BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Pembahasan
4. Menentukan harga t Tabel
Untuk mencari tTabel peneliti menggunakan tabel distribusi t dengan taraf signifikan α = 0,05 dan d.k = N – 1 = 23 - 1 = 22 maka diperoleh t0,05=1,71 (Lampiran).
Setelah diperoleh tHitung= 7,456 dan t tabel = 1,71. Maka diperoleh tHitung>t
tabel atau 7,456 > 1,71, sehingga dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Ini berarti bahwa ada Pengaruh Penggunaan Model Explicit Instruction Terhadap Hasil Belajar Bahasa Indonesia konsep denah pada Siswa Kelas IV SD Inpres Bertingkat Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa.
B. Pembahasan Hasil Penelitian
Pada bagian ini akan diuraikan hasil yang ditemukan dalam penelitian.
Hasil yang dimaksud yaitu kesimpulan yang diambil berdasarkan data yang terkumpul dan analisis data yang telah dilakukan.
Secara kaffah model di maknakan sebagai suatu objek atau konsep yang digunakan untuk mempresentasikan suatu hal. sesuatu yang nyata dan di konversi untuk suatu bentuk yang lebih konverensif.
Menurut Soekanto, dkk. (Al-tabany, 2015:24) maksud dari model pembelajaran, yaitu: “kerangka konseptual yang melukiskan prosedur yang
belajar tertentu, dan berfungsi sebagai pedoman bagi para perancang pembelajaran dan para pengajar dalam merencanakan aktivitas belajar mengajar.
Model Explicit Instruction dalam pembelajaran dapat menjadi cara yang efektif untuk mengajarkan informasi dan pengetahuan faktual yang sangat terstruktur. Menurut Rosenshine & Steven (1986:3) Explicit Instruction merupakan pembelajaran langsung yang khusus dirancang untuk mengembangkan belajar siswa tentang pengetahuan prosedur dan pengetahuan deklaratif yang dapat diajarkan dengan pola selangkah demi selangkah.
Berdarakan hasil pre-test, nilai rata-rata hasil belajar siswa 59,84 pada tahap pre-test dengan menggunakan instrumen tes dikategorikan rendah 52,17%, sedang 26,08% dan tinggi 21,73%. Melihat dari hasil presentase yang ada dapat dikatakan bahwa tingkat kemampuan siswa dalam keterampilan berbicara pada mata pelajaran Bahasa Indonesia sebelum menggunakan Model Explicit Instruction masih tergolong rendah (rendah).
Selanjutnya nilai rata-rata hasil post-test adalah 69,47. Jadi hasil belajar Bahasa Indonesia dalam hal keterampilan berbicara setelah diterapkan model pembelajaran Explicit Instruction mempunyai hasil belajar yang lebih baik dibanding dengan sebelum penerapan model pembelajaran Explicit Instruction.
Selain itu persentasi kategori hasil belajar Bahasa Indonesia murid juga meningkat yakni rendah sebanyak 4,34%, sedang 21,73%, tinggi 73,91%.
Berdasarkan hasil analisis statistik inferensial dengan menggunakan rumus uji t, dapat diketahui bahwa nilai thitung sebesar 7,456. Dengan frekuensi (dk) sebesar 23 - 1 = 22, pada taraf signifikansi diperoleh ttabel = 1,71. Oleh karena
hipotesis alternative (Ha) diterima yang berarti bahwa penerapan model Explict Instruction mempengaruhi hasil belajar Bahasa Indonesia pada materi konsep denah.
Berdasarkan kriteria ketuntasan minimal (KKM) yang ditentukan oleh SD Inpres Bertingkat kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa, yaitu siswa dikatakan tuntas belajarnya jika hasil belajarnya telah mencapai skor > 70. Dalam pembelajaran dengan menggunakan Model Explicit Instruction siswa yang mencapai ketuntasan sebanyak 17 siswa. Dapat disimpulkan bahwa hasil belajar Bahasa Indonesia pada siswa SD Inpres Bertingkat Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa dalam pembelajaran yang menerapkan materi konsep sudah memenuhi kriteria ketuntasan hasil belajar.
