BAB III METODE PENELITIAN
H. Pemeriksaan Keabsahan Data
Uji keabsahan data meliputi uji kredibilitas data (validitas internal), uji dependabilitas (realibilitas) data, uji transferabilitas (validitas eksternal/ generalisasi), dan uji konfirmabilitas (obyektivitas). Teknik pemeriksaan keabsahan data pada penelitian ini yaitu dengan teknik triangulasi.
1) Triangulasi Sumber
Triangulasi sumber untuk menguji kredibilitas data dilakukan dengan cara mengecek data yang telah diperoleh melalui beberapa sumber. Data yang ditemukan akan dideskripsikan, dikategorikan berdasrkan pandangan yang sama, pandangan yang berbeda, dan mana spesifik dari sumber data tersebut.
Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis sehingga mengasilkan suatu kesimpulan dan dilanjutkan dengan memberi kesepakatan.
2) Triangulasi Teknik
Triangulasi teknik digunakan untuk menguji kredibilitas data dilakukan dengan cara mengecek data kepada sumber yang sama dengan teknik yang berbeda.
3) Triangulasi Waktu
Waktu juga sangat memepengaruhi kreadibilitas data. Misalnya data yang dikumpulkan dengan wawancara di pagi hari pada saat narasumber masih segar, belum banyak masalah. Sehingga akan memberikan data yang lebih valid dan lebih kredibel. Untuk itu dalam rangka pengujian data dilakukan dalam situasi dan waktu yang berbeda
4) Triangulasi Teori
Triangulasi teori yaitu hasil akhir penelitian kualitatif berupa sebuh rumusan informasi atau thesis statement. Selain itu triangulasi teori dapat meningkatkan kedalaman pemahaman asalkan peneliti mampu menggali pengetahuan teoriotik secara ,mendalam atas hasil analisis data yang telah diperoleh.
BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian
Kesalahan pemahaman konsep siswa merupakan hal yang sering terjadi, sehingga harus diperhatikan oleh pendidik. Dari hal tersebut peneliti berusaha untuk mencari kesalahan pemahaman konsep tersebut yang akan menjadi acuan bagi seorang pendidik. Namun, sebelum melaksanakan penelitian, peneliti menyusun instrumen penelitian berupa tes pemahaman konsep dan pedoman wawancara berdasarkan indikator pemahaman konsep matematika. Tes pemahaman konsep terdiri 3 soal essay dan pedoman wawancaran yang disusun untuk mengetahui pemahaman konsep siswa dalam menyelesaikan soal pola bilangan serta diberikan 1 soal essay dalam waktu yang bersamaan untuk lebih mengetahui apakah benar-benar paham atau tidak dengan materi pola bilangan. Setelah instrumen disusun selanjutnya melaksanakan penelitian untuk memperoleh data yang dibutuhkan mengenai kemampuan pemahaman konsep siswa dalam menyelesaikan soal pola bilangan. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas VIII SMP Pesantren Guppi Samata Kabupaten Gowa selama 2 kali pertemuan, yaitu memberikan tes pemahaman konsep pada hari Kamis 8 Agustus 2019 yang berjumlah 23 siswa, selanjutnya dilakukan wawancara dengan siswa pada hari Sabtu 10 Agustus 2019 yang berjumlah 6 subjek yaitu, 2 siswa kategori sangat tinggi, 2 siswa kategori sedang dan 2 siswa kategori sangat rendah. Dari hasil pekerjaan siswa maka diperoleh data pemahaman konsep siswa dalam
menyelesaikan soal pola bilangan ditinjau dari indikator pemahaman konsep matematika dalam penelitian ini yaitu :
(1)menyatakan ulang sebuah konsep; (2) mengklasifikasi objek menurut sifat-sifat tertentu sesuai dengan konsep; (3) memberi contoh dan bukan contoh dari suatu konsep; (4) menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematika; (5) menggunakan dan memanfaatkan serta memilih prosedur atau operasi tertentu; (6) mengaplikasikan konsep atau algoritma pemecahan masalah; (7) mengembangkan syarat perlu dan syarat cukup dari suatu konsep.
Tabel 4.1 Hasil Tes Kemampuan Pemahaman Konsep Siswa Kelas VIII SMP Pesantren Guppi Samata Kabupaten Gowa.
