PROSEDUR LAS TITIK
2. Pemberian perapatan (sealer)
Permukaan – permukaan sambungan dari panel-panel harus menjalani perlakuan anti karat, karena sambungan tersebut tidak dapat di cat setelah pengelasan.
1. Basahkan lap dengan larutan pembuang lemak (degreasing solvent) 2. Bersihkan permukaan sekali lagi menggunakan lap kering untuk
melepaskan minyak sebelum permukaan mongering.
3. Oleskan bahan perapat las titik pada permukaan logam. (1) Memposisikan Panel
Posisikan kedua panel bersamaan, dan satukan (fixed) keduanya dengan menggunakan ragum pemegang (vise grips).
(2) Siapkan Perlengkapan Pengelasan
1) Pilihlah lengan las dengan panjang dan bentuk yang dapat dengan tepat menekan panel-panel bersama dengan ujung elektrodanya. Dalam reparasi body pada sebuah kendaraan, posisi panel ditentukan dengan pengukuran jarak panel (fit) terhadap panel-panel yang lain
2) Menyetel Ujung Elektroda
Kedua ujung elektroda harus tepat berhadapan satu dengan yang lain dalam satu sumbu saat menekan panel-panel secara bersamaan.
Ujung – ujung elektroda harus dijaga kehalusan dan kebersihannya untuk memperoleh kekuatan las yang seharusnya.
1. Periksalah kondisi ujung-ujung elektroda
2. Bila kondisi tidak baik, grindalah ujung-ujung tersebut
3. Kikirlah permukaan ujung yang datar.
Gambar prosedur pengelasan
(3) Siapkan Kondisi Pengelasan
Tiga parameter penting yang harus disetel pada perangkat las yaitu tekanan, arus las dan tempo pengelasan. Kekuatan pengelasan yang tepat dapat dicapai bila perangkat las disiapkan dengan benar.
1) Tekanan
2) Arus dan Tempo Pengelasan
Arus dan tempo pengelasan harus disetel sesuai bahan dan ketebalan dari panel – panel, berdasarkan pada panduan pengoperian perangkat las.
3) Pemeriksaan Kondisi Pengelasan
1. Las panel contoh, yang bahan dan ketebalannya sama dengan panel yang akan dilas.
2. Punter panel-panel contoh untuk mematahkannya pada lasannya.
(4) Pengelasan 1) Sudut (Angle)
Sudut ujung-ujung elektroda yang berhubungan dengan permukaan panel harus ditahan pada sudut 0 .
2) Factor – factor Dalam Las Titik Bersambung (Continuous Spot Welding)
Tiga factor penting dalam las titik bersambung adalah jarak kampuh las (weld pitch), jarak samping/sisi marginal dan pendinginan ujung lengan las.
1. Jarak Kampuh Las (Weld Pitch).
Jarah kampuh las harus dijaga pada jarak tertentu
Tidak baik 2. Marginal (jarak sisi)
3. Pendinginan Ujung Elektroda (Tip Cooling)
Las titik menyambung panel-panel dengan menggunakan panas dari tahanan listrik antara panel-panel. Panas dipindahkan dan bertambah/terakumulasi di ujung-ujung elektroda dan lengan las (welding arm) setelah mengelas beberapa titik terus menerus.
Saat temperature diujung meningkat, arus las menurun atau ujung-ujung rusak lebih cepat.
Sebagai akibatnya, adalah sukar memperoleh gumpalan/kampuh(nugget) yang baik.
Dinginkan ujung – ujung dengan hembusan udara atau air dari waktu ke waktu (continue)
7) Pemeriksaan Mutu (quality) 1) Pemeriksaan tampilan
1. Amati tampilan gumpalan/nugget(kampuh) 2. Perkiraan kepaduan dari las-lasan.
2). Pemeriksaan dengan pembukaan Local/pengrusakan.