Berdasarkan hasil observasi terdapat perubahan pada siswa dimana pada awal kegiatan ada beberapa siswa yang melakukan kegiatan lain dan bersifat acuh selama pembelajaran berlangsung. Hal ini dapat dilihat pada pertemuan pertama siswa yang tidak memperhatikan sebanyak sebanyak 15 orang. Sedangkan pada pertemuan kedua hanya 10 orang siswa yang melakukan kegiatan lain dan tidak memperhatikan pada saat pembelajaran berlangsung. Pada awal pertemuan hanya sedikit siswa yang aktif pada saat pembelajaran berlangsung, tapi sejalan dengan pembelajaran menggunakan Model Explicit Instuction siswa maulai aktif pada setiap pertemuan.
Berdasarkan observasi banyaknya siswa yang mulai aktif menanggapi dan menjawab berbagai pertanyaan yang dilontarkan guru serta mampu menjawab pertanyaan dari siswa lain sehingga siswa lain ikut termotivasi untuk mengikuti
lagi keluar masuk pada saat pembelajaran berlangsung.
64 A. Simpulan
Berdasarkan pengujian hipotesis dan pembahasan hasil penelitian pada bab sebelumnya, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa penggunaan Model Explicit Instruction dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dengan materi Konsep denah berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas IV SD Inpres Bertingkat Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa .
Keadaan ini dapat dilihat dari hasil tes yang menunjukkan bahwa posttest yang diberi perlakuan melalui Model Explicit Instruction mendapatkan nilai rata-rata lebih tinggi yaitu 69,47 dibandingkan dengan pretest yang tidak menerima perlakuan pembelajaran media yaitu 59,80.
Berdasarkan uji t baik taraf signifikan diperoleh thitung, 7,45 dan ttabel =1,71.
Karena thitung > ttabel maka ada pengaruh terhadap hasil belajar yang diberi perlakuan dengan Menggunakan model Explicit Instruction. Maka berdasarkan pengujian tersebut penggunaan Model Explicit Instruction berpengaruh jika diterapkan pada proses pembelajaran Bahasa Indoensia dengan materi konsep denah pada murid kelas IV SD Inpres Bertingkat Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa.
B. Saran
Berdasarkan temuan yang berkaitan dengan Pengaruh Penggunaan Model Explicit Instruction Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Konsep Denah Murid Kelas IV SD Inpres Bertingkat Kecamatan
pendidik khsususnya guru yang berada di SD Inpres Bertingkat Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa disarankan menggunakan Model pembelajaran Explicit Instruction untuk meningkatkan keaktifan serta semangat siswa dalam belajar.
Kepada Peneliti, diharapkan mampu mengembangkan model pembelajaran Explicit Instruction ini dengan menerapkan pada materi lain untuk mengetahui apakah pada materi lain cocok dengan model pembelajaran ini demi tercapainya tujuan yang diharapakan. Kepada peneliti lain, diharapkan agar dapat mengembangkan dan memperkuat model ini serta memperkuat hasil penelitian ini dengan cara mengkaji terlebih dahulu sehingga mampu mengadakan penelitian yang lebih sukses.
66
Arikunto, Suharsini. 2007. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Prakter.
Jakarta: Rineka Cipta.
Armayani. 2015. Pengaruh Media Blok Dienes Pada Penjumlahan Mata Pelajaran Matematika Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas I Sd Negeri 321Ara Kecamatan Bontobahari Kabupaten Bulukumba
Emzir. 2014. Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: PT.Rajagrafindo Persad
Kurt, S. 1987. Membina Hasrat Belajar di Sekoluh. Bandung: Remaja Karya CV Bandung.
Pande, W. A. 2014. Penerapan Model Pembelajaran Explicit Instruction Berbantuan Media Kongkrit Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas VI SDN 17 Dangin Puri Kota Denpasar, (Online), Vol 2, No. 1 (http://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPGSD/article/view/3744,
diakses 10 Februari 2017).
Rahayu. 2016. Pengaruh Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD (Student Team Achievement Division) Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) Siswa SDN 199 Arasoe Kecamatan Cina Kabupaten Bone
Rahmah. 2015. Pengaruh Penerapan Metode Pembelajaran Brainstorming terhadap Peningkatan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas V SD Swasta Semen Tonasa II Kabupaten Pangkep.
Skripsi Tidak diterbitkan. Makassar: Unismuh Makassar.
Rusman. 2010. Model-Model Pembealajaran; Mengembangkan Profesionalisme Guru. Jakarta: Rajawali Pers.
Sahabuddin. 2007. Mengajar dan Belajar. Makassar: Universitas Negeri Makassar.