Berdasarkan tabel 4.1, yaitu hasil data tes pemahaman konsep siswa dalam menyelesaikan soal pola bilangan maka pada tabel 4.2 yang menjadi subjek dalam penelitian ini berada pada 2 siswa kategori sangat tinggi, 2 siswa kategori sedang dan 2 siswa kategori sangat rendah yaitu sebagai berikut.
Tabel 4.2 Subjek Penelitian
Kode Keterangan
S1T siswa pertama yang memiliki kemampuan pemahaman konsep kategori sangat tinggi
S1T1 siswa pertama yang memiliki kemampuan pemahaman konsep kategori sangat tinggi pada soal pertama
S1T2 siswa pertama yang memiliki kemampuan pemahaman konsep kategori
Kemampuan Pemahaman Konsep Jumlah
Sangat Tinggi
(90 x 100) (80 x 89) Tinggi (70 x 79) Sedang (60 x 69) Rendah Sangat Rendah (0 x 59) 23
sangat tinggi pada soal kedua
S1T3 siswa pertama yang memiliki kemampuan pemahaman konsep kategori sangat tinggi pada soal ketiga
S2T siswa kedua yang memiliki kemampuan pemahaman konsep kategori sangat tinggi
S2T1 siswa kedua yang memiliki kemampuan pemahaman konsep kategori sangat tinggi pada soal pertama
S2T2 siswa kedua yang memiliki kemampuan pemahaman konsep kategori sangat tinggi pada soal kedua
S2T3 siswa kedua yang memiliki kemampuan pemahaman konsep kategori sangat tinggi pada soal ketiga
S1S siswa pertama yang memiliki kemampuan pemahaman konsep kategori sedang
S1S1 siswa pertama yang memiliki kemampuan pemahaman konsep kategori sedang pada soal pertama
S1S2 siswa pertama yang memiliki kemampuan pemahaman konsep kategori sedang pada soal kedua
S1S3 siswa pertama yang memiliki kemampuan pemahaman konsep kategori sedang pada soal ketiga
S2S siswa kedua yang memiliki kemampuan pemahaman konsep kategori sedang
S2S1 siswa kedua yang memiliki kemampuan pemahaman konsep kategori sedang pada soal pertama
S2S2 siswa kedua yang memiliki kemampuan pemahaman konsep kategori sedang pada soal kedua
S2S3 siswa kedua yang memiliki kemampuan pemahaman konsep kategori sedang pada soal ketiga
S1R siswa pertama yang memiliki kemampuan pemahaman konsep kategori sangat rendah
S1R1 siswa pertama yang memiliki kemampuan pemahaman konsep kategori sangat rendah pada soal pertama
S1R2 siswa pertama yang memiliki kemampuan pemahaman konsep kategori sangat rendah pada soal kedua
S1R3 siswa pertama yang memiliki kemampuan pemahaman konsep kategori sangat rendah pada soal ketiga
S2R siswa kedua yang memiliki kemampuan pemahaman konsep kategori sangat rendah
S2R1 siswa kedua yang memiliki kemampuan pemahaman konsep kategori sangat rendah pada soal pertama
S2R2 siswa kedua yang memiliki kemampuan pemahaman konsep kategori sangat rendah pada soal kedua
S2R3 siswa kedua yang memiliki kemampuan pemahaman konsep kategori sangat rendah pada soal ketiga
Adapun jadwal pelaksanaan penelitian berupa tes dan wawancara yaitu pada hari kamis 8 Agustus 2019 dan hari kamis 15 agustus 2019 yaitu sebagai berikut.
Tabel 4.3 Jadwal Pelaksanaan Penelitian
Kegiatan Hari/Tanggal Waktu (WITA)
Pertemuan I (Tes Pemahaman Konsep) Kamis/8 Agustus 2019 08.50-10.10 S1T S2T S1S S2S S1R S2R Pertemuan II (wawancara) Sabtu/10 Agustus 2019 08.50-09.20 09.20-10.00 10.00 -10.25 10.25-11.00 11.00– 11.15 11.15- 11.35 Berdasarkan data hasil tes esai dan wawancara, maka akan dipaparkan analisis deskriptif tentang pemahaman konsep. Adapun analisis deskriptif mengenai pemahaman konsep pada materi pola bilangan siswa kelas VIII B SMP Pesantren GUPPI Samata Kabupaten Gowa dapat dilihat dari uraian berikut.
