BAB II. LANDASAN TEORI
A. Tinjauan Pustaka
4. Pembelajaran Menyundul Bola Dengan Pendekatan Taktis
4. Pembelajaran Menyundul Bola Dengan Pendekatan Taktis
xxxv
Merencanakan pembelajaran yang dapat memacu siswa untuk berlatih dan bermain serta menikmati permainan merupakan tugas seorang pelatih. Para siswa menginginkan suasana pembelajaran yang mengasyikkan, menggairahkan dan juga sebagai sarana untuk meningkatakan kebugaran jasmani. Umumnya para siswa kurang menyukai penjelasan yang berbelit-belit, atau berbaris dalam waktu yang lama untuk memperoleh kesempatan atau giliran melakukan suatu teknik menyundul bola. Hal-hal semacam ini dirasakan sangat membosankan bagi siswa.
Pendekatan taktis dalam pengajaran sepak bola menekankan pada aspek bagaimana membelajarkan siswa untuk memahami konsep bermain. Sebagai contoh untuk permainan sepak bola yang harus diajarkan adalah konsep bermain sepak bola, bukan mengajarkan permainan sepak bola tingkat tinggi yang sulit dilakukan oleh siswa. Melalui pendekatan taktis , diharapkan akan meningkatkan motivasi dan minat para siswa terhadap konsep bermain, yang pada akhirnya akan meningkatkan kemampuannya dalam sepak bola.
Pendekatan taktis merupakan cara belajar yang dalam pelaksanaanya dilakukan dalam bentuk bermain atau permainan. Menurut Amung Ma’mun & Toto Subroto ( 2001 : 7) menyatakan bahwa ”Pendekatan taktis dalam permainan adalah untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang konsep bermain melalui penerapan teknik yang tepat sesuai dengan masalah atau situasi dalam permainan sesungguhnya ”. Pendapat lain dikemukakan Beltasar Tarigan ( 2001 : 17 ) menyatakan bahwa ”Pengajaran melalui pendekatan taktis adalah meningkatkan kemampuan bermain siswa, dengan melibatkan kombinasi dari kesadaran taktis dan penerapan kemampuan teknik dasar kedalam bentuk yang sebenarnya”
Berdasarkan pendapat diatas menunjukkan bahwa, pendekatan taktis menuntut kesadaran taktis siswa yaitu kemampuan untuk mengidentifikasi masalah-masalah taktik yang muncul dalam permainan berlangsung sekalian kemampuan memilih jawaban yang tepat untuk pemecahannya. Keunikan dari kegiatan bermain terletak pada proses yaitu pemain memberikan keputusan untuk melakukan dan menerapkan suatu teknik secara tepat dalam situasi yang berubah-ubah. Keputusan yang diambil secara tepat dalam situasi bermain merupakan faktor penting. Apabila siswa kurang memahami kondisi
xxxvi
permainan, hal ini akan berdampak terhadap kemampuannya dalam mengidentifikasi teknik yang benar pada situasi tertentu dalam permainan sepak bola.
b. Pelaksanaan Pembelajaran Menyundul Bola Dengan Pendekatan Taktis
Pembelajaran menyundul bola dengan pendekatan taktis yang dimaksud adalah cara belajar menyundul bola yang pelaksanaanya dilakukan dalam bentuk permainan kecil. Soekatamsi ( 1988 : 218) menyatakan bahwa ”Permainan kecil dimaksudkan untuk cermatnya cara belajar kemampuan bermain sepak bola dan merupakan adegan-adegan yang mirip dengan situasi yang sesungguhnya dalam bentuk kecil atau penyederhanaan bentuk permainan”.
Pembelajaran menyundul bola dengan pendekatan taktis dilakukan dalam bentuk permainan kecil, dimana ukuran lapangan lebih kecil, jumlah pemain sedikit dan peraturan yang diterapkan lebih sederhana. Dalam pelaksanaan permainannya khusus menggunakan atau cara melakukan permainan hanya dengan teknik dasar menyundul bola.
Dalam pembelajaran melalui pendekatan taktis ini, terdapat dua kelompok pemain yang saling berhadapan. Dalam permainan ini pemain melakukan pertandingan menyundul bola, seperti permainan sepak takraw atau bola voli. Siswa berusaha meraih kemenangan dalam permainan dengan melakukan menyundul bola yang benar melalui atas net.
Selama pembelajaran siswa aktif bergerak meskipun dia tidak sedang menguasai bola. Dengan demikian, aktifitas gerak anak pada pendekatan taktis lebih banyak dibandingkan dengan pendekatan teknis. Dengan demikian, pendekatan taktis merupakan pendekatan yang cocok digunakan dalam pembelajaran sepak bola karena sesuai dengan minat dan keinginan anak. Dengan pendekatan taktis banyak hal yang diperoleh anak, baik dari segi kesehatan, pengembangan kepribadian, kreatifitas, maupun sikap sosialnya.
Permainan merupakan cara untuk menciptakan suasana kompetitif pada siswa, seperti untuk mencapai kemenangan yang peraturannya telah disepakati terlebih dahulu. Motivasi atau dorongan belajar berperanan penting bagi tercapainya tujuan pembelajaran, oleh karena itu siswa perlu ditumbuhkan motivasi dan semangat belajarnya. Motivasi
xxxvii
belajar dapat ditumbuhkan diantaranya melalui penciptaan rasa kompetitif. Dalam hal ini Sugiyanto ( 1998 : 330) mengemukakan bahwa ”Mengenai semangat berusaha bisa
ditimbulkan atau ditingkatkan antara lain melalui cara menciptakan suasana kompetitif di antara pelajar. Dengan adanya suasana kompetitif , pelajar akan berusaha berbuat sebaik-baiknya untuk bisa lebih baik dari teman-teman yang lain”.
Adanya sifat kompetitif ini membawa peserta merasa tertantang untuk memperoleh kemajuan dan berusaha mangatasi setiap problem yang mereka temui dalam permainan. Sedangkan dengan adanya peraturan dapat menumbuhkembangkan sikap disiplin, saling menghargai dan bertanggung jawab dalam mentaati peraturan yang berlaku secara seksama. Terciptanya suasana yang kompetitif ini dapat meningkatkan semangat dan motivasi siswa untuk melakukan aktifitas gerak dengan sebaik-baiknya.
c. Kelebihan dan Kelemahan Pembelajaran Menyundul Bola dengan Pendekatan Taktis
Pembelajaran menyundul bola dengan pendekatan taktis menuntut kreatifitas siswa untuk berfikir dan memahami pola permainan dan memecahkan masalah yang terjadi didalam permainan. Dalam hal ini siswa berperan penting untuk mengambil keputusan yang tepat sesuai dengan permasalahan yang terjadi dalam permainan.
Bentuk pembelajaran tentu memilki kelebihan dan kelemahan. Bertolak dari pengertian pendekatan taktis diatas, pembelajaran ini memilki kelebihan antara lain :
1) Hasrat gerak siswa terpenuhi sehingga dapat menimbulkan rasa senang dan gembira serta motivasi belajar meningkat.
2) Dengan bermain berarti siswa aktif bergerak sehingga dapat meningkatkan kesegaran jasmani siswa.
3) Siswa dapat terlibat aktif dalam pembelajaran serta dapat meningkatkan penampilan siswa dalam bermain.
4) Dapat merangsang kemampuan berfikir, memecahkan masalah, dan mengambil keputusan yang tepat sesuai yang terjadi dalam permainan.
xxxviii
6) Meningkatkan kemampuan siswa untuk menilai dirinya sendiri dan kemampuannya dalam proses pengajaran.
Sedangkan kelemahan pembelajaran menyundul bola dengan pendekatan taktis antara lain :
1) Permainan akan menjadi tidak menarik apabila siswa belum menguasai teknik menyundul bola yang memadai.
2) Kemungkinan besar akan sering terjadi kesalahan teknik dan siswa tidak mampu mengenalinya.
3) Bola akan sering mati ( keluar ) lapangan apabila teknik menyundul bola kurang memadai , sehingga dalan suatu game akan cepat terselesaikan.
4) Guru atau pembina akan mengalami kesulitan untuk mengontrol kesalahan teknik yang dilakukan siswa.