• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

C. Pembahasan

produk kerajinan, harga produk yang ditawarkan cukup tinggi, dan kurangnya sosialisasi produk kepada masyarakat umum.

1. Periklanan

Periklanan merupakan media promosi yang digunakan oleh instansi untuk menginformasikan segala sesuatu yang berkaitan dengan produk yang dihasilkan oleh instansi tersebut. Biasanya informasi yang dicantumkan yaitu manfaat produk, harga produk serta keuntungan-keuntungan produk dibandingkan pesaing. Periklanan meliputi:

Televisi, Radio, Kemasan, Katalog, Brosur, Majalah billboard, Spanduk, Mobile Branding, dan lain-lain. Tujuan promosi menggunakan iklan adalah untuk menarik dan mempengaruhi calon pembeli.70

Hal itu juga dilakukan oleh Bank Sampah Bajang Peripih Doro dalam pemilihan media periklanan yang dapat mencapai konsumen, targetnya yaitu memilih media periklanan yang dipandang efektif untuk mempromosikan produk kerajinan daur ulang sampah, kegiatan periklanan yang dilakukan oleh Bank Sampah Bajang Peripih Doro yaitu:

a) Brosur

Brosur merupakan media promosi yang dilakukan dengan cara penyebaran atau menyampaikan brosur secara langsung kepada calon pembeli. Brosur biasanya diberikan langsung ke rumah-rumah, atau di berikan pada saat ada cara pameran. Brosur biasanya memuat informasi-informasi mengenai jenis dan tipe

70 Ibid, h.150.

produk, harga, nama perusahaan, dan informasi mengenai spesifikasi produk untuk memberikan penjelasan akan produk secara mendetail, karena konsumen akan semakin percaya jika mendapatkan informasi langsung dari pengrajin.71

Bank Sampah Bajang Peripih Doro dalam mempromosikan produk kerajinan daur ulang sampah dengan menggunakan media brosur, pada brosur tersebut memuat bukan hanya produk kerajinan saja akan tetapi berisi tentang perkembangan Bank Sampah BPD dari tahun ke tahun, serta kegiatan yang sudah dilakukan. Brosur merupakan salah satu media yang digunakan untuk mempromosikan produk, karena didalamnya memuat informasi penting yang terkait dengan produk yang ditawarkan, melalui informasi yang disampaikan melalui brosur tersebut masyarakat mengetahui lebih detail mengenai produk.72 Periklanan melalui media brosur pihak Bank Sampah BPD harus memperhatikan waktu penyebarannya, waktu yang tepat untuk membagikan brosur tersebut pada saat ada kegiatan sosialisasi dan pameran.

Alasan Bank Sampah Bajang Peripih Doro memilih media brosur sebagai alat promosi produk kerajinan daur ulang sampah karena lebih efisien mulai dari biaya yang dikeluarkan untuk membuat brosur murah dan mudah diedarkan. Menurut peneliti,

71 langga,2012), h.113.

72Hamony,

https://www.harmonydesain.com/layanan-desain-brosur-dan-leaflet/, diakses tanggal 29 Juni 2021, Pukul 10:50 WITA.

pemilihan media brosur untuk promosi sudah tepat, karena brosur lebih mudah disebar sehingga dapat lebih mudah mengambil hari target audiens yang dituju. Dalam brosur tersebut peneliti melihat ada yang harus diperbaharui terutama desain, karena desain merupakan daya tarik seseorang untuk membaca.

b) Media Internet (online)

Penggunaan internet saat ini sudah menjadi media periklanan yang menarik. Banyak praktisi pemasaran mengiklankan produk mereka baik di website maupun di platform lainnya. Dapat dikatakan internet merupakan media yang bahkan dapat digunakan untuk melaksanakan seluruh elemen bauran promosi.73

Dalam mempromosikan produk kerajinan daur ulang sampah, Bank Sampah Bajang Peripih Doro mengikuti perkembangan dunia digital yang ada saat ini, Bank Sampah Bajang Peripih Doro memilik beberapa akun diantaranya:

Facebook: Bajang Peripih Doro Instagram: @BajangPeripihDoro Whatsapp: (+62)87864871025

Dikarenakan promosi melalui media internet saat ini tidaklah susah dalam menjalankannya, dengan memiliki platform yang dipercayai masing-masing pengusaha. Dalam

73

h.24.

mempromosikan produk melalui media internet dengan cara memasukkan gambar-gambar produk hasil daur ulang sampah yang kemudian ditunjukkan kepada masyarakat umum. Salah satu platform yang digunakan Bank Sampah Bajang Peripih Doro yakni facebook dengan alasan facebook merupakan platform yang paling banyak digunkan oleh masyarakat di semua kalangan, dengan menggunakan facebook masyarakat dapat mencari informasi mengenai produk yang akan dibeli. Terlebih lagi facebook yang sekarang sudah memiliki layanan market place khusus untuk jual beli segala produk yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.

