52.1 PEMBERSIHAN TEMPAT KERJA
52.1 (1) Uraian
Pekerjaan ini mencakup pembersihan, pembongkaran, pembuangan lapisan tanah permukaan, dan pembuangan serta pembersihan tumbuh-tumbuhan dan puing- puing di dalam daerah kerja, kecuali benda-benda yang telah ditentukan harus tetap di tempatnya atau yang harus dipindahkan sesuai ketentuan Pasal-pasal yang lain dari Spesifikasi ini.
Pekerjaan ini mencakup juga perlindungan tumbuhan dan benda-benda yang ditentukan harus tetap berada di tempatnya dari kerusakan atau cacat.
52.1 (2) Syarat-syarat Pelaksanaan (a) Umum
Konsultan Pengawas akan menetapkan batas-batas pekerjaan, dan menentukan seluruh pohon, semak, tumbuhan dan benda-benda lain yang harus tetap berada di tempatnya. Kontraktor harus menjaga semua jenis benda yang telah ditentukan harus tetap di tempatnya.
(b) Pembersihan, Pembongkaran dan Pembuangan Pohon- pohon
Semua objek yang berada di atas muka tanah dan semua pohon, tonggak, kayu lapuk, tunggul, akar, serpihan, tumbuhan lainnya, sampah dan rintangan-rintangan lainnya yang muncul, yang tidak diperuntukkan berada di sana, harus dibersihkan dan/atau dibongkar, dan dibuang bila perlu.
Pada daerah-daerah di bawah timbunan badan jalan, dimana lapisan tanah permukaan atau material tak terpakai harus dibuang atau harus dipadatkan, seluruh tunggul dan akar harus dibuang sampai habis dan bersih
Pada daerah galian, segala tunggul dan akar harus dibuang sampai habis dan bersih.
Pembersihan dan pembongkaran terowongan, kanal dan selokan hanya ditentukan sampai kedalaman yang diperlukan oleh pekerjaan penggalian pada daerah-daerah tersebut.
Lubang-lubang akibat pembongkaran akar harus diurug dengan material yang memadai dan dipadatkan sesuai dengan persyaratan Pasal 4.05.
Jalan Tol - Spesifikasi Umum Bab 3 - Pembongkaran
SU3 -2 (c) Pengupasan Lapisan Tanah Permukaan (Topsoil Stripping)
Pada daerah di bawah timbunan badan jalan atau pada tempat yang ditentukan Konsultan Pengawas, Kontraktor harus mengupas lapisan tanah permukaan dan membuangnya sebagaimana petunjuk Konsultan Pengawas.
Secara umum pembuangan lapisan tanah permukaan hanya mencakup lapisan tanah yang subur bagi tumbuhnya tumbuh-tumbuhan dan maksimal tebal 30 cm. Pembuangan lapisan tanah permukaan pada daerah-daerah yang telah ditentukan harus sampai pada kedalaman yang sesuai dengan petunjuk Konsultan Pengawas, dan lapisan atas tanah itu harus dipisahkan dari material hasil penggalian lainnya.
Bila lapisan tanah permukaan tersebut akan dipergunakan untuk menutupi lereng timbunan atau daerah lainnya yang telah ditentukan Konsultan Pengawas atau sebagaimana ditunjukkan dalam Gambar, pekerjaan pengupasan lapisan atas tanah tersebut dianggap mencakup juga penimbunannya bila perlu, dan pembuangannya, serta penempatan dan penebarannya di daerah-daerah yang ditentukan Konsultan Pengawas. Setelah ditebarkan, lapisan atas tanah tersebut harus digaru untuk membentuk permukaan yang rata yang bersih dari gulma, akar, rerumputan dan batu-batu besar.
(d) Perlindungan Untuk Tempat Tertentu yang Harus Tetap Dipertahankan.
Pada daerah-daerah yang ditentukan oleh Konsultan Pengawas, Kontraktor bertanggungjawab untuk selalu melindungi dan memelihara semak-semak, pepohonan dan rerumputan yang ada pada daerah tersebut. Patok pengukuran, patok kilometer, instalasi pelayanan umum, dan benda lainnya yang ditunjuk Konsultan Pengawas untuk ditinggalkan harus dilindungi dari kerusakan yang dapat diakibatkan oleh operasi Kontraktor. Bila pekerjaan telah selesai, daerah-daerah tersebut harus dikembalikan kepada Pengguna Jasa dengan keadaan yang sama seperti sebelumnya, dan setiap kerusakan akibat langsung atau tak langsung dari pekerjaan Kontraktor harus diperbaiki dengan biaya sendiri. S2.1 (3) Pembuangan Material Hasil Pembersihan
Kontraktor berhak memanfaatkan kayu-kayu (bila ada ijin tertulis dari badan Pemerintah yang berwenang) untuk tujuan-tujuan yang berkenaan dengan Kontrak, dengan syarat Kontraktor telah memenuhi ketentuan-ketentuan dari badan Pemerintah yang berwenang.
