• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kode Program 4.1 Perintah Untuk Fungsi Login

Kode Program 4.1 fungsi login baris 6 dan baris 7 digunakan untuk mengecek username dan password, jika benar maka akan disimpan dalam Session, baris 8-12 menerangkan jika username dan passwordnya menggunakan admin maka akan tetap disimpan dalam session. Baris 13-15 menerangkan jika username dan password salah maka akan ditolak dan tidak akan disimpan dalam session, akan muncul pesan login tidak berhasil, silahkan ulangi lagi. Baris 16 digunakan untuk melakukan refresh halaman selama tiga detik jika username dan password yang dimasukkan salah dan setelah itu akan kembali ke menu login. Baris 19 dan 20 menerangkan jika username dan password dibuat menggunakan textbox.

Kode Program 4.2 Perintah Memasukkan Data Guru

Kode Program 4.2 fungsi insert data guru digunakan untuk mengisi data guru. Baris 7 dan baris 8 digunakan untuk memasukkan kode pegawai yang dibuat menggunakan textbox. Baris 9-11 digunakan untuk membuat tampilan jabatan dalam bentuk combobox. Baris 12-14 digunakan untuk membuat tampilan jabatan dalam bentuk combobox. Baris 16-19 digunakan untuk memasukkan data ke database dari detailview yang tidak bisa diBind oleh control ASP.Net.

Kode Program 4.3 Perintah untuk Update Data Guru

Kode Program 4.3 merupakan fungsi untuk merubah data guru. Baris 5-6 digunakan untuk membuat tampilan jabatan dalam bentuk combobox. Baris 7 dan 8 digunakan untuk membuat tampilan jenis kelamin dalam bentuk combobox. Baris 9 dan baris 10 digunakan untuk memanggil kembali panel2 dalam Asp.Net. Baris 13 dan baris 14 digunakan untuk memasukkan data ke database dari detailview yang tidak bisa di Bind oleh control ASP.Net.

Kode Program 4.4 Perintah Memasukkan Data Nilai

Kode Program 4.4 merupakan fungsi data nilai, digunakan untuk membuat daftar nilai siswa. Baris 3-4 digunakan untuk membaca id. Baris 5 dan baris 6 menerangkan bahwa tahun ajaran dan KelasID harus diisi Karena merupakan kunci. Baris 14-18 digunakan untuk membuat object untuk masing-masing id dan setelah selesai baris 21 dan baris 22 akan menyimpan data nilai ke dalam sessions1.

Kode Program 4.5 Perintah Membuat Absen Pegawai

Kode Program 4.5 merupakan fungsi untuk membuat absensi pegawai yang baru. Baris 6-8 digunakan untuk memilih tahun ajaran dan semester, setelah memilih maka Baris 9 akan menyimpan dan menampilkan absensi pegawai.

Kode Program 4.6 digunakan untuk menampilkan menu. Baris 1-5 digunakan untuk menampilkan menu sesuai dengan hak akses masing-masing. Baris 6-9 digunakan untuk melihat apakah user ini mempunyai hak akses untuk menampilkan menu Jika benar maka Baris 10-11 akan menampilkan menu.

4.3 Pengujian (Testing)

Agar mengetahui sejauh mana keberhasilan aplikasi yang dibuat, maka dibutuhkan suatu pengujian pada aplikasi Sistem Informasi Akademik SMA Negeri 1 Waikabubak. Tahapan pengujian atau testing dilakukan dengan tujuan untuk menghindari kesalahan-kesalahan yang terjadi pada aplikasi yang dibangun. Bentuk-bentuk kesalahan yang mungkin ditemukan pada tahapan pengujian antara lain seperti kesalahan kode program, kesalahan memasukan data, kesalahan proses. Apabila dalam proses pengujian ditemukan kesalahan program, maka program harus diperbaiki sehingga diperoleh program yang benar-benar bersih dari kesalahan.

Guna mengetahui kinerja dari sistem yang telah dibangun maka dilakukan pengujian menggunakan Unit testing blackbox yaitu dengan mencari bug/error yang terdapat pada aplikasi yang dibuat. Hasil pengujian terlihat pada Tabel 4.1, Tabel 4.2 dan Tabel 4.3.

