BAB III METODE PENELITIAN
C. Hasil Pembahasan
Berdasarkan hasil penyebaran kuesioner yang telah peneliti lakukan pada nasabah BSI Kantor Cabang Bukittinggi Sudirman 2 mengenai Pengaruh Edukasi, Komitmen Keislaman dan Kualitas pelayanan Terhadap Keputusan Menjadi Nasabah. Dalam menentukan keputusan menjadi nasabah ada 2 faktor yang menjadi penyebab munculnya kepuasan tersebut yaitu: faktor eksternal yang terdapat faktor social, produk, harga, tempat/loaksi, promosi dan kualitas pelayanan.
Sedangkan faktor internal didalamnya terdapat faktor motivasi, sikap dan keyakinan. Dalam penelitian ini, penulis ingin mengetahui apakah edukasi, komitmen keislaman dan kualitas pelayanan tersebut dapat mempengaruhi keputusan menjadi nasabah pada BSI Kantor Cabang Bukittinggi Sudirman 2 baik secara parsial maupun simultan.
Untuk menjawab dan membuktikan hipotesis penelitian, terlebih dahulu penulis menyiapkan dan mengumpulkan beberapa data dan informasi yang berkaitan dengan penelitian. Lalu menyebarkan koesioner penelitian sebanyak 96 rangkap kepada responden yang ada di PT BSI Kantor Cabang Bukittinggi Sudirman 2. Setelah menyebarkan koesioner tersebut, dilakukanlah tabulasi dan menggunakan MS.Excel dan kemudian peneliti mengolah data menggunakan SPSS 16.0.
Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik analisis linear berganda karena variabel independen lebih dari satu.
Analisis ini digunakan untuk memperkirakan atau menghitung variabel X1
(Edukasi), X2 (Komitmen Keislaman) dan X3 (Kualitas Pelayanan) yang mempengaruhi Y ( Keputusan Menjadi Nasabah), setelah analisis regresi linear berganda diperoleh persamaan π = ππ, πππ β π, ππππΏπ + π, ππππΏπ + π, ππππΏπ.
1. Pengaruh Edukasi Terhadap Keputusan Menjadi Nasabah
Penelitian ini menunjukkan bahwa, tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara edukasi terhadap keputusan menjadi nasabah.
Hal ini terbukti pada hasil uji t dan diperoleh nilai ttabel variabel edukasi sebesar 1,986 (diperoleh dengan mencari nilai df= a/2; n-k-1 = 0,05/2: 96-3-1= 0,025;92) dan nilai thitung sebesar 0,163. Karena thitung
< ttabel yaitu 0,163 < 1,986, sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 ditolak yang berarti tidak terdapat pengaruh yang signifikan X1 terhadap Y.
Hal ini disebabkan pengetahuan masyarakat masih awam mengenai bank syariah, karena mereka berpendapat bahwa bank syariah hanya untuk umroh dan haji serta kurangnya pendekatan kepada masyarakat. Tidak sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh Bambang Waluyo yang mengungkapkan bahwa, edukasi atau pendidikan masyarakat dalam bidang perbankan merupakan edukasi yang dilakukan pada intinya yaitu pemberian informasi serta pemahaman kepada masyarakat mengenai fungsi dan kegiatan usaha Bank, serta produk maupun jasa yang ditawarkan oleh Bank kepada nasabah.
Dan tidak sejalan dengan hasil dari penelitian terdahulu yang mana penelitian tersebut hasilnya berpengaruh antara variabel pemebelajaran terhadap variabel keputusan nasabah.
2. Pengaruh Komitmen Keislaman Terhadap Keputusan Menjadi Nasabah
Penelitian ini menunjukkan bahwa, tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara komitmen keislamanan terhadap keputusan menjadi nasabah. Hal ini terbukti pada hasil uji t dan diperoleh nilai ttabel variabel komitmen keislaman sebesar 1,986 (diperoleh dengan mencari nilai df= a/2; n-k-1 = 0,05/2: 96-3-1= 0,025;92) dan nilai thitung sebesar 0,586. Karena thitung < ttabel yaitu 0,586 < 1,986, sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 ditolak yang berarti tidak terdapat pengaruh yang signifikan X2 terhadap Y.
