ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN
H. Uji Koefisien Determinasi ? ?
I. Pembahasan Hasil Penelitian
Dari hasil analisis dan pengolahan data yang dilakukan oleh peneliti, responden (pelanggan) yang berkunjung ke Geprek Bensu Jogja di dominasi oleh perempuan (67%), dengan usia 17-21 tahun sebesar (65,1%) yang di dominasi mahasiswa/i berdasarkan asal universitas di Jogja dalam penelitian ini responden paling banyak berasal dari universitas Sanata Dharma dengan presentase sebesar (70,8%) dan memiliki penghasilan sebesar Rp500.000,00 – Rp1.000.000,00 (51,9%).
Dari 106 responden yang mengisi kuesioner, sebanyak (52,8%) responden sudah pernah berkunjung dan melakukan aktivitas pembelian langsung sebanyak lebih dari 4 kali. Ada sebanyak (50,4%) responden mengetahui informasi tentang Geprek Bensu Jogja dari media sosial (Instagram, Youtube, Facebook), sedangkan (39,7%) responden mendapat informasi dari teman. Serta sebanyak (68,1%) alasan responden tertarik pada produk Geprek Bensu Jogja karena menu makanan yang beragam. Penelitian ini dilakukan dengan penulis menyebarkan kuesioner yang berbasis online dengan membagikan link kuesioner ke media social (Instagram dan Wa) dengan meminta bantuan kepada responden khususnya mahasiswa/i yang pernah berkunjung ke Geprek Bensu Jogja setidaknya 1 kali dengan mengisi kuesioner online dari link yang penulis bagi.
Setelah didapatkan hasil analisis data, pengujian Hipotesis dilakukan untuk menguji Hipotesis yang telah dibuat sebelumnya, dan berdasarkan uji hipotesis yang telah dilakukan didapatkan bahwa hasil variabel Kualitas Pelayanan berpengaruh secara parsial terhadap Kepuasan pelanggan Geprek Bensu Jogja. Hal ini dapat dilihat dari hasil t hitung > t tabel yaitu t hitung = 4,727 sedangkan t tabel = 1,983, maka dapat disimpulkan bahwa kepuasan konsumen di Geprek Bensu Jogja dipengaruhi oleh kualitas pelayanan yang diberikan. Kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen dapat dipengaruhi oleh beberapa indikator yang berupa bukti langsung, keandalan, daya tanggap, jaminan dan empati. Pengaruh dari indikator keandalan dapat dilihat dari pihak Geprek Bensu Jogja memberikan pelayanan yang cepat dalam penanganan transaksi secara tepat dan teliti. Pengaruh dari indikator jaminan menunjukkan bahwa pihak Geprek Bensu Jogja dalam memberikan layanan berupa keamanan produk memberikan kepuasan kepada para konsumen. Sedangkan pengaruh dari indikator daya tanggap, ditunjukkan dengan pihak Geprek Bensu memberikan pelayanan yang ramah, siap dan cepat.
Variabel kualitas produk berpengaruh secara parsial terhadap Kepuasan pelanggan Geprek Bensu Jogja. Hal ini dapat dilihat dari hasil t hitung > t tabel yaitu t hitung = 8,432 sedangkan t tabel = 1,983, maka dapat disimpulkan bahwa kepuasan konsumen di Geprek Bensu Jogja dipengaruhi oleh kualitas produk yang diberikan.
Variabel promosi tidak berpengaruh secara parsial terhadap Kepuasan pelanggan Geprek Bensu Jogja. Hal ini dapat dilihat dari hasil t hitung > t tabel
yaitu t hitung = 0,125 sedangkan t tabel = 1,983, maka dapat disimpulkan bahwa kepuasan pelanggan Geprek Bensu Jogja tidak dipengaruhi oleh promosi yang ditawarkan.
Kualitas pelayanan, kualitas Produk, dan promosi secara bersama-sama berpengaruh terhadap Kepuasan pelanggan di Geprek Bensu Jogja dengan tingkat kesalahan 5%. Karena hasil dari hipotesis menjelaskan bahwa nilai F hitung lebih besar dari F tabel pada tingkat sig 0,000 maka dari itu bisa ditarik kesimpulan bahwa kualitas pelayanan, kualitas produk, dan promosi berpengaruh secara simultan terhadap kepuasan pelanggan Geprek Bensu Jogja.