Kayu-kayuan lainnya, kecuali yang akan dipergunakan, dan semua semak-semak, tunggul, akar, batang kayu dan material tak terpakai lainnya hasil operasi pembersihan dan pembongkaran harus dibuang di lokasi yang sudah disediakan oleh Kontraktor.
Jalan dan daerah-daerah di sekitarnya harus dijaga kerapihannya. Tidak boleh terdapat puing-puing di atau di sekitar daerah milik jalan.
Jalan Tol - Spesifikasi Umum Bab 3 - Pembongkaran
SU3 -3 S2.1 (4) Metode Pengukuran
Pembersihan, pembongkaran, pengupasan lapisan atas tanah dan pembuangan bekas-bekas pembongkaran dan perlindungan untuk daerah-daerah tertentu, akan dipandang sebagai pekerjaan pembersihan tempat kerja, dan akan dibayar berdasarkan ukuran meter persegi.
Pemotongan pohon dan perlindungan terhadap pohon yang ditentukan dipertimbangkan sebagai Pemotongan Pohon Yang Ada dan akan dibayar dalam buah. Pekerjaan pembersihan tempat kerja dan pembuangan pohon-pohon pada daerah yang diperuntukkan bagi daerah pembuangan, daerah material, daerah penambangan material timbunan, daerah jalan kerja dan semua daerah konstruksi sementara, tidak akan dibayar bila daerah-daerah tersebut berada diluar daerah yang telah ditetapkan untuk dibersihkan dan dibongkar, dan Kontraktor diijinkan menentukan apakah memilih menggunakan daerah pembuangan ataupun daerah penambangan material timbunan.
S2.1 (5) Dasar Pembayaran
Pekerjaan-pekerjaan yang diukur secara yang tersebut di atas akan dibayar sebagaimana uraian di bawah ini. Pembayaran ini merupakan kompensasi penuh untuk penyediaan tenaga kerja, material, peralatan, perlengkapan dan kebutuhan-kebutuhan insidentil, untuk melaksanakan pekerjaan dan pembersihan tempat kerja dan pembuangan pohon-pohon pada daerah-daerah yang ditentukan dalam Spesifikasi ini dan sesuai petunjuk Konsultan Pengawas, termasuk bila perlu, pembuangan material yang dihasilkannya.
Nomor dan Nama Mata Pembayaran Satuan Pengukuran 2.1 (1) Pembersihan Tempat target meter persegi 2.1 (2) Pemotongan Pohon, dia >30 cm- 50cm buah
2.1 (3) Pemotongan Pohon, dia >50 cm- 75cm buah 2.1 (4) Pemotongan Pohon, dia >75 cm buah
Jalan Tol - Spesifikasi Umum Bab 3 - Pembongkaran SU3 -4 BAB 3 PEMBONGKARAN 53.1 PEMBONGKARAN 53.1 (1) Uraian
Pekerjaan ini mencakup pembongkaran dan pembuangan, seluruh atau sebagian dari beton atau pasangan batu yang masing-masing berukuran lebih besar dari satu meter kubik, semua gedung, bangunan, jalan lama, kerb, dan rintangan lain yang harus disingkirkan, kecuali untuk yang diharuskan dipindahkan menurut ketentuan lain dari Dokumen Kontrak ini. Pekerjaan ini juga mencakup penyelamatan material dan pengurugan lubang dan parit yang terjadi.
Secara umum dimana bahan-bahan yang tidak diperlukan oleh Pengguna Jasa dan atas petunjuk Konsultan Pengawas untuk dibuang oleh Kontraktor, bahan-bahan tersebut harus dibuang pada daerah pembuangannya sendiri, sesuai dengan ketentuan dalam Pasal S4.07 Spesifikasi ini.