Hal ini disebabkan masih rendahnya religi seseorang untuk mengenal riba yang sudah dilarang dalam agama Islam. Tidak sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh Rahman El-Janusi menyebutkan komitmen agama ialah suatu bentuk kepatuhan pada ajaran agama.
Komitmen keIslaman yang dibangun atas dasar hubungan nasabah dengan Bank Syariah harus berlandaskan pada prinsip-prinsip yang telah dipegang bersama, yaitu prinsip Syariah yang masing-masing harus patuh dan taat menjalankannya.
Dan tidak sejalan dengan hasil dari penelitian terdahulu yang mana penelitian tersebut menjelaskan bahwa hasilnya berpengaruh terhadap keputusan menjadi nasabah.
3. Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Keputusan Menjadi Nasabah
Penelitian ini menunjukkan bahwa, tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara kualitas pelayanan terhadap keputusan menjadi nasabah. Hal ini terbukti pada hasil uji t dan diperoleh nilai ttabel
variabel komitmen keislaman sebesar 1,986 (diperoleh dengan mencari nilai df= a/2; n-k-1 = 0,05/2: 96-3-1= 0,025;92) dan nilai thitung sebesar 0,542. Karena thitung < ttabel yaitu 0,542 < 1,986, sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 ditolak yang berarti tidak terdapat pengaruh yang signifikan X3 terhadap Y.
Hal ini disebabkan masih kurangnya pelayanan terhadap nasabah. Tidak sesuai dengan teori yang disampaikan oleh Davis dan Heineke, kualitas layanan itu sendiri adalah suatu konsep yang sangat luas yang mencakup banyak dimensi yaitu keramahan karyawan pada saat melayani pelanggan, kemudahan akses untuk mendapatkan layanan, pengetahuan karyawan, kecepatan pelayanan kepada pelanggan, kenyamanan saat menunggu pelayanan.
Dan tidak sejalan dengan hasil dari penelitian terdahulu yang mana penelitian tersebut hasilnya yaitu pelayanan dan lokasi
merupakan faktor yang mempengaruhi keputusan masyarakat menjadi nasabah.
4. Pengaruh Edukasi, Komitmen Keislaman dan Kualitas Pelayanan Terhadap Keputusan Menjadi Nasabah
Setelah dilakukan analisis dengan menggunakan regresi linear berganda, dapat dilihat dari hasil uji f yang menunjukkan bahwa seluruh variabel independen tidak berpengaruh signifikan terhdap keputusan menjadi nasabah.
Diketahui nilai signifikansi untuk pengaruh X1, X2 dan X3 secara simultan terhadap Y adalah sebesar 0,508 > 0,05 dan nilai F hitung 0,779 < F tabel 2,703, sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 ditolak yang berarti tidak terdapat pengaruh yang signifikan X1, X2 dan X3 secara simultan terhadap Y.
Nilai R square dalam penelitian ini sebesar 0,025, artinya kontribusi dari variabel edukasi (X1), Komitmen Keislaman (X2), dan Kualitas Pelayanan (X3) adalah 2,5% terhadap Keputusan Menjadi Nasabah (Y) dan hubungan ini dikategorikan sangat lemah karena kurang dari 50%. Sedangkan sisanya 97,5% lagi dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian yang penulis lakukan yaitu motivasi, harga dan promosi.
Variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini memberikan pengaruh terhadap keputusan menjadi nasabah sebesar 97,5%. Hal tersebut sangat berpengaruh bagi nasabah karena edukasi, komitmen
keislaman dan kualitas pelayanan memiliki kontribusi yang kecil untuk meningkatkan keputusan menjadi nasabah dalam penelitian ini.
83 BAB V PENUTUP
A. Kesimpulan
Berdasarkan rumusan masalah dan hasil hipotesis yang telah diajukan dengan model analisis regresi linier berganda maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:
1. Tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara edukasi (X1) terhadap keputusan menjadi nasabah. Hal ini terbukti pada thitung < ttabel yaitu 0,163 < 1,986.
2. Tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara komitmen keislamanan (X2) terhadap keputusan menjadi nasabah. Hal ini terbukti pada thitung < ttabel yaitu 0,586 < 1,986.
3. Tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara Kualitas Pelayanan (X3) terhadap keputusan menjadi nasabah. Hal ini terbukti pada thitung < ttabel yaitu 0,542 < 1,986.
4. Tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara edukasi (X1), komitmen keislamanan (X2) dan kualitas pelayanan (X3) terhadap keputusan menjadi nasabah, dimana hasil F hitung 0,779 < F tabel 2,703. Dan hasil koofisien R square sebesar 0,025, artinya kontribusi dari variabel edukasi (X1), Komitmen Keislaman (X2), dan Kualitas Pelayanan (X3) adalah 2,5%
terhadap Keputusan Menjadi Nasabah (Y) dan sisanya 97,5%
lagi dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian yang penulis teliti yaitu harga, motivasi dan produk.
B. Saran
1. Kepada PT. Bank Syariah Indonesia (BSI) kantor cabang Bukittinggi agar dapat mengedukasi masyarakat tentang bank syariah, komitmen keislaman dan kualitas pelayanan terhadap keputusan menjadi nasabah Bank Syariah Indonesia (BSI) kantor cabang Bukittinggi.
2. Kepada Nasabah agar menjadikan PT. Bank Syariah Indonesia (BSI) kantor cabang Bukittinggi sebagai literatur utama untuk menabung dan menginvestasikan dana agar tidak mengandung riba melainkan bagi hasil dan kerja sama dengan bank syariah.
3. Untuk penelitian selanjutnya sebaiknya menambah sampel sehingga data yang diperoleh lebih akurat dan perlu menambah kajian teori yang ada dan juga memasukkan variabel lain diluar dari penelitian ini.
85
DAFTAR PUSTAKA
Al-Jazairi, I. A. (1995). Minhajul Muslim. Beirut: Dar al - Fikr.
Alwi, H. (2012). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Bandung: Balai Pustaka.
Ariefianto, D. (2012). Ekonometrika esensi dan aplikasi menggunakan EVIEWS.
Jakarta: Erlangga.
Azwar, S. (2012). Validitas dan Reliabilitas. Edisi 4. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Badri, M. A. (2008). Sifat Perniagaan Nabi. Bogor: Darul Ilmi.
Choir, A. (2011). Arah Perkembangan Perbankan Syari'ah di Indonesia.
Ghozali. (2016). Aplikasi Analisis Multivariete Dengan Program IBM SPSS 23.
Edisi 8. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Hanafi, Monografi PT. BSI Kantor Cabang Bukittinggi Sudirman 2, 12 Oktober 2021 Heryana, A. (2020). Metodologi Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Universitas Eksa
Unggul.
Ismatullah, D. (2014). Kewirausahaan Teori dan Praktik. Bandung: CV. Pustaka Setia.
Janusi., R. E. (2009). Pengaruh Atribut Produk Islam, Komitmen Agama, Kualitas Jasa Dan Kepercayaan Terhadap Kepuasan Dan Loyalitas Nasabah Bank Syariah; Pada Bank Muamalat Kota Semarang . Jurnal, Annual Conference on Islamic Studies (ACIS).
Kotler, P. (2008). Prinsip-prinsip pemasaran. Jakarta: Erlangga.
Majah, A. A.-Q.-S. (n.d.). Sunan Ibnu Majah. ar-Riyad: Maktabah al-Maβarif, cet.
1, t.t.
Mansyur, W. (2015). Biografi Kiai Ahmad Dahlan: Aktivis Pergerakan dan Pembela Ajaran Aswaja . Surabaya: Pustaka Idea.
Nuryadi, d. (2017). Dasar-Dasar Statistik Penelitian. Yogyakarta: Gramasurya.
RI, D. A. (2005). Alquran dan Terjemahan. Bandung: CV Penerbit J-ART.