Tabel 4.1 Pengujian Login Admin

No Pengujian Proses Hasil

1 Login ok

3 Edit absensi guru ok

4 Hapus absensi guru ok

5 Tambah nilai siswa ok

6 Edit nilai siswa ok

7 Hapus nilai siswa ok

8 Tambah absensi siswa ok

9 Edit absensi siswa ok

10 Hapus absensi siswa ok

11 Tambah data jabatan ok

12 Edit data jabatan ok

13 Hapus data jabatan ok

14 Tambah kelas ok

15 Edit data kelas ok

16 Hapus kelas ok

17 Tambah mata pelajaran ok

18 Edit data mata pelajaran ok

19 Hapus mata pelajaran ok

20 Tambah pembagian kelas ok

21 Hapus pembagian kelas ok

22 Tambah jadwal ok

24 Hapus jadwal ok

25 Tambah user (guru dan siswa) ok

26 Edit data user (guru dan siswa) ok

27 Hapus user (guru dan siswa) ok

28 Tambah tahun ajaran ok

29 Edit tahun ajaran ok

30 Hapus tahun ajaran ok

31 logout ok

Tabel 4.1 menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode pengujian Black Box, maka terlihat pada hasil pengujian proses login admin tidak terjadi eror dan sesuai dengan yang diharapkan.

Tabel 4.2 Pengujian Login Guru

No Pengujian Proses Hasil

1 Login ok

2 Lihat data pribadi ok

3 Ganti username ok

4 Ganti password ok

5 Tambah absebsi semester ok

6 Edit absensi semester ok

8 Tambah nilai ok

9 Edit nilai ok

10 Hapus nilai ok

11 Input Nilai ok

12 Logout ok

Tabel 4.2 menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode pengujian Black Box, maka terlihat pada hasil pengujian proses login Guru tidak terjadi eror dan sesuai dengan yang diharapkan.

Tabel 4.3 Pengujian Login Siswa

No Pengujian Proses Hasil

1 Login ok

2 Lihat data pribadi ok

3 Lihat absensi semester ok

4 Lihat nilai ok

5 Lihat Materi ok

6 Logout ok

Tabel 4.3 menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode pengujian Black Box, maka terlihat pada hasil pengujian proses login Siswa tidak terjadi eror dan sesuai dengan yang diharapkan.

Analisis Menggunakan Webserver Stress Tool

Pada bagian ini dilakukan analisis aplikasi menggunakan bantuan Webserver Stress Tool 7.2.2.261. Webserver Stress Tool sendiri merupakan alat uji yang digunakan untuk menguji performa sebuah aplikasi web, server web yang berjalan pada jaringan internet maupun intranet dengan antarmuka web. Hasil dari pengujian menggunakan software ini dapat digunakan untuk menganalisis performa dari sebuah aplikasi web.

Pada Gambar 4.33 disajikan gambar grafik yang menunjukkan hasil pengujian menggunakan Webserver Stress Tool yang disimulasikan menggunakan 8 user.

Gambar 4.33 Grafik Hasil Pengujian

Gambar 4.33 pengujian dilakukan dengan menambahkan 1 user setiap 6 detik. Sistem dapat menghasilkan jumlah halaman yang bervariasi setiap

detiknya, hal ini juga dipengaruhi oleh jumlah user. Berdasarkan keseluruhan pengujian grafik pages per second mengalami perubahan namun hanya berkisar antara level 1-5. Dengan demikian diketahui bahwa sistem dapat memberi respon rata-rata 0,2 detik, untuk jumlah user dari 0 sampai 8.

Gambar 4.34 Grafik Error

Gambar 4.34 menunjukkan grafik hasil pengujian error dari aplikasi, yang terdiri dari: Errors,% yang menunjukkan persentase tanggapan dengan kesalahan dari jumlah hits.

Berdasarkan hasil pengujian sistem yang telah dilakukan yang diperlihatkan pada Gambar 4.33 dan Gambar 4.34 sistem yang dibangun telah memenuhi uji performa dengan baik karena hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem tidak mengalami errors.

Kegunaan dan Manfaat Sistem bagi SMA Negeri 1 Waikabubak

Kegunaan dan manfaat sistem yang telah dibuat bagi SMA Negeri 1 Waikabubak yaitu sistem dapat mempermudah pekerjaan para guru dalam menulis laporan nilai siswa karena sistem telah menyediakan kolom penilaian siswa yang tinggal diisi oleh guru sehingga para guru tidak memerlukan waktu yang lama lagi. Sistem juga dapat memudahkan pihak sekolah dalam memberikan pengumuman-pengumuman kepada murid karena kepala sekolah tidak perlu mengumpulkan siswa dilapangan lagi jika ingin menyampaikan suatu pengumuman karena pada sistem sudah terdapat menu galeri untuk menyampaikan pengumuman. Kepala sekolah tidak perlu lagi melihat buku absensi guru dan pegawai dalam mengontrol kehadiran para guru dan pegawai karena sistem telah menyediakan menu absensi guru dan pegawai, sistem juga mempermudah siswa dalam melihat hasil laporan belajar dan absensi selama satu semester karena siswa dapat mengakses sistem dimana saja, sistem yang dibuat juga dapat diakses oleh siapa saja yang ingin mengetahui informasi tentang SMA Negeri 1 Waikabubak.

Dokumen terkait