1. Paparan Data Hasil Tes Pemahaman Konsep Pola Bilangan dan Data Hasil Wawancara pada Siswa Kategori Sangat Tinggi
Siswa Pertama Yang Memiliki Kemampuan Pemahaman Konsep Kategori Sangat Tinggi Pada Soal Pertama (S1T1)
a. Indikator pemahaman konsep 1 : Menyatakan ulang sebuah konsep Berikut ini adalah hasil tes pemahaman konsep S1T1 dalam menyelesaikan soal pola bilangan pada indikator pemahaman konsep 1 yaitu menyatakan ulang sebuah konsep
Berikut ini adalah hasil wawancara pemahaman konsep S1T1 dalam menyelesaikan soal pola bilangan pada indikator pemahaman konsep 1 yaitu menyatakan ulang sebuah konsep.
Kode P/J Uraian Wawancara
S1T1-003 P Ohiya, lalu bagian b darimana adek bisa dapatkan seperti ini?
S1T1-003 J Rumus pola bilangan persegi kak
S1T1-004 P Disini saya lihat bagian b tidak ada rumusnya dicantumkan
S1T1-004 J Saya lupa kak, tapi yang bagian c saya tulis kak
Berdasarkan hasil tes dan wawancara nomor 1 pada S1T1, siswa telah mengetahui konsep pola bilangan persegi yaitu Un = n2.S1T1 dapat memperlihatkan bahwa dia mampu menemukan berapa banyak persegi disetiap sukunya. Walaupun pada bagian b tidak menuliskan rumusnya, tapi dari hasil
wawancara ketika dipertanyakan, siswa mampu memberikan alasan dengan jawaban yang benar.
b. Indikator pemahaman konsep 4 : Menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematika
Berikut ini adalah hasil tes pemahaman konsep S1T1 dalam menyelesaikan soal pola bilangan pada konsep pemahaman konsep 4 yaitu menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematika
Berikut ini adalah hasil wawancara pemahaman konsep S1T1 dalam menyelesaikan soal pola bilangan pada indikator pemahaman konsep 4 yaitu menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematika
Kode P/J Uraian Wawancara
dipahami? S1T1-001 J Iya mudah kak
S1T1-002 P Menurut adek, apakah aturan gambar pola sudah benar begitu?
S1T1-002 J Iya kak karena bentuknya memang persegi baru sudah memang dipelajari macam-macamnya pola bilangan sama gambar-gambarnyami juga
Berdasarkan hasil tes dan wawancara nomor 1 pada S1T1, siswa telah mampu memperlihatkan dan menyajikan konsep aturan pola bilangan dalam bentuk representasi matematika. Adapun pada saat wawancara S1T1, menjawab dengan lancar dan penjelasan yang benar.
Siswa Pertama Yang Memiliki Kemampuan Pemahaman Konsep Kategori Sangat Tinggi Pada Soal Kedua (S1T2)
a. Indikator pemahaman konsep 5 : Menggunakan dan memanfaatkan serta memilih prosedur atau operasi tertentu
Berikut ini adalah hasil tes pemahaman konsep S1T2 dalam menyelesaikan soal pola bilangan pada indikator pemahaman konsep 5 yaitu menggunakan dan memanfaatkan serta memilih prosedur atau operasi tertentu,
Berikut ini adalah hasil wawancara pemahaman konsep subjek S1T2 dalam menyelesaikan soal pola bilangan pada indikator pemahaman konsep 5 yaitu menggunakan dan memanfaatkan serta memilih prosedur atau operasi tertentu
Kode P/J Uraian Wawancara
S1T2-005 P Baik. Selanjutnya no.2. Coba bisa dijelaskan bagaimana langkah-langkah atau cara menyelesaikan soal tersebut?
S1T2-005 J Kalau saya pertama cari dulu bedanya kak sebelum di jawab bagian a nya. Kalau sudah didapat jawabannya b didapat juga jawaban yang lain kak, bagian a, c dan d. S1T2-007 P Menurut adek apakah sudah sesuai ini caranya mulai
dari yang diketahui sampai dengan jawabannya? S1T2-007 J Iya dikasih masuk apa-apa saja yang diketahui dengan
cara begini kak, baru dikerjakan sesuai dengan kerja sebelumnya
S1T2-008 P Maksudnya?
