• Tidak ada hasil yang ditemukan

pemuda Desa Nyatnyono melalui olahraga badminton dan sepakbola banyak digemari oleh pemuda desa mulai dari umur belasan sampai tiga puluhan, bahkan Bapak RT juga ikut meramaikan.

40

Penanggung Jawab: Sartini

Pemuda Sehat merupakan program kerja yang dilakukan untuk meningkatkan kebugaran dan kesehatan jasmani para pemuda Desa Nyatnyono melalui olahraga. Tim KKN bekerjasama dengan Ikatan Pemuda Krajan (IPKA). Jenis olahraga yang dilaksanakan meliputi badminton dan sepakbola, adapun pelaksanaanya masing-masing sebanyak dua kali. Sepak bola dilaksanakan di lapangan Dusun Krajan pada tanggal (31/10/19) dan (7/11/19). Sedangkan badminton dilaksanakan pada tanggal (2/11/19) dan (11/11/19) di lapangan badminton sekitar Ungaran.

Olahraga sepak bola sudah menjadi olahraga rutin pemuda desa setiap sore hari pukul 16.00 WIB. Olahraga ini banyak digemari oleh pemuda desa mulai

dari umur belasan sampai tiga puluhan. Pada olahraga badminton tim KKN lebih berperan sebagai penggeraknya. Tujuan dari program pemuda sehat adalah untuk meningkatkan gaya hidup sehat kepada pemuda desa dengan rutin berolahraga. Kegiatan ini selaras dengan salah satu program KKN lainya yaitu sosialisasi anti NAPSA, yang sasaranya juga pemuda desa. Dengan adanya program pemuda sehat dapat dijadikan alternatif pemuda untuk mengisi kegiatan agar terhindar dari bahaya NAPSA.

Sasaran program pemuda sehat adalah seluruh pemuda desa, khususnya pemuda Dusun Krajan dimana tim KKN ditempatkan. Adanya kegiatan ini dapat menjembatani tim KKN untuk melaksanakan PELAKSANAAN KEGIATAN

41 program kerja yang membutuhkan bantuan pemuda,

begitupun sebaliknya IPKA lebih mudah untuk bekerjasama apabila membutuhkan bantuan tim KKN. Hal ini karena ada beberapa program kerja yang membutuhkan kolaborasi antara KKN dan IPKA, antara lain SOSIS BANA (Sosialisasi Bahaya NAPSA), Jantiko mantab, Pengajian desa dan safari maulid, dan PENSAY (Pentas Seni Sayonara). Keuntungan dari program pemuda sehat adalah meningkatkan budaya hidup sehat pemuda desa dan menciptakan hubungan harmonis antara KKN dan IPKA. Namun, pastinya program ini mempunyai kekurangan yaitu antusias dari pemuda yang masih kurang. Oleh karena itu, semoga kegiatan ini dapat lestari dan menjadikan pemuda desa yang sehat serta berkarakter. Untuk mencapai semua itu tentunya memerlukan dukungan dari segala elemen masyarakat Desa Nyatnyono, dukungan tersebut dapat diawali oleh pemerintah desa dengan

menyediakan fasilitas berupa lapangan badminton. Sehingga minat pemuda untuk berolahraga semakin meningkat, jika sudah banyak pemuda yang berkecimpung di sepak bola dan badminton dapat diadakan perlombaan antar desa. Melalui perlombaan tersebut harapanya warga desa semakin rukun dan bermunculan bibit-biibit unggulan desa di bidang olahraga. Karena masa muda adalah masa paling riskan, jika tidak ada kegiatan dan salah pergaulan dapat menimbulkan kenakalan-kenakalan remaja yang semakin meningkat seperti narkoba sex bebas dan lain sebagainya. Melalui program pemuda sehat tim KKN berharap pemuda Desa Nyatnyono terbiasa dan menimbulkan budaya hidup sehat serta tim KKN berharap dengan adanya kegiatan olahraga bersama dapat terjalin hubungan yang harmonis dengan mahasiswa KKN.

42

43

BIDANG EKONOMI KREATIF

44

SOUVENIR PRODUK-PRODUK NYATNYONO

Program kerja untuk membuat souvenir khas dari Desa Nyatnyono agar masyarakat di Desa Nyatnyono memiliki keterampilan dalam pembuatan souvenir berupa gantungan kunci sehingga pengunjung atau wisatawan di Desa Nyatnyono bisa membeli dan memiliki buah tangan yang khas selain produk makanan.

45

Penanggung Jawab: Friska Rizqi Pratiwi

Program kerja SOPO NYONO (Souvenir Produk-Produk Nyatnyono). Program kerja ini merupakan program kerja dari divisi ekonomi kreatif yang dapat ditentukan melalui banyaknya masyarakat yang bekerja. Desa Nyatnyono merupakan desa wisata religi yang sudah terkenal di kalangan masyarakat luas. Potensi unggulan Desa Nyatnyono adalah sektor pariwisata yaitu wisata religi yang terletak di Dusun Krajan, wisata religi tersebut berupa komplek pemakaman Waliyulloh Hasan Munadi dan Hasan Dipuro, Pemandian air Sendang Khalimah Toyyibah, sadranan. Kunjungan wisatawan lokal sangat beragam dari berbagai daerah jumlah kunjungan dalam setahun 200.000 orang sehingga menggerakkan roda

perekonomian masyarakat khususnya yang berada dilingkungan wisata tersebut.

Program kerja Sopo Nyono ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengadakan souvenir khas dari Desa Nyatnyono, agar masyarakat di Desa Nyatnyono memiliki keterampilan dalam pembuatan souvenir berupa gantungan kunci sehingga pengunjung atau wisatawan di Desa Nyatnyono bisa membeli dan memiliki buah tangan yang khas selain produk makanan. Dalam pelaksanaanya, souvenir yang dibuat adalah gantungan kunci. Gantungan kunci merupakan gantungan kecil yang digunakan untuk mengaitkan suatu benda kecil dengan lubang kunci. Gantungan kunci biasanya terbuat dari logam, plastik, akrilik atau PELAKSANAAN KEGIATAN

46 bahkan karet. Sebuah gantungan kunci juga dapat

dihubungkan dengan beberapa gantungan kunci lain. Bentuk pelaksanaan dari program kerja ini adalah sosialisasi kepada perangkat desa dengan pemberian contoh design dari gantungan kunci dan produk hasil cetakannya. Program kerja ini dilaksakan pada Hari Jumat, tanggal 15 November 2019. Kegiatan ini dimulai dengan studi lapangan di tempat wisata Desa Nyatnyono, agar tercipta desain yang sesuai dengan kondisi di desa dan potensi wisatanya. Kemudian di buatlah desain gantugan kunci dengan tulisan “Nyatnyono Village” dan “Wisata Religi”. Lalu ditentukan bahan akrilik yang digunakan untuk membuat gantungan kunci. Bahan akrilik dipilih karena memiliki banyak kelebihan seperti tahan terhadap air, tahan benturan sehingga tidak mudah rusak, ramah lingkungan dan tidak beracun dan ringan. Kegiatan

selanjutnya yaitu melakukan survey harga di percetakan kemudian gantungan kunci dicetak. Gantungan kunci akrilik ini dicetak pada bahan akrilik berwarna bening menggunakan teknik grafir dan tulisan dan gambar berwarna putih, berukuran 3 cm x 9 cm dengan ketebalan 0,4 cm dan berbentuk persegi panjang. Hasil dari pelaksanaan program kerja ini adalah terdapat tiga desain gantungan kunci yang dibuat oleh tim pelaksana, masing masing dicetak 5 buah yang kemudian disosialisasikan kepada perangkat desa sebagai contoh produk dari pembuatan gantungan kunci. Harapannya produk souvenir khas dari Desa Nyatnyono dapat diproduksi kembali oleh masyarakat sehingga dapat diperjualbelikan kepada pengunjung atau wisatawan di sekitar tempat wisata religi di Desa Nyatnyono. Dan dapat meningkatkan perekonomian di wilayah Desa Nyatnyono.

47 DOKUMENTASI

48

MEMBUAT PACKAING KOPI WALI ASLI NYATNYONO

Dokumen terkait