Sri, N. P. 2015. Penerapan Model Pembelajaran Explicit Instruction Pada Mata Pelajaran IPA di Kelas IV SD 01 Suwawa Kecamatan Suwawa Kabupaten Bone Bolango, (Online), Jilid 1, No. 1 (http://eprints.ung.ac.id/10041/, diakses 10 Februari 2017).
Suhaeda. 2015. Pengaruh Penerapan Model Pembealajaran Kuantum Learning terhadap Hasil Belajar Membaca Siswa dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas IV SD Inpres Paccinongang Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa. Skripsi tidak diterbitkan. Makassar: Unismuh Makassar.
Sudijono. 2014. Pengantar Statistik Pendidikan. Jakarta: PT Rajsgrafindo Persada Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif dan R&D.
Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif dan R&D.
Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. 2007. Desain Penelitian. Bandung: Alfabeta.
Tim Kreasi Bahasa. 2005. Kamus Bahasa Indonesia: Kreasi Media.
Trianto. 2011. Model Pembelajaran Explicit Instruction. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Trianto. 2009. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif: Konsep, Landasan, dan Implementasinya Pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta: Kencana Prenata Media Group.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. 2014. Jakarta: Sinar Grafika.
Winkel. W S. 1996. Psikologi Pengajaran. Jakarta: Tarsito.
Zainal, A. 2014. Model-Model, Media, dan Strategi Pembelajaran Kontekstual (Inovatif). Bandung: Yrama Widya.
xiv
2. 1. Kerangka Pikir ... 40 4. 1. Diagram Skor Hasil Pre-test Siswa ... 52 4. 2. Diagram Skor Hasil Post-test Siswa ... 56
xiii
3. 1. Desain Penelitian... 41 3. 2. Keadaan Populasi ... 43 3. 3. Sampel Penelitian ... 44 4. 1. Distribusi Frekuensi dan Persentase Skor Hasil Pre-test Siswa ... 52 4. 2. Deskripsi Ketuntasan Hasil Pre-test Siswa ... 53 4. 3. Distribusi Frekuensi Persentase Skor Hasil Post-test Siswa ... 55 4. 4. Deskripsi Ketuntasan Hasil Post-test Siswa ... 57
LAMPIRAN A
Lampiran I : Daftar Hadir Murid
Lampiran II : RPP
Lampiran III : Soal Pretest-Posttest
1. Muh. Nanda Raja L
Ket: a : Alfa (tanpa pemberitahua) s : Sakit
i : Izin
PRETES-POSTTEST I. Petunjuk
1. Tuliskan nama pada lembar jawaban yang telah disediakan!
2. Bacalah baik-baik soal sebelum menjawabnya!
II. Soal
A. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat!
1. Perhatikan denah berikut ini!
Pernyataan yang sesuai dengan denah tersebut adalah:
a. Rumah Andi terletak di sebelah barat rumah Sari b. Rumah Andi terletak di sebelah selatan jalan Anggrek c. Rumah Bagas terletak di sebelah timur jalan Melati d. Rumah Sari terletak diutara jalan Mawar
2.
Terminal bus terletak di...
a. Sisi kanan jalan b. Sisi kiri jalan
Letak sekolah Sari tidak terlalu jauh dari rumah kita, berjalanlah ke arah barat, sekitar 100 meter kamu akan menmukan perempatan, berbeloklah ke kiri. kamu akan melewati pertigaan. Di sisi kanan kamu akan melewati terminal bus, berbeloklah ke kiri.
Perjalanan dari rumah Ari ke terminal harus berbelok sebanyak...
a. 3 b. 4 c. 5 d. 6
4. Untuk mencari letak suatu tempat kita dapat melihat...
a. Peta
b. Arah mata angin c. Foto
d. Koran
5. Jika rumah Inul di selatan maka jalan rumahnya menghadap...
a. Utara b. Timur c. Barat d. Selatan
Perhatikan denah berikut untuk menjawab nomor 6-10!
d. Pos Polisi
7. Xmall brata berada di... jalan a. Utara
9. Komp prist city, Bona harus berjalan ke arah...
a. Selatan b. Utara c. Barat d. Timur
10. Pada daerah di atas terdapat... pertigaan a. 1
b. 2 c. 3 d. 4
B. Isilah titik-titik dibawah ini dengan benar!
1. Untuk mencari letak suatu tempat kita dapat melihat...
2. Huruf B dalam denah (arah mata angin) selalu terletak di sebelah ….
3. Huruf ... dalam denah (arah mata angin) selalu terletak di sebelah kanan.
2. Buatlah gambaran sederhana berdasarkan petunjuk berikut ini
Sekolah Debi terletak di utara puskesmas, di timur puskesmas ada toko buku. Dari toko buku ke selatan sampai pasar lalu ke timur ada pertigaan. Dari pertigaan ke utara ada kantor pos.