S1T2-008 J Maksud saya, misalnya ini kak a+8 = 11, jadi saya tulis dulu menjadi a= 11-8 = 3. Tidak langsung jawaban 3 nya
Berdasarkan hasil tes dan wawancara nomor 2 pada indikator ke-lima untuk S1T2, telah mampu menggunakan atau memilih prosedur tertentu sesuai dengan konsep dengan baik. Subjek S1T2 telah mampu memperlihatkan bagaimana langkah atau cara menyelesaikan soal tersebut. Walaupun pada gambar hasil tes cara menulisnya agak tidak teratur, akan tetapi penjelasan dari yang dipertanyakan saat wawancara sangat jelas dan lancar.
b. Indikator pemahaman konsep 6 : Mengaplikasikan konsep atau algoritma pemecahan masalah
Berikut ini adalah hasil tes pemahaman konsep subjek S1T2 dalam menyelesaikan soal pola bilangan pada indikator pemahaman konsep 6 yaitu mengaplikasikan konsep atau algoritma pemecahan masalah.
Berikut ini adalah hasil wawancara pemahaman konsep S1T2 dalam menyelesaikan soal pola bilangan pada indikator pemahaman konsep 6 yaitu mengaplikasikan konsep atau algoritma pemecahan masalah.
Kode P/J Uraian Wawancara
S1T2 -009 P Sudah betul menggunakan rumus ini?
S1T2 -009 J Iya kak rumus untuk mencari jumlah barisan atau deret itu seperti ini kak
S1T2 -010 P Jadi kalau misalnya saya minta contoh masalah dalam kehidupan sehari-hari yang berhubungan dengan ini soal no.2?
S1T2 -010 J Hmmmm, apa kak? Tidak saya tau S1T2 -011 P Pikir baik-baik dulu, kira-kira apa ?
S1T2 -011 J Ohh ituu kak, kan saya sering nonton kak dibioskop. Itu banyak susunan-susunan kursinya, barisan a-z, jadi disini soalnya bisa seperti barisan ketiga di bioskop ada 11 kursi dan barisan kesepuluh ada 39 kursi.
S1T2 -012 P Yah, terus?
S1T2 -012 J Dikasih masukmi di rumus kak, misalnya ini berapa jumlah 10 kursi di barisan pertama. Begitu mungkin kak Berdasarkan hasil tes dan wawancara nomor 2 pada indikator ke-enam untuk S1T2, telah mampu menyelesaikan konsep dan mengaplikasikannya pada algortima pemecahan masalah. Siswa mampu memahami apa yang ditanyakan lalu memasukkan angka sesuai dengan rumus dan soal yang diketahui. Sedangkan pada saat wawancara, ketika diminta untuk memberikan contoh pemecahan masalah dalam kehidupan sehari-sehari , S1T2 mampu menjawabnya dengan cukup baik.
c. Indikator pemahaman konsep 7 : Memberikan syarat perlu dan syarat cukup dari suatu konsep
Berikut ini adalah hasil tes pemahaman konsep S1T2 dalam menyelesaikan soal pola bilangan pada indikator pemahaman konsep 7 memberikan syarat perlu dan syarat cukup dari suatu konsep
Berikut ini adalah hasil wawancara pemahaman konsep S1T2 dalam menyelesaikan soal pola bilangan pada indikator pemahaman konsep 7 memberikan syarat perlu dan syarat cukup dari suatu konsep
Kode P/J Uraian Wawancara
S1T2 -005 P Baik. Selanjutnya no.2. Coba bisa dijelaskan bagaimana langkah-langkah atau cara menyelesaikan soal tersebut? S1T2 -005 J Kalau saya pertama cari dulu bedanya kak sebelum di
jawab bagian a nya. Kalau sudah didapat jawabannya b didapat juga jawaban yang lain kak.
S1T2 -006 P Apa itu sudah masuk dalam syarat menyelesaikan soal ini?
S1T2 -006 J Iya kak.
