• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.4 Pembahasan Penelitian

Disini peneliti mencoba untuk meneliti salah satu majalah remaja yang terdapat di kota Bandung yaitu Ninentyniners Magazine, ketertarikan peneliti untuk meneliti Ninentyniners Magazine sebagai media penyampaian berita adalah, dikarenakan Ninentyniners Magazine mempunyai kelebihan berbeda diantara majalah remaja yang lainnya yaitu selain memiliki Radio nomor satu di Bandung adalah 99ERS Radio majalah remaja ini dibagikan secara gratis,untuk lebih mengspesifikasikan penelitian, peneliti mengambil Ninentyniners Magazine sebagai objek penelitian, dan rubrik Funky Dj sebagai populasi penelitiannya

Ninentyniners Magazine merupakan majalah remaja yang didalamnya memiliki beberapa rubrik berita yang lebih spesifik dengan beberapa rubrik yang di kelompokan-kelompokan sesuai dengan kebutuhan pembacanya yaitu remaja Bandung pada khususnya, di dalam majalah ini pembaca remaja bisa memperoleh berita apapun yang mereka inginkan, dan butuhkan, tidak hanya masalah kesehatan, hiburan, pengetahuan, seni, hingga profil para penyiar Radio 99ERS-nya.

Dalam menyajikan rubrik funky dj pada Ninetyniners Magazine selalu mengacu kepada bahasa jurnalistik. Seperti yang dikemukakan Eni Setiati dalam

bukunya “Ragam jurnalistik baru dalam pemberitaan” menyebutkan tentang ciri -ciri bahsa jurnalisik. Ciri--ciri yang harus dimiliki bahasa jurnalistik antara lain:

1. Singkat, artinya bahasa jurnalistik harus menghindari penjelasan yang panjang dan bertele-tele.

menyampaikan informasi yang lengkap. Semua yang diperlukan pembaca sudah tertampung didalamnya. Menerapkan prinsip 5W+1H, pembuangan kata-kata adalah mubazir dan lebih baik menerapkan ekonomi kata.

3. Sederhana, artinya bahasa pers sedapat-dapatnya memilih kalimat tunggal dan sederhana, bukan kalimat majemuk yang panjang, rumit, dan kompleks. Kalimat yang digunakan juga harus efektif, praktis, dan pengungkapannya tidak berlebihan

4. Lugas, artinya bahasa jurnalistik mampu menyampaikan pengertian atau makna informasi secara langsung, dengan menghindari bahasa yang berbunga-bunga.

5. Menarik, artinya menggunakan pilihan kata yang masih hidup, tumbuh, dan berkembang. Hindari kata-kata yang sudah mati(tak pernah lagi digunakan dalam masyarakat.

6. Jelas, artinya informasi yang disampaikan jurnalis dengan mudah dapat dipahami oleh khalayak umum (pembaca).

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti, hasil analisis rubrik funky dj yang ditinjau dari bahasa jurnalistik dapat dilihat dari singkatnya berita di Ninetyniners Magazine dengan rubrik funky dj yang memuat berita profile tentang penyiar-penyiar 99ERS Radio di dalamnya sudah sangat baik, karena dalam kesingkatannya berita sesuai dengan maksud dan tujuannya. Yang diukur dengan tidak bertele-tele didapat hasil bahwa Ninetyniners Magazine sangat tinggi memenuhi kriteria sangat layak sekali. Seperti yang dikemukakan

