• Tidak ada hasil yang ditemukan

Struktur Organisasi PT. TASPEN (PERSERO) KANTOR CABANG UTAMA Makassar

KEPALA CABANG UTAMA

H. Pembahasan Penelitian

Secara umum hasil pengujian variabel pengawasan dan penghargaan secara parsial mempunyai pengaruh terhadap kinerja karyawan pada kantor PT. Taspen (Persero) KCU Kota Makassar.

1. Pengaruh Variabel Pengawasan (X1) Terhadap Kinerja Karyawan (Y) Pengawasan mempunyai peranan yang sangat besar dalam meningkatkan kinerja pada kantor PT. Taspen (Persero) KCU Kota Makassar. Karena Pengawasan dapat diartikan sebagai suatu proses untuk menetapkan pekerjaan apa yang sudah dilaksanakan, menilainya, dan bila perlu mengoreksi dengan maksud supaya pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan rencana semula. Tujuan utama dari pengawasan ialah mengusahakan agar apa yang direncanakan menjadi kenyataan. Untuk dapat merealisasikan tujuan utama tersebut, maka pengawasan pada taraf pertama bertujuan agar pelaksanaan pekerjaan

sesuai dengan instruksi yang telah dikeluarkan, dan untuk mengetahui kelemahan- kelemahan serta kesulitan-kesulitan yang dihadapi dalam pelaksanaan rencana berdasarkan penemuan-penemuan tersebut dapat diambil tindakan untuk memperbaikinya, baik pada waktu itu maupun waktu-waktu yang akan datang. Menurut Sarwoto (2013) “Pengawasan ialah kegiatan dari manajer yang mengusahakan supaya pekerjaan-pekerjaan dapat terlaksana sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan ataupun hasil yang sudah dikehendaki. Didalam definisi itu sarwoto menyatakan secara eksplisit subyek yang juga melaksanakan pengawasan ataupun mempunyai fungsi pengawasan yaitu manajer, sebagai sebuah standar ataupun sebagai tolak ukur dari sebuah rencana yang telah ditetapkan dan juga hasil yang telah dikehendaki.”

Pada dasarnya setiap kegiatan penelitian harus dilandasi dengan pondasi keilmuan, hal ini bertujuan agar hasil yang diperoleh relevan dan memenuhi standar kredibilitas, terkait hal demikian maka penelitian melakukan tinjauan lapangan atau observasi lapangan, dimana dalam hasil observasi diperoleh hasil dimana system pengawasan kerja yang diterapkan oleh perusahaan telah sesuai dengan prosedur yang di tetapkan sehingga outpot falam pengawasan ini sesuai dengan hasil yang di harapkan oleh perusahaan. PT.Taspen (Persero) KCU Kota Makassar.

Berdasarkan hasil observasi dilapangan peneliti menregulasikan hasil observasi dengan uji statistik data sesuai dengan hasil interpretasi pada karyawan terkait variabel X terhadap variabel Y, dimana pada hasil uji statistik (uji persamaan regresi) diperoleh hasil untuk variabel pengawasan sebesar 0,310 dimana hal ini menunjukkan bahwa variabel pengawwasan

memiliki arah hubungan atau korelasi yang sesuai dengan hasil uji observasi lapangan yang dilakukan oleh peneliti pada PT. Taspen (Persero) KCU Kota Makassar.

Hasil penelitian yang sama pula di kemukakan oleh Anastasya Yuyun Toding (2016), dengan judul Pengaruh Pengawasan Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT.Pipit Mutiara Indah yang mengemukakan bahwa “Hasil penelitian Menunjukkan bahwa Pengawasan berpengaruh secara

signifikan sebesar 57% dan sisanya dipengaruhi variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian”.

2. Pengaruh penghargaan (X2) Terhadap kinerja karyawan (Y)

Penghargaan merupakan salah satu elemen yang dapat dimanfaatkan organisasi untuk memotivasi karyawan agar dapat memberikan kontribusi yang maksimal. Menurut Puwanethiren (2013) penghargaan terdiri dari seluruh komponen organisasi, proses, aturan serta kegiatan pengambilan keputusan dalam hal alokasi untuk memberikan kompensasi dan manfaat kepada karyawan sebagai timbal balik atas kontribusi yang telah diberikan kepada organisasi.