3. Deskripsikan rumah Ana berdasarkan denah berikut!
Keterangan:
A. Balai desa B. Swalayan C. Toko sepatu D. Rumah Ana
E. Rumah Paman Doli
4. Sebutkan 4 arah mata angin yang paling sering digunakan!
5. Sebutkan nama-nama jalan yang terdapat pada gambar denah di bawah!
2. A 7. B
3. D 8. D
4. A 9. C
5. A 10. A
B. Isian 1. Peta 2. Kanan 3. B 4. Kiri 5. Timur C. Essay
1. Denah merupakan petunjuk letak suatu tempat 2.
U U
Puskesmas m
Sekolah
Toko
Pasar
Kantor Pos
5. Jl. Sumatra, Jl. Pramuka, Jl. Darma pula, Jl. Bukit besar.
LAMPIRAN B
Lampiran I : Nilai Pretest
Lampiran II : Nilai Posttest
Lampiran III : Lembar jawaban Pretest- Posttest siswa
Lampiran IV : Analisis Skor Pretest-Posttest
Lampiran V : Nilai Keterampilan
Berbicara
Lampiran VI : Aktivitas siswa selama kegiatan pembelajaran
Lampiran VII : Nilai-nilai dalam Distribusi t
Lampiran VIII : Mencari mean nilai pretes dan Mean nilai posttest
1 Muh. Nanda Raja 30
NO NAMA POST-TEST
1 30 50 20 400
1. Muh. Nanda Raja 15 10 20 10 15 70
2. Muh. Al Falaq 10 10 5 5 10 40
3. Muh. Alif Asir 15 10 15 15 15 70
4. Muh. Ikram 15 10 20 15 15 75
5. Muh. Hidayat 10 5 5 10 5 35
6. Achmad Zaki 5 5 5 5 10 30
7. Muh. Arifat 10 5 5 5 15 40
8. Redhansa Saka.P 10 10 10 15 15 60
9. Muh. Syafrah 10 5 15 10 15 55
10. Muh. Haerul 20 10 20 10 15 75
11. Naya RemaAgatri 15 10 10 15 15 65
12. Nurul Haerani 15 15 20 15 15 80
13. Anggraini Desi 10 5 5 10 10 40
14. Halma Malika.P 10 10 10 10 15 55
15. Afizah Rezky 15 10 10 15 15 65
16. Nabila Kayla 10 5 5 10 10 40
17. Ayu Diva Salsabila 15 10 15 15 15 70
18. Artika sari 10 10 10 20 15 65
19. Nur Afni Awlia 15 10 20 15 15 75
20. Nur Annisa 15 15 20 20 10 80
21. Raqhael Sabrina 10 10 10 20 15 65
22. Zainah Fitriyah 20 10 20 10 15 75
23. Aqila Zakinah 10 5 5 10 10 40
No. Aktivitas Murid Aktif pada Pertemuan
30 8 240
Tabel Perhitungan untuk mencari mean ( rata – rata ) nilai posttest
LAMPIRAN C
Persetujuan Pembimbing, Kontrol Bimbingan Proposal
Berita Acara Ujian Proposal, Keterangan Perbaikan
Kartu Kontrol Bimbingan Skripsi, Kontrol Pelaksanaan Penelitian, Surat Keterangan telah melaksanakan penelitian.
Surat permohonan izin penelitian (LP3M),Surat izin dari BKPMD, Surat tembusan pemerintah Kabupaten Gowa
Dokumentasi
vi
MOTO DAN PERSEMBAHAN
“Masa depan adalah milik mereka yang percaya tentang keindahan mimpi-mimpi mereka”
“Hidup seekor lebah lebih bernilai daripada binatang lain bukan lantaran ia pekerja giat, tapi karena ia lebih suka bekerja (menghasilkan madu) untuk
kenikmatan pihak lain”
Kupersembahkan karya ini buat:
Kedua orangtuaku,saudaraku, dan sahabatku, Atas keikhlasan dan doanya dalam mendukung penulis Mewujudkan harapan menjadi kenyataan.
iv
SURAT PERNYATAAN Saya yang bertanda tangan dibawah ini:
Nama : Nurvitriawati
NIM : 10540 8392 13
Jurusan : Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Judul Skripsi : “Pengaruh Model Explicit Instruction terhadap Hasil Belajar Bahasa Indonesia Konsep Denah pada Murid SD Inpres Bertingkat Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa.”