oelh Cangara, media massa memiliki salah satu krakteristik yaitu mengandung penjelasan tidak terlalu panjang cukup layak. Bersifat terbuka, artinya pesannya dapat diterima oleh siapa saja dan dimana saja tanpa mengenal usia, jenis kelamin dan suku bangsa. Jadi, pesan yang disampaikan haruslah singkat dimana terdapat unsure tidak bertele-tele dan penjelasan tidak terlalu panjang, agar pesan yang disampaikan mudah dipahami.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti, hasil analisis rubrik funky dj yang ditinjau dari bahasa jurnalistik dapat dilihat dari padatnya berita di Ninetyniners Magazine dengan rubrik funky dj yang memuat berita profile tentang penyiar-penyiar 99ERS Radio di dalamnya sudah baik, karena dalam kepadatannya berita sesuai dengan maksud dan tujuannya. Yang diukur dengan informasinya lengkap didapat hasil bahwa Ninetyniners Magazine memenuhi kriteria layak. Sedangkan untuk kelengkapan 5W+1H tergolong sangat layak. Menurut Eni dalam bukunya Ragam Jurnalistik menjelaskan bahwa berit ayang diterbitkan dalam sebuah media massa semua yang diperlukan pembaca sudah tertampung didalamnya. Menerapkan prinsip 5W+1H, pembuangan kata-kata adalah mubazir dan lebih baik menerapkan ekonomi kata-kata.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti, hasil analisis rubrik funky dj yang ditinjau dari bahasa jurnalistik dapat dilihat dari sederhananya berita di Ninetyniners Magazine dengan rubrik funky dj yang memuat berita profile tentang penyiar-penyiar 99ERS Radio di dalamnya sudah baik, karena dalam kesederhananya berita sesuai dengan maksud dan tujuannya. Yang diukur dengan menggunakan kalimat tunggal didapat hasil bahwa

Ninetyniners Magazine memenuhi kriteria dengan layak. Sedangkan untuk Tidak rumit tergolong sangat tinggi pula. Menurut Widjaja (2000: 14), dalam bukunya

“Ilmu komunikasi Pengantar Studi” menjelaskan agar pesan yang disampaikan dapt diterima dengan baik, maka apa yang kita sampaikan dapat dimengerti, sebagai komunikator kita harus menjelaskan kepada komunikan (penerima) dengan sebaik-baiknya dan tuntas sehingga mereka dapat mengerti dan mengikuti apa yang kita maksudkan. Oleh karena itu diperlukan unsure menggunakan kalimat tunggal dan tidak rumit dalam setiap pesannya.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti, hasil analisis rubrik funky dj yang ditinjau dari bahasa jurnalistik dapat dilihat dari lugasnya berita di Ninetyniners Magazine dengan rubrik funky dj yang memuat berita profile tentang penyiar-penyiar 99ERS Radio di dalamnya sudah baik, karena dalam kelugasannya berita sesuai dengan maksud dan tujuannya. Yang diukur dengan menyampaikan makna informasi secara langsung didapat hasil bahwa Ninetyniners Magazine memenuhi kriteria sangat layak, sedangkan untuk sub kategori menghindari bahasa yang berbunga-bunga bias dikatakan sangat layak. Media massa sifatnya heterogen, seperti yang diungkapkan oleh Romli. Romli mengatakan media massa sifatnya cenderung satu arah, pesan yang disampaikan pada pembaca akan mendapat umpan balik belakangan. Sehingga harus menyampaikan informasi secar langsung serta menghindari bahasa yang berbunga-bunga agar pesan yang disampaikan media dapat mudah dipahami maknanya.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti, hasil analisis rubrik funky dj yang ditinjau dari bahasa jurnalistik dapat dilihat dari menariknya berita di Ninetyniners Magazine dengan rubrik funky dj yang memuat berita profile tentang penyiar-penyiar 99ERS Radio di dalamnya sudah baik, karena dalam kemenarikannya berita sesuai dengan maksud dan tujuannya. Yang diukur dengan Menggunakan pilihan kata yang masih hidup dan berkembang didapat hasil bahwa Ninetyniners Magazine memenuhi kriteria tergolong sangat layak. Untuk sub kategori Dapat memicu selera membaca tergolong sangat layak. Rahmat mengatakan apa yang dianggap media penting maka akan dianggap penting pula oleh public dalam penjelasannya mengenai agenda setting. Suatu berita dapat dikatakan menarik jika pesan yang disampaikan menggunakan pilihan kata yang masih hidup dan berkembang, juga beritanya dapat memicu selera membaca bagi pembacanya.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti, hasil analisis rubrik funky dj yang ditinjau dari bahasa jurnalistik dapat dilihat dari jelasnya berita di Ninetyniners Magazine dengan rubrik funky dj yang memuat berita profile tentang penyiar-penyiar 99ERS Radio di dalamnya sudah sangat baik, karena dalam kejelasannya berita sesuai dengan maksud dan tujuannya. Yang diukur dalam beritanya Mudah dimengerti pembaca didapat hasil bahwa Ninetyniners Magazine memenuhi kriteria sangat layak. Tidak menggunakan kalimat yang kabur dan baur tergolong sangat layak. Eni Etiati menjelaskan informasi yang disampaikan dapat dipahami oleh pembacanya sehingga khalayak umum dapat mengerti dengan jela pesan yang disampaikan. Karena pembaca