Berdasarkan hasil tes dan wawancara nomor 2 pada indikator ke-tujuh untuk S1T2, telah mampu menunjukkan syarat dalam menjawab soal tersebut. Subjek S1T2 menjawab dengan baik yaitu pada soal tersebut yang harus diselesaikan terlebih dahulu yaitu dengan mencari bedanya(b). Jawaban itu juga sangat jelas ketika wawancara, subjek S1T2 menjawabnya dengan benar dan tepat.
Siswa Pertama Yang Memiliki Kemampuan Pemahaman Konsep Kategori Sangat Tinggi Pada Soal Ketiga (S1T3)
a. Indikator pemahaman konsep 2 : Mengklasifikasi objek menurut sifat-sifat tertentu sesuai dengan konsep
Berikut ini adalah hasil tes pemahaman konsep S1T3 dalam menyelesaikan soal pola bilangan pada indikator pemahaman konsep 2 yaitu mengklasifikasi objek menurut sifat-sifat tertentu sesuai dengan konsep.
Berikut ini adalah hasil wawancara pemahaman konsep S1T3 dalam menyelesaikan soal pola bilangan pada indikator pemahaman konsep pemahaman konsep 2 yaitu mengklasifikasi objek menurut sifat-sifat tertentu sesuai dengan konsep.
Kode P/J Uraian Wawancara
S1T3-015 P Apakah ada rumus yang digunakan untuk mencari jawabannya? Coba ingat-ingat rumusnya
S1T3-015 J Tidak tau kak, saya juga lupa. Langsung begitu cara yang saya gunakan. Atau rumus beda kak yang u2-u1? S1T3-016 P Kalau begitu coba dimasukkan rumusnya
S1T3-016 J Begini kak,
Berdasarkan hasil tes dan wawancara nomor 2 pada indikator ke-dua untuk subjek S1T3, mampu menuliskan bahwa soal itu adalah contoh pola bilangan namun pada jawaban Subjek S1T3 tidak dapat mengklasifikasi menurut sifat-sifat sesuai dengan konsep, hanya menjawab bahwa itu adalah contoh pola bilangan tanpa memperlihatkan sifat pola bilangan. Namun disaat wawancara, Subjek S1T3 dapat memahami dan mengklasifikasi objek menurut sifat-sifat pola bilangan sesuai dengan konsep setelah diberikan pertayaan lebih mendalam.
b. Indikator pemahaman konsep 3 : Memberi contoh dan bukan contoh dari suatu konsep
Berikut ini adalah hasil tes pemahaman konsep S1T3 dalam menyelesaikan soal pola bilangan pada indikator pemahaman konsep 3 yaitu memberi contoh dan bukan contoh dari suatu konsep
Berikut ini adalah hasil wawancara pemahaman konsep S1T3 dalam menyelesaikan soal pola bilangan pada indikator pemahaman konsep 3 yaitu memberi contoh dan bukan contoh dari suatu konsep
Kode P/J Uraian Wawancara
S1T3-013 P Yah baik. Sekarang soal no.3, yang mana menurut adek yang merupakan pola bilangan?
S1T3-013 J Dua-duanya kak, S1T3-014 P Yakin? Apa alasannya?
S1T3-014 J Karena bagian a semua dikali dua, bagian b bedanya -8 S1T3-015 P Apakah ada rumus yang digunakan untuk mencari
jawabannya? Coba ingat-ingat rumusnya
S1T3-015 J Tidak tau kak, saya juga lupa. Langsung begitu cara yang saya gunakan. Atau rumus beda kak yang u2-u1? S1T3-016 P Kalau begitu coba dihitung,
S1T3-016 J Begini kak, berarti ini bukan pola bilangan ini pola bilangan
Berdasarkan hasil tes dan wawancara nomor 2 pada indikator ketiga untuk subjek SKST1, belum mampu membedakan yang mana pola bilangan yanga mana buka pola bilangan dilihat dari klasifikasi objek menurut sifat-sifat sesuai dengan
konsep. Pada hasil tes diatas pada bagian a S1T3 menuliskan bahwa soal bagian a adalah contoh pola bilangan, padahal beda dari urutan barisan bilangan itu tidak sama. Namun disaat wawancara, Subjek S1T3 sudah dapat membedakan dan memberikan contoh pola bilangan dan bukan contoh pola bilangan setelah diberikan pertayaan lebih mendalam.