Dengan ini menyatakan bahwa skripsi yang saya ajukan didepan tim Penguji adalah hasil karya saya sendiri dan bukan hasil ciptaan orang lain atau dibuatkan oleh siapapun.
Demikianlah pernyataan ini saya buat dan saya bersedia menerima sanksi apabila pernyataan ini tidak benar.
Makassar, November 2017 Yang Membuat Pernyataan
Nurvtriawati NIM.10540839213
v
SURAT PERJANJIAN
Dengan ini menyatakan perjanjian sebagai berikut:
1. Mulai dari penyusunan proposal sampai selesai penyusunan skripsi ini, saya akan menyusun sendiri skripsi saya (tidak dibuatkan oleh siapapun).
2. Dalam menyusun skripsi, saya akan selalu melakukan konsultasi dengan pembimbing yang telah ditetapkan oleh pemimpin fakultas.
3. Saya tidak akan melakukan penjiplakkan (plagiat) dalam penyusunan skripsi.
4. Apabila saya melanggar perjanjian seperti pada butir 1, 2, dan 3, saya bersedia menerima sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku.
Demikian perjanjian ini saya buat dengan penuh kesadaran.
Makassar, November 2017 Yang Membuat Perjanjian
Nurvtriawati NIM.10540839213
sayang dari pasangan Ayahanda Saharuddin dengan ibunda Sakmah sebagai anak ke 2 dari 2 bersaudara. Pertama kali menginjak dunia pendidikan pada Sekolah Dasar (SD) tepat di SD Negeri 108 Bone Pute mulai tahun 2002 sampai tahun 2007. Kemudian, melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 1 Burau Kecamatan Burau Kabupaten Luwu Timur dan selesai pada tahun 2010, dan setelah lulus, penulis melanjutkan pendidikan di SMA Negeri 1 Burau Kecamatan Burau Kabupaten Luwu Timur mulai dari tahun 2010-2013.
Alhamdulillah pada tahun 2013 penulis melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi disalah satu perguruan tinggi swasta di Makassar yaitu Universitas Muhammadiyah Makassar dengan mengambil jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) pada Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan. Pada tahun 2017 penulis menyelesaikan studi dengan menyusun karya ilmiah yang berjudul “Pengaruh Model Explicit Instruction terhadap Hasil Belajar Bahasa Indonesia Membaca Konsep Denah pada Murid Kelas IV SD Inpres Bertigkat Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa”.
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Kelas/Semester : IV/1
Alokasi Waktu : 5 × 35 Menit ( 2 kali pertemuan) Standar Kompetensi
2. Mendeskripsikan secara lisan tempat sesuai dengan arah petunjuk penggunaan suatu alat
Kompetensi Dasar
2.1 Mendeskripsikan tempat sesuai dengan denah atau gambar dengan kalimat yang runtut
Indikator
Memahami penjelasan gambar/denah suatu tempat;
Membuat gambar sesuai dengan deskripsi denah
Menjelaskan perjalanan menuju tempat tertentu;
Menyebutkan letak suatu tempat.
A. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran ini, siswa mampu menyimak penjelasan gambar/denah suatu tempat;
Siswa Mampu Menjelaskan perjalanan menuju tempat tertentu
Setelah mengikuti pembelajaran ini, siswa mampu menyebutkan urutan perjalanan menuju tempat tertentu.
B. Materi Ajar
Denah Jalan
D. Langkah-Langkah Pembelajaran Pertemuan Pertama (2×35 menit) 1. Kegiatan Awal
Dalam Kegiatan Awal:
Guru memberikan salam pembuka
Guru mengisi daftar kelas, mengabsen siswa dan berdoa.
