• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL PENELITIAN

5.2 Pembahasan Hasil Penelitian

5.2.1 Program Daarut Tauhiid (DT) Peduli

A. Manual Program Ekonomi Daarut Tauhiid (DT) Peduli 1. CREATIVE CENTRE

 Ringkasan Program

Pemberdayaan kelompok mustahik rentan (perempuan, difabel, anak jalanan, kelompok usia pensiun) berbasis pembinaan keterampilan spesifik, seperti menjahit, terapi refleksi dan pengobatan holistik, kerajinan tangan, desain grafis, servis perangkat rumah tangga; pembinaan manajemen usaha dan keuangan; pembinaan akhlak; dan keterampilan lainya untuk meningkatkan daya saing mustahik di dunia industri dan menguatkan kapasitas ekonomi dan sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Di akhir masa pemberdayaan, dilakukan pemberian subsidi aset atau modal usaha untuk mendukung kemandirian. Adapun manual program ini disusun sebagai petunjuk pelaksanaan program yang memuat penjabaran unit-unit tujuan program, baik jangka pendek maupun panjang hingga strategi pencapaiannya.

64

 Pelaksanaan Program

Sebagai rencana strategis Direktorat Program DT Peduli untuk mengoptimalkan fungsi pemberdayaan, program DTCC dikonsep berbasis peningkatan kapasitas SDM (human capital). Dengan tujuan jangka panjang untuk meningkatkan keterampilan sosial dan kapasitas ekonomi mustahik demi terwujudnya kelompok masyarakat yang berakhlak baik dan mandiri, proses standar yang berlangsung dalam pelaksanaan program DTCC adalah sebagai berikut :

1. Seleksi dan kontrak peserta Proses seleksi merujuk pada SOP DTCC, kriteria proses poin 3 sampai 7. Pada tahap ini, dokumen yang perlu dipersiapkan antara lain: formulir pendaftaran, formulir verifikasi berkas, formulir panduan wawancara, form survey tempat tinggal, dan surat kontrak belajar peserta DTCC.

2. Pendampingan peserta Merujuk pada SOP DTCC, kriteria proses nomor 8-9 mengenai pelatihan dan pendampingan, periode pendampingan yang dimaksud dalam manual ini mencakup pelatihan, pembinaan dan pemberdayaan yang dijalankan selama 3 tahun.

a. Pelatihan

Pelatihan bertujuan untuk meningkatkan kompetensi peserta DTCC agar memiliki keterampilan yang siap memenuhi kebutuhan industri dan/atau wirausaha. Pelatihan disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan masing-masing wilayah yang mencakup materi berikut:

(1) Tata busana (menjahit)

(2) Terapi refleksi dan pengobatan holistik (3) Kerajinan tangan (handycrafting) (4) Tata boga

(5) Tata rias (make up and hair stylist) (6) Multimedia dan digital marketing

65 (7) Informatika

(8) Servis perangkat rumah tangga (AC, mesin cuci, dsb.) (9) Otomotif

Pelatihan dilaksanakan sepanjang tahun pertama dengan jadwal yang disepakati antara tim program DT Peduli cabang dan peserta DTCC.

b. Pembinaan

Pembinaan bertujuan untuk meningkatkan kapasitas individu di luar kompetensi keahlian yang diambil. Pembinaan berlangsung sepanjang tahun pertama dan kedua, yang dijalankan secara simultan dengan pelatihan pada jadwal yang disepakati antara tim program DT Peduli cabang dan peserta DTCC.

Pembinaan ini mencakup, namun tidak terbatas pada materi berikut : - Manajemen keuangan individu dan keluarga

- Manajemen keuangan usaha

- Kegiatan MQ rutin dan pembinaan akidah

- Evaluasi mutaba’ah yaumiyah dan kelas tahsin Alquran.

- Pembinaan wirausaha

- Wajib mengikuti kegiatan capacity building atau pelatihan SSG (santri siap guna) DT Peduli

c. Pemberdayaan

Pemberdayaan Rangkaian kegiatan pemberdayaan bertujuan untuk mengoptimalkan kompetensi peserta DTCC yang telah mendapatkan pelatihan dan pembinaan sehingga bermanfaat bagi individu dan masyarakat sekitar.

Disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah, pemberdayaan mencakup, namun tidak terbatas pada hal-hal berikut: penyaluran peserta DTCC ke badan usaha di bawah DT Peduli atau mitra kerja lain dan fasilitasi akses permodalan wirausaha.