Hal itu mempermudah serta memberikan dampak positif bagi penjual dan konsumen.

Menurut peneliti, penggunaan media internet seperti facebook, instagram dan sebagainya oleh Bank Sampah Bajang Peripih Doro sudah efektif karena saat ini perkembangan dan pertukaran informasi sudah sangat cepat sekali, oleh karena itu konsumen lebih mudah mengetahui produk kerajinan daur ulang sampah. Memanfaatkan media internet sebagai alat promosi digunakan oleh Bank Sampah Bajang Peripih Doro, karena sifatnya yang mudah diakses oleh siapa saja dan dimana saja. Pertumbuhan pengguna internet per Januari 2021 mencapai 61,8% atau sekitar 170 juta sudah menggunakan media sosial, peningkataan yang sangat pesat saat ini menjadikan internet sebagai alat promosi yang

sangat efektif dan efisien.74 Selain sebagai alat komunikasi internet sudah bisa digunakan untuk beriklan yang diharapkan dapat membangun citra perusahaan dimata konsumen, dan membangun kesadaran masyarakat terhadap keberadaan Bank Sampah Bajang Peripih Doro mualai dari program dan produk kerajinan, akan tetapi perlu ditambah platform yang dapat meningkatkan minat beli masyarakat.

2. Promosi Penjualan

Promosi penjualan merupakan bentuk persuasi langsung melalui penggunaan berbagai insentif yang dapat diatur untuk merangsang pembelian produk dengan segera atau meningkatkan jumlah barang yang dibeli pelanggan.75

Promosi penjualan memiliki berbagai sarana seperti kupon, pemberian pemotongan harga (discount), undian berharga, pameran, garansi produk dan lain sebagainya. Semua sarana tersebut dapat menarik perhatian masyarakat karena menawarkan insentif untuk membeli, metode tersebut dapat meningkatkan penjualan yang sedang menurun.76

Berdasarkan analisis peneliti dari berbagai sesi wawancara yang telah dilakukan dengan anggota Bank Sampah Bajang Peripih Doro dapat peneliti jelaskan bahwa, dalam kegiatan promosi produk

74Conney Stephanie,

dalam https://tekno.kompas.com/read/2021/02/24/08050027/riset-ungkap-lebih-dari-separuh-penduduk-indonesia-melek-media-sosial, diakses tanggal 29 Juni 2021, Pukul 11:06 WITA.

75

76

-kerajinan daur ulang sampah Bank Sampah Bajang Peripih Doro melakukan promosi dengan menggunakan promosi penjualan (Sales Promotion) melalui:

a) Mengadakan Pameran

Pameran merupakan kegiatan yang dilakukan untuk memperkenalkan produk-produk yang akan ditawarkan secara langsung kepada konsumen. Produk-produk yang akan dipamerkan ditempatkan di tempat yang telah ditentukan sebelumnya, yang khusus tersedia untuk pameran.77

Dalam mengadakan kegiatan pameran, Bank Sampah Bajang Peripih Doro memajang hasil produk kerajinan daur ulang sampah, biasanya pameran tersebut diadakan 2 kali dalam setahun, tempat mengadakan pameran produk ialah di tempat-tempat wisata yang dikunjungi. Selain itu juga Bank Sampah Bajang Peripih Doro mengikuti pameran yang diadakan oleh pemerintah daerah NTB yang bertempat di hotel Lombok Raya kota Mataram yang dihadiri oleh banyak pengrajin dan orang-orang penting dari dan luar negeri. Sebagai usaha yang bergerak dalam bidang kerajinan harus sesering mungkin tampil ke publik agar banyak yang mengetahui produk kerajinan daru ulang sampah. Hal itu bertujuan untuk merangsang atau menarik minat beli konsumen atas produk kerajinan yang ditawarkan.