1. Palu sebuah alat pada lokasi titik las. Bila gumpalan/nugget tidak terlepas berarti las-lasan baik.
2. Perbaiki kembali bagian yang dibuka tadi.
Keselamatan Kerja dalam pengelasan gas Oxy acetylene(karbid)dan Las titik.
Dalam melaksanakan kegiatan pengelasan,ada hal-hal yang sangat perlu diperhatikan dan dilaksanankan.
Pemeriksaan dengan pembukaan disarankan kapanpun alat pengelasan telah diganti, atau saat penyatuan panel baru yang di las titik untuk pertama kali.
Referensi :
Peralatan keselamatan kerja harus dipakai setiap melaksanakan pekerjaan ini, untuk dapat terhindar dari bahaya kecelakaan, oleh sebab itu peralatan seperti ;
●Kaca mata las/topeng las/helm las, yang berfungsi untuk melindungi mata dan wajah dari bahaya sinar ataupun asap(sinar ultra violet dan ultra merah) yang ditimbulkan saat proses pengelasan dan dapat merusak mata maupun kulit wajah.kaca mata untuk las biasanya dibuat dengan bahan kaca khusus yang dapat mengurangi sinar ultra violet maupun ultra merah,biasanya warna gelap/hitam. Sinar las yang terang dan kuat itu tidak boleh dilihat mata langsung sampai jarak 16 meter.
●Sarung tangan, yang berfungsi untuk melindungi tangan dari panas/percikan api yang di hasilkan saat proses pengelasan. Sarung tangan dibuat dari bahan kulit/asbes lunak tahan panas untuk memudahkan memegang pemegang elektroda, pada waktu mengelas harus selalu dipakai kedua sarung tangan.
●Baju las/Apron, yang berfungsi untuk melindungi badan dan sebagian kaki, baju las/apron dibuat dari kulit atau asbes lunak.Bila mengelas dengan posisi diatas kepala, harus menggunakan baju las lengkap,tetapi jika mengelas pada posisi tertentu dapat menggunakan apron.
●Sepatu las,berguna untuk melindungi kaki jika terjadi semburan/percikan api las. Sepatu las dibuat dari kulit atau bahan yang tahan terhadap panas api, oleh sebab itu ketika melaksanakan pekerjaan las harus menggunakan sepatu las untuk melindungi kaki dari percikan api las maupun benda-benda lain yang dapat mengakibatkan cidera pada kaki.
Selain itu perlu diperhatikan pula sebelum pelaksanaan pengelasan, pastikan bahwa lokasi yang dipakai bebas dari benda-benda yang muda terbakar,seperti Bensin dan sejenisnya.Alat pemadam api juga perlu ada dan disiapkan,agar jika terjadi kebakaran api cepat dipadamkan sehingga tidak menjalar kemana-mana.
B. Rangkuman
1. Kata “las”diartikan sebagai proses penyambungan logam atau paduan
logam dalam keadaan lumer atau cair.untuk mencairkan bagian logam/ paduan logam yang akan disambung tersebut dengan menggunakan panas.
2. Pengelasan pada umumnya dibagi kedalam tiga type:Las tekan,las lebur dan las kuningan/solder (pressure,fusion and braz welding).
3. Las Oxy-Acetylene (las asetilin) adalah proses pengelasan secara manual, dimana permukaan yang akan disambung mengalami pemanasan sampai mencair oleh nyala (flame) gas asetilin (yaitu pembakaran C2H2 dengan O2), dengan atau tanpa logam pengisi, dimana proses penyambungan tanpa penekanan.
4. Las titik adalah suatu type dari las tahanan listrik yang termasuk kategori las tekan. Prinsip dasarnya adalah mengelas dengan menggunakan tekanan pada tumpukan logam dasar yang telah dijepit antara dua elektroda.
C. .Tugas
●Lakukan pengamatan dengan kelompok anda pada bengkel las terdekat dengan sekolah, bagaimana prosedur pengelasan dengan oxyacetylene.!
●Tulis hasil pengamatan berkelompok pada satu lembar kertas.!
D. e.Tes Formatif