perubahan yang terjadi di alam dan hubungannya dengan penggunaan

sumber daya alam. B. Kompetensi Dasar

1.1 Mendeskripsikan proses daur ulang dan kegiatan manusia yang dapat mempengaruhinya.

1.2 Mengidentifikasi peristiwa alam yang terjadi di Indonesia dan dampaknya bagi makhluk hidup dan lingkungan.

C. Indikator

1. Menyebutkan kegunanaan air bagi manusia.

2. Menyebutkan cara tindakan penghematan air.

3. Menjelaskan dampak peristiwa alam bagi makhluk hidup dan lingkungan.

D. Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari materi ini, diharapkan:

1. Siswa dapat memberi contoh kegunaan air bagi manusia. 2. Siswa dapat memberi contoh tindakan penghematan air.

3. Siswa dapat menjelaskan dampak peristiwa alam bagi makhluk hidup dan lingkungan.

E. Materi Pembelajaran

1. Kegunaan Air Bagi Manusia

Air yang kita gunakan sehari-hari berasal dari sumber air di antaranya adalah sumur tradisional, sumur pompa, dan air PAM yang merupakan sumber air

92 tanaman.

Apa yang kalian rasakan apabila tidak mandi dalam sehari? Kalian tentu akan merasa gerah, badan lengket, dan tubuh menjadi tidak segar. Mandi merupakan aktivitas sehari-hari yang biasa kita lakukan. Pakaian dan alat rumah tangga yang kotor tentunya harus di cuci agar bersih. Untuk mencuci juga diperlukan air. Air juga digunakan oleh ibu untuk memasak dan membersihkan sayuran sebelum dimasak. Sebagian tubuh kita terdiri dari air. Apabila tidak minum air selain kehausan, tubuh kitapun menjadi lemas. Banyak sekali kegunaan air dalam kehidupan. Oleh karena itu, kita perlu menggunakan air dengan sebaik- baiknya. Air yang kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari berasal dari suatu proses yang cukup panjang yang disebut daur air.

2. Tindakan Penghematan Air

Tindakan penghematan air dapat dilakukan dengan cara-cara berikut.

a. Menutup kran setelah menggunakannya. Ingat, jangan sampai air bersih terbuang sia-sia!

b. Memanfaatkan air bekas cucian beras atau sayuran untuk menyiram tanaman. Hal ini dapat dilakukan untuk menghemat penggunaan air bersih.

c. Tidak mencuci kendaraan setiap hari. Membersihkan kendaraan bisa dengan mengelapnya saja.

d. Menggunakan air seperlunya, artinya tidak berlebih-lebihan untuk keperluan apa pun.

3. Dampak Peristiwa Alam

Peristiwa alam, seperti banjir, tsunami, gempa bumi, tanah longsor, dan gunung meletus yang terjadi pada suatu daerah dapat mengakibatkan dampak bagi makhluk hidup baik hewan, tumbuhan, ataupun manusia. Banjir yang terjadi di Jakarta pada awal tahun 2007 mengakibatkan banyak rumah yang tenggelam, kegiatan sehari- hari menjadi tergangu, muncul penyakit diare, dan sebagainya.

Selain berdampak pada manusia manusia, banjir juga mengakibatkan tanaman- tanaman rusak karena tumbang atau terbawa arus banjir yang cukup deras. Padi terancam gagal panen karena sawah terendam air dan lingkungan menjadi kotor karena lumpur dan sampah yang dibawa oleh banjir Hewan-hewan pun harus diungsikan akibat terjadinya banjir. Jadi, peristiwa alam dapat

93 F. Metode / Model Pembelajaran

Ceramah, Tanya Jawab,ARIAS, seting kooperatif Jigsaw , dan Penugasan G. Sumber Belajar

1. Buku IPA Salingtemas 5

2. Buku Ilmu Pengetahuan Alam untuk SD/MI Kelas 5

H. Langkah-langkah Pembelajaran

1. Kegiatan Awal/Pendahuluan (8 menit)

a. Guru memberikan salam kepada para siswa dilanjutkan berdoa untuk memulai

pelajaran.

b. Guru mengabsen kehadiran siswa.

c. Apersepsi dan motivasi : cerita guru tentang hujan dan peristiwa alam. d. Guru menjelaskan tujuan yang ingin dicapai.

e. Guru menyiapkan kelompok.