sifatnya heterogen, maka sudah seharusnya tidak menggunakan kalimat atau kata-kata yang dapat mengkaburkan dan membaurkan isi pesan yang akan disampaikan oleh medianya tersebut.

115

Pada bab ini akan dibahas kesimpulan dan saran mengenai hasil analisis rubrik funky dj di Ninetyniners Magazine yang ditinjau dari segi bahasa jurnalistik berdasarkan lima kategori sungkatnya berita, sederhananya berita, lugasnya berita, menariknya berita, dan jelasnya berita.

5.1 Kesimpulan

1. Rubrik funky dj di Ninetyniners Magazine berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, rubrik funky dj tersebut memiliki kesingkatannya berita yang sangat layak dilihat dari hasil perhitungan dari setiap sub kategorinya yaitu sub kategori tidak bertele-tele dan penjelasan tidak terlalu panjang, dimana hasil perhitungan tersebut menunjukkan persentase yang sangat layak.

2. Rubrik funky dj di Ninetyniners Magazine berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, rubrik funky dj tersebut memiliki kepadatannya berita yang sangat layak dilihat dari hasil perhitungan dari setiap sub kategorinya yaitu sub kategori informasinya lengkap dan kelengkapan 5W+1H, dimana hasil perhitungan tersebut menunjukkan persentase yang sangat layak.

3. Rubrik funky dj di Ninetyniners Magazine berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, rubrik funky dj tersebut memiliki kesederhanaannya berita yang layak dilihat dari hasil perhitungan dari setiap sub kategorinya yaitu sub kategori penggunaan menggunakan kalimat tunggal dan tidak rumit, dimana hasil perhitungan tersebut menunjukkan persentase yang sangat layak.

4. Rubrik funky dj di Ninetyniners Magazine berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, rubrik funky dj tersebut memiliki kelugasannya berita yang layak dilihat dari hasil perhitungan dari setiap sub kategorinya yaitu sub kategori menyampaikan makna informasi secara langsung dan menghindari bahsa ynag berbunga-bunga, dimana hasil perhitungan tersebut menunjukkan sangat layak .

5. Rubrik funky dj di Ninetyniners Magazine berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, rubrik funky dj tersebut memiliki kemenarikannya berita yang layak dilihat dari hasil perhitungan dari setiap sub kategorinya yaitu sub kategori menggunakan pilihan kata yang masih hidup dan berkembang dan dapat memicu selera pembaca, dimana hasil perhitungan tersebut menunjukkan hasil yang layak .

6. Rubrik funky dj di Ninetyniners Magazine berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, rubrik funky dj tersebut memiliki kejelasannya berita yang sangat layak dilihat dari hasil perhitungan dari setiap sub kategorinya yaitu sub kategori mudah dimengerti dan tidak

menggunakan kalimat kabur dan baur, dimana hasil perhitungan tersebut menunjukkan persentase yang sangat layak sekali .

5.2 Saran

5.2.1Bagi Perusahaan

Mengingat pentingnya bahasa jurnalistik dalam penyajian sebuah berita, maka ada baiknya Ninetyniners Magazine dapat memperhatikan beberapa saran sebagai berikut:

1. Perlu diperhatikan bahwa setiap berita harus memperhatikan bahasa jurnalistik, dan itu merupakan hal yang sangat penting, oleh karena itu ada baiknya jika Ninetyniners Magazine bisa lebih memahami dan memperhatikan bagian-bagian dari bahasa jurnalistik, terutama menariknya sebuah berita ada baiknya jika pihak Ninetyniners Magazine dapat memuat berita-berita yang memang benar-benar menarik dan di butuhkan pembacanya khusunya remaja.

2. Ada baiknya lebih meningkatkan lagi jumlah wartawan dan meningkatkan sumber daya wartawan yang ada dengan cara memberikan pelatihan-pelatihan kewartawanan, menciptakan iklim kerja yang lebih sehat dan menyediakan fasilitas yang menunjang terutama fasilitas kejurnalistikan agar wartawan dapat bekerja dengan maksimal untuk memberikan berita-berita yang lebih baik.

5.2.2Bagi Akademik

1. Semoga hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan masukan dan rujukan bagi penelitian selanjutnya yang akan meneliti mengenai rubrik yang ditinjau dari segi bahasa jurnalistik.

2. Bagi penelitian selanjutnya diharapkan dapat menelaah lebih dalam mengenai topik ini, khususnya bagi peneliti dalam bidang studi Ilmu Komunikasi Konsentrasi Ilmu Jurnalistik.

DAFTAR PUSTAKA

Ardianto, Elvinaro dan Komala Erdinaya, Lukiati. 2005. Komunikasi Massa Suatu Pengantar. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Arikunto, Suharsimi. 1996. Prosedur Penelitian, Suatu Pendekatan Edisi revisi VI. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Assegaf, Dja’far H. 1982. Jurnalistik Masa Kini. Jakarta: GI

Bungin, H. M. Burhan. 2005. Metode Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Cangara, Hafied. 1998. Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Devito, Joseph A.1997. Komunikasi Antarmanusia. Jakarta: Profesional books. Effendy, Onong Uchjana. 1989. Kamus Komunikasi. Bandung: Mandar Maju.

____________________. 1990. Radio Siaran: Teori dan Praktek. Bandung: Mandar Maju.

____________________. 2002. Dinamika komunikasi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

____________________. 2003. Ilmu, Teori dan Filsafat Komunikasi. Bandung: PT. Citra Aditya Bakti.

____________________. 2006. Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Hasan, M.Iqbal. 2002. Pokok-Pokok Materi Metodologi Penelitian dan Aplikasinya. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Masduki. 2001. Jurnalistik Radio: Menata Profesionalisme Reporter dan Penyiar. Yogyakarta: LKiS.

McQuail, Denis.1987. Teori Komunikasi Massa, Suatu Pengantar. Jakarta: Erlangga. Rakhmat, Jalaluddin. 2000. Metode Penelitian Komunikasi. Bandung: PT Remaja

Rosdakarya.

Romli, Asep Syamsul M. 2005. Jurnalistik Terapan: Pedoman Kewartawanan dan Kepenulisan. Bandung: Batic Press.

_____________________. 2008. Kamus Jurnalistik. Bandung : PT. Refika Aditama. Setiati , Eni. 2005. Ragam Jurnalistik Baru dalam Pemberitaan. Yogyakarta: Andi

Offset.

Sumadiria AS Haris. 2005. Bahasa Jurnalistik: Panduan Praktis Penulis dan Jurnalis. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Suprapto, Tommy. 2006. Pengantar Teori Komunikasi. Yogyakarta: Media pressindo.

Surakhmad, Winarno. 2004. Pengantar Penelitian Ilmiah. Bandung: Tarsito.

Widjaja, H.A.W. 2000. Ilmu Komunikasi Pengantar Studi. Yogyakarta: Andi Offset.

Sumber lain:

99ers Magazine Edisi : Agustus 2009 – Maret 2010 www.hsutadi.blogspot.com, 17 Juni 2010.

Dokumen terkait