77

3. Penjualan Pribadi (Personal Selling)

Penjualan Pribadi merupakan bentuk komunikasi dua arah dimana sales promotion berperan untuk membantu dan/ atau membujuk konsumen untuk membeli produk atau jasa perusahaan.78

Strategi promosi media personal selling yang dilakukan oleh Bank Sampah Bajang Peripih Doro yaitu dengan melakukan sosialisasi ke desa-desa dengan mengundang ketua RT tentang pentingnya pengelolaan sampah dan memotivasi masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan dari sampah dengan prinsip 3R. Kegiatan itu juga bertujuan untuk membangun hubungan dengan masyarakat umum yang akan berpengaruh bagi Bank Sampah Bajang Peripih Doro.

Bersosialisasi kepada masyarakat, maksudnya adalah melakukan pendekatan-pendekatan kekeluargaan kepada masyarakat umum. Tujuannya untuk mendekatkan diri kepada masyarakat. Selain itu juga sosialisasi bisa menambah dan memperluas jaringan kerja.

Sosialisasi merupakan hal yang sangat penting dalam memperkenalkan produk yang ada di Bank Sampah Bajang Peripih Doro.

4. Word Of Mount (Mulut ke Mulut)

Kegiatan promosi melalui mulut ke mulut (Word Of Mounth) merupakan komunikasi interpersonal yang terjadi antara individu satu dengan individu yang lain berdasarkan pada pengalaman yang dimiliki

78

-Hill,2013), h.23.

oleh masing-masing individu terhadap suatu perusahaan yang produknya berupa barang maupun jasa.79

Promosi menggunakan mulut ke mulut merupakan media promosi yang sering dikenal getok tular, media promosi ini sangat efektif karena pada umumnya disampaikan oleh konsumen dan untuk mendapatkan konsumen baru, sehingga dapat menarik minat konsumen dari masa ke masa.80 Kelebihan promosi menggunakan WOM ini tidak membutuhkan biaya yang besar karena dengan melalui pengalaman, kepuasan, rujukan atau refrensi terhadap produk hasil produksi perusahaan akan lebih mudah tersebar ke konsumen-konsumen lainnya.

Dalam mempromosikan produk kerajinannya Bank Sampah Bajang Peripih Doro menggunakan dari mulut ke mulut (Word Of Mount), yakni konsumen yang berkunjung ke Bank Sampah BPD mulai dari instansi, perorangan atau wisatawan asing maupun local, yang bertujuan untuk melihat-lihat hasil dari olahan sampah yang organic maupun anorganik, serta yang bertujuan untuk belajar membuat kerajinan dari olahan sampah maupun yang ingin membeli produk tersebut. Berawal dari menceritakan pengalamannya kepada orang-orang terdekat seperti sahabat, anggota keluarga dan kerabat

79

Empat,2006), h. 238.

80

h.17.

sebagai rangsangan untuk ingin mencari tahu produk kerajinan lalu membeli produk tersebut.

5. Promosi berbasis kearifan lokal

Kearifan lokal adalah pandangan hidup dan ilmu pengetahuan serta berbagai strategi kehidupan yang berwujud aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat lokal dalam menjawab berbagai masalah dalam pemenuhan kebutuhan mereka. Dalam bahasa asing sering juga

81

Berdasarkan pengertian tersebut kita dapat melihat dalam kegiatan Bank Sampah BPD kegiatan berbasis kearifan lokal seperti memberikan pembelajaran gratis bagi anak-anak disekitar dengan cara anak-anak harus membawa sampah yang nantinya akan digunakan sebagai tiket mendapatkan pembelajaran gratis. Sedangkan bagi masyarakat menjaga lingkungan sekitar termasuk dalam bentuk kearifan lokal yang menciptakan sinergi positif untuk kembali melestarikan lingkungan.

2. Analisis Kendala yang dihadapi Bank Sampah Bajang Peripih Doro dalam Mempromosikan Produk Kerajinan Daur Ulang Sampah

Berdasarkan hasil wawancara terhadap pihak Bank Sampah Bajang Peripih Doro, peneliti disini akan memaparkan yang menjadi kendala dalam mempromosikan produk kerajinan daur ulang sampah pada Bank Sampah Bajang Peripih Doro, diantaranya sebagai berikut:

81Nawangsih Nilai Kearifan Lokal Kawasan Wisata Menggunakan Pendekatan Green Marketing Berbasis Masyarakat WIGA, Vol 7, 7 Maret 2017, h.58.