Guru menyiapkan media pembelajaran yang berbentuk gambar denah
Guru memberikan Apersepsi
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
2. Kegiatan Inti
Guru mengkondisikan murid untuk mengikuti pelajaran
Siswa memperhatikan contoh denah yang dipajang di papan tulis
Guru menjelaskan pengertian denah dalam pembelajaran
Guru memberikan pelatihan tentang membaca denah
Guru memperdengarkan petunjuk arah dari sebuah denah
Guru menjelaskan perjalanan menuju tempat tertentu
Murid dibagi menjadi beberapa kelompok
Guru membagikan gambar denah yang sama disetiap kelompok
Murid menjelasan gambar denah yang dibagikan oleh guru
Setiap perwakilan kelompok menjelaskan gambar denah masing-masing di depan kelas
3. Kegiatan Akhir
Bertanya tentang materi yang telah dipelajari
Guru dan siswa melakukan refleksi
Guru menyimpulkan kembali pembelajaran dan menyampaikan
pembelajaran.
Pertemuan Kedua (2×35 menit) 1. Kegiatan Awal
Dalam Kegiatan Awal:
Guru memberikan salam pembuka
Guru mengisi daftar kelas, mengabsen siswa dan berdoa.
Guru memberikan Apersepsi
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
2. Kegiatan Inti
Guru menjelaskan letak suatu tempat berdasarkan denah.
Siswa mendengarkan penjelasan guru mengenai letak suatu tempat berdasarkan denah
Guru memberikan pertanyaan berkaitan dengan denah
Guru memberikan tugas kepada murid
Murid diminta untuk membuat denah dari rumah menuju sekolah
Guru meminta siswa untuk menjelaskan denah di depan teman-temannya yang lain
Siswa menjawab pertanyaan berkaitan dengan denah.
3. Kegiatan Akhir
Bertanya tentang materi yang telah dipelajari
Guru dan siswa melakukan refleksi
Guru menyimpulkan kembali pembelajaran dan menyampaikan pesan-pesan moral
Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan keyakinan masing-masing sebagai akhir dari kegiatan pembelajaran.
F. Penilaian
1. Prosedur Penilaian
Penilaian proses (unjuk kerja)
Penilaian hasil belajar 2. Instrumen Penilaian
Penilaian proses menggunakan format pengamatan yang dilakukan dalam kegiatan pembelajaran sejak kegiatan awal hingga kegiatan akhir.
Penilaian hasil belajar menggunakan tes tertulis
Bonto bontoa, Juli 2017
Peneliti
Nurvitriawati NIM 10540 8392 13
Mengetahui,
Kepala SDI Bertingkat Wali Kelas IV SDI Bertingkat
Nurhaya, S.Pd Andi Marsila, S.Pd
NIP.196210151982032006 NIP.198004042009032004
Apakah kamu pernah melihat denah ? Denah ada dimana-mana. Di sekolah, denah digunakan untuk menunjukkan lokasi kelas. Di kartu undangan pernikahan, denah digunakan untuk menunjukkan lokasi tempat pernikahan.
Lalu, apakah denah itu ?
Denah adalah gambar yang menunjukkan letak sesuatu.
Sesuatu itu bisa berupa benda, rumah, lokasi tertentu, dan lain-lain.
Dengan menggunakan denah, orang akan mudah mencari suatu tempat.
Untuk memudahkan dalam membuat dan membaca denah, kita perlu menambahkan mata angin pada denah. Apakah mata angin itu ? Mata angin merupakan panduan yang lazim digunakan untuk menentukan arah. Ada delapan penjuru arah mata angin.
Mata angin berguna untuk menunjukkan arah suatu tempat sehingga kita bisa cepat mencapainya. Mata angin juga memudahkan kita untuk menunjuk arah.
Orang lain akan mudah mengerti bila kita menyebut arah tersebut.
Gambar Arah mata angin
Gambar Denah Jalan
I. Petunjuk
1. Tuliskan nama pada lembar jawaban yang telah disediakan!
2. Bacalah baik-baik soal sebelum menjawabnya!
II. Soal
A. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat!
1. Perhatikan denah berikut ini!
Pernyataan yang sesuai dengan denah tersebut adalah:
a. Rumah Andi terletak di sebelah barat rumah Sari b. Rumah Andi terletak di sebelah selatan jalan Anggrek c. Rumah Bagas terletak di sebelah timur jalan Melati d. Rumah Sari terletak diutara jalan Mawar
2.
Terminal bus terletak di...
a. Sisi kanan jalan b. Sisi kiri jalan c. Timur jalan
Letak sekolah Sari tidak terlalu jauh dari rumah kita, berjalanlah ke arah barat, sekitar 100 meter kamu akan menmukan perempatan, berbeloklah ke kiri. kamu akan melewati pertigaan. Di sisi kanan kamu akan melewati terminal bus, berbeloklah ke kiri.
