• Tidak ada hasil yang ditemukan

Traktor tangan dapat diklasifikasikan berdasarkan bahan bakar dan besarnya daya motor. Berdasarkan bahan bakarnya, traktor tangan dibedakan atas:

2. Traktor tangan berbahan bakar bensin

3. Traktor tangan berbahan bakar minyak tanah atau kerosin

Dalam praktikum, traktor yang digunakan yaitu traktor tangan dengan 2 roda, dengan merk atau model QUICK / G 1000 BOXER memiliki bahan bakar solar dengan kualitas baik.

Bagian-Bagian Traktor Tangan

Bagian utama traktor tangan ada tiga, yaitu (Sutrisno. 1999):

1. Tenaga penggerak motor

2. Kerangka dan transmisi atau penerus tenaga traktor tangan

3. Tuas kendal.

Tenaga penggerak motor

Pada praktikum, jenis tenaga penggerak yang dipakai adalah motor diesel. Dengan menggunakan satu silinder, daya yang dihasilkan kurang dari 12 Hp. Pada kerangka dipasang motor penggerak dengan empat buah baut pengencang. Lubang baut pada kerangka dibuat memanjang agar posisi motor dapat digerakkan maju mundur. Tujuannya adalah untuk memperoleh keseimbangan traktor dan untuk menyesuaikan ukuran v-belt yang digunakan. Engkol digunakan untuk menghidupkan motor diesel.

Fungsi kerangka adalah sebagai tempat kedudukan motor penggerak, transmisi, dan bagian traktor lainnya. Kerangka berfungsi sebagai tempat kedudukan motor penggerak, transmisi dan bagian traktor lainnya. Bagian traktor dikaitkan dengan kerangka dengan menggunakan beberapa buah baut pengencang.

Tenaga dari motor berupa putaran poros disalurkan melalui pully dan v-belt ke kopling utama untuk diteruskan ke gigi persneleng sehingga menggerakkan poros roda dan poros PTO. Gigi persneling juga berfungsi untuk mengatur kecepatan putaran poros roda dan poros PTO. Kemudian, tenaga disalurkan ke mesin rotary. Kopling utama dioperasikan dari tuas kopling utama. Bila tuas ditarik ke posisi netral, maka tenaga motor tidak disalurkan ke gigi persneleng. Akibatnya traktor akan berhenti, meskipun kondisi motor penggerak dihidupkan.

Di samping kopling utama, terdapat dua kopling kemudi untuk menggerakkan traktor ke kanan atau ke kiri. Traktor tangan juga bisa bergerak maju mundur dengan kecepatan tertentu karena putaran poros motor penggerak disalurkan sampai ke roda. Ada tiga jenis roda yang digunakan pada traktor tangan, yaitu: roda ban, roda besi, roda apung atau roda sangkar/cage wheell. Roda ban berfungsi untuk transportasi dan mengolah tanah kering. Roda besi digunakan untuk pembajakan di lahan kering. Roda apung digunakan pada saat pengolahan tanah basah. Ukuran roda disesuaikan dengan spesifikasi traktor. Besar kecilnya roda akan berpengaruh terhadap lajunya traktor.

Tuas kendali

Tuas kendali digunakan untuk mengendalikan jalannya traktor. Traktor tangan memiliki banyak tuas kendali untuk mempermudah pekerjaan. Akibatnya, traktor menjadi lebih berat dan harganya lebih mahal. Oleh karena itu, sekarang banyak diproduksi traktor yang dilengkapi hanya dengan beberapa tuas kendali

agar lebih ringan dengan harga yang lebih murah. Namun, kemampuan traktor juga terbatas.

Tuas kendali dibedakan atas :

1. Tuas perneling utama traktor tangan

2. Tuas persneleng cepat lambat traktor tangan

3. Tuas kopling utama traktor tangan

4. Tuas persneleng mesin rotary traktor tangan

5. Tuas persneleng kemudi

6. Stang kemudi dan kemudi pembantu

7. Tuas gas traktor tangan

8. Tombol lampu dan bel traktor tangan

9. Tuas penyangga depan

Tuas persneleng utama traktor tangan.

dan 2 kecepatan mundur. Kecepatan ini dapat dipilih sesuai dengan jenis pekerjaan yang sedang dilaksanakan.

Kecepatan satu untuk membajak tanah dengan mesin rotary. Kecepatan dua untuk membajak tanah dengan bajak singkal/piringan. Kecepatan tiga untuk membajak tanah sawah yang tergenang. Kecepatan empat untuk berjalan di jalan biasa. Kecepatan lima dan enam untuk menarik trailer/gerobak. Mundur satu digunakan pada saat operator berjalan. Mundur dua digunakan pada saat operator naik di trailer/gerobak.