66 2. PROGRAM PETANI TANGGUH

 Ringkasan Program

Program pemberdayaan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan kelompok petani mustahik melalui pemberian hak guna lahan atau hibah beserta sarana pendukungnya, meningkatkan keahlian manajemen usaha pertanian dan keuangan rumah tangga, serta pembinaan ruhiyah kepada kelompok petani yang dibentuk oleh DT Peduli. Selain itu, program ini dilaksanakan berbasis masyarakat dengan mengelola komoditas yang dibudidayakan di sesuaikan dengan potensi wilayah.

Adapun manual program ini disusun sebagai petunjuk pelaksanaan program yang memuat penjabaran unit-unit tujuan program, baik jangka pendek maupun panjang hingga strategi pencapaiannya.

 Pelaksanaan Program

Sebagai rencana strategis Direktorat Program DT Peduli untuk mengoptimalkan fungsi pemberdayaan, program Peternak Tangguh dikonsep berbasis peningkatan kapasitas SDM (human capital). Dengan tujuan jangka panjang untuk meningkatkan kapasitas ekonomi mustahik berbasis usaha peternakan demi terwujudnya kelompok masyarakat yang berakhlak baik, mandiri dan memiliki ketahanan pangan, proses standar yang berlangsung dalam pelaksanaan program Peternak Tangguh di wilayah sasaran adalah sebagai berikut:

1. Pemetaan wilayah Proses pemetaan merujuk pada SOP Peternak Tangguh, kriteria proses poin 2 sampai 5, yaitu meliputi pemetaan (penghimpunan data dan informasi terkait peternakan di wilayah sasaran), asesmen potensi wilayah melalui survey, analisa potensi berdasarkan hasil survey, dan rapat penentuan wilayah pemberdayaan. Pada tahap ini, dokumen yang perlu dipersiapkan adalah form survey wilayah dan MoU kemitraan lahan pemberdayaan (apabila diperlukan).

2. Rekrutmen Peternak Tangguh Merujuk pada SOP Peternak Tangguh kriteria proses poin 6 sampai 10, rekrutmen Peternak Tangguh diawali dengan sosialisasi program kepada mustahik potensial di wilayah sasaran, pendaftaran, survey calon Peternak Tangguh, rapat komite penentuan Peternak Tangguh, hingga peresmian

67 komunitas peternak di wilayah sasaran. Pada tahap ini, dokumen yang perlu dipersiapkan adalah kuesioner, form pendaftaran, dan surat perjanjian pembinaan.

3. Pendampingan peternak Merujuk pada SOP Peternak Tangguh kriteria proses nomor 11-14, periode pendampingan yang dimaksud dalam manual ini mencakup penitipan bakalan/bibit hewan ternak, pendampingan rutin, rapat koordinasi bulanan, dan penyaluran hasil panen hewan ternak. Adapun pendampingan berlangsung selama 3 tahun yang terdiri dari pendampingan pada 2 tahun pertama dan persiapan kemandirian pada 1 tahun terakhir.

a. Pendampingan rutin Pendampingan bertujuan untuk meningkatkan kompetensi Peternak Tangguh agar memiliki keterampilan untuk menjalankan manajemen diri dan manajemen peternakan, serta pembiasaan ibadah harian yang baik.

Pendampingan disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan masing-masing wilayah yang mencakup, namun tidak terbatas pada materi berikut: metode peternakan modern, diniyah Islamiyah, teknik pemeliharaan hewan ternak, ekonomi rumah tangga Robbani, kewirausahaan, manajemen diri, dan sebagainya. Pendampingan dilaksanakan sepanjang tahun pertama dan kedua, setiap dua minggu sekali dengan jadwal yang disepakati antara tim program DT Peduli cabang dan kelompok peternak di wilayah masing-masing.

b. Rapat koordinasi bulanan

Rapat dilakukan antara mitra dan manajemen Peternak Tangguh minimal 1 (satu) kali setiap bulannya. Adapun pembahasan dalam rapat koordinasi mencakup monev proses pendampingan, pembagiaan fee pendampingan, brainstorming dan diskusi terkait perkembangan usaha, dan sebagainya.

c. Penyaluran hasil produksi

Penyaluran atau penjualan hasil panen dapat dioptimalkan melalui berbagai cara, di antaranya: (1) pembelian oleh pihak DT Peduli atau badan usaha lainnya yang berada di bawah Yayasan DT dengan kontrak kemitraan yang disepakati, (2) pembelian langsung oleh konsumen, dan (3) pembelian oleh mitra eksternal.

