• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Pembahasan

Pengaruh CSR lingkungan Terhadap Nilai Perusahaan

Pada pembahasan ini merupakan mengenai hasil temuan penelitian ini terhadap keseuaian teori, pendapat, maupun penelitian terdahulu yang telah dikemukakan sebelumnya serta pola perilaku yang harus dilakukan untuk mengatasi hal tersebut.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruh CSR lingkungan terhadap nilai perusahaan (Tobins’Q) adalah positif dan tidak signifikan. Berikut adalah persamaan matematis yang terbentuk berdasarkan hasil perhitungan dengan bantuan SPSS :

Berdasarkan tabel uji-t, t hitung sebesar 0,009 < t tabel 1,671 ini artinya CSR Lingkungan tidak berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan dan nilai probabilitas signifikansi sebesar 0,993 menunjukkan nilai yang lebih besar dibandingkan dengan nilai pada tingkat signifikansi yang telah ditentukan sebelumnya, yaitu 0,05 (0,993 > 0,05). Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa CSR lingkungan tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan (Tobins’Q). Berdasarkan uraian tersebut maka hipotesis dalam penelitian ini ditolak.

Hasil penelitian ini sama dengan hasil yang dilakukan oleh Ayu (2015) dan Bayu (2016). Hasil penelitian ini berbeda dengan penelitian

47

yang dilakukan oleh Isna (2017), Kusmadilaga (2010) yang menyatakan bahwa CSR lingkungan berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Hasil penetilian tersebut menyimpulkan bahwa CSR lingkungan tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan CSR lingkungan dan pengungkapannya pada perusahaan pertambangan selama periode 2015-2017 tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan.

Tidak semua aktivitas operasi perusahaan bersinggungan langsung dengan lingkungan hidup, sehingga diantara perusahaan-perusahaan tersebut merasa tidak bertanggungjawab atas kerusakan serta upaya pelestarian lingkungan hidup. Bagi Investor, perusahaan dengan kinerja lingkungan yang baik belum menjamin suatu perusahaan dapat memberikan keuntungan bagi para investor.

Banyak perusahaan pertambangan yang merasa tidak bertanggungjawab atas kerusakan lingkungan hidup akan cenderung sedikit melakukan penerapan CSR lingkungan serta mengungkapannya dari 42 perusahaan hanya 20 perusahaan yang mengungkapkan CSR lingkungan namun dalam hal pengungkapannya masih banyak perusahaan yang tidak konsisten dalam pengungkapannya dan dari banyaknya indikator CSR lingkungan hanya sedikit yang diungkapkan perusahaan padahal ini suda diatur dalam Undang – Undang Nomor 40 Tahun 2007 yang mengatur tentang kewajiban tanggungjawab terhadap lingkungan dan jika tidak dilaksanakan maka akan dikenai sanksi.

Perusahaan belum memiliki komitmen yang sungguh-sungguh untuk mengubah kegiatan operasionalnya menjadi lebih ramah lingkungan. Sebagian besar perusahaan hanya berfokus pada faktor keuangan. Perusahaan kurang peduli terhadap faktor lingkungan dan sosial, terbukti dengan pengungkapan yang dilakukan perusahaan masih jauh dari standar yang telah ditetapkan. Dan juga dibuktikan dengan tidak konsistennya perusahaan dalam setiap periode untuk mengungkapkan tanggungjawab sosial perusahaannya kepada masyarakat dan pemangku kepentingan.

CSR Lingkungan tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan dikarenakan nilai perusahaan diukur bukan hanya dengan melihat CSR lingkungan saja namun nilai perusahaan yang diukur dengan menggunakan Tobins’Q dilihat dari semua unsur hutang dan modal saham perusahaan, tidak hanya saham biasa saja dan tidak hanya ekuitas perusahaan yang dimasukkan namun seluruh aset perusahaan. Inilah faktor-faktor yang sangat mempengaruhi besar dan kecilnya nilai perusahaan.

semakin besar nilai Tobin’s Q menunjukkan bahwa perusahaan memiliki prospek pertumbuhan yang baik. Hal ini dapat terjadi karena semakin besar nilai pasar aset perusahaan dibandingkan dengan nilai buku aset perusahaan maka semakin besar kerelaan investor untuk mengeluarkan pengorbanan yang lebih untuk memiliki perusahaan tersebut.