S3.1 (2) Ketentuan Pelaksanaan (a) Umum
Kontraktor harus melaksanakan pekerjaan pembongkaran, pada dan di sekitar badan jalan, pada daerah milik jalan sebagaimana tampak pada gambar atau sesuai dengan petunjuk Konsultan Pengawas. Semua material yang diperoleh dari pembongkaran akan tetap menjadi milik Pengguna Jasa, kecuali ditentukan lain dalam Dokumen Kontrak ini. Semua material yang laku dijual harus dipindahkan tanpa mengalami kerusakan, dalam bentuk potongan yang mudah diangkut, dan harus disimpan oleh Kontraktor pada tempat khusus di lokasi proyek sebagaimana petunjuk Konsultan Pengawas. Ruang di bawah tanah atau lubang-lubang yang terjadi akibat pembongkaran bangunan harus diurug dengan material yang semestinya sampai sama rata dengan permukaan tanah di sekitarnya dan, bila berada pada konstruksi badan jalan, harus dipadatkan sesuai dengan Pasal S4.05 Spesifikasi ini.
Pelaksanaan pekerjaan tersebut mencakup pengamanan material-material bongkaran, pemeliharaannya, dan penyimpanannya di daerah milik jalan atau tempat-tempat lain yang ditentukan Konsultan Pengawas atau oleh Pengguna Jasa, atau pembuangan seperti ditentukan dalam Spesifikasi ini.
(b) Pemindahan Jembatan, Gorong-gorong dan Bangunan Struktur Lainnya
Jembatan, gorong-gorong dan bangunan struktur lainnya yang masih dipergunakan untuk lalulintas tidak boleh dibongkar sebelum dibuat pengaturan yang memadai untuk pelayanan lalulintas.
Kecuali bila ditentukan lain, bangunan bawah dari bangunan air yang ada harus dibongkar sedemikian sehingga permukaannya lebih rendah dari dasar
Jalan Tol - Spesifikasi Umum Bab 4 - Pekerjaan Tanah
SU4-5 aliran semula dan bagian-bagian di luar aliran harus dipindahkan sehingga tidak akan mengganggu pekerjaan.
Bila ada bagian bangunan yang seluruhnya atau sebagian berada dalam batas daerah yang diperuntukkan bagi bangunan baru, maka harus dipindahkan sedemikian rupa agar mempermudah pembuatan bangunan yang dimaksudkan. Bila hanya sebagian saja dari bangunan itu yang akan dibongkar, Kontraktor harus mengerjakannya sedemikian rupa agar bagian yang tidak akan dibongkar tidak rusak. Seluruh detail dari metoda kerja Kontraktor harus diajukan kepada Konsultan Pengawas untuk disetujui.
Jembatan baja dan jembatan kayu, bila menurut Konsultan Pengawas harus dijaga keutuhannya, harus dibongkar dengan hati-hati. Bagian-bagian baja harus ditandai menurut pasangannya, kecuali bila Konsultan Pengawas tidak mengharuskannya. Material-material yang harus dijaga itu harus disimpan sesuai petunjuk Konsultan Pengawas.
Kecuali ditentukan lain secara tertulis oleh Konsultan Pengawas, semua beton yang dibongkar sesuai ukurannya untuk pasangan batu kosong dan tidak diperlukan untuk proyek tersebut, maka material bongkaran itu harus ditumpuk di lokasi yang ditunjuk oleh Konsultan Pengawas, untuk digunakan oleh Pengguna Jasa.
(c) Pemindahan Kerb
Kerb yang harus dibongkar, termasuk pondasinya, harus dibuat potongan-potongan dan harus dipindahkan serta disimpan di tempat tertentu untuk digunakan oleh Pengguna Jasa, atau harus dibuang bila Konsultan Pengawas memerintahkannya.
Pembongkaran kerb ini harus hati-hati untuk menghindari kerusakan pada perkerasan jalan atau pun kerb yang masih dipakai.
(d) Pembongkaran Perkerasan Jalan, Trotoar dan Lain-lain.
Berapapun tebalnya, semua lapisan perkerasan jalan aspal atau beton, trotoir, atau permukaan keras lainnya yang harus dibongkar, harus dibuat berkeping-keping, dan harus dibongkar dan ditempatkan dibagian lain tempat kerja dan di luar Rumija untuk digunakan oleh Pengguna Jasa, atau dibuang bila Konsultan Pengawas memerintahkannya. Pembongkaran ini harus dikerjakan hati-hati untuk mencegah kerusakan pada bagian yang harus tetap ada. Sebelum dilakukan pembongkaran, bidang yang akan dibongkar harus digergaji secara vertikal dengan menggunakan mesin potong (cutter) atau di “jack hammer”. Bila pembongkaran perkerasan jalan lama, trotoir atau permukaan keras lainnya dengan ukuran masing-masing kurang dari 10 meter kubik, atau bila diperlukan penggalian batu balas, batu kerikil, atau material subbase (lapis pondasi agregat bawah) dan, material base (lapis pondasi agregat atas), maka pekerjaan ini dinilai sebagai Galian dan harus sesuai dengan ketentuan Pasal S4.03 dari Spesifikasi ini, mengenai pelaksanaan, pengukuran hasil pekerjaan dan pembayaran.
