• Tidak ada hasil yang ditemukan

2.1. Seting BIOS untuk booting dari CD ROM

Seluruh Sistem Komputer moderen telah dihasilkan dalam tahun-tahun belakangan ini, fiturnya mendukung boot dari CD, tapi juga perlu untuk mengkonfigurasi fitur BOOT ini pada BIOS sistem komputer.

Ketika menyalakan komputer, periksa layar-BOOT untuk Key Setup, pada

kebanyakan PC baru adalah dengan menekan tombol DELETE, untuk itu pastikanlah terlebih dahulu.

Gambar 2.1.1 Tekan tombol Del pada tampilan BOOT ini untuk masuk ke BIOS Setup Utility

Gambar 2.1.2 Tekan tombol F2 pada tampilan BOOT ini untuk masuk ke BIOS Setup Utility

Gambar 2.1.3 Tekan tombol F2 pada tampilan BOOT ini untuk masuk ke BIOS Setup Utility

Setelah menekan tombol Del / F2 pada keyboard maka akan terlihat tampilan BIOS/CMOS SETUP UTILITY. Pilih menu yang digunakan untuk mengatur urutan booting dari CD-ROM.

Gambar 2.1.5 Menu “Advanced BIOS Features” untuk mengubah booting dari CD-ROM

Dan set First Boot Device ke CDROM dan Second atau third ke HDD-0 dan tekan F10 untuk menyimpannya.

Gambar 2.1.7 Menu “BOOT Sequence” untuk mengubah booting dari CD-ROM

Sekarang pilih urutan boot (Boot Sequence) dan kemudian pilih no 1 CD-Rom

dengan menekan – + dan tekan spasi untuk mengaktifkannya.

Beberapa komputer memiliki pilihan untuk boot sementara dari perangkat

Cd/Hdd/Floppy/Usb, Hanya dengan siaga menekan tombol F8 button untuk menampilkan

Boot Menu dan sekarang pilihlah pembuat CDRom anda .

Kadang-kadang anda dapat menekan F12 untuk boot sementara dari CD pada

beberapa Dell Systems.

Gambar 2.1.8. Boot Device Menu dari tombol F8

2.2 Langkah Instalasi Linux Redhat 9

1. Siapkah CD Linux Redhat 9

2. Pastikan computer Anda sudah disetting untuk booting dari CD ROM, kalau belum, silahkan ubah melalui BIOS

3. Boot komputer anda dan masukkan CD Linux Redhat 9

4. Setelah komputer booting dari CD, maka akan muncul menu tampilan pemilihan mode instalasi seperti gambar di bawah :

Gambar 2.2.1 . Menu Pilihan Mode Instalasi

5.Pilihlah mode install Red Hat Linux in Graphical mode dengan menekan

tombol <ENTER> di keyboard. Komputer akan memunculkan menu pilihan

untuk mendiagnosis CD master Linux Redhat 9 apakah kondisinya baik atau

tidak. Jika anda tidak ingin melakukan diagnosis pilih [Skip] untuk melanjutkan

proses instalasi.

Gambar 2.2.2. Menu Pilihan Chek CD

Gambar 2.2.3. Menu Proses Cek CD

6. Komputer akan mengecek hardware komputer dan mendeteksi secara otomatis periperal yang digunakan. Dan setelah selesai akan muncul menu Welcome screen sebagai berikut :

Gambar 2.2.4. Tampilan Selamat Datang pada Instalasi Redhat 9

7. Pilih tombol Next untuk melanjutkan proses instalasi sehingga akan muncul menu pilihan bahasa sebagai berikut :

8. Pilih bahasa untuk proses instalasi yang familiar (English) lalu tekan tombol Next sehingga akan muncul tampilan sebagai berikut:

Gambar 2.2.6. Pemilihan Konfigurasi Keyboard

9. Pilih konfigurasi keyboard yang sesuai (U.S. English) lalu tekan tombol Next

10.Pilih mouse sesuai dengan mouse anda lalu tekan tombol Next untuk melanjutkan instalasi. Setelah itu akan muncul tampilan untuk menu pilihan instalasi.