49 BAB V

KEIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

Setelah menganalisa data dan mendapatkan hasil penelitian serta diuraikan dalam pembahasan ini adalah sebagai berikut :

1. Tidak ada pengaruh CSR lingkungan terhadap nilai perusahaan (perusahaan pertambangan yang terdaftar di BEI, dimana hal ini ditunjukkan berdasarkan tabel IV-3, diperoleh nilai sig = 0,993 , berarti Sig < dari kriteria signifikan (0,05). Dengan demikian model persamaan regresi berdasarkan data penelitian adalah signifikan atau model regresi berdasarkan data penelitian adalah signifikan atau model persamaan regresi memenuhi kriteria, maka variabel CSR lingkungan memiliki pengaruh yang nyata signifikan terhadap variabel nilai perusahaan.

2. Besarnya persentase pengaruh CSR lingkungan (X) terhadap variabel nilai perusahaan (Y) diketahui dengan melakukan uji determinasi yang diketahui bahwa tidak ada pengaruh CSR lingkungan terhadap variabel nilai perusahaan sebesar 0,000 (0%) Sedangkan sisanya 100% dijelaskan dengan faktor atau variabel lain yang tidak diketahui dan tidak termasuk dalam analisis regresi ini.

B. Saran

Berdasarkan keterbatasan dan hasil penelitian ini, maka peneliti memberikan saran-saran sebagai berikut :

1. Bagi perusahaan dalam mengungkapkan CSR lingkungan pada perusahaan pertambangan seharusnya lebih banyak mengungkapkan CSR lingkungannya dan dijelaskan secara rinci sesuai dengan pedoman laporan Global Reporting Intiative.

2. Bagi investor dalam melakukan investasi dan pertimbangan tidak hanya untuk keuntungan jangka pendek, namun juga untuk kelangsungan serta eksistensi investasi dan membuang anggapan bahwa CSR lingkungan hanya akan membebani kinerja keuangan perusahaan.

3. Bagi masyarakat agar lebih mengapresiasi perusahaan yang melakukan serta mengungkapkan tanggung jawab sosialnya lingkungannya dengan cara mengkonsumsi produk buatannya, untuk kelangsungan serta eksistensi perusahaan yang sudah mau melakukan tanggung jawab sosial.

4. Bagi peneliti berikutnya, penelitian selanjutnya agar menambah jumlah sampel dan tahun pengamatan yang lebih lama serta menggunakan penerapan Good Corporate Governance (GCG) dan Corporate Social Responsibility (CSR) ekonomi dan sosial pada penelitian yang diharapkan agar hasil dapat diperoleh dapat lebih baik. Selain itu juga pengukuran indeks CSR lingkungan harus terus menerus mengikuti perkembangan yang ada dan disesuaikan dengan keadaan

51

dilingkungannya dan di indonesia pada umumnya, serta memberikan bobot yang berbeda pada setiap item pengungkapan dalam mengukur indeks CSR lingkungan.

Anggraini, Fr.Reni Retno, 2006. “Pengungkapan Informasi Sosial dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pengungkapan Informasi Sosial dalam Laporan Keuangan Tahunan (Studi Empiris pada Perusahaan-Perusahaan yang terdaftar Bursa Efek Jakarta)”, Simposium Nasional Akuntansi IX, Padang.

Berthelot, S., Cormier, D., dan Magnan, M. 2003. Environmental Disclosure Research: Review and Synthesis. Journal of Accounting Literature.

Ghoul, Sadok El, Omrane Guedhami, Chuck C. Y. Kwok and Dev R. Mishra. 2011. Does Corporate Social Responsibility affect the cost of capital?. Journal of Banking & Finance, 35 (9), pp: 2388-2406.

Handriyani, A. N., & Andayani. (2013). Pengaruh Corporate Social Responsibility Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Profitabilitas Sebagai Variabel Moderating. Jurnal Ilmu Dan Riset Akuntansi, 2(5).

Isna Ardila (2017),“Pengaruh Profitabilitas dan kinerja lingkungan terhadap Nilai Perusahaan”, Jurnal Riset Finansial Bisnis 1 (1), 21-29.

Jensen, M.C, and William H.M. (1976). Theory of The Firm: Managerial Behavior, Agency Costs and Ownership Structure. Journal of Financial Economics, 3, 305-360.

Kusumadilaga, Rimba. 2010. Pengaruh Corporate Social Responsibility Terhadap Nilai Perusahaan dengan Profitabilitas sebagai Variabel Moderating. Skripsi. Universitas Diponegoro, Semarang.

Kuntari, Y. dan A. Sulistyani, 2007. Pengaruh Karakteristik Perusahaan Terhadap Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial dalam Laporan Tahunan Perusahaan Indeks Letter Quality (LQ 45) Tahun 2005. ASET. Volume 9 Nomor 2. Agustus : 494-515.