1. Kurangnya SDM Pemasaran yang Kompeten

Sumber daya manusia merupakan faktor krisis (crusial factor) yang dapat menentukan maju mundurnya serta hidup matinya suatu usaha dan kegiatan bersama.82

Hal ini disebabkan oleh tenaga pemasaran yang bukan dari latar belakang pemasaran, karena pada saat pembentukan dan perekrutan pegawai khususnya dalam bidang pemasaran tidak dilakukan sesuai dengan bidang yang dikuasainya, kadang latar belakang pemasaran tidak dijadikan sebagai acuan untuk merekrut seseorang sebagai tenaga pemasar akan tetapi lebih kepada pengalaman kerja. Sehingga prinsip-prinsip pemasaran yang sudah ada tidak dijalankan dengan baik, melainkan berdasarkan pengalaman yang dimiliki calon tenaga pemasaran. Hal itu menjadi salah satu hambatan atau kendala pada Bank Sampah Bajang Peripih Doro.

2. Harga Barang Yang Cukup Mahal

Menurut Kotler, harga diartikan sebagai berikut: setiap harga akan menghasilkan tingkat permintaan yang berbeda terhadap tujuan pemasaran suatu perusahaan.83

Dalam hal penentuan harga produk kerajinan daur ulang sampah terbilang terlalu mahal, karena dalam menentukan harga diukur dari sulitnya mencari bahan baku dan tingkat kesulitan dalam proses pengerjaan. Oleh karena itu harga untuk barang kerajinan dari

82

83 arta: Indeks, 2007), h.144.

daur ulang sampah itu cukup mahal, permasalahan tersebut juga dirasakan oleh Bank Sampah lainnya karena kesulitan menentukan harga untuk konsumen. Hal yang sama juga diungkapkan oleh Amrul Ihsan selaku Ketua Bank Sampah tersebut mengatakan bahwa produk kerjinan daur ulang sampah memiliki harga yang relatif mahal dibandingkan produk yang bukan dari daur ulang sampah.

3. Pengetahuan masyarakat yang masih minim

Pengetahuan masyarakat yang masih minim mengenai keberadaan produk kerajinan daur ulang sampah, khususnya masyarakat lokal masih belum sepenuhnya mengetahui keberadaan Bank Sampah Bajang Peripih Doro serta belum mengetahui produk kerajinan daur ulang sampah ini. Hal itu menyebabkan promosi yang dilakukan kurang maksimal, kendala itu juga akan berpengaruh terhadap tingkat pendapatan pengrajin.

4. Kurangnya bahan baku untuk produksi

Kekurangan bahan baku merupakan kendala dalam hal produksi bukan promosi, tetapi peneliti dalam hal ini ingin mengaitkan antara produksi dan promosi. Kedua variabel tersebut harus sejalan supaya proses pemasukan dan pengeluaran maksimal, apabila produksi tidak berjalan normal karena kekurangan bahan baku akan berakibat pada promosi yang tidak normal juga.

67 BAB V PENUTUP

A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasaan pada bab sebelumnya, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:

1. Kegiatan promosi yang dilakukan Bank Sampah Bajang Peripih Doro untuk menginformasikan produk kerajinan daur ulang sampah sehingga produknya lebih dikenal dan dapat menarik minat beli masyarakat. Strategi promosi produk kerajinan daur ulang sampah yang digunakan Bank Sampah Bajang Peripih Doro untuk menarik minat beli masyarakat sebagai berikut:

a) Periklanan (Adverstising)

Model periklanan yang digunakan Bank Sampah Bajang Peripih Doro yaitu:

1. Media brosur, dengan cara menyebarkan kepada masyarakat, 2. Media internet yakni mempromosikan produk kerajinan daur ulang

sampah melalui Platform; facebook, Instagram, dan Whatsapp.

b) Promosi Penjualan (Sales Promotion)

Bank Sampah Bajang Peripih Doro malakukan promosi penjualan dengan cara sebagai berikut:

1. Mengadangan pameran, kegiatan itu bertujuan untuk memperkenalkan produk hasil kerajinan daur ulang kepada masyarakat umum.