Berikut ini adalah hasil tes pemahaman konsep subjek S1T dalam menyelesaikan soal pola bilangan pada saat wawancara
Berikut ini adalah hasil wawancara pemahaman konsep subjek S1T dalam menyelesaikan soal pola bilangan pada saat wawancara.
Kode P/J Uraian Wawancara
S1T -018 P Coba ini ada soal dibaca, dipahami , dan coba dikerjakan
Apa yang diketahui atau apa informasi yang didapatkan dari soal ?
S1T -018 J Gambar korek api bentuk segitiga kak
S1T -019 P Lalu apa yang adek lakukan setelah membaca soal tersebut?
S1T -019 J Tunggu kak coba saya kerjakan, Begini kak gambar 1 itu U1?
S1T -020 P Iya terus gambar 2 dan 3?
S1T -020 J U2 dan U3 kak. Baru selanjutnya kak?
S1T -021 P Lanjutkan, coba baca baik-baik kembali soalnya. Coba hitung korek apinya disetiap gambar
S1T -021 J Ohiya saya mengerti kak, Begini kak?
mendapatkan rumus suku ke n, liat berapa kali berapa, atau berapa tambah berapa bisa mendapatkan banyak batang korek apinya. Liat gambar 1 ada 3 korek api kan, coba pikirkan angka yang bisa mendapatkan 3. Berapa? S1T -022 J 2+1 kak, saya tidak mengerti
S1T -023 P itu bukan pola namanya, itu penjumlahan. Coba pola 2n+1 kerjakan
S1T -023 J Iya kak cocok
Berdasarkan hasil tes dan wawancara pada soal II untuk subjek S1T, sudah mampu memahami apa yang diinginkan oleh soal tersebut, sudah bisa menyajikan konsep dalam bentuk representasi matematika, hanya saja masih keliru dan kurang mampu dalam menggunakan atau memilih prosedur dalam menyelesaikan soal tersebut. Setelah dibantu dengan beberapa penejelasan dan pertanyaan yang diberikan , Subjek S1T dapat menghitung sendiri berapa banyak batang korek api pada suku yang ditanyakan. Itu artinya, pemahaman konsep untuk subjek S1T dikategorikan baik.
Siswa Kedua Yang Memiliki Kemampuan Pemahaman Konsep Kategori Sangat Tinggi Pada Soal Pertama (S2T1)
a. Indikator pemahaman konsep 1 : Menyatakan ulang sebuah konsep Berikut ini adalah hasil tes pemahaman konsep S2T1 dalam menyelesaikan soal pola bilangan pada indikator pemahaman konsep 1 yaitu menyatakan ulang sebuah konsep
Berikut ini adalah hasil wawancara pemahaman konsep S2T1 dalam menyelesaikan soal pola bilangan pada indikator pemahaman konsep 1 yaitu menyatakan ulang sebuah konsep
Kode P/J Uraian Wawancara
S2T1 -004 P Bagian b dan c apakah jawabannya sudah betul? S2T1 -004 J Insya allah kak, karena rumusnya mmg begitu S2T1 -005 P Rumus apa ini?
S2T1 -005 J Rumus pola bilangan persegi
Berdasarkan hasil tes dan wawancara pada indikator ke-satu untuk S2T1, siswa dapat menyatakan ulang sebuah konsep dengan baik yaitu telah mengetahui konsep pola bilangan persegi yaitu Un = n2. S2T1 dapat memperlihatkan bahwa dia mampu menemukan berapa hasil dari U5 dan U6 serta berapa banyak persegi di suku ke-12.
b. Indikator pemahaman konsep 4 : Menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematika
Berikut ini adalah hasil tes pemahaman konsep S2T1 dalam menyelesaikan soal pola bilangan pada indikator pemahaman konsep 4 yaitu menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematika
Berikut ini adalah hasil wawancara pemahaman konsep S2T1 dalam menyelesaikan soal pola bilangan pada indikator pemahaman konsep 4 yaitu menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematika
Kode P/J Uraian Wawancara
S2T1 -001 P Sekarang no.1, Apakah adek mudah memahami soalnya? S2T1-001 J Iya kak mudah
S2T1 -002 P Apa saja yang diketahui di soal no.1? S2T1-002 J U2 nya kak 4, U3nya 9 sama U4 16
S2T1 -003 P Kenapa bisa adek katakan bahwa 4 adalah U2 padahal suku pertama yang tertulis adalah 4?
S2T1-003 J Karena dibuku yang sudah dipelajari kak kalau pola bilangan persegi U1 nya itu 1
Berdasarkan hasil tes dan wawancara pada indikator ke-empat untuk S2T1, siswa telah mampu memperlihatkan dan menyajikan konsep aturan pola bilangan dalam bentuk representasi matematika. Adapun jawaban S2T1 pada saat wawancara, juga menjelaskan bahwa dia tmemahami konsep sesuai dengan apa yang telah dipelajari sebelumnya.
Siswa Kedua Yang Memiliki Kemampuan Pemahaman Konsep Kategori Sangat Tinggi Pada Soal Kedua (S2T2)
a. Indikator pemahaman konsep 5 : Menggunakan dan memanfaatkan serta memilih prosedur atau operasi tertentu
Berikut ini adalah hasil tes pemahaman konsep S2T2 dalam menyelesaikan soal pola bilangan pada indikator pemahaman konsep 5 yaitu menggunakan dan memanfaatkan serta memilih prosedur atau operasi tertentu.
Berikut ini adalah hasil wawancara pemahaman konsep S2T2 dalam menyelesaikan soal pola bilangan pada indikator pemahaman konsep 5 yaitu menggunakan dan memanfaatkan serta memilih prosedur atau operasi tertentu
Kode P/J Uraian Wawancara
S2T2-006 P Ohiya, bagaimana kalau no.2? apakah soalnya juga mudah dipahami?
S2T2-006 J Iya kak
S2T2-007 P Bagaimana langkah-langkah yang digunakan untuk mendapat semua jawaban no.2?
S2T2-007 J Dikerja sesuai langkah-langkahnya kak. Dicari U1 nya, eh tapi bedanya dulu dicari kak baru ke suku pertama S2T2-008 P Terus ini bagian b kenapa seperti ini?
S2T2-008 J Saya singkat kak, karena kertasnya nanti tidak cukup Berdasarkan hasil tes dan wawancara pada indikator ke-lima untuk S2T2, telah mampu menggunakan atau memilih prosedur tertentu sesuai dengan konsep dengan baik. S2T2 telah mampu memperlihatkan dan menjelaskan bagaimana langkah atau cara menyelesaikan soal tersebut. Walaupun pada gambar hasil tes langkah-langkahnya tidak tersusun teratur, akan tetapi penjelasan dari yang dipertanyakan saat wawancara jelas dan lancar.
b. Indikator pemahaman konsep 6 : Mengaplikasikan konsep atau algoritma pemecahan masalah
Berikut ini adalah hasil tes pemahaman konsep S2T2 dalam menyelesaikan soal pola bilangan pada indikator pemahaman konsep 6 yaitu mengaplikasikan konsep atau algoritma pemecahan masalah
Berikut ini adalah hasil wawancara pemahaman konsep S2T2 dalam menyelesaikan soal pola bilangan pada indikator pemahaman konsep 6 yaitu mengaplikasikan konsep atau algoritma pemecahan masalah
Kode P/J Uraian Wawancara
S2T2-009 P Rumus untuk bagian c dan d sudah betul begini? S2T2-009 J Iya kak
S2T2-010 P Bagian c rumus apa dan bagian d rumus apa? S2T2-010 J Bagian c rumus mencari suku ke n, bagian d rumus
mencari jumlah 10 suku pertama kak
S2T2-011 P Kenapa bagian c memakai rumus Un= a+(n-1)b S2T2-011 J Karena ini... apa namanya..
Rumus umum Un kak, untuk cari rumus suku ke-n nya ini pakai rumus ini kak saya yang sudah saya pelajari S2T2-012 P Adakah yang adek ketahui mengenai kehidupan
sehari-hari tentang soal no.2? S2T2-012 J Maksudnya?
S2T2-013 P Masalah dalam kehidupanta sehari-hari yang modelnya seperti no.2
S2T2-013 J Tidak mengerti kak
S2T2-014 P Pikir baik-baik dulu, kira-kira apa ?