Kelas:
Perjalanan dari rumah Ari ke terminal harus berbelok sebanyak...
a. 3 b. 4 c. 5 d. 6
4. Untuk mencari letak suatu tempat kita dapat melihat...
a. Peta
b. Arah mata angin c. Foto
d. Koran
5. Jika rumah Inul di selatan maka jalan rumahnya menghadap...
a. Utara b. Timur c. Barat d. Selatan
Perhatikan denah berikut untuk menjawab nomor 6-10!
6. Resto kediri berseberangan dengan...
7. Xmall brata berada di... jalan
9. Komp prist city, Bona harus berjalan ke arah...
a. Selatan b. Utara c. Barat d. Timur
10. Pada daerah di atas terdapat... pertigaan a. 1
b. 2 c. 3 d. 4
B. Isilah titik-titik dibdwah ini dengan benar!
1. Untuk mencari letak suatu tempat kita dapat melihat...
2. Huruf B dalam denah (arah mata angin) selalu terletak di sebelah ….
3. Huruf ... dalam denah (arah mata angin) selalu terletak di sebelah kanan.
4. Huruf S dalam denah (arah mata angin) selalu terletak di sebelah ….
Sekolah Debi terletak di utara puskesmas, di timur puskesmas ada toko buku. Dari toko buku ke selatan sampai pasar lalu ke timur ada pertigaan. Dari pertigaan ke utara ada kantor pos.
3. Deskripsikan rumah Ana berdasarkan denah berikut!
Keterangan:
A. Balai desa B. Swalayan C. Toko sepatu D. Rumah Ana
E. Rumah Paman Doli
4. Sebutkan 4 arah mata angin yang paling sering digunakan!
5. Sebutkan nama-nama jalan yang terdapat pada gambar denah di bawah!
2. A 7. B
3. D 8. D
4. A 9. C
5. A 10. A
B. Isian 1. Peta 2. Kanan 3. B 4. Kiri 5. Timur C. Essay
1. Denah merupakan petunjuk letak suatu tempat 2.
U
Puskesmas U m
Sekolah
Toko
Pasar
Kantor Pos
5. Jl. Sumatra, Jl. Pramuka, Jl. Darma pula, Jl. Bukit besar.
Rubrik Penilaian
A. Penilaian keterampilan membaca
No. Nama Siswa Skor soal Jumlah
Skor
1 2 3 4 5
1.
2.
3.
4.
5.
Keterangan:
No. Aspek Penilaian Skor Maksimal 1. Pemahaman isi gambar yang dibaca 20 2. Keruntuhan pengungkapan isi cereita 15 3. Kelancaran dan kewajaran
pengungkapan 30
4. Ketepatan diksi 20
5. Ketepatan struktur kalimat 15
Jumlah skor 100
SURAT KETERANGAN TELAH MELAKSANAKAN PENELITIAN Nomor : 146/UPTD.DISDIK-SO/SDI.11/VII/2017
Yang bertanda tangan di bawah ini, Kepala SD Inpres Bertingkat Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa menerangkan bahwa :
Nama : Nurvitriawati
Nim : 10540 8392 13
Tempat/Tanggal Lahir : Praya, 19 November 1996
Pekerjaan : Mahasiswa
Alamat : Jl. Sultan Alauddin 2 D
Benar telah melakukan penelitian sejak tanggal 17 Juli 2017 dan selesai setelah seluruh rangkaian kegiatan pembelajaran dan penelitian yang dilaksanakan di SD Inpres Bertingkat Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa dalam rangka penyusunan Skripsi dengan Judul : “PENGARUH MODEL EXPLICIT INSTRUCTION TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA KONSEP DENAH PADA MURID KELAS IV SD INPRES BERTINGKAT KECAMATAN SOMBA OPU KABUPATEN GOWA”.
Benar telah melakukan penelitian sejak tanggal 17 Juli 2017 dan selesai setelah seluruh rangkaian kegiatan pembelajaran dan penelitian yang dilaksanakan di SD Inpres Bertingkat Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa dalam rangka penyusunan Skripsi dengan Judul : “PENGARUH MODEL EXPLICIT INSTRUCTION TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA KONSEP DENAH PADA MURID KELAS IV SD INPRES BERTINGKAT KECAMATAN SOMBA OPU KABUPATEN GOWA”.