2. Kegiatan Inti (55 menit) Eksplorasi

a. Informasi tentang kegunaan atau tindakan penghematan air dan dampak peristiwa alam.

b. Mendiskusikan kegunaan atau tindakan penghematan air dan dampak

peristiwa alam.

c. Menceritakan kegunaan atau tindakan penghematan air dan dampak peristiwa

alam dengan kelompok lain.

d. Siswa mengerjakan lembar kerja dengan tekun Elaborasi

a. Guru memberikan semangat dan motivasi supaya lebih percaya diri.

b. Guru memanggil tim ahli untuk mendapatkan informasi tentang kegunaan atau tindakan penghematan air dan dampak peristiwa alam.

c. Guru memberikan pengulangan informasi tentang materi yang belum di pahami oleh tim ahli.

d. Guru memberikan lembar ahli.

e. Tim ahli kembali kekelompok asal untuk menjelaskan informasi yang dia dapat untuk dijelaskan ke kelompoknya.

94 Konfirmasi

a. Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa

b. Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman.

3. Penutup (7 menit)

a. Guru bersama siswa menyimpulkan atau membuat rangkuman hasil belajar

b. Guru memberi motivasi terhadap siswa

c. Guru menutup pembelajaran dengan salam dan berdoa.

I. Penilaian

1. Aktivitas siswa dan guru dalam pembelajaran. 2. Tes tertulis.

Kerjakan soal dibawah ini dengan benar! Soal .

1.Sebutkan kegunaan air bagi manusia !

2. evaporasi (penguapan), presipitasi (pengendapan), dan kondensasi (pengembunan) merupakan siklus dari ?

3. Uap air naik dan berkumpul di udara. Lama-kelamaan, udara tidak dapat lagi menampung uap air (jenuh). Proses ini disebut ?

4. Jika suhunya turun, uap air akan berubah menjadi titik-titik air. Titik-titik air ini membentuk awan. Proses ini disebut?

5. Sebutkan sumber air buatan !

6. Sebutkan tindakan manusia yang mempengaruhi daur air ! 7. Sebutkan cara tindakan dalam penghematan air !

8. Semua jenis aktivitas alam / Segala macam bencana alam merupakan pengertian dari?

9. Sebutkan dampak peristiwa alam !

10.Peristiwa alam dapat mengakibatkan dampak bagi? Jawaban :

96

Daftar Nilai Hasil Belajar Siswa Siklus II

Mata Pelajaran IPA Materi Daur Air Dan Peristiwa Alam Kelas V MI Tarbiyatul Islamiyah Noborejo

No. Nama Siswa Jenis

Kelamin Nilai Keterangan

1. ANA P 90 Tuntas

2. DER P 60 Tidak Tuntas

3. FNAA L 100 Tuntas 4. FNA P 80 Tuntas 5. JSA P 80 Tuntas 6. LNI P 80 Tuntas 7. KOP L 100 Tuntas 8. MFR L 80 Tuntas 9. MKMN L 90 Tuntas 10. MS P 100 Tuntas 11. MCK P 100 Tuntas 12. NAN L 70 Tuntas 13. NAM P 70 Tuntas 14. PWAN L 80 Tuntas 15. PYA P 100 Tuntas 16. MRI L 90 Tuntas 17. SAP L 70 Tuntas 18. SS P 80 Tuntas 19. YDL P 70 Tuntas

20. ABS L 50 Tidak Tuntas

21. NIA P 100 Tuntas

100

No Aspek yang dinilai Skala Nilai

A B C D

4 3 2 1

1 Membuat RPP √

2 Menyesuaikan bahan ajar √

3 Memvotivasi siswa √

4 Penerapan Model Pembelajaran ARIAS

dengan Seting Kooperatif Jigsaw

5 Menjelaskan materi √

6 Pengelolaan kelas √

7 Kejelasan suara √

8 Ketepatan waktu √

9 Cara guru membuat kesimpulan √

Keterangan : A = 4 (Baik) B = 3 (Cukup) C = 2 (Sedang) D = 1 (Kurang) Salatiga, 4 Mei 2017 Peneliti Surat Chulhuda NIM. 115 13 052

101

No Nama

Siswa

Performan Produk Skor Nilai

Kerjasama Partisipasi 1 2 3 1 2 3 1 2 3 4 1 ANA √ √ √ 8 80 2 DER √ √ √ 6 60 3 FNAA √ √ √ 10 100 4 FNA √ √ √ 7 70 5 JSA √ √ √ 7 70

Dokumen terkait