Tuas persneleng cepat lambat traktor tangan.

Tuas ini tidak selalu ada. Apabila tuas persneleng utama hanya terdiri dari 3 kecepatan maju dan 1 kecepatan mundur, biasanya traktor tangan dilengkapi dengan tuas persneleng cepat lambat. Fungsi perneleng ini untuk memisahkan antara pekerjaan mengolah tanah dengan pekerjaan transportasi (berjalan dan menarik trailer/gerobak). Dengan adanya tuas cepat lambat, kemungkinan salah dalam memilih posisi perseleng bisa dikurangi.

Tuas kopling utama traktor tangan.

Tuas kopling utama berfungsi untuk mengoperasikan kopling utama. Bila tuas dilepas pada posisi pasang atau on, maka tenaga motor akan tersambung ke gigi persneleng. Sebaliknya apabila ditarik ke posisi netral atau bebas atau off, maka tenaga motor tidak disalurkan ke gigi persneleng. Apabila ditarik lagi maka tuas kopling utama akan tersambung dengan rem yang berada pada rumah kopling utama.

Tuas ini berfungsi sebagai pengatur kecepatan putar poros PTO. Apabila hasil pengolahan yang diharapkan halus dan gembur, maka tempatkan posisi tuas persneleng mesin rotary pada posisi cepat dan sebaliknya. Kecepatan putar pisau rotary dapat juga diatur dari posisi pemasangan rantai penghubung.

Tuas persneleng kemudi.

Tuas persneleng kemudi pada traktor tangan ada dua, masing-masing berada di kiri dan kanan. Tuas ini digunakan untuk mengoperasikan kopling kemudi ke kanan dan ke kiri. Apabila tuas kopling kemudi kanan ditekan, maka putaran gigi persneleng tidak tersambung dengan poros roda kanan sehingga roda kanan akan berhenti dan traktor akan berbelok ke kiri. Begitu juga sebaliknya apabila kopling kiri ditekan.

Stang kemudi dan kemudi pembantu

Stang kemudi digunakan untuk membantu membelokkan traktor. Meskipun sudah ada tuas kopling kemudi, namun agar berbeloknya traktor dapat lebih tajam, perlu dibantu dengan stang kemudi. Stang kemudi juga digunakan untuk mengangkat implemen pada saat pengoperasian. Kemudi pembantu digunakan untuk tempat bertumpu bahu operator. Maksudnya agar menambah beban bagian belakang traktor sehingga hasil pengolahan tanah bisa lebih dalam.

Tuas gas traktor tangan

Tuas ini dihubungkan dengan tuas gas pada motor peggerak. Tuas ini digunakan untuk mengubah kecepatan putaran poros motor penggerak yang sesuai

Tombol lampu dan bel traktor tangan.

Terkadang, traktor digunakan pada waktu malam hari, sehingga diperlukan penerangan. Tombol bel diperlukan apabila traktor dijalankan di jalan raya. Dengan adanya tombol lampu dan bel ini, motor traktor harus dilengkapi dengan kumparan sebagai sumber arus listrik.

Tuas penyangga depan.

Tuas ini menggerakkan penyangga depan. Apabila tuas didorong akan mendorong penyangga depan turun untuk menyangga traktor. Traktor tangan hanya mempunyai dua roda. Apabila traktor dalam keadaan berhenti, maka untuk menegakkan traktor diperlukan penyangga.

Mengoperasikan Traktor Tangan

Beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum menghidupkan traktor, yaitu:

1. Traktor ditempatkan pada tempat yang datar dengan ventilasi udara yang baik.

2. Traktor sudah diperiksa dan dalan kondisi baik.

Menghidupkan traktor tangan, yaitu :

1. Tuas kopling utama diposisikan off atau rem sehingga traktor tidak berjalan pada saat dihidupkan.

3. Buka kran bahan bakar sehingga terjadi aliran bahan bakar ke ruang pembakaran.

4. Gas dibesarkan pada posisi start sehingga ada aliran bahan bakar (solar) yang cukup banyak di ruang pembakaran.

5. Tuas dekompresi ditarik dengan tangan kiri untuk menghilangkan tekanan di ruang pembakaran pada saat engkol diputar.

6. Engkol dimasukkan ke poros engkol, lalu putar engkol searah jarum jam beberapa kali agar pelumas dapat mengalir ke atas melumasi bagian-bagian traktor. Biasanya dilengkapi dengan indikator untuk menunjukkan adanya aliran pelumas.

7. Percepat putaran engkol sehingga akan menghasilkan cukup tenaga untuk menghidupkan motor.

8. Lepaskan tuas dekompresi untuk menghasilkan tekanan, sementara engkol masih tetap diputar sampai motor hidup.

9. Setelah motor hidup, engkol akan terlepas sendiri dari poros engkol yang disebabkan oleh bentuk pengait engkol yang miring.

