BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Pembahasan
Dari pembahasan diatas terlihat bahwa semua variabel bebas ada berpengaruh
terhadap variabel terikat. Agar lebih mengetahui lebih lanjut berikut ini rincian
hasil analisis dan pengujian tersebut.
1. Pengaruh Pelatihan (X1) Terhadap Kinerja Karyawan (Y)
Pelatihan merupakan serangkaian kegiatan yang merubah perilaku
karyawan untuk belajar dan mengembangkan dirinya dalam melaksanakan
tugas-tugas yang diberikan, sehingga mereka dapat bekerja sesuai dengan peraturan dan
kondisi yang ada, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kinerja karyawan.
Intinya pelatihan yang dilakukan perusahaan akan sangat berpengaruh terhadap
kinerja karyawan, karena salah satu faktor meningkatkan kinerja karyawan
didasari pada tingkat pengetahuan, kemampuan dan kreatifitas karyawan dalam
menyelesaikan pekerjaan yang diberikan perusahaan kepadanya. Rivai (2014, hal.
163) mengungkapkan bahwa “pelatihan didefinisikan sebagai suatu kegiatan
untuk meningkatkan kinerja saat ini dan kinerja dimasa mendatang.
Berdasarkan hasil temuan penelitian ini mengenai pengaruh pelatihan
terhadap kinerja yang menyatakan bahwa t hitung > t tabel yaitu 2,694 > 1,993
dan t hitung berada dipenolakan H0 dan Ha diterima. Hal ini menyatakan bahwa
pelatihan ada pengaruh terhadap kinerja karyawan pada Kantor Walikota Medan
Bagian Umum Setda Kota Medan.
Hal ini didukung oleh peneliti terdahulu oleh Widhaya Ningrum dkk
(2013) yang menemukan bahwa ada pengaruh positif antara pelatihan terhadap
kinerja karyawan. Maka dari itu jika setiap perusahaan banyak melakukan
semakin meningkat dan bertambahnya wawasan karyawan terhadap kinerja
karyawan.
2. Pengaruh Pengawasan (X2) Terhadap Kinerja Karyawan (Y)
Berdasarkan hasil temuan penelitian ini mengenai pengaruh pelatihan
terhadap kinerja yang menyatakan bahwa t hitung 4, 510 > t tabel 1,993 dan t
hitung berada dipenolakan H0 sehingga Ha diterima.
Hal ini menyatakan bahwa pengawasan ada pengaruh terhadap kinerja
karyawan pada Kantor Walikota Medan Bagian Umum Setda Kota Medan.
Hal ini disebabkan pengawasan adalah proses untuk menjamin bahwa
tujuan-tujuan organisasi dan menejemen tercapai. Ini berkenan dengan cara-cara
membuat kegiatan-kegiatan sesuai yang direncanakan.
Hal ini didukung oleh peneliti terdahulu oleh Suseno (2013)
menyimpulkan bahwa pengawasan berpengaruh signifikan terhadap kinerja
karyawan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pengawasan sangat
berpengaruh terhadap kinerja karyawan.
3. Pengaruh Pelatihan (X1) dan Pengawasan (X2) Terhadap Kinerja Karyawan (Y)
Berdasarkan hasil temuan penelitian ini mengenai pengaruh pelatihan dan
pengawasan terhadap kinerja karyawan yang menyatakan f hitung 14,003 ≥ f
tabel 3,122 dan f hitung berada di penolakan hipotesis nol (H0) sehingga Ha
diterima. Hal ini menyatakan bahwa pelatihan dan pengawasan ada pengaruh
terhadap kinerja karyawan pada Kantor Walikota Medan Bagian Umum Setda
Hal ini didukung oleh peneliti terdahulu Rivai (2009) menyimpulkan
bahwa pelatihan dan pengawasan berpengaruh terhadad kinerja karyawan.
