• Tidak ada hasil yang ditemukan

1.2 Rumusan Masalah dan Pemecahan Masalah

2.1.9 Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT)

Pembelajaran kooperatif merupakan pembelajaran yang mengutamakan

kerjasama tim dalam kelompok kecil demi tujuan bersama. Pembelajaran

kooperatif muncul dari konsep dimana siswa akan lebih mudah menemukan dan

memahami suatu konsep yang sulit apabila mereka saling berdiskusi dengan

temannya. Durukan (2011: 102-109) menjelaskan bahwa:

Cooperative learning can be defined as a learning approach in which students help one another on an academic subject, in small mixed groups formed both in class and in non-class environments, which helps individuals gain more self confidence and develop their communication skills and problem solving and

critical thinking abilities, and through which all of the students actively participate in the learning-teaching process.

Pernyataan tersebut menjelaskan bahwa pembelajaran kooperatif dapat

didefinisikan sebagai suatu pembelajaran di mana siswa saling membantu satu

sama lain pada mata pelajaran, dalam kelompok-kelompok kecil yang membentuk

campuran baik dalam kelas dan non-kelas atau lingkungan, yang membantu

individu mendapatkan kepercayaan diri yang lebih dan mengembangkan

keterampilan komunikasi, pemecahan masalah, kritis, dan kemampuan berpikir,

dan melalui itu semua, siswa dapat berpartisipasi secara aktif dalam proses

belajar-mengajar.

Model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) merupakan model pembelajaran yang menempatkan siswa dalam kelompok-

kelompok belajar yang beranggotakan 5-6 siswa dengan kemampuan, jenis

kelamin, dan suku atau ras yang berbeda (Isjoni, 2012: 83). Dikembangkan oleh

Slavin dan rekan-rekannya, penerapan TGT mirip dengan STAD dalam hal

komposisi kelompok, format intruksional, dan lembar kerjanya. Hanya saja TGT

lebih memfokuskan pada level kemampuan. Dalam TGT istilah kuis berganti

menjadigameakademik.

Ada 5 komponen utama dalam model pembelajaran Teams Games Tournament,yaitu:

(1) Penyajian Kelas

Pada penyajian kelas, guru menyampaikan materi dengan pengajaran

langsung atau dengan ceramah. Pada saat penyajian kelas ini siswa

disampaikan oleh guru. Penyajian kelas sangat berpengaruh terhadap

kerja kelompok siswa pada saat permainan, karena skor game akan

menentukan skor kelompok.

(2) Kelompok (Team)

Kelompok dalam TGT memiliki anggota yang tingkat kemampuannya

berbeda-beda. Fungsi kelompok adalah untuk lebih mendalami materi

bersama teman kelompoknya dan lebih khusus untuk mempersiapkan

anggota kelompok agar lebih optimal pada saat permainan.

(3) Permainan (Game)

Permainan terdiri dari pertanyaan-pertanyaan yang dirancang untuk

menguji pengetahuan dan pemahaman yang diperoleh siswa pada saat

penyajian kelas dan belajar kelompok. Setiap satu pertanyaan dijawab

oleh satu orang siswa dari masing-masing kelompok.

(4) Turnamen (Tournament)

Turnamen dilakukan pada akhir kegiatan, yaitu setelah siswa

melakukan penyajian kelas dan kelompok sudah mengerjakan lembar

kerja. Turnamen dilakukan untuk menguji kemampuan siswa secara

individu.

(5) Penghargaan Kelompok (Team Recognize)

Setelah turnamen dilaksanakan, kemudian guru akan mengumumkan

kelompok yang menjadi pemenang dalam turnamen. Kelompok akan

mendapat hadiah apabila rata-rata skor memenuhi kriteria yang

Teknis pelaksanaan TGT siswa ditempatkan dalam satu kelompok yang

terdiri dari orang yang berkemampuan rendah, sedang, dan tinggi. Dengan

demikian masing-masing kelompok memiliki komposisi anggota yang beragam.

Komposisi ini dicatat dalam tabel khusus (tabel turnamen) yang setiap minggu

harus diubah. Dalam TGT anggota ditugaskan untuk mempelajari terlebih dahulu

bersama dengan anggota-anggota yang lain, lalu mereka diuji secara individual

melaluigameakademik.

Dalam permainan ini setiap siswa yang bersaing merupakan wakil dari

kelompoknya. Masing- masing kelompok mengirimkan satu anggotanya, dan

setiap perwakilan kelompok diusahakan memiliki tingkat kemampuan yang sama.

Siswa yang mewakili kelompoknya ditempatkan pada meja turnamen. Masing-

masing perwakilan kelompok menempati satu meja turnamen.

Permainan ini diawali dengan memberitahukan aturan permainan dan

pembagian kartu-kartu soal dimeja. Peraturan dalam permainan ini adalah:

(1) Setiap pemain dalam tiap meja menentukan dulu pemain yang

pertama dengan cara undian.

(2) Pemain yang terpilih akan mengambil kartu soal dan diberikan kepada

pembaca soal untuk dibacakan.

(3) Soal dikerjakan secara mandiri oleh masing-masing pemain yang

terpilih sesuai dengan waktu yang telah ditentukan dalam soal.

(4) Setelah selesai, pemain membacakan hasil pekerjaannya yang akan

(5) Pembaca akan memberikan jawaban yang benar dan memberikan skor

pada pemain yang menjawab benar.

Nilai yang mereka peroleh dari gameini akan menentukan skor kelompok mereka masing-masing. Kriteria skor kelompok dalam pelaksanaan model

pembelajaranTeams Games Tournamentdapat dilihat pada tabel di bawah ini: Tabel 2.1 Kriteria skor kelompok dalamTeams Games Tournament

Skor Kriteria Kelompok Kurang dari 49 50 sampai 69 70 sampai 89 90 ke atas Good Team Great Team Super Team Tim Istimewa

Slavin menyarankan agar TGT diterapkan setiap minggu, skor turnamen

yang diperoleh TGT bisa dimanfaatkan guru untuk menentukan tingkat kesulitan

kuis kepada setiap anggota kelompok. Dengan TGT siswa akan menikmati

bagaimana suasana turnamen itu, dan karena mereka berkompetisi dengan

kelompok-kelompok yang memiliki komposisi kemampuan yang setara, maka

kompetisi dalam TGT terasa lebih adil dibandingkan kompetisi-kompetisi

pembelajaran tradisional pada umumnya.

Jadi TGT merupakan model pembelajaran yang menerapkan sistem

kompetisi secara kelompok, dimana setiap kelompok memiliki anggota yang

mempunyai kemampuan bertingkat dari yang rendah, sedang, dan tinggi. Satu

kelompok dimana peraturannya yaitu setiap kelompok mengirim perwakilan

kelompoknya untuk diuju secara individu. Dengan TGT siswa yang

berkemampuan tinggi akan mengajari siswa yang berkemampuan dibawahnya

agar mampu memahami materi yang diajarkan guru atau untuk menjawab

pertanyaan dari guru. Dalam TGT akan diberikan hadiah bagi kelompok yang

mempunyai skor tertinggi.

Dokumen terkait