10. Geser posisi tuas gas pada posisi idle atau stasioner.

11. Hidupkan motor tanpa beban kurang lebih selama 2-3 menit agar proses pelumasan dapat berjalan dengan baik.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan pada saat dan setelah mematikan traktor, yaitu:

1. Gas tidak perlu dinaik-turunkan sebelum dimatikan.

2. Jangan tergesa-gesa dalam mematikan motor.

3. Semua tuas dalam kondisi netral.

Mematikan traktor tangan, yaitu :

1. Lepaskan beban motor.

2. Kecilkan gas pada posisi idle atau stasioner sehingga putaran mesin akan pelan selama 2-3 menit.

3. Geser tuas gas pada posisi stop sampai motor mati karena tidak ada aliran bahan bakar ke ruang pembakaran.

4. Tutup kran bahan bakar.

Adapun alat bantu pada traktor dua roda adalah:

Unit roda

Traktor tangan mempunyai macam-macam roda yaitu:

1. Roda ban digunakan untuk transportasi dan untuk membajak tanah dilahan kering.

2. Roda pengatur dalam pembajakan merupakan kelengkapan dari unit bajak rotari.

3. Roda besi pada umumnya digunakan untuk bekerja dilahan sawah. Roda besi berfungsi untuk mengatasi terjadinya slip roda.

4. Roda apung digunakan untuk mengolah lahan sawah yang dalam.

Pada saat praktikum, roda yang digunakan untuk traktor tangan roda 2 merk QUICK/G 1000 BOXER yaitu roda ban atau karet dan roda besi.

Unit implemen

Implemen traktor adalah unit yang dapat dilepas dan dipasang untuk pekerjaan tertentu. Unit yang umum digunakan adalah:

1. Bajak singkal traktor tangan ada dua macam, yaitu bajak singkal yang dapat membalik tanah ke satu arah saja (biasanya kearah kanan) dan bajak yang dapat bekerja dua arah (reversible plow) yaitu membalik tanah ke arah kanan atau ke arah kiri.

2. Bajak rotary lebih dikenal dengan nama rotary tiller dan ada pula yang menyebutnya bajak berpusing karena geraknya berputar pada porosnya. Arah putaran bajak pada umumnya searah dengan arah putaran roda traktor, akan tetapi ada pula yang dirancang berlawanan dengan arah putaran roda.

4. Ridger adalah alat untuk membuat guludan di lahan kering yang telah diolah.

5. Transplanter adalah alat untuk menanam bibit padi di sawah.

6. Seed drill. Benih padi ditebar sepanjang alur dengan menggunakan alat yang disebut seed drill.

7. Trailer. Traktor tangan dapat digunakan untuk menarik trailer sehingga dapat dimanfaatkan untuk mengangkut sarana produksi maupun hasil produksi. Kapasitas trailer sekitar 500 kg.

8. Ponton/pelampung, terdapat pada traktor tiller yang berfungsi sebagai pengapung sehingga dapat dioperasikan pada sawah yang dalam.

Pada saat praktikum, implemen yang digunakan untuk traktor tangan roda 2 merk QUICK/G 1000 BOXER yaitu bajak singkal, garu, dan gelebeg.

Memasang Implemen Pengolahan Tanah

1. Dalam memasang Implemen Pengolahan Tanah, traktor harus dalam keadaan berhenti, bahkan kondisi Motor pengerak, dalam keadaan mati guna menjaga keamanan dan keselamatan pada saat memasang implemen pengolahan tanah pada traktor tangan.

2. Dalam memasang Implemen Pengolahan Tanah, terlebih dahulu sesuaikan ketinggian stang agar dapat dioperasikan dengan baik sesuai dengan keinginan operator.

3. Cara mengatur ketinggian dengan cara menggeser Hitch. Hitch dapat dipasang pada Gear Box dengan 2 posisi. Pasanglah baut pada posisi atas untuk memperoleh kondisi stang lebih tinggi dan posisi bawah untuk memperoleh kondisi stang lebih rendah.

4. Pemasangan Plow Head dapat digeser ke atas maupun ke bawah untuk memperoleh ketinggian stang yang berbeda.

5. Membalik Plow Head. Plow Head dapat dipasang terbalik atas-bawah untuk memperoleh ketinggian stang yang berbeda. Pasanglah Plow Head dengan kepala di atas untuk memperoleh stang tinggi dan pasang Plow Head dengan kepala di bawah.

6. Setelah hitch dan Plow Head disesuaikan, implemen tanah dapat dipasangkan dengan baik sesuai dengan keinginan operator.

BAB V PENUTUP

Dokumen terkait