Dengan demikian pelatihan dan pengawasan adalah modal utama pada suatu
organisasi untuk meraih keberhasilan dan kesuksesan dalam mencapai tujuan
perusahaan karena sumber daya manusia yang ada diingikan oleh suatu organisasi
adalah sumber daya yang berkualitas dan sumber daya berkuantitas akan
65
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan oleh penulis
mengenai pengaruh pelatihan dan pengawasan terhadap kinerja karyawan di
Kantor Walikota Medan Bagian Umum Setda Kota Medan, maka dapat ditarik
kesimpulan sebagai berikut :
1. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Kantor Walikota Medan Bagian
Umum Setda Kota Medan, secara parsial pelatihan berpengaruh terhadap
kinerja karyawan dan pengawasan berpengaruh terhadap kinerja karyawan
2. Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada Kantor Walikota Medan Bagian
Umum Setda Kota Medan, maka dapat disimpulkan secara simultan pelatihan
dan pengawasan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Dan
kemampuan pelatihan dan pengawasan dalam menjelaskan kinerja karyawan
adalah sebesar 76,72 % sedangkan sisanya sebesar 23,28% dipengaruhi oleh
B. Saran
Berdasarkan kesimpulan diatas, maka penulis membuat saran-saran
sebagai berikut :
1. Dalam meningkatkan kinerja karyawan, hendaknya pimpinan memberikan
pelatihan terhadap bawahannya baik berupa pelatihan yang bersifat diluar dan
didalam perusahaan untuk meningkatkan kinerja agar tercapainya suatu
tujuan yang ingin dicapai suatu perusahaan.
2. Kantor Walikota Medan Bagian Umum Setda Kota Medan harus mampu
memberikan pengawasan yang lebih baik terhadap bawahannya agar kinerja
karyawan meningkat dan tercapainya hasil yang memuaskan.
3. Lebih khususnya untuk perusahaan sekiranya hasil penelitian dijadikan
sebagai bahan pertimbangan untuk meningkatkan kinerja karyawan. Hasil ini
menunjukkan nilai positif bahwa yang mana pelatihan dan pengawasan harus
Rivai, V, 2009. Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Perusahaan Edisi kedua Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada
Rivai, Veithzal, 2010.Manajeman Sumber Daya Manusia untuk Perusahaan Jakarta: Rajawali Pers.
Sedarmayanti (2009). Manajeman Sumber Daya Manusia , Bandung: PT Refika Aditama.
Sunyoto, Danang, 2012, Manajemen Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: PT. Buku Seru
Sedarmayanti (2009), Sumber Daya Manusia dan Produktivitas Kerja Bandung: CV Mandar Maju
Sutrisno, E (2012). Manajemen Sumber Daya Manusia Surabaya: Gramedia
Sedarmayanti, 2010, Manajemen Sumber Daya Manusia, Reformasi Birokrasi, dan Manajemen Pegawai Negeri
Sipil, Cetakan Keempat, PT, Refika Aditama, Bandung
Rivai, Veithzal dan Ela Jauvani Segala, 2010. Manajemen Sumber Daya Manusia Untuk perusahaan : Dari Teori ke Praktik Jakarta : Raja Grafindo
Persada
Veitzal, Rivai, 2008, Manajeman Sumber Daya Manusia untuk perusahaan PT. Raja Grafindo Persada: Jakarta
Rivai, 2013. Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Perusahaan, Rajawali Pers.
Edy Sutrisno, 2009. Manajemen Sumber Daya Manusia, Jakarta, Kencama Pernada Media Grub.
Sedarmayanti, Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung.
Widhayu Ningrum dkk (2013). “Pengaruh Pendidikan dan Pelatihan terhadap kinerja
Karyawan”. Jurnal Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya Malang. Vol 6 No. 2, Desember 2013.
Bandung”. Jurnal Ekonomi Bisnis, Mei 2014.
Juliandi, dkk (2015). Metedelogi Penelitian Bisnis Medan : UMSU Press
Lailatul Arifiyah dan Hadi Sunaryo. “Pengaruh Pelatihan Kerja, Disiplin Kerja Dan Pengawasan Kerja Terhadap Kinerja Karyuawan”. Jurnal Riset Manajemen Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi Unisma.
Nama : Tengku Rini Izzati
Tempat / Tanggal Lahir : Bagan Dalam, 13 Januari 1996
Jenis Kelamin : Perempuan
Agama : Islam
Kebangsaan : Indonesia
Alamat Rumah :Jalan Utama Dusun V Desa Suka Jaya Kec. Tanjung Tiram Kab. Batubara
Anak ke : 2 dari 4 bersaudara
Nama Orang Tua
Nama Ayah : Tengku Ali Akbar
Nama Ibu : Khairiah
Pendidikan Formal
1. SD Negeri 010165 Tanjung Tiram, 2002-2007 2. SMP Negeri 1 Tanjung Tiram, 2008-2010 3. SMA Negeri 1 Tanjung Tiram, 2011-2014
4. Terdaftar sebagai Mahasiswa Manajemen Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, 2014-2018
Demikian daftar riwayat hidup ini saya perbuat dengan sebenarnya.
Medan, Maret 2018
Penulis,