90 BAB VI PENUTUP
Sebagai akhir dari penulisan skripsi yang berupa laporan penelitian ini, dalam bab ini disampaikan beberapa kesimpulan serta saran yang relevan dengan hasil analisis data yang telah dilakukan. Adapun kesimpulan serta saran yang relevan dengan hasil analisis data tersebut adalah sebagai berikut:
A. Kesimpulan
Setelah melakukan analisis data dan pembahasan tentang Kualitas Pelayanan, Kualitas Produk, dan Promosi terhadap Kepuasan Pelanggan Geprek Bensu Jogja, maka penulis dapat mengambil kesimpulan sebagai berikut: 1. Profil responden yang penulis peroleh yaitu 106 responden yang pernah
mengkonsumsi produk Geprek Bensu, responden (pelanggan) yang berkunjung ke Geprek Bensu Jogja di dominasi oleh perempuan dengan usia 17-21 tahun sebesar yang di dominasi mahasiswa/i berdasarkan asal universitas di Jogja, dengan penghasilan sebesar Rp500.000,00 – Rp1.000.000,00. Responden yang sudah pernah berkunjung dan melakukan aktivitas pembelian langsung rata-rata sebanyak lebih dari 4 kali. Responden mengetahui informasi tentang Geprek Bensu Jogja dari media sosial (Instagram, Youtube, facebook Serta alasan responden tertarik pada produk Geprek Bensu Jogja karena menu makanan yang beragam.
2. Kualitas Pelayanan secara parsial berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan Geprek Bensu Jogja.
Geprek Bensu Jogja.
4. Promosi secara parsial tidak berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan Geprek Bensu Jogja.
5. Kualitas pelayanan, kualitas produk dan promosi secara simultan berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan Geprek Bensu Jogja.
B. Saran
Berdasarkan hasil pengujian dan pembahasan, peneliti memberikan beberapa saran kepada pihak Geprek Bensu Jogja untuk meningkatkan lagi variabel-variabel yang dibahas. Berikut ini adalah saran yang diberikan oleh peneliti Bagi Geprek Bensu Jogja:
1. Bagi Perusahaan
a. Agar dapat memberikan tingkat kepuasan pelanggan yang tinggi maka sebaiknya Geprek Bensu Jogja berusaha terus mempertahankan kualitas pelayanan dan kualitas produk. Adanya pengaruh kualitas pelayanan dari beberapa indikator kualitas pelayanan yang berupa bukti langsung, keandalan, daya tanggap, jaminan dan empati. Pengaruh dari indikator jaminan sebaiknya Geprek Bensu Jogja dapat terus mempertahankan kualitas jaminan keamanan dari produk yang ditawarkan.
b. Meningkatkan pelayanan yang cepat dalam penanganan transaksi secara tepat dan teliti. Serta meningkatkan fasilitas di dalam restauran perlu mendapat perhatian lebih, yaitu fasilitas kipas angin/AC, kursi, meja, toilet, yang disediakan untuk ditambah kapasitasnya. Dapat menambahkan
wifi dan daftar putar lagu yang sebaiknya diganti secara berkala sehingga membuat konsumen lebih betah berada di dalam restauran.
c. Geprek Bensu Jogja agar dapat terus memperhatikan dan mempertahankan kualitas produk baik dari segi rasa, level kepedasan, maupun penambahan pilihan menu-menu yang beragam dengan citra Nusantara. Misalnya Geprek Bensu khas Kalimantan, agar pelanggan dapat mengetahui citra rasa makanan dari berbagai pulau Nusantara.
2. Bagi Peneliti Selanjutnya
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari tiga variabel independen hanya dua yang berpengaruh secara parsial terhadap kepuasan pelanggan sebagai variabel dependen, yaitu kualitas pelayanan dan kualitas produk. Saran yang penulis berikan adalah penulis selanjutnya dapat mencoba variabel lain yang diluar penelitian agar mendapatkan hasil yang lebih bervariatif.
C. Keterbatasan
Penulis sebagai penyusun dalam penelitian ini memiliki banyak sekali keterbatasan, yaitu:
1. Penulis dan dosen berkonsultasi secara online karena terhambat oleh kasus pandemic sehingga konsultasi kurang efisien.
2. Keterbatasan pengetahuan penulis karena masih adanya kesalahan kata, kalimat, dan teori yang ada dalam penelitian ini.
3. Penulis juga menemukan keterbatasan jawaban-jawaban dari responden karena masih kurang serius dalam menanggapi setiap butir pernyataan dalam kuesioner penelitian