• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penanganan pasca panen

MODUL 2: MESIN PENGOLAHAN RUMPUT LAUT

III. BUDIDAYA DAN PENANGANAN PASCA PANEN

3.3. Penanganan pasca panen

3.3.1Pencucian

Rumput laut yang diperoleh sebaiknya dicuci air laut untuk menghilangkan kotoran yang melekat seperti kayu, ranting, sampah dan lainnya.

103 3.3.2 Pengeringan dan sortasi

Gambar 2. 11. Pengeringan rumput laut (Sumber;Karnaed Nafed. 2011)

Dalam proses pengeringan rumput laut, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan. Antara lain;

1. Rumput laut dapat dikeringkan di pematang tambak, pinggir pantai atau di lahan khusus untuk pengeringan

2. Pastikan tempat pengeringan bersih dan berikan alas seperti jaring, anyaman bambu dan bahan lainnya sehingga rumput laut yang dikeringkan tidak kontak langsung dengan tanah (pematang).

3. Jagalah lokasi pengeringan dari binatang ternak

4. Selama musim hujan, tempat pengeringan harus dalam kondisi tertutup untuk mencegah rumput laut terkena hujan, rumput laut bisa ditiriskan dengan ketebalan 5 - 10 cm dan angin-anginkan untuk mempercepat proses pengeringan ketika musim hujan. Penjemuran dilakukan 1,5-2 hari.

5. Pembalikan rumput laut yang dijemur perlu dilakukan supaya pengeringan merata.

6. Pada malam hari untuk menghindari rumput laut terkena air hujan maka rumput laut digulung dan disimpan. Penjemuran diteruskan pada hari berikutnya.

104

Gambar 2. 12. Pelepasan rumput laut dari tali pengikat-sortasi (Sumber;Karnaed Nafed. 2011)

7. Ketika rumput laut kering, akan ada butirbutir garam. Bersihkan butir-butir garam selama proses pengeringan dengan cara dikibaskan di atas saringan. Tingkat kekeringan rumput laut yang diharapkan pada hasil akhir pengeringan adalah 13-15% sehingga pada saat pengepakan dan pengiriman lebih mudah. 8. Jika tingkat kekeringan rumput laut yang dijual pada pedagang lebih dari 15 %,

maka pedagang yang memiliki gudang akan melakukan pengeringan kembali selama

1-2 hari untuk mencapai tingkat kekeringan 13-15 %. Tingkat kekeringan tersebut biasanya 7 ton basah berbanding 1 ton panen kering, sedangkan kering tambak dengan kadar air18 % rasionya 10 : 1 (10 ton basah menjadi 1 ton kering).

9. Tingkat kekeringan (13-15 % ) diindikasikan dengan meremas Gracilaria kering dengan tangan. Jika tidak terasa lengket dan lemas, maka tingkat kekeringan sudah memenuhi persyaratan.

10. Rumput laut yang sudah kering dipisahkan kadar garamnya dengan melakukan sortir manual atau dengan pengayak untuk menghilangkan atau menurunkan kadar kotoran dan benda asing. Kualitas rumput laut kering yang baik memiliki kadar kandungan kotoran sebesar 2 - 4 %.

105 3.3.3 Pengemasan

Rumput laut yang telah dipanen dan dikeringkan, telah melawati proses awal penanganan pasca panen yang selanjunya akan dikirim ke pabrik yang akan

mengolahnya menjadi produk industri maupun produk akhir yang siap untuk dikonsumsi. Untuk memudahkan proses pengangkutan, langkah selanjutnya adalah pengemasan rumput laut kering, dengan cara sebagai berikut;

1. Rumput laut kering dapat dipress manual dengan tangan dan dikemas dalam karung dengan berat 30-40 kg/karung atau dikemas dengan mesin press dengan ukuran berat Gracilaria 50, 75 dan 100 kg. Hal ini disesuaikan dengan permintaan dari pembeli.

2. Simpan rumput laut di gudang dan pastikan gudang terjaga kebersihan dan kekeringannya serta sirkulasi udara yang baik.

3. Pastikan atap dan ventilasi gudang tidak bocor ketika hujan serta tidak ada celah untuk binatang masuk ke lokasi gudang

Gambar 2. 13 a) Pengepakan dengan pres manual. b) Penyimpanan rumput laut yang telah dikemas digudang (Sumber Tim Perikanan WWF-Indonesia. 2014)

Sirkulasi udara pada saat proses pengemasan harus diperhatikan, hal ini disebabkan apabila sirkulasi udara dalam ruangan dan kemasan tidak baik, maka akan terjadi proses fermentasi , rumput laut menjadi apek dan timbul kapang/jamur. Yang akibatnya akan menurunkan mutu rumput laut

3.4 Rangkuman

Rumput laut memerlukan tempat menempel untuk menunjang kehidupannya. Di alam tempat menempel ini bisa berupa karang mati, cangkang moluska, dan bisa juga berupa pasir dan lumpur. Selain itu, rumput laut sangat membutuhkan sinar matahari

106

untuk melangsungkan proses fotosintesa. Banyaknya sinar matahari ini sangat dipengaruhi oleh kecerahan air laut. Supaya kebutuhan sinar matahari tersedia dalam jumlah yang optimal maka harus diatur kedalaman dalam membudidayakannya.

Budidaya rumput laut dapat dilakukan di laut lepas maupun di tambak, dengan memperhatikan media penanaman rumput laut agar kualitas dan kuantitas yang diperoleh sesuai. Dalam proses budidaya rumput laut, hal yang paling penting diperhatikan adalah pengikatan bibit pada medianya serta perawatan rumput laut yang telah dibudidayakan agar terhindar dari hama penyakit.

Pemanenan rumput laut dilakukan setelah 6-8 minggu setelah penanaman agar kualitas agar dan kekentalan gel sesuai dengan standar mutu yang telah ditetapkan. Cara pemanenan rumput laut dilakukan dengan mengangkatnya dari media kemudian melepaskannya dari talii pengikat menggunakan gunting. Setelah pemanenan dilakukan, proses selanjutnya adalah pengeringan.

Pengeringan bertujuan untuk mengurangi kadar air dan kandungan garam yang terdapat pada rumput laut. Umumnya 10 Kg rumput laut basah yang telah dipanen akan menghasilkan 1 Kg rumput laut yang telah dikeringkan.

107 3.5 Latihan

A. Essai

Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar.

1. Bagaimana cara mengetahui secara manual tingkat kekeringan rumput laut sesuai dengan standar?

2. Apa tujuan ilakukannya sortasi pada rumput laut?

3. Pada umur berapa rumput laut sebaiknya dilakukan pemanenan, mengapa demikian?

4. Jelaskan dampak jika rumput laut dipanen tidak sesuai dengan waktunya? 5. Jelaskan cara penjemuran rumput laut yang baik?

B. Pilihan

Pilih jawaban yang benar dengan cara melingkari atau menggaris sekali B jika pernyataan benar dan S jika pernyataan salah. Jika Bapak/Ibu melakukan penggantian jawaban maka jawab yang salah diberi tanda silang

1. Kecerahan air sebagai media tanam rumput laut sangat berpengaruh terhadap banyaknya jumlah matahari yang akan diterima oleh rumput laut saat

budidaya. Dimana hal ini sangat erat kaitannya dengan proses fotosintesis

B – S

2. Metode tali gantung, metode lepas dasar, metode rakit, metode tebar merupakan metode penanaman rumput laut yang dapat digunakan pada tambak

B – S

3. Rumput laut jenis Euchema sp dibudidayakan di tambak dan rumput laut jenis Gracilia dibudidayakan di laut lepas

B – S

4. Jarak antar tali rumpun yang dipasang pada tali bentang antara 15 - 25 cm B – S

5. Rumput laut dipanen saat berumur satu bulan tiga minggu B – S

6. Jika rumput laut dipanen pada usia sekitar satu bulan, biasanya akan diperoleh perbandingan berat basah dan berat kering 10:1

B – S

7. jika dipanen pada usia dua bulan biasanya akan didapat perbandingan 6:1 B – S

8. Tingkat kekeringan rumput laut yang diharapkan pada hasil akhir

pengeringan adalah 10-20% sehingga pada saat pengepakan dan pengiriman lebih mudah

B – S

108

fermentasi terjadi dan memperbaiki mutu rumput laut

109

Dokumen terkait