Nurlela, Rika dan Ishlahuddin. 2008. “Pengaruh Corporate Social Responsibility Terhadap Nilai Perusahaan dengan Prosentase Kepemilikan Manajemen sebagai Variabel Moderating”. Makalah disampaikan dalam Simposium Nasional Akuntansi XI, Pontianak.

Plumlee, M., Brown Darrell, Marshall R. Scott. 2010. Voluntary Environmental Disclosure Quality and Firm Value: Further Evidence. Social Science Research Network Working Paper

Purwanto, Agus. 2011. Pengaruh Tipe Industri, Ukuran Perusahaan, Profitabilitas, Terhadap Corporate Social Responsibility. Jurnal Akuntansi & Auditing, 8(1), November 2011, h: 1-94.

Putri, H.C.M dan S. Raharja(2013),“Pengaruh Corporate Social Responsibility terhadap Nilai Perusahaan dengan Kepemilikan Manajerial sebagai Variabel Moderating”,Diponegoro Journal of Accounting 2 (3), 1-5.

Qorrina, Alfien., 2010. Pengaruh Peringkat Kinerja Lingkungan Perusahaan dan Pengungkapan Informasi Lingkungan terhadap Kinerja Ekonomi Perusahaan.Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada Retno, Reni Dyah Dan Priantinah, 2012. Pengaruh Good Corporate Governance

dan Pengungkapan Corporate Social Responsibility Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Empiris Pada Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2007- 2010). Jurnal Nominal. Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta.

Rahayu, Sri. 2010. Pengaruh Kinerja Keuangan terhadap Nilai Perusahaan dengan Pengungkapan Corporate Social Responsibility dan Good Corporate Governance sebagau Variabel Pemoderasi. Skripsi. Tidak diterbitkan : UNDIP Fakultas Ekonomi.

Rosiana, G. A. M. E., Gede Juliarsa, dan Maria M. R. S. 2013. Perngaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility Terhadap Nilai Perusahaan dengan Profitabilitas sebagai Variabel Moderasi. E-jurnal Akuntansi Universitas Udayana 5.3 (2013): 723-738.

Rustiarini, Ni Wayan. 2009. “Pengaruh Struktur Kepemilikan Saham Pada Pengungkapan Corporate Social Responsibility”. Jurnal Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Mahasaraswati Denpasar, Bali.

Setianingrum, Wahyuning Ambar. 2015. Pengaruh Corporate Social Responsibility terhadap Nilai Perusahaan dengan Profitabilitas sebagai Variabel Moderasi. Skripsi. Universitas Negeri Semarang.

Waryanti. (2009). Pengaruh Karakteristik Perusahaan terhadap Pengungkapan Sosial pada Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Indonesia. Jurnal. Semarang : Fakultas Ekonomi : UNDIP.

www.idx.com

https://geotimes.co.id/opini/program-csr-terhadap-lingkungan-hidup/ diakses tanggal 2 Januari 2018

Indikator CSR Lingkungan KATEGORI LINGKUNGAN

-Bahan EN1 Bahan yang digunakan berdasarkan berat atau volume

EN2 Persentase bahan yang digunakan yang merupakan bahan input daur ulang

-Energi EN3 Konsumsi energi dalam organisasi EN4 Konsumsi energi diluar organisasi EN5 Intensitas Energi

EN6 Pengurangan konsumsi energi -Air EN7 Konsumsi energi diluar organisasi

EN8 Total pengambilan air berdasarkan sumber

EN9 Sumber air yang secara signifikan dipengaruhi oleh pengambilan air

EN 10 Persentase dan total volume air yang didaur ulang dan digunakan kembali

-Keanekaragaman Hayati

EN11 Lokasi-lokasi operasional yang dimiliki, disewa, dikelola didalam, atau yang berdekatan dengan kawasan lindung dan kawasan dengan nilai keanekaragaman hayati tinggi diluar

EN12 Uraian dampak signifikan kegiatan, produk, dan jasa terhadap keanekaragaman hayati di kawasan lindung dan kawasan dengan nilai keanekaragaman hayati tinggi diluar kawasan lindung

EN13 Habitat yang dilindungi dan dipulihkan

EN14 Jumlah total spesies dalan iucn red list dan spesies dalam daftar spesies yang dilindungi nasional dengan habitat ditempat yang dipengaruhi operasional, berdasarkan tingkat risiko kepuasan