Gambar 2.2.7. Pemilihan Konfigurasi Mouse

14

11.Jika komputer yang akan diinstal belum mempunyai sistem operasi Linux Redhat sebelumnya maka pilih Install, jika sudah terdapat sistem operasi Linux Redhat versi sebelumnya dapat dipilih Upgrade maupun Install lalu tekan tombol Next

Gambar 2.2.8. Pemilihan Instalasi atau Upgrade

12.Pilih menu pilihan jenis instalasi yang ingin dilakukan dalam hal ini tentu saja Server atau Custom.

13.Pilih menu Automatically Partition untuk melakukan partisi secara otomatis atau Manually partition With Disk Druid jika diinginkan partisi secara manual.

14.Jika dipilih menu Automatically Partition maka akan muncul tampilan seperti di bawah. Pilih menu Remove all Linux partition atau yang lain sesuai kebutuhan. Jika hard disk masih kosong dan belum dipartisi maka Redhat akan melakukan partisi.

Gambar 2.2.10. Partisi Hard Disk Secara Otomatis

16

Gambar 2.2.11. Partisi Hard Disk Secara Otomatis

15.Jika anda memilih partisi secara manual akan tampak seperti pada gambar di bawah.

Gambar 2.2.12. Partisi Hard Disk Secara Manual

Gambar 2.2.13. Boot Loader

Boot loader merupakan software yang pertama kali dijalankan ketika komputer pertama kali dinyalakan. Software ini berfungsi pada saat loading dan transfer control untuk mengoperasikan sistem kernel software.

Pengaturan boot loader mempunyai peranan yang penting jika komputer yang akan diinstal mempunyai sistem operasi lain maka kita dapat memilih booting dengan sistem operasi yang mana.

17.Sistem operasi Redhat Linux memerlukan setting konfigurasi jaringan. Program instalasi secara otomatis akan mendeteksi jenis network device yang sesuai. Selanjutnya masukkan

alamat IP dan netmask. Di sini terdapat pilihan secara otomatis melalui DHCP atau secara manual.

Gambar 2.2.14. Konfigurasi Jaringan

18.Pengaturan IP Address harus disesuaikan dengan desain jaringan yang akan dibuat sehingga pengaturannya dapat dilakukan kemudian pada saat pengaturan jaringan.

Gambar 2.2.15. Pengaturan IP Address Secara Manual

19. Untuk meningkatkan keamanan komputer pada network, Redhat Linux menyediakan

Firewall Protection. Kita dapat memilih tingkat keamanan yang diiginkan seperti pada gambar dibawah.

Gambar 2.2.16. Konfigurasi Firewall untuk Keamanan Di sini disediakan 3 tingkat keamanan yaitu

 High

Tingkat keamanan ini hanya membolehkan koneksi sesuai dengan default setting sehingga hanya dapat melakukan koneksi dengan DNS replies dan DHCP

 Medium

Tingkat medium memberikan batasan-batasan koneksi terhadap source tertentu dalam sistem.

 No Firewall

Pemilihan tingkat keamanan No Firewall dapat dilakukan jika yakin bahwa sistem berada dalam jaringan yang dapat dipercaya.

20.Pilihlah bahasa yang akan digunakan

Gambar 2.2.17. Pengaturan Waktu

21.Pengaturan waktu harus dilakukan agar waktu yang ditunjukkan pada komputer sesuai dengan tempat dimana komputer diletakkan. Setelah pengaturan waktu selesai dilakukan maka akan muncul tampilan sebagai berikut :

22.Setelah proses instalasi maka akan muncul setting pasword root (administrator jaringan). Pada proses ini diperlukan pengaturan pasword root (administrator). Proses ini sangat penting di dalam sistem operasi jaringan karena hanya pada level inilah hak akses total dapat dilakukan.

Gambar 2.2.19. Pengaturan Password Root

23.Disamping root, dapat juga ditambahkan user yang dapat menggunakan sistem ini dengan pasword sebagai user.

Gambar 2.2.20. Autentifikasi Pengguna

22

24.Berikutnya anda akan memilih paket, paket apa yang akan di instal :

Gambar 2.2.21. Konfigurasi Personal Dekstop

Ada dua optional disini, Accept the current package list dan Customize the set of packages to be installed. Accept the current package list artinya anda menerima paket-paket default sesuai dengan tipe instalasi yang anda pilih. Jika anda ingin memilih sendiri paket-paket yang akan di instal maka pilih Customize the set of packages to be installed. Pilih Next untuk melanjutkan, jika anda memilih Customize the set of packages to be installed muncul tampilan sebagai berikut :

Gambar 2.2.22. Tampilan pilihan paket yang akan diikut sertakan pada proses install

Silahkan memilih paket-paket apa yang hendak anda instal. Untuk memilih komponen-komponen dari paket, klik chek box yang ada disamping kiri nama paket, lalu klik Details untuk memilih dan menghilangkan (select dan unselect) komponen-komponen dari paket yang tersebut. Setelah proses pemilihan paket selesai maka dilayar komputer kesayangan anda akan pemberitahuan bahwa installer akan mulai menginstal paket-paket yang anda pilih. Setelah beberapa saat, paket-paket yang anda pilih akan mulai di instal oleh installer RedHat 9.0

25.Ini memakan waktu agak lama, tergantung berapa banyak paket yang anda pilih. Jika anda pilih semua paket, bisa 1-2 jam. Setelah beberapa lama proses instalasi berjalan, anda diminta memasukan CD instalasi RedHat 9.0 yang kedua dan yang ketiga. Jadi sering-seringlah memperhatikan CD-ROOM anda :)

Gambar 2.2.23. Tampilan proses install

26.Setelah itu, muncul tampilan berikutnya yang meminta anda membuat Disket Boot. Terserah anda mau membuat disket boot atau tidak, no problem lo!! Tetapi alangkah baiknya anda membuat disket boot. Jika suatu saat komputer anda tidak bisa booting maka disket boot lah solusinya

27.Berikutnya installer akan meminta anda memilih konfigurasi Video Card. Umumnya, installer mengenali jenis video card yang ada. Dan juga anda diminta memilih jumlah RAM video card tersebut. Seperti terlihat pada gambar berikut :

Gambar 2.2.25. Konfigurasi jenis VGA

2.3 Konfigurasi System

Setelah sistem operasi Redhat Linux 9 terinstal ke hard disk, pada saat pertama kali sistem dijalankan maka akan muncul tampilan setup agent sebagai berikut :

Gambar 2.3.1. Tampilan Pertama Kali Setelah Instalasi Redhat Linux 9

Setup agent merupakan petunjuk untuk melakukan pengaturan konfigurasi sistem Redhat Linux. Dengan setup agent ini dapat dilakukan pengaturan waktu dan tanggal, menambah user baru, melakukan instalasi software pendukung dan melakukan registrasi sistem ke jaringan Redhat.

Menu user account digunakan untuk membuat user baru dengan nama user dan password yang spesifik. Sebaiknya anda tidak melakukan login sebagai root, melainkan sebagai user kecuali untuk hal-hal yang sangat penting. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kerusakan sistem.

Gambar 2.3.2. Tampilan Menu User Account

Setelah membuat user baru maka akan muncul menu berikutnya yaitu pengaturan tanggal dan waktu komputer sesuai dengan waktu setempat. Waktu harus ditentukan dengan benar karena akan dipakai sebagai standar dalam perhitungan untuk laporan segala aktivitas komputer.

Gambar 2.3.3. Tampilan Pengaturan Waktu

Langkah berikutnya setelah melakukan pengaturan waktu adalah melakukan register ke jaringan Redhat. Untuk dapat melakukan registrasi ke jaringan Redhat diperlukan koneksi internet. Registrasi ini bertujuan untuk mendapatkan update terbaru dari sistem operasi Redhat

Linux ke server http://www.redhat.com/docs/manuals/ RHNetwork/

Gambar 2.3.4 Tampilan Menu Registrasi

Proses registrasi dapat ditinggalkan untuk langsung menuju langkah berikutnya yaitu instalasi package atau software tambahan.

Gambar 2.3.5 Tampilan Menu Instalasi Package Tambahan

Setelah proses penambahan package software selesai maka sekarang sudah dapat masuk ke dalam sistem.

4.1 Login Ke Sistem

Pada saat sistem booting maka akan minta dimasukkan user yang mempunyai hak untuk dapat login ke sistem. Login diisi dengan user name dan password yang diberikan oleh root.

Gambar 2.3.6 Tampilan Login ke Sistem

Setelah melakukan login dengan benar, maka kita akan masuk ke dalam menu utama sistem operasi Redhat Linux 9 dengan tampilan grafis yang mirip dengan sistem operasi Microsoft Windows seperti berikut :

Gambar 2.3.7. Tampilan Menu Utama

30

Dokumen terkait