Jalan Tol - Spesifikasi Umum Bab 4 - Pekerjaan Tanah
SU4 -6
(e) Pembongkaran Rambu-rambu Lalulintas
Bila diperintahkan, rambu-rambu lalu lintas, termasuk frame baja, harus dibongkar dengan hati-hati, dipindahkan dan disimpan sesuai dengan petunjuk Konsultan Pengawas, pada tempat yang ditentukan oleh Konsultan Pengawas untuk dapat digunakan kembali atau digunakan oleh Pengguna Jasa. Penggunaan kembali rambu-rambu lalulintas sesuai dengan Gambar, dan atau petunjuk Konsultan Pengawas.
Pondasi beton harus dipotong berkeping-keping, dipindahkan dan ditempatkan pada tempat yang ditentukan Konsultan Pengawas untuk digunakan oleh Pengguna Jasa, atau dibuang bila Konsultan Pengawas memerintahkannya. (f) Pembongkaran Guardrail
Guardrail, termasuk blockpiece dan post, harus dibongkar dan hati-hati, dan tetap dalam keadaan sebagaimana sebelum dibongkar. Baut dan mur harus dibuka dengan kunci agar tetap utuh. Bila baut atau mur sudah di las, bekas las harus dipahat atau digurinda agar tidak merusak guardrail atau bagian-bagiannya. Pembongkaran dengan pengelasan potong pada bagian guardrail, block piece atau post tidak diijinkan kecuali pada baut atau murnya bila keadaan eksistingnya dilas.
53.1 (3) Metode Pengukuran
Jumlah yang akan dibayar sesuai dengan Spesifikasi atau perintah Konsultan Pengawas, adalah meter kubik atau meter persegi atau meter linier tergantung pada sifat bangunan dan rintangan yang dibongkar dan diterima sebatas perintah Konsultan Pengawas. Pembongkaran rumah akan diukur untuk pembayaran dalam meter persegi per lantai.
Pembongkaran yang diperlukan untuk pekerjaan permanen akan diukur untuk pembayaran, sedangkan pembongkaran untuk jalan kerja, daerah penambangan material timbunan, dan semua pekerjaan sementara tidak akan diukur maupun dibayar.
53.1 (4) Dasar Pembayaran
Pekerjaan pembongkaran yang diukur sebagaimana tersebut di atas, akan dibayar per satuan pengukuran untuk mata pembayaran seperti tersebut di bawah ini. Pembayaran ini merupakan kompensasi penuh untuk penyediaan tenaga kerja, material, peralatan, perlengkapan dan kebutuhan-kebutuhan insidentil dalam pekerjaan dan pelaksanaan pembongkaran pada daerah-daerah yang ditentukan dalam Spesifikasi ini, termasuk pengurugan kembali bila diperlukan. Harga Satuan untuk setiap pekerjaan dalam Pasal ini dianggap mencakup segala perlindungan/penjagaan atau metoda kerja tertentu untuk mencegah kerusakan pada material yang harus tetap pada tempatnya. Setiap kerusakan merupakan tanggung jawab Kontraktor. Semua pekerjaan itu harus sesuai dengan petunjuk Konsultan Pengawas, termasuk pemindahan dan pembuangan material yang dihasilkan.
Jalan Tol - Spesifikasi Umum Bab 4 - Pekerjaan Tanah
SU4-7
3.1(1a) Pembongkaran Pasangan Batu meter kubik atau Bata
3.1(1b) Pembongkaran Struktur Beton meter kubik 3.1(2) Pembongkaran Kerb meter panjang 3.1(3) Pembongkaran Perkerasan meter kubik
Aspal atau Beton Semen
3.1(4) Pembongkaran Rambu-rambu Lalu Lintas buah 3.1(5) Pembongkaran Guardrail/Railing/Chain Link meter panjang 3.1(6) Pembongkaran Rumah
BAB