-Emisi EN15 Emisi gas rumah kaca (GRK) langsung (cakupan 1) EN16 Emisi gas rumah kaca (GRK) energi tidak langsung

(cakupan 2)

EN17 Emisi gas rumah kaca (GRK) tidak langsung lainnya (cakupan 3)

EN18 Intensitas emisi gas rumah kaca (GRK) EN19 Pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) EN20 Emisi bahan perusak ozon (BPO)

EN21 NOX,SOX, dan emisi udara signifikan lainnya EN22 Total air yang dibuang berdasarkan kualitas dan

tujuan

EN23 Bobot total limbah berdasarkan jenis dan metode pembuangan

EN24 Jumlah dan volume total tambahan signifikan

EN25 Bobot limbah yang dianggap berbahaya menurut ketentuan konvensi basel 2 lampiran I, II, III, dan VIII yang diangkut, diimpor, diekspor, atau diolah,dan presentase limbah yang diangkut untuk pengiriman internasional

EN26 Identitas, ukuran, status lindung, dan nilai keanekaragaman hayati dari badan air dan habitat terkait yang secara signifikan terkait dampak dari pembuangan dan air limpasan dari organisasi

-Produk dan Jasa EN27 Tingkat mitigasi dampak terhadap lingkungan produk dan jasa

EN28 Persentase produk yang terjual dan kemasannya yang direklamasi menurut kategori

-Kepatuhan EN29 Nilai moneter denda signifikan dan jumlah total sanksi non-moneter atas ketidakpastian terhadap UU dan peraturan lingkungan

-Transportasi EN30 Dampak lingkungan signifikan dan pengangkutan produk dan barang lain serta bahan untuk operasional organisasi dan pengangkutan tenaga kerja

-Lain-lain EN31 Total pengeluaran dan investasi perlindungan-perlindungan lingkungan berdasarkan jenis

-asesmen

pemasok atas lingkungan

EN32 Persentase penapisan pemasok baru menggunakan kriteria lingkungan

EN33 Dampak lingkungan negatif signifikan aktual dan potensial dalam rantai pasokan dan tindakan yang diambil

-Mekanisme pengaduan masalah lingkungan

EN34 Jumlah pengeluaran tentang dampak lingkungan yang diajukan, ditangani, dan diselesaikan melalui mekanisme pengaduan resmi

Waktu Penelitian 2018 Tabel III.1 Waktu Penelitian Jadwal Kegiatan

Nopember Desember Januari Februari Maret 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 Pengajuan Judul Penyusunan Proposal Bimbingan Proposal Seminar Proposal Pengolahan Data Analisis Data Bimbingan Skripsi Sidang Meja Hijau

Perusahaan Pertambangan yang terdaftar di BEI tahun 2018

No Kode saham Emiten

1. ANTM Aneka Tambang Tbk 2. ARII Atlas Resources Tbk 3. FIRE Alfa Energi Invstama Tbk 4. MDKA Merdeka Copper Tbk 5. MYOH Samindo Resources Tbk 6. PTRO Petrosea Tbk

7. ADRO Adaro Positive Energy 8. BORN Borneo lumbung Tbk 9. BYAN Bayan Resources Tbk 10. DEWA Darmahenwa Tbk

11. DOID Delda Dunia Makmur Tbk 12. DSSA Dian Swastatika Sentosa Tbk 13. GEMS Golden Energi Tbk

14. HRUM Harum Energy Tbk 15. ITMG Indo Tambang Raya Tbk 16. PTBA Bukit Asam

17. TINS Timah Tbk 18. TOBA Toba Bara 19. APEX Apexindo

20. ARTI Ratu Piabu Energi 21. ATPK Bara Jaya Internasional

22. BOSS Borneo Tbk

23. BSSR Bara Multii Sukses Sarana 24. BUMI Bumi Resources

25. CITA Citra Mineral Investindo 26. CKRA Cakra Mineral

27. CTTH Citatah

28. DKFT Central Omega Resources 29. ELSA Elnusa

30. GTBO Garda Tujuh Buana 31. INCO Vale Indonesia

32. KKGI Resource Alam Indonesia 33. MBAP Mitrabara Adi Perdana 34. MEDC Medco Energi

35. MITI Mitra Investindo 36. PKPK Perdana Karya

37. PSAB J Resources Asia Pasifik 38. RUIS Radiant Utama

39. SMMT Golden Eagle

40. SMRU SMR Utama

41. ZINC Kapuas Prima Coal

42. BIPI Benakat Petroleum Energy Sumber data dari www.idx.co.id

Dokumen terkait