c) Personal Selling

Dalam melakukan promosi menggunakan Personal Selling Bank Sampah Bajang Peripih Doro mengadakan sosialisasi kepada desa-desa dan RT/RW yang bertujuan memberikan pengetahuan mengenai pentingnya menjaga menjaga lingkungan serta memberikan pelatihan bagaimana cara membuat kerajinan dari sampah. Adapun tujuan lainnya adalah ingin memberitahukan kepada masyarakat tentang produk kerajinan yang dimiliki oleh Bank Sampah Bajang Peripih Doro.

d) Word of Mount (Mulut ke Mulut)

Bank Sampah Bajang Peripih Doro dalam melakukan promosi menggunakan promosi melalui Mulut ke Mulut, bahwa konsumen yang sudah datang atau membeli produk kerajinan dari Bank Sampah BPD menceritakan pengalaman atau Testimoninya kepada orang-orang terdekat seperti sahabat, anggota keluarga, dan sebagainya.

e) Promosi Berbasis Kearifan Lokal (local wisdom)

Dalam melakukan kegiatan promosi Bank Sampah Bajang Peripih Doro memberdayakan masyarakat tidak terkecuali, salah satunya dengan memberikan pembelajaran gratis kepada anak-anak disekitar dengan metode menukarkan sampah dengan belajar gratis. Dan

memberdayakan masyarakat untuk berperan serta menjaga lingkungan sekitar.

2. Kendala yang dihadapi Bank Sampah Bajang Peripih Doro dalam kegiatan promosi produk kerajinan daur ulang sampah antara lain:

a. Sumber daya manusia yang kurang kompeten b. Produk kerajinan yang ditawarkan cukup mahal

c. Minimnya pengetahuan masyarakat mengenai produk kerajinan daur ulang sampah

d. Kekurangan bahan baku untuk produksi kerajinan daur ulang sampah B. Saran

Setelah peneliti melakukan penelitian tentang strategi promosi produk kerajinan daur ulang sampah untuk menarik minat masyarakat di Bank Sampah Bajang Peripih Doro Desa Murbaya, Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah. Peneliti mempunyai saran sebagai bahan pertimbangan kedepannya, diantaranya yaitu:

1. Bagi Bank Sampah Bajang Peripih Doro, peneliti disini menyarankan Bank Sampah BPD untuk lebih giat lagi dalam mempromosikan produk kerajinan daur ulang sampah, peneliti disini menyarankan untuk menambah media promosi yang digunakan, dan peneliti juga menyarankan untuk membangun kerjasama dengan Bank Sampah yang lain, sehingga dengan strategi promosi yang baik dan media yang digunakan akan meningkatkan daya tarik untuk memikat minat beli masyarakat.

Melakukan kerjasama dengan lembaga pemerintah agar produk daur ulang sampah semakin dikenal oleh masyarakat luas.

2. Bagi peneliti selanjutnya, peneliti disini berharap kepada peneliti selanjutnya untuk mengkoreksi dan menambah dirasa masih ada yang kurang terhadap penelitian ini, sehingga kedepannya penelitian ini dapat menjadi rujukan yang bagus untuk peneliti-peneliti selanjutnya. Dan peneliti disini mengharapkan kepada peneliti selanjutnya untuk tetap menghargai karya orang lain.

DAFTAR PUSTAKA

H.C.Witherington. Strategi Pemasaran. Jakarta: Rineka Cipta, 1991.

Tjiptono, Fandy. Strategi Pemasaran. Yogyakarta: Andi Offset, 2006.

Teguh, Muhammad. Metodologi Penelitian Ekonomi, Teori Dan Aplikasi. Jakarta:

Raja Grafindo, 2005.

Suryabrata, Sumandi. Psikologi Kepribadian. Jakarta: Raja Grafindo, 1988.

Sugiono. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif. Bandung: Alfabeta, 2017.

Sadirman, Arief M. Interaksi Dan Motivasi Belajar. Jakarta: Raja Grafindo, 2003.

Philip Kotler, Gary Amstrong. Prinsip-Prinsip Pemasaran. Jakarta: Erlangga, 2008.

RI, 2008.

Nazir, Moh. Metode Penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia, 2011.

Morissan. Komunikasi Pemasaran Terpadu. Jakarta, 2010.

Melong, Lexy J. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Rosdakarya, 2001.

DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN LUSCIOUS CHOCOLATE

Mappiare, Andi. Psikologi Remaja. Surabaya: Usaha Nasional, 1982.

Kewirausahaan Metode Manajemen Dan Implementasi.

Yogyakarta: BPFE, 2005.

Jaiz, Muhammad. Dasar-Dasar Periklanan. Yogyakarta: Graha Ilmu, 2014.

Hermawan, Agus. Komunikasi Pemasaran. Malang: Erlangga, 2012.

Gitosudarmo, Indriyo. Manajemen Pemasaran. Yogyakarta: BPFE, 2000.

Bungin, Burhan. Metode Penelitian Kualitatif. Edited by Kencana. Jakarta, 2010.

Swastha, Irawan Basu. Asas-Asas Marketing. Yogyakarta: Liberty, 2005.

Asri, Marwan. Marketing. Jakarta: Erlangga, 2003.

Arikunto, Suharsini. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta:

Rineka Cipta, 2006.

Alma, Buchari. Manajemen Pemasaran Dan Pemasaran Jasa. Bandung:

Alfabeta, 2005.

Prianto, Ragil Agus. Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Sampah Di Kelurahan Jombang Kota Semarang, 2011.

19.

Domestik Government Policy i

2012.

28.

Lompat Jauh Pada Siswa SMA Negeri 10 Enrek

70.

-(2018): 275 90.

WASTE MELALUI LITERASI 61.

ECO-CAMPUS (Sebuah Tawaran Menuju UIN Mataram Sebagai Green 316.

pah Perspektif Etika Bisnis

Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Desa Kesik Kecamatan Masbagik

Untuk Menarik Minat Beli Masyarakat Di Bank Sampah Bajang Peripin Doro Desa

LAMPIRAN- LAMPIRAN

INTERVIEW GUIDE

Berikut adalah pertanyaan terkait Strategi Promosi Produk Kerajinan Daur Ulang Sampah untuk Menarik Minat Beli Masyarakat di Bank Sampah Bajang Peripih Doro Desa Murbaya Kecamatan Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah.

Sekilas tentang Bank Sampah Bajang Peripih Doro

1. Bagaimana proses atau sejarah berdirinya Bank Sampah Bajang Peripih Doro?

2. Bagaimana struktur organisasi Bank Sampah Bajang Peripih Doro?

3. Apa saja persyaratan menjadi anggota Bank Sampah Bajang Peripih Doro?

4. Apa saja produk yang bisa dihasilkan oleh Bank Sampah Bajang Peripih Doro?

Strategi Promosi Dalam Meningkatkan Kreativitas Masyarakat, Pada Bank Sampah Bajang Peripih Doro

1. Bagaimana bentuk strategi bauran promosi yang diterapkan oleh Bank Sampah Bajang Peripih doro?

2. Bagaimana implementasi strategi periklanan dalam melakukan promosi produk kerajinan sampah?

3. Melalui media apa saja yang digunakan untuk beriklan di Bank Sampah Bajang Peripih Doro?

4. Bagaimana implementasi strategi personal selling dalam melakukan promosi produk kerajinan daur ulang sampah?

5. Bagaimana implementasi promosi penjualan dalam melakukan promosi produk kerajinan daur ulang sampah?

6. Siapa target audiens penjualan dari Bank Sampah Bajang Peripih Doro?

7. Bagaimana proses dalam membuat produk kerajinan daur ulang sampah di Bank Sampah Bajang Peripih Doro?

8. Apa saja yang menjadi kendala dalam proses mempromosikan produk kerajinan daur ulang sampah?

9. Bagaimana solusi untuk mengatasi kendala yang dihadapi oleh Bank Sampah Bajang Peripih Doro dalam mempromosikan Produknya?

10. Apakah terjadi kenaikan jumlah konsumen ketika telah diadakanya promosi yang telah dilakukan oleh Bank Sampah Bajang Peripih Doro?

LAMPIRAN FOTO

PAVING BLOCK POT BUNGA

MINYAK DARI SAMPAH PROGRAM BELAJAR GRATIS

PROMOSI MELALUI MEDIA INTERNET

SOSIALISASI SEJAK DINI OLEH BPD PROGRAM GREBEK SAMPAH

BROSUR BANK SAMPAH BPD

Dokumen terkait