86
Sapta, K. (2012). Pengenalan Pola Pembiayaan Syari'ah, Edisi Revisi cet V . Jakarta: PT Grafindo.
Sugiyono. (2006). Metode Penelitian Administrasi. Bandung: Alfabeta.
Sumarni, M. (2002). Manajemen Pemasaran Bank. Yogyakarta: Liberty.
Sumitro, W. (2008). Asas-asas Perbankan Islam dan Lembaga Keuangan Terkait (BMUI) dan Takaful di Indonesia . Jakarta: Rajawali.
Supranto, J. (2000). StatistikTeori dan Praktik, edisi, 6. Jakarta: Erlangga.
Suprapti, S. (2010). Perilaku Konsumen . Denpasar: Udayana Univesity.
Susilo, Y. (2000). Bank dan Keuangan Lainnya. Jakarta: Salmeba Empat.
Syah, M. d. (2010). Psikologi Pendidikan: Dengan Pendekatan Baru. Bandung:
Remaja Rosdakarya.
Syofian, I. S. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Kencana.
Tjiptono, F. (2015). Strategi Pemasaran. Edisi IV. Yogyakarta: Andi.
87
KUESIONER PENELITIAN Variabel Edukasi
NO PERNYATAAN
ALTERNATIF JAWABAN
STS TS N S SS
1. Saya mengetahui tentang perbankan syariah
2. Saya ingin menjadi nasabah bank syariah karena adanya informasi tentang bank syariah
3. Penetapan keuntungan bank syariah dengan system bagi hasil
4. Bunga bank sama dengan riba yang sangat bertentangan dengan ajaran agama Islam maka saya akan menjauhinya
88 Variabel Komitmen Keislaman
NO PERNYATAAN
ALTERNATIF JAWABAN
STS TS N S SS
1. Saya merasa system dan produk bank syariah sudah sesuai dengan prinsip syariah
2. Operasional bank syariah diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah
3. Saya berusaha menjadi nasabah bank syariah karena ingin bahagia dunia akhirat
4. Saya memilih bank syariah karena bank syariah telah menyalurkan semua pembiayaan kepada pihak-pihak yang membutuhkan sesuai prinsip-prinsip Islam
89 Variabel Kualitas Pelayanan
NO PERNYATAAN
ALTERNATIF JAWABAN
STS TS N S SS
1. Bank syariah memberikan pelayanan yang terbaik pada setiap nasabah yang dating
2. Bank syariah memberikan perhatian individual kepada nasabah
3. Karyawan menciptakan suasana nyaman dan menyenangkan dengan memberi senyum dan salam
4. Teller melayani nasabah dengan urutan kedatangan dengan tidak membeda-bedakan.
90 Variabel Keputusan Menjadi Nasabah
NO PERNYATAAN
ALTERNATIF JAWABAN
STS TS N S SS
1. Saya berminat menjadi nasabah bank syariah karena kualitas pelayanannya yang Islami
2. Saya akan menjadi nasabah bank syariah karena keinginan saya sendiri
3. Saya tidak tertarik terhadap bank syariah karena akses yang jauh
4. Pengetahuan mengenai bank syariah membuat saya berminat menjadi nasabah bank syariah
5. Saya berminat menjadi nasabah bank syariah karena memiliki produk yang sesuai dengan prinsip syariah
91 LAMPIRAN
92
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
A. DATA DIRI
Nama : PUTRI ANGGRAINI
Nim : 3317.202
Tempat /Tgl Lahir : Kampeh / 07 Agustus 1998
Alamat : Jorong Kampeh, Simarasok-Baso-Agam-Sumbar
Agama : Islam
Anak Dari : M. DIAR (ayah) JANATUN NIDAR (Ibu) B. JENJANG PENDIDIKAN
1. TK Harapan Bunda Kampeh : Tamat 2005 2. SD Negeri 16 Kampeh : Tamat 2011 3. SMP Negeri 1 Baso : Tamat 2014 4. SMA Negeri 1 Baso : Tamat 2017 5. IAIN Bukittinggi : Masuk 2017