68 3. PROGRAM PETERNAK TANGGUH

 Ringkasan Program

Program pemberdayaan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan kelompok peternak mustahik melalui pemberian pemberian aset usaha berupa hewan ternak (baik hewan yang dapat dibudidayakan di darat dan perairan) beserta sarana pendukungnya (kandang, tambak atau keramba dan pakan), meningkatkan keahlian manajemen usaha dan keuangan rumah tangga, serta meningkatkan pemahaman nilai moralitas kepada kelompok peternak yang dibentuk oleh DT Peduli. Selain itu, program ini dilaksanakan berbasis masyarakat dengan mengelola komoditas yang dibudidayakan di sesuaikan dengan potensi wilayah. Adapun manual program ini disusun sebagai petunjuk pelaksanaan program yang memuat penjabaran unit-unit tujuan program, baik jangka pendek maupun panjang hingga strategi pencapaiannya.

 Pelaksanaan Program

Sebagai rencana strategis Direktorat Program DT Peduli untuk mengoptimalkan fungsi pemberdayaan, program Peternak Tangguh dikonsep berbasis peningkatan kapasitas SDM (human capital). Dengan tujuan jangka panjang untuk meningkatkan kapasitas ekonomi mustahik berbasis usaha peternakan demi terwujudnya kelompok masyarakat yang berakhlak baik, mandiri dan memiliki ketahanan pangan, proses standar yang berlangsung dalam pelaksanaan program Peternak Tangguh di wilayah sasaran adalah sebagai berikut:

1. Pemetaan wilayah

Proses pemetaan merujuk pada SOP Peternak Tangguh, kriteria proses poin 2 sampai 5, yaitu meliputi pemetaan (penghimpunan data dan informasi terkait peternakan di wilayah sasaran), asesmen potensi wilayah melalui survey, analisa potensi berdasarkan hasil survey, dan rapat penentuan wilayah pemberdayaan. Pada tahap ini, dokumen yang perlu dipersiapkan adalah form survey wilayah dan MoU kemitraan lahan pemberdayaan (apabila diperlukan).

69 2. Rekrutmen Peternak Tangguh

Merujuk pada SOP Peternak Tangguh kriteria proses poin 6 sampai 10, rekrutmen Peternak Tangguh diawali dengan sosialisasi program kepada mustahik potensial di wilayah sasaran, pendaftaran, survey calon Peternak Tangguh, rapat komite penentuan Peternak Tangguh, hingga peresmian komunitas peternak di wilayah sasaran. Pada tahap ini, dokumen yang perlu dipersiapkan adalah kuesioner, form pendaftaran, dan surat perjanjian pembinaan.

3. Pendampingan peternak

Merujuk pada SOP Peternak Tangguh kriteria proses nomor 11-14, periode pendampingan yang dimaksud dalam manual ini mencakup penitipan bakalan/bibit hewan ternak, pendampingan rutin, rapat koordinasi bulanan, dan penyaluran hasil panen hewan ternak. Adapun pendampingan berlangsung selama 3 tahun yang terdiri dari pendampingan pada 2 tahun pertama dan persiapan kemandirian pada 1 tahun terakhir.

a. Pendampingan rutin

Pendampingan bertujuan untuk meningkatkan kompetensi Peternak Tangguh agar memiliki keterampilan untuk menjalankan manajemen diri dan manajemen peternakan, serta pembiasaan ibadah harian yang baik. Pendampingan disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan masing-masing wilayah yang mencakup, namun tidak terbatas pada materi berikut: metode peternakan modern, diniyah Islamiyah, teknik pemeliharaan hewan ternak, ekonomi rumah tangga Robbani, kewirausahaan, manajemen diri, dan sebagainya. Pendampingan dilaksanakan sepanjang tahun pertama dan kedua, setiap dua minggu sekali dengan jadwal yang disepakati antara tim program DT Peduli cabang dan kelompok peternak di wilayah masing-masing.

b. Rapat koordinasi bulanan

Rapat dilakukan antara mitra dan manajemen Peternak Tangguh minimal 1 (satu) kali setiap bulannya. Adapun pembahasan dalam rapat koordinasi

70 mencakup monev proses pendampingan, pembagiaan fee pendampingan, brainstorming dan diskusi terkait perkembangan usaha, dan sebagainya.

c. Penyaluran hasil produksi

Penyaluran atau penjualan hasil panen dapat dioptimalkan melalui berbagai cara, di antaranya: (1) pembelian oleh pihak DT Peduli atau badan usaha lainnya yang berada di bawah Yayasan DT dengan kontrak kemitraan yang disepakati, (2) pembelian langsung oleh konsumen, dan (3) pembelian oleh mitra eksternal.