Berdasarkan hasil observasi dilapangan terkait variabel penghargaan, maka diperoleh dimana pemberian penghargaan atau kompensasi kepada karyawan yang memenuhi standar berprestasi dan disiplin kerja, telah berdampak positif pada semangat kerja pada karyawan lainnya. Sehingga dari variabel penghargaan ini dapat disimpulkan bahwa peningkatan kinerja karyawan di landasi oleh pemberian penghargaan kepada karyawan pada PT. Taspen ( Persero) KCU Kota Makssar.

Berdasakan hasil observasi lapangan, maka penelitian menregulasikan hasil observasi dalam bentuk uji statistik data (uji persamaan regresi), sesuai dengan hasil interpretasi karyawan terkait variabel penghargaan, dimana diperoleh hasil nilai koefisien regresi uji persamaan regresi maka diperoleh nilai untuk variabel penghargaan sebesar 0,382, dimana hal ini menunjukkan bahwa penerapan pemberian penghargaan kepada karyawan memiliki dampak pengaruh yang positif signifikan terhadap peningkatan kinerja karyawan pada PT. Taspen (Persero) KCU Kota Makassar.

Terkait hal diatas, Wahyuni, Endang Erawan, M.Z Arifin, (2018), dengan judul Pengaruh Pemberian Penghargaan (reward) dan Sanksi/Hukuman (punishment) Terhadap Kinerja Pegawai di Kantor Kecamatan Tanjung Redeb Kabupaten Berau, mengemukakan bahwa, “Terdapat pengaruh pemberian penghargaan (reward) terhadap kinerja pegawai pada di Kantor Kecamatan Tanjung Redeb Kabupaten Berau dimana variabel pemberian penghargaan (reward) berpengaruh sebesar 51,4% terhadap kinerja pegawai”.

BAB V PENUTUP

A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil analisis yang diuraikan pada bab IV mengenai pengaruh Pengawasan dan Penghargaan Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Taspen (Persero) KCU Kota Makassar maka dapat disimpulkan sebagai berikut:

1. Berdasarkan hasil uji statistik data (uji persamaan regresi), maka di peroleh kesimpulan bahwa, variabel penghargaan dan pengawasan memiliki kontribusi pengaruh positif dan signifikan dalam upaya meningkatkan kualitas kinerja karyawan pada PT. Taspen (Persero) KCU Kota Makassar.

2. Berdasarkan hasil uji statistik data (uji persamaan regresi), maka di peroleh kesimpulan bahwa, di mana variabel penghargaan memiliki kontribusi yang dominan dibandingkan dengan variabel pengawasan dalam upaya meningkatkan kualitas kinerja karyawan pada PT. Taspen (Persero) KCU Kota Makassar.

B. Saran

Setelah dikemukakan beberapa kesimpulan berdasarkan penelitian pada kantor PT. Taspen (Persero) KCU Kota Makassar, maka diajukan beberapa saran yang dapat dijadikan pertimbangan yaitu:

1. Disarankan pada pihak instansi agar kiranya mempertahankan kualits pengawasan kinerja karyawan, mengingat peningkatan kinerja karyawan di pengaruhi oleh system pengawasan kerja yang sesuai dengan standar

oprasinal pengawasan kerja yang di terapkan oleh perusahaan PT. Taspen (Persero) KCU Kota Makassar.

2. Disarankan pada pihak instansi terkait agar kiranya tetap menjaga dan mempertahankan system pemberian penghargaan, kepada karyawan yang berprestasi dan di siplin kerja, meningingat variabel terkait memiliki sumbangsi yang besar dalam meningkatkan semangat kerja dan kualitas kerja karyawan pada pada PT. Taspen (Persero) KCU Kota Makassar.

Dokumen terkait