• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V ANALISA DATA

A. Pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR)

Untuk mengetahui peningkatan Pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Parapat Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, maka dapat kita lihat dari beberapa indikator-indikator dan definisi operasional variabel X, antara lain:

1. Pencapaian Tujuan

Berdasarkan data yang berhasil dikumpulkan dan beberapa indikator yang digunakan pada saat penelitian bagaimana pencapaian tujuan terhadap Pengaruh pemberian kredit usaha rakyat (KUR) maka kita dapat melihat bahwa pencapain suatu tujuan dan suatu kegiatan yang sedang dijalankan oleh pemerintah tersebut sudah berjalan dengan baik, hal ini dapat dilihat dari pernyataan responden yang mengatakan “sangat setuju” dari para responden.

Dari indikator mengenai pencapai tujuan maka pemberian kredit tersebut sudah cukup memberikan kualitas yang baik bagi masyarakat yang membutuhkan tersebut. Dalam pencapaian tujuan tersebut sudah mencakup ke dalam pemberian (KUR) tersebut sudah sangat membantu di dalam mengembangkan usaha pelaku (UKM), dapat meningkatkan pendapatan sehari-hari, dan pemberian bantuan (KUR) tersebut sudah dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan bantuan dana untuk membuka usaha.

Jawaban responden terhadap pernyataan bahwa pemberian bantuan berupa Kredit Usaha Rakyat yang disalurkan oleh pemerintah melalui bank-bank yang sudah ditunjuk direspon oleh para responden dengan jawaban sangat setuju sebanyak 117 responden atau sekitar 87.8% responden, dan yang hanya mengatakan setuju sekitar 16 responden atau sekitar 12,2% responden hal ini dapat terlihat pada tabel 5 dan jawaban responden. Hal ini membuktikan bahwa bantuan yang diberikan oleh pemerintah diterima baik oleh masyarakat yang membutuhkan bantuan berupa dana untuk membuka usahanya, sehingga sangat membantu di dalam mengembangkan usaha hagi para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) tersebut.

Pada pernyataan yang mengatakan apakah pemberian bantuan dari pemerintah berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR) dapat meningkatkan pendapatan sehari-hari, maka jawaban dari responden tersebut sangat memuaskan. Hal ini sudah dapat terlihat dengan jelas dengan responden yang menjawab sangat setuju sekitar 99 responden atau sekitar 74,3% responden yang mengatakan bantuan tersebut sangat membantu. Dan hanya sedikt yang mengatakan setuju, yaitu hanya 34 responden atau sekitar 25.7% responden.

Dari pernyataan pada tabel 8, 9 dan 10 masing-masing menyatakan 72 responden atau sekitar 54,1% responden, dan 52 responden atau sekitar 39,2% responden dan sama seperti tabel 9, pada tabel 10 juga sekitar 52 responden atau sekitar 39,2% responden yang mengatakan sangat setuju dengan pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR) tersebut dapat meningkatkan pendapatan dan bantuan tersebut juga sudah dapat dirasakan oleh semua masyarakat yang ingin membuka menginginkannya, terutama mereka yang berminat dalam membuka usaha. Namun hanya sekitar 50 responden atau sekitar 37,8% responden, dan 68 responden atau sekitar 51,4% responden dan juga 72 responden atau sekitar 54,05% responden yang memberi jawaban setuju dari pernyataan pada tabel 8, 9 dan 10, dan hanya sekitar 11 responden atau sekitar 8,11% responden, serta 13 responden atau sekitar 9,4% responden dan juga 9 responden atau sekitar 6,75% responden yang menyatakan cukup setuju pada tabel yang tersebut di atas tadi.

Maka dapat diambil kesimpulan bahwa dalam pencapaian tujuan Bank Rakyat Indonesia (BRI) telah melaksanakan tugasnya dengan baik, hal tersebut telah terbukti dari jawaban responden yang hampir sebagian responden menyatakan pendapatnya dengan jawaban sangat setuju, dan sisanya hanya menjawab setuju dan cukup setuju. Dengan indikator-indikator yang telah ada disetujui oleh responden maka terlihat bahwa pemberian bantuan berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh pemerintah kepada bank penyalur yaitu Bank Rakyat Indonesia (BRI) sudah dilaksanakan dengan baik. Dan pencapaian tujuan yang diberikan Bank Rakyat Indonesia kepada para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) sudah terlaksana dengan baik juga, walaupun masih ada juga masyarakat yang mengeluhkan pemberian bantuan berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR)

tersebut kepada mereka selaku para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) terhadap pihak Bank Rakyat Indonesia (BRI). Untuk itu diharapkan dari pihak Bank Rakyat Inonesia (BRI) sendiri agar bisa memberikan yang terbaik bagi masyarakat yang memerlukan bantuan tersebut.

2. Ketepatan Waktu

Dan indikator ketepatan waktu dapat dilihat bahwa banyak responden yang menyatakan manajeman Bank Rakyat Indonesia (BRI) sudah tepat waktu di dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), hal ini dapat dilihat dengan jawaban responden yang mengatakan setuju sekitar 59 responden atau sekitar 44,7% responden, dan 45 responden atau sekitar 33,7% responden yang mengatakan sangat setuju, sedangkan sisanya yaitu 25 responden atau sekitar 18,9% responden yang mengatakan cukup setuju. Dan hanya ada 1 responden atau sekitar 1,35% responden yang menyatakan kurang setuju dengan manajeman dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Selain itu jawaban dari responden atas pernyataan yang mengatakan Bank Rakyat Indonesia (BRI) memberikan batasan dan jangka waktu yang jelas dalam pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR), dengan jawaban yang sangat memuaskan. Walaupun hanya sekitar 47 responden atau sekitar 35,13% responden yang mengatakan sangat setuju, dan banyak dari responden yang mengatakan setuju, yaitu sekitar 70 responden atau sekitar 52,71% responden dan sisanya 16 responden atau sekitar 12,16% responden yang mengatakan cukup setuju.

Dalam hal tersebut, sudah dapat dipahami bahwa dan 133 responden yang memberikan jawabannya, dan hampir seluruhnya mengatakan paham dengan batasan dan jangka waktu yang diberikan oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI)

dalam pemberian bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) tersebut kepada masyarakat yang membutuhkan. Dalam pernyataan berikutnya, yang masih berhubungan dengan ketepatan waktu didalam pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR), Bank Rakyat Indonesia (BRI) juga memberikan prosedur sehingga pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR) tersebut berjalan secara efektif dan selesai tepat pada waktunya.

Dengan pernyataan tersebut maka di dapat jawaban dari respon dengan 61 responden atau sekitar 45,94% responden yang memberikan pernyataan jawaban dengan kata setuju, dan 59 responden atau sekitar 44,59% responden yang hanya mengatakan sangat setuju, serta selebihnya hanya sekitar 13 responden atau sekitar 9,45% responden yang hanya mengatakan cukup setuju dengan pernyataan tersebut.

3. Manfaat

Pada penelitian yang dilakukan, maka didapat beberapa jawaban yang berbeda atas pernvataan yang diberikan kepada para responden mengenai manfaat yang diperoleh dalarn pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Pada pernyataan yang pertama ada sekitar 65 responden atau sekitar 48,64% responden yang mengatakan setuju dan 61 responden atau sekitar 45,95% responden yang mengatakan sangat setuju dan sisanya 7 responden atau sekitar 5,41% responden yang mengatakan cukup setuju, pada pernyataan pemberian kredit usaha rakyat sangat bermanfaat bagi pengembangan usaha. Selanjutnya pada pernyataan pemberian kredit usaha rakyat sangat membantu dalam

meningkatkan pendapatan dan taraf hidup, dengan jawaban responden yang sangat memuaskan. Sekitar 63 responden atau sekitar 47,2% responden yang mengatakan sangat setuju, dan 54 responden atau 40,64% responden yang mengatakan setuju, lalu sisanya yaitu 16 responden atau sekitar 12,16% responden yang hanya mengatakan cukup setuju.

Ada sekitar 58 responden atau sekitar 43,24% responden yang menyatakan setulu dengan pemberian kredit usaha rakyat bagi pelaku usaha kecil menengah banyak manfaat yang sudah diperoleh, dan ada 54 responden atau sekitar 40,54% responden yang mengatakan sangat setuju serta 22 responden atau sekitar 17,56% responden yang mengatakan cukup setuju. Dan pada pernyataan yang terakhir untuk indikator variabel X ada 59 responden atau sekitar 44,59% responden yang memberi jawaban setuju dan 57 responden atau sekitar 43.2% responden yang mengatakan sangat setuju dan sisanya 16 responden atau sekitar 12,2% responden yang mengatakan cukup setuju atas pernyataan kredit usaha rakyat yang dikucurkan oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang memberikan manfaat bukan hanya bagi pelaku usaha kecil rnenengah tapi juga masyarakat yang